
fannie dan saudara saudara angkatnya pun pulang dengan rasa gembira dan di lihatnya mobil para pujaan hati mereka pun sudah pulang namun sebelum fannie masuk tangan fannie sudah di tarik oleh bagas
"bagas!"kata fannie dan ke4 saudara angkatnya
"hustt diem! sekarang ikut kita!"kata bagas dan di ikuti oleh fannie lisa lina dan echa
"hiii lepasin gw bisa jalan sendiri!"kata fannie sambil berhentikan langkah kakinya
"lepasin gak gas!"kata echa sambil menatap tajam ke arah bagas.
"iya iya!"jawab bagas dan melepaskan tangan fannie
"lu ngapain si ngajak kita ke sini kita capek tau gak!"kata lisa sambil mengikuti arah langkah kaki bagas
"jadi gw ngajak kalian ke sini supaya fannie gak ngeliat kalo reno sama loren lagi di rumah!"kata riko keceplosan
"apa lu bilang ko?"tanya fannie lisa lina dan echa bareng dan menghentikan perjalananya.
"hem nganu fan jadi gini hm angunu--"kata riko terbata bata
"ngomong yang jelas ko! jangan anu ana ani gw gak ngerti!"kata Fannie sambil menepuk bahu riko.
"jadi gini fan loren minta untuk ke rumah reno tapi sama reno malah di ajak ke rumah lu dan tadi di jalan loren sempet bilang kenapa pulangnya ke rumah lu dan dijawab sama reno kalo dia tinggal sementara di rumah lo fan jadi tadi reno minta supaya lu jangan masuk dulu!"jelas riko dengan menunduk dan merasa bersalah
"angkat kepala lu! jangan tundukin kepala lu di hadapan gw gw gak perlu tundukan kepala lu ko! sekarang kita balik ke sana dan gw gak akan ganggu mereka lagi pula gw gak ada rasa apa apa sama dia jadi kita balik gak usah berpikiran kalo gw bakal cemburu karena sampai kapanpun gw gak akan cemburu!"kata fannie dan membuat riko menaikan wajahnya dan tersenyum
"sekarang kita balik dan bertingkah senetral netralnya!"kata fannie sambil memutar balikan badannya
"*gw gak tau apa gw kuat melihat itu semuanya?tapi mau gimana pula gw harus kuat sebab masih ada kalian yang membuat gw bahagia dan selalu bahagia!"batin fannie sambil menghapus airmatanya.
"gw yakin fan di hati lu pasti hancur perempuan mana si yang gak sakit kalo ngeliat pasangnya sendiri deket dan berkasih sama cewe lain!"batin bagas dengan menatap punggung fannie yang mulai mendekati pintu masuk*.
"eh ada tamu!"kata fannie sambil tersenyum
"eh iya fan lu udah pulang? maaf ya gw kesin gak bilang bilang tadinya gw mau ke rumah reno eh katanya reno dia tinggal di rumah loh sementara!"jelas loren sambil memeluk fannie dan membuat fannie meneteskan airmatanya.
"dia nangis?apa dia benar benar cemburu?atau hanya sandiwara ajah?kenapa rasanya gak tega gini tapi biarlah biar dia tau bagaimana rasanya sakit hati kaya tadi siang gw ngeliat dia di kantin!"batin reno sambil tersenyum licik
"fan gw gak habis fikir sama lu gw yang ngeliat ini ajah seakan pengen teriak kalo lu adallah istri dari reno laki laki bejad itu fan!"batin isa sambil menarik tangan fannie dari pelukan loren
"maaf loren kita harus istirahat!"kata lisa sambil menarik tangan fannie.
sesampainya di lantai 4 fannie tak ingin masuk kekamarnya dia memilih untuk maauk kekamar lisa dan di temani oleh echa,lina,riko,bagas,dan vano.
__ADS_1
"fan lu yakin lu gak papa?"tanya bagas yang begitu khawatir
"gw gak papa kali santai ajah lagi pula kan gw emang gak ada rasa apa apa sama dia jadi kalian tenang ajah oky sekarang gimana kalo kiga buat cemilan ajah?"kata fannie dengan suara yang sedikit gemetar.
"ayo!"kata mereka serempak.
"tunggu gw ganti baju dulu dan ngambil buah buahan di bawah!"kata fannie dan di anggukan oleh sahabatnya.
fannie pun bergegas ke luar kamar lisa dan kekamarnya.
"*hiks hiks hiks gw benci dengan rasa ini ge benci !!!!"kata fannie sambil menangis dan mengambil pakaiannya
"gw gak pernah menyangka bahwa cinta seburuk ini!"kata fannie sambil menuutup lemari dengan sangat kasar*.
di kamar lisa
"gw kasihan sama fannie,di luar dia sangat kuat tapi didalam gw yakin gak sekuat di luar!"kata lisa sambil duduk di kasur empuknya
"sama terkadang orang tertipu dengan sampul depannya ajah tapi gw yakin wanita yang kuat dan tangguh gak akan pernah menampilkan kesedihanya kepada semua orang!"kata bagas sambil mengaduk aduk airminumnya.
"yap bener banget lagian si reno gak ngotak banget si bukannya mami idah ngasih larangan ya buat kalian para cowo!"kata lina sambil menghentikan bermain gamesnya.
"ya bodoh banget si dia hatinya terbuat dari apa coba!"kata echa sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"deg deg deg hati ini bagai di sobek sobek,begitu perih dan sakit melihat mereka seperti ini tapo bagaimana pu aku harus kuat!"batin fannie sambil mengapus air matanya.
fannie pun berjalan dan tak menghiraukan mereka berdua walaupun reno melihat bahwa fannie menuju dapur.
"eh non fannie baru pulang?"tanya bi imah membuat fannie terkejut
"bibi! ih bibi mah bikin fannie jantungan!"kata fannie sambil mengelu dadanya
"heheh maaf non ,ow ya non itu yang sedang sama aden itu siapa non? kok bibi rasa dia tidak sopan ya non dia selalu berperilaku manja kepada aden!"tanya bi imah dengan mata berkaca kaca.
"bi sudah bibi tidak usah membahasnya biarkan dia seperti itu lagi pula ani tidak apa apa bi ani tidak cemburu sama sekali sekarang bibi istitahat dan juga jangan bilang bilang sama mami papi mama dan papah ya bi!"kata fannie sambil tersenyum dan di anggukan oleh bi imah
"*bibi tau non pasti sangat sangat sakit dan juga sangat sangat cembur mulut non bisa bilang tidak tapi hati non tidak bisa di bohongkan non!"batin bin imah sambil masuk kedalam kamar
"aku gak tau bi aku kuat atau gak tapi selagi masih ada kaliian yang selalu membuat fannie lupa akan masalah aku sama reno aku yakin bi aku kuat!"batin fannie sambil membawa buah buahannya ke atas*.
"eh fan kamu mau kemana?"tanya loren yang melihat fannie membawa buah buahan dan juga yogert yang begitu banyak.
"ow ini aku sama yang lain mau buat kue. aku duluan ya!"kata fannie sambil menekan lift dan masuk tanpa memandang ke arah reno sama sekalipun
__ADS_1
sesampainya di kamar lisa mereka pun langsung membuat kue dan juga membuat saladbuah.
2 jam akhirnya mereka selesai dengan tawa dan canda tiba tiba
krekkk
suara pintu terbuka ternyata itu reno dan loren
"eh elu ren kirain gw siapa!"kata bagas dengan senyum paksaanya.
"maaf kita ganggu!"kata reno dan di anggukan oleh loren
"fan maaf ya gw ganggu kalian abisnya gw bosen di bawah gw di cuekin mulu sama reno!"kata loren dengan cemberut.
"di cuekin gitu ajah udah kaya di cuekin bertaun taun,gak nyadar lu 1 tahun lalu nyuekin sahabat gw!"batin riko kesal.
"gw boleh gabung sama kalian?"tanya loren
"boleh!"jawab fannie yang membuat semua orang kaget.
"makasih fan!"kata loren sambil berjalan ke arah fannie yang sedang mengupas buah buahan.
"gw gak tau fan hati lu terbuat dari apa? dan gw juga gak tau lu itu terbuat dari apa jelas jelas dia cewe yang selama ini buat lu nangis fan"batin vano yang kagum akan sifat fannie
"ow ya lis kuenya udah mateng belum?"tanya fannie sambil berjalan ke arah oven
"gak tau deh kayanya udah deh kan udah lebih dari 45 menit"kata lisa yang sedang mengambil saladbuahnya dari kulkas.
fannie pun mengambil kue tapi fannie lupa memakai sarung tangan dan hanya mengankat dengan lap yang membuat tanganya terkena oven.
"awaw panas!"teriak fannie yang membuat reno yang melihatnya khawtir dan berlari ke arah fannie
"an lu gak papa?"tanya reno sambil memegang tangan fannie dan meniupnya.
loren yang melihatnya pun merasa aneh dan bingung dengan sikap kekasihnya.
"gak gw gak papa! gak usah lebay kaya gitu! maaf ya loren kalo lu cemburu gw sama reno gak ada apa apa kok lagian juga gw udah punya pacar mungkin dia cuman reflek ajah!" jelas fannie dengan sedikit nada yang bergetar dan di anggukan oleh loren
"*gw seneng saat lu niup tangan gw tapi gw yakin itu hanya akal akalan lu agar gw terbanting dengan kuat dan keras!"batin fannie sambil mengangkat kue dari oven.
"pacar?siapa pacar dia?apa dia mendua di belakang gw?"batin reeno sambil memandangi punggu fannie
next time
__ADS_1
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back*