
setelah sarapan reno dan fannie menghabiskan waktunya untuk menonton televisi dan vidio call dengan aned yang sedang liburan bersama wijaya dan ratna di kampung kelahiran ratna.
"hallo sayang"sapa fannie dan reno bersamaan.
"mama papa"kata aned sambil berbinar.
"mamah papa tau gak aned tuh kangennnnn bangettt samab mama sama papah aned di sini cuman main sama si soleh doang mah"kata aned dengan ekspresi cemberut.
"loh kenapa?kok cuman sama soleh? soleh siapa nak?"tanya fannie di akhiri dengan senyumank.
"iya soalnya di rumah embah gak ada siapa siapa lagi mah kecuali soleh! soleh itu anak temenya nenek mah kulitnya hitam,tapi orangnya baik kok mah"kata aned sambil tersenyum.
"heh tunggu mah kayanya ada satu lagi deh mah namanya itu andi dia cuek banget sama aned tapi aned juga gak suka sama dia dia kalo ketemu sama aned cuman marah marah gak jelas kalo gak bikin aned kesel mah hii pokoknya ngeselin deh orangnya"sambung aned dan membuat fannie dan reno tertawa mendengar cerita aned.
"tapi inget aned gak boleh benci sama siapapun oky"kata reno sambil memperlihatkan gigi putihnya.
"iya pah ya udah ya pah aned mau main dulu dadah"kata aned sambil memutuskan teleponya.
"ah,gak terasa ya mas usia aned sekarang udah 10 tahun!"kata fannie sambil menatap foto aned yang di kirmkan oleh ratna dan berdiri melangkah menuju lemari untuk mengambilkan jas untuk reno.
"iya mas juga,tapi tingkah manjanya masih sama seperti dulu bukan?"jawab reno sambil bangkit dan berjalan menuju fannie untuk memakai jas yang di bawa fannie dan di pasangkan oleh fannie lalu mereka berjalan keluar menuju teras
"iya sih! aku jadi kangen sama aned. mas dia pulang ke jakarta kapan? aku kangen"kata fannie sambil menatap ke arah reno.
"kata mama si kurang lebih 8 sampai 9 bulan lagi soalnya kan perkerjaan papa masih belum selesai! kamu tenang ajah aned di sana sekolah home schooling kok"kata reno dan di anggukan oleh fannie.
"ya udah mas berangkat dulu ya kamu hati hati di rumah!"kata reno sambil mencium kening fannie.
"ya mas mas juga hati hati di jalan inget jangan genit genit sama cewe cewe di kantor mas! kan kariawan mas belum tau kalo mas udah nikah!"kata fannie sambil mencium tangan reno.
"ya saya ya udah aku berangkat ya,asalamualaikum"salam reno dan pergi meninggalkan fannie.
"walaikum salam"jawab fannie sambil melambaikan tangan dan masuk ke dalam rumah.
...****************...
__ADS_1
35 menit reno sampai di kantor wijaya grub dan keluar dari mobilnya dengan wajah yang tampan namun hanya ekspresi dingin dan biasa yang di tampilkan oleh reno dan dengan postur tubuh yang ideal dan menjadi idaman para wanita termaksud pegawai kantor reno.
"selamat pagi tuan reno"sapa salah satu pegawai namun hanya anggukan yang di berikan reno.
"gila sih pak bos ganteng banget! gw harus jadi yang pertama dan yang terakhir buat dia!"kata salah satu pegawai yang melihat reno berjalan menuju lift.
"ganteng banget sumpah tapi dia dingin dan banyak banget artikel yang menyakatan kalo pak bos itu sombong dan angkuh atas kekayaanya!"saut pegawai lainya.
"gak papalah yang penting dia sempurna udah ganteng tajir lagi!"kata pegawai perempuan lainnya.
"inget pak bos tuh udah punya cewe namanya loren! emang kalian mau cari masalah sama bu loren"kata pegawai pria yang tak sengaja mendengarkan pembicaraan mereka.
"bukanya bu loren udah putus sama pak bos ya?dan bukanya bu loren juga yang udah ninggalin pak bos?"tanya pegawai perempuan.
"dia udah balik lagi ke jakarta dan udah ketemu juga sama pak bos! sudah sana kalian kembali berkerja!"kata pegawai pria itu dan membuat semuanya bubar dan kembali ke mejanya masing masing.
sesampainya di ruangannya reno langsung mengambil ahli semua perkerjaannya.
"yossi,tolong kamu ke ruang kerja saya sekarang!"kata reno yang menelepon sekertarisnya.
tok tok tok
"masuk!"kata reno
"maaf pak ada apa bapak memanggil saya?"tanya yossi sambil berdiri di samping meja kerja reno.
"ow kamu ow ya saya ingin bertanyya setelah ini kita ada rapat atau tidak?"tanya reno kepada sekertaris yossi.
"tidak ada,dan ini pak dokumen tentang leran yang bapak minta untuk saya menyelidikinya! dan di malam itu yang menaruhkan obat perangsang adalah leran pak!"jelas sekertaris yossi.
"baik terimakasih kamu boleh pergi"kata reno dan di anggukan oleh sekertaris yossi.
reno pun membuka dokumen biodata tentang leran.
"ow ternyata dia adalah adek dari loren dan di adop si oleh mantan pemilik perusahaan pratium karena keluarga loren sudah tak mampu membiayain semua kebutuhannya dan dia juga berkerja di kantorku di bagian pemasaran yaya boleh juga. tapi yang membuat saya heran adalah sifat agresifnya yang sama persis seperti kakanya dan mungkin wanita lain tak dapat menandinginya!"kata reno sambil menutup dokumen tersebut.
__ADS_1
"tapi tuan ