
fannie pun yang sudah selesai mengerjakan tugasnya dan memilih untuk keluar dan melihat para pengunjung.
"gimana kalian bentah tidak berkerja di sini?"tanya fannie sambil berjalan ke arah kasir dan masuk ke dalam dapur.
"betah banget nona muda apa lagi kalo tau bosnya sebaik nona wah semangat 45 nona!"jawab salah satu pegawai dan di fannie pun tertawa di buatnya.
"mbak saya mau pesen coffe vannila satu sama tereyakinya satu!"kata suara pria yang membuat fannie menoleh sebab suaranya tak asing baginya.
"adam.."guman fannie sambil melihat ke arah adam yang berdiri tersenyum menghadapnya.
"cie nona di samperin sama pacar tuh!"goda salah satu pegawai fannie. ya mereka belum mengetahui jika fannie dan adam sudah tidak memiliki hubungan apa apa dan bahkan merekapun tidak mengerti jika fannie sudah menikah.
"apa sih!"kata fannie yang malu
"mas adam sering loh mbak ke sini! bahkan yang merapihkan ruang kerja mbak itu mas adam loh mbak"kata salah satu pegawai yang sedang membuatkan coffi vannila dan membuat fannie terkejud atas ucapan pegawainya tadi.
"kamu gak salah ngomong kan!"kata fannie sambil memastikan pendengaranya.
"tidak nona muda,baik saya permisi terlebih dahulu nona"kata pegawai tersebut dan membawa pesanan milik adam namun di cegah oleh fannie.
"biar saya yang memberikannya"kata fannie dan di anggukan oleh pegawai tersebut.
fannie pun berjalan menuju meja yang di tempati oleh adam dan meletakan coffe dan makanan pesanannya.
"silahkan tuan,dan selamat menikmati!"kata fannie sambil tersenyum dan berjalan pergi namun tanganya sudah terlebih dahulu di pegang oleh adam
"temani aku di sini"kata adam dan membuat fannie tersenyum dan duduk dengan berat hati.
"baik silahkan di nikmati"kata fannie sambil melihat ke arah panggung yang kosong dan hanya ada suara piano tanpa vokal dan memberika fannie ide
"permisih sebentar!"kata fannie bangkit dan berjalan menuju panggung dan membuat adam heran sekaligus bingung oleh sikap fannie.
"selamat sore semuanya!"kata fannie sambil mengambil mc.
"eh diakan bukanya fannie putri wisnu itu kan yang waktu itu viral?"tanya salah satu pengunjung
"iya yang viral karena suara emasnya bukan sih"
"ya ampun ternyata dia pemilik caffe ini kalo gitu gw sering sering deh ke sini!"
"eh liat nona muda mau ngapain berdiri di atas panggung?"tanya salah satu pegawai
"mau tidur! ya mau nyanyi lah!"kata pegawai lainya.
"perkenalkan nama saya fannie putri wisnu saya pemilik caffe last dan semoga kalian bisa menikmati dengan nikmat dan memberikan perut kalian dengan nyaman! kali ini saya akan menyanyika sebuah lagu untuk menemai kalian makan sore dan berbincang bingcang! semoga kalian suka! musik" kata fannie sambil tersenyum
Derai tetesan air mata
Ku rasa kini kering sudah
Meratapi masa laluku
Yang tak berpihak kepadaku
Kini engkau ada dimana
Ku tak tahu apa kabarnya
Mungkinkah nanti ku temui dirimu
Yang aku cintai
Tertulis kisah cerita kita
Begitu indah masa laluku
Dia menangis dipelukanku
Lalu berkata pertahankan aku
Dimana kini masa laluku
Apakah engkau mendengar laguku
Yang telah tersaji hanya untukmu
Sebagai pelengkap cerita hidupku
Kini engkau ada dimana
Ku tak tahu apa kabarnya
Mungkinkah nanti ku temui dirimu
Yang aku cintai
Tertulis kisah cerita kita
Begitu indah masa laluku
Dia menangis dipelukanku
Lalu berkata pertahankan aku
__ADS_1
Dimana kini masa laluku
Apakah engkau mendengar laguku
Yang telah tersaji hanya untukmu
Sebagai pelengkap cerita hidupku
Sebagai pelengkap
Cerita hidupku
prok prok prok
"gila suaranya bagus banget! lagi dong mbak fannie"teriak salah satu pengunjung.
"lagi lagi lagi lagi"teriak seluruh pengunjung dan membuat fannie tersenyum.
"baik saya akan menyanyikan satu buah lagu lagi"kata fannie sambil tersenyum.
oooohhhhh
Kuharap semua ini bukan sekedar harapan
Dan juga harapan ini bukan sekedar khayalan
Biarkan 'ku menjaganya sampai berkerut
Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya
Tak main-main hatiku
Apapun rintangannya kuingin bersama dia
Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
woooh wooo wuuuuuu
Biarkan ku menjaganya sampai berkerut
Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya
howw huuuu
Tak main-main hatiku
Apa pun rintangannya kuingin bersama dia
Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
Bukan ku memaksa, oh, Tuhan
Tapi kucinta dia (Yang kucinta hanya dia)
Dan hanyalah dia
Aku mau dia, tak mau yang lain
Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
Bukan ku memaksa, oh, Tuhan
Tapi kucinta dia (Kucinta dirinya)
Hanyalah dia, Tuhan
Kucinta dia
prokk prokk prokk
"aaa jadi gak mau pergi dari tempat ini deh"kata pengunjung
"gak nyangka ya nona muda punya suara yang begitu bagus" kata pegawai
"an andai itu lagu buat aku pasti aku bahagia"ucap adam sambil melihat ke arah fannie dengan tatapan sayup.
"terimakasih semuanya selamat menikmati!"kata fannie sambil turun berjalan menuju meja adam
"di makan dam nanti dingin! saya permisi ke belakang!"kata fannie sambil mengambil nampan dan berjalan pergi.
"melihat punggunnya pun aku sudah merasah bahagia,melihat tawanya aku pun ikut tertawa walau rasa sakit yang kurasa namun tak apa asal dia merasakan bahagia dan tertawa tuk selama lamanya"batin adam sambil memakan pesanannya.
Di tempat lain reno yang sedang menunggu klaen yang ingin bertemu denganya pun membuka handponenya terlebih dahulu dan melihat banyak sekali notif di instragram yang mengetek namanya di cerita
"apaan nih banyak amat!"guman reno lirih dan membunya satu satu.
oooohhhhh
__ADS_1
Kuharap semua ini bukan sekedar harapan
Dan juga harapan ini bukan sekedar khayalan
Biarkan 'ku menjaganya sampai berkerut
Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya
Tak main-main hatiku
Apapun rintangannya kuingin bersama dia
Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
woooh wooo wuuuuuu
Biarkan ku menjaganya sampai berkerut
Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya
howw huuuu
Tak main-main hatiku
Apa pun rintangannya kuingin bersama dia
Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
Bukan ku memaksa, oh, Tuhan
Tapi kucinta dia (Yang kucinta hanya dia)
Dan hanyalah dia
Aku mau dia, tak mau yang lain
Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku
Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
Bukan ku memaksa, oh, Tuhan
Tapi kucinta dia (Kucinta dirinya)
Hanyalah dia, Tuhan
Kucinta dia
reno pun yang memutar vidio fannie yang sedang menyanyi pun membuat lengkungan sabit di bibirnya dan membuat yossi pun mengerutkan dahinya.
"pak bapak tidak apa apa?"tanya yossi yang membuat reno sadar.
"tidak saya tidak apa apa!"jawab reno sambil menatap handponenya dan menambahkanya ke cerita instragam dengan tulisan "aku pun begitu mencintaimu tanpa melihat dan memandang siapa kamu! walau cinta ku tak sebesar mami dan papimu tapi aku pastikan akan selalu membuatmu tersenyu di tidur dan bangunmu! @fannie fan_3333"
"pak vidoe bu fannie sedang viral ya pak?"tanya yossi yang melihat beranda instragamnya penuh dengan vidio fannie yang sedang bernyayi dan vidio foto foto fannie yang dibuat menjadi vidoe
"mungkin"jawab reno singkat dan beberapa kemudian kelayen yang di tunggu pun datang dan betapa kejutnya reno bahwa yang di temukannya adalah loren mantan kekasihnya.
"hay gak nyangka ya kita bisa bertemu lagi!"kata loren sambil menatap ke arah reno dengan senyuman manis dan membuat yossi mentapnya dengan tajam dan membuat loren membuang tatapannya ke arah meja.
"baik,karena bu loren sudah datang lebih baik kita mulai saja mertingnya! bukan begitu pak?"tanya yossi yang sudah tidak muak dengan wajah loren dan di anggukan oleh reno
"saya tau betul ssi bahwa kamu membencinya!saya sangat bangga memiliki asisten dan sekertaris seperti dirimu!"batin reno sambil menatap ke arah yossi yang sedang melihat berkas yang di berikan oleh loren. sedanngkan loren asik mencuri pandang dengan reno yang sibuk dengan laptopnya.
"kenapa setiap gw mau melupakan lu pasti di situ cinta datang diantara cela cela melupakan ren!gw masih cinta sama lu apa lu masih punya perasaan yang sama kaya yang gw miliki ren!setelah gw tau lu suami dari fannie gw mencoba menjauh dan memghindar dari lu supaya gw bisa lupa akan diri lu tapi sayang gw gak bisa! apa gw masih bisa mendapatkan hati lu kembali!"batin loren sambil menatap reno
"ekhm ekhm"degheman yossi yang membuat loren tersadar dan membuat reno menatap sekilas ke arah yossi
"ini saya telah membacanya dan menurut saya baik dan bagus bagaimana dengan bapak?"tanya yossi sambil memberikan dokumen yang di berikan oleh loren tadi.
"hmm saya juga cukup tertarik dan saya memutuskan untuk menerima kerja sama!"kata reno sambil menatap ke arah laptopnya.
"baik terimakasih pak reno dan pak yossi semoga kerja sama ini tidak mengecewakan."kata loren sambil tersenyum
"*cih masih bisa tersenyum rupanya setelah menyakiti pak bos dan juga bu bos dasar wanita muka tembok! untung saja kamu wanita jika bukan sudah ku patah patahin seluruh badanmu!"batin yossi mengumpal kesal dan menatap tajam ke arah loren
"kenapa sekertaris yossi melihat ku seperti itu! membuat merinding sialan! jika ini tidak ada saut pautnya dengan perkerjaan sudah ku tendang tuh muka!"batin loren sambil menatap ke arah lain*.
"baik kalo begitu kami izin pamit karena waktu yang sudah mulai malam!"kata reno dan di anggukan oleh yossi dan loren.
"dan ow ya satu lagi!"kata reno menghentikan langkah kakinya dan menatap ke arah loren dan membuat hati loren jedak jeduk
"tolong bilangkan kepada leran saudara mu jangan terlalu pd terhadap saya dan jangan terlalu agresif apa lagi obsesi karena saya tidak suka sikap itu! permisih"kata reno sambil berjalan menuju mobil dan di ikuti oleh yossi.
"leran?apa dia kenal leran?"tanya loren sambil menggaruk garuk kepalanya.
"aghrkkk anak itu memang tak tau untung"kata loren beranjak dan pergi dari resto.
next time
__ADS_1
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back