CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
103.BERTEMU


__ADS_3

pukul 05 fannie terbangun karena tangisan alan


"houm sayang kamu udah bangun nak kamu kenapa pipis ya"kata fannie sambil memegang popok alan ysng tidak basah


"enggak kok anak mama gak pipis"kata fannie sambil mengendong alan dan memberikan susu kepadanya dan membuat alan tertidur


"kamu haus tho"kata fannie sambil mengusap kepala alan.


selesai menyusi alan fannie bergegas menuju dapur kamarnya dan membuatkan sarapan untuk dirinya dan anak anaknya.


30 menit fannie telah menyelesaikan urusan sarapannya dan kini dia ingin membangunkan kedua anaknya namun fannie terkejut dan tersenyum karena kedua anaknya sudah rapih dan masuk ke dalam kamar fannie sambil berjalan menuju meja makan.


"tumben anak mama udah pada rapih"kata fannie sambil mencium pipi aned dan bintang bergantian


"siapa dulu"kata aned dan bintang bersamaan.


"ya udah kalian sarapan dulu mama mau kekamar kbar dulu"kata fannie sambil memberikan sarapan mereka dan berjalan menuju kamar si kembar.


40 fannie sudah selesai memandikan dan memberikan sarapan kepada alan dan gras dan kini mereka berangkat menuju sekolah bintang dan aned.


beberapa menit kemudia fannie dan anak anaknya sampai di tempat tujuan.


"sayang kalian harus belajar dengan sungguh sungguh dan mengerjakannya dengan bismilah oky"kata fannie sambil mencium kening anaknya


"siap mama mamah hati hati ya"kata bintang sambil mencium tangan dan pipi fannie


"aku siap jadi juara"kata aned sambil mencium tangan dan pipi fannie diakhiri dengan senyuman.


"sip ini baru anak mama ya udah kalian masuk dan baca lagi yang belum kalian pahami"kata fannie dan di anggukan oleh bintang dan aned


"asaalamuaikum mah"


"waalaikum salam nanti mama jemput seperti biasanya"kata fannie sambil berjalan masuk kedalam mobilnya dan menancapkan gas.


"sekarang kita ke cafe ya sayang"kata fannie kepada alan dan gras.


sesampainya di cafe fannie di cegat oleh sekertarisnya yaitu sari.


"mbak kenapa sih?"tanya fannie sambil mengendong stroller alan dan gras


"anu bu di dalem ada hm anu"kata sari yang gelagapan.


"anu ana anu apa? aku gak ngerti mbak"kata fannie sambil mengerutkan alisnya.


"di dalam ada pak reno dengan bu leran mantan pemilik perusahaan pratium dan katanya mereka udah tunangan!"kata sari sambil menatap ke arah alan dan gras.


"mungkin cuman mirip ajah kali mbak kan di dunia ini kita memiliki 7 kembaran mbak nah mungkin slah satu pria itu mirip sama reno"jelas fannie sambil tersenyum


"mungkin juga sih ya udah saya bantu dorong ya bu karena ada banyak berkas yang perlu ibu tanda tangan"jelas sari sambil berjalan di samping fannie masuk kedalam caffe lats.


*nyesss


hati fannie tiba tiba merasakan dingin dan juga sesak karena melihat seseorang yang benar benar mirip dengan reno dan sedang bersama wanita rubah dan bdrsenang senang di sana


"yang di bilang mbak sari benar itu reno tapi kenapa dia bermain gila di belakang aku tapi aku gak boleh percaya berpikiran macam macam jelas jelas reno udah tenang di sana tapi kenapa rasa ini sakit dan sesak"batin fannie sambil melihat kearah reno dan leran.


"cih emang enak lu sakitkan ngeliat suami lu suap suapa dan mersa mersaan sama cewe lain"batin leran sambil tersenyum miring*.


"bu"panggil sari sambil menepuk bahu fannie


"iya sebentar saya ingin bernyanyi tolong jaga anak saya sebentar ya mbak"kata fannie sambil berlari menuju panggung.


"selamat pagi semuanya"kata fannie dan membuat semua pengunjung menatap ke arah panggung termaksud reno yang duduk tak jauh dari panggung


"kalung?gelang?kenapa bisa mirip dengan ku dan sedangkan leran tunanganku tidak memiliki barang yang kapelan bersamaku dan suara serta wajahnya tidak asing bagi ku"batin reno sambil menatap ke arah fannie dan leran bergantian.


"sayang aku boleh nanya?"kata reno sambil memegang tangan leran


"boleh mau tanya apa?"jata leran sambil tersenyum


"kenapa perempuan itu memiliki gelang dan kalung mirip dengan aku?"tanya reno sambil memperlihatkan gelang dan kalungnya.


"mampus gw lupa lagi buat buang kalung dan gelangnya si reno"batin leran dan sambil berpikir untuk mencari alasan yang tepat.


"ow iya dia itu pemilik resto ini dan suaminya itu mirip sama kamu tapi suaminya udah meninggal kamu harus hati hati ya jangan kepincut sama dia"kata leran sambil memanyunkan bibirnya.


"iya sayang gak"kata reno sambil memegang pipi leran


"saya akan menyanyikan beberapa lagu untuk kalian semoga kalian senang dan menikmatinya"


"lagu pertama saya berikan kepada suami saya dimanapun dia berada sayang samgat mencintainya,musik"sambung fannie.


Terlambat sudah aku menyadari


Setelah hatiku kini terluka


Hatiku yang tulus selalu mencintai


Dan menyayangimu segenap jiwa


Kini kucoba untuk merenungi


Dalam hati ini kucoba bertanya


Apakah salahku hingga dirimu pergi?


Cintaku menjadi harapku sia-sia


Dalam diam kuterpaku mengingat kisah kita


Sedih hatiku tiada berbicara


Lemah diriku sungguh tidak berdaya


Kepergianmu membuatku tersiksa


"*oh tuhan kuatkan aku jika itu benar reno tuhan dan berikan hamba ke ikhlaskan untuk merekan dia pergi tuhan"batin fannie sambil menangis.


"rasa ini kenala aneh?melihatnya menagis kenapa tidak tega seperti ini!"batin renk sambil membuang tatapannya ke arah lain*.


Andaikan waktu bisa kuputar kembali


Kuingin dirimu tetap ada di sini


Melewati kisah cinta yang kita jalani


'Ku tak mampu bila dirimu pergi


Terdiam kutenggelam meniti sepi malam


'Ku sendiri menanggung semua beban kau berikan


Mengalir air mata membasahi pipi


Kutepiskan semua dengan ikhlas hati


Andaikan waktu bisa kuputar kembali


Kuingin dirimu tetap ada di sini


Melewati kisah cinta yang kita jalani


'Ku tak mampu bila dirimu pergi


Terdiam kutenggelam meniti sepi malam


'Ku sendiri menanggung semua beban kau berikan


Mengalir air mata membasahi pipi


Kutepiskan semua dengan ikhlas hati


Kuikhlaskan engkau pergi


Dalam hatiku pun sudah rela


Jika nanti kau kembali


Pintu hatiku selalu terbuka


prok prok prok


"waw banget kak fannie lagi dong"teriak salah satu pengunjung


"iya bener coba ada kak ren di sana"kata pengunjung lain

__ADS_1


"baik baik saya akan menyanyikan satu lagu lagi"kata fannie sambil tersenyum


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia dengannya


Aku terluka, tak bisa dapatkan kau sepenuhnya


Aku terluka, melihat kau bermesraan dengannya


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia dengannya


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


Oh...


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


prok prok prok.


"terimakasih selamat menikmati"kata fannie yang hendak turun namun langkahnya terhenti


"saya ingin berdued dengan anda apa boleh?"tanya reno kepada fannie dan membuat fannie berkaca kaca.


"sayang kamu..."kata leran terpotong


"udah gak papa sayang aku cuman mau berdua aja kok" kata reno sambil mencium kening leran membuat hati fannie sesak.


"gimana apa boleh?"tanya reno kepada fannie.


"ya silahkan tuan"kata fannie sambil berjalan menuju panggung kembali dan di susul oleh reno.


"silahkan tuan ingin menyangikan lagu apa?"tanya fannie dengan nada yang samar dan mata yang berkaca kaca.


"menyimpan rasa"jawab reno dingin dan semakin membuat fannie ingin menangis.


"oky silahkan tuan memulai,musik!"kata fannie sambil menatap ke arah sari dan buah hatinya.


RENO


Kau ...


Diam-diam aku jatuh cinta kepadamu


'Ku ...


Bosan sudah 'ku menyimpan rasa kepadamu


Tapi tak mampu kuberkata di depanmu


...FANNIE...


...Aku tak mudah mencintai tak mudah bilang cinta...


...Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta...


...Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia...


RENO


'Ku ...


Bosan sudah 'ku menyimpan rasa kepadamu


Tapi tak mampu kuberkata di depanmu


Aku tak mudah mencintai tak mudah bilang cinta


Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta


Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia


Tapi jika belum jodoh aku bisa apa


...FANNIE...


...Tak bisa kupaksakan dirimu...


...'Tuk jadi kekasihku bila tak jodohku...


...BERSAMA...


Aku tak mudah mencintai


Tapi mengapa denganmu aku jatuh cinta


Aku tak mudah mencintai tak mudah bilang cinta


Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta


Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia


Tapi jika belum jodoh aku bisa apa


prok prok prok


"*kenapa rasa hatiku begitu nyaman bersama wanita ini siapa wanita ini dan siapa suaminya?dan mengapa dirinya menangis setiap menatapku?dan mengapa rasa di hatiku ini!"batin reno sambil menghapus airmata fannie dan membuat fannie kaget.


"reno ya ini reno tapi kenapa mas gak inget aku mas! aku ingin memeluk mas saat ini tapi melihat sikap mas seperti ini aku gak berani mas"batin fannie sambip meneteskan airmata kembali dan melihat pergelangan tangan dan leher reno*.


*Aku punya niat yang baik


Coba kuungkapkan padamu


Berharap kamu kan menjadi


Rencana besar dihidupku


Tapi kau bilang


"Pergi sana"


Kamu tak mau melihat diri ini selamanya


Awas nanti jatuh cinta


Cinta kepada diriku


Jangan jangan kujodohmu


Kamu terlalu membenci


Membenci diriku ini


Awas nanti jatuh cinta padaku


Aku punya niat yang baik


Telah kuungkapkan padamu


Kau tetap bilang


"Pergi sana"

__ADS_1


Kamu tak mau melihat diri ini selamanya


Awas nanti jatuh cinta


Cinta kepada diriku


Jangan-jangan kujodohmu


Kamu terlalu membenci


Membenci diriku ini


Awas nanti jatuh cinta padaku


Awas nanti jatuh cinta


Cinta kepada diriku


Jangan jangan kujodohmu


Kamu terlalu membenci


Membenci diri ku ini


Awas nanti jatuh cinta padaku


(Awas jatuh cinta)


(Cinta kepada diriku)


Jangan-jangan kujodohmu


Kamu terlalu membenci


Membenci diriku ini


Awas nanti jatuh cinta


Awas nanti jatuh cinta


Awas nanti jatuh cinta


Padaku*


"lanjut" kata reno sambil memegang tangan fannie yang hendak pergi


"ow tuhan siapa sebenarnya dia kenapa tatapannya seperti reno tuhan bantu hamba untuk jaga mata dan hati ini tuhan"batin fannie sambil berkaca kaca.


Aku tak tau apa yang lain


Darimu hari ini


Apa itu karena sepatu flatmu?


Atau kukumu


Yang baru kau warnai?


Pernahkah kau bertanya


Seperti apa bentuk air tanpa wadah?


Pernahkah kau mengira


Seperti apa bentuk cinta?


Rambut warna warni bagai gulali


Imut lucu walau tak terlalu tinggi


Pipi chubby dan kulit putih


Senyum manis gigi kelinci


Membuatku tersadar


Bentuk cinta itu


Ya kamu


Kini 'ku tau apa yang lain


Darimu hari ini


Itu bukan karena sepatu flatmu


Atau kukumu yang baru kau warnai


Pernahkah kau bertanya


Seperti apa bentuk air tanpa wadah?


Pernahkah kau mengira


Seperti apa bentuk cinta?


Rambut warna warni bagai gulali


Imut lucu walau tak terlalu tinggi


Pipi chubby dan kulit putih


Senyum manis gigi kelinci


Membuatku tersadar


Bentuk cinta itu


Ya kamu


Pernahkah kau bertanya


Seperti apa bentuk air tanpa wadah?


Pernahkah kau mengira


Seperti apa bentuk cinta?


Rambut warna warni bagai gulali


Imut lucu walau tak terlalu tinggi


Pipi chubby dan kulit putih


Senyum manis gigi kelinci


Rambut warna warni bagai gulali


Imut lucu walau tak terlalu tinggi


Pipi chubby dan kulit putih


Senyum manis gigi kelinci


Membuatku tersadar


Bentuk cinta itu


Ya kamu


Cuma dirimu


Untukku bentuk cinta itu kamu


Ya kamu


prok prok prok


suara tepuk tangan yang meriah namun tidak dengan fannie yang berlari menuju kedua buah hatinya dan mendorong stroller alan dan gras ke ruang kerjanya dengan airmata yang berlimpang.


"aneh"kata reno sambil berjalan menuju ruang kerja fannie.


next time


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back

__ADS_1


__ADS_2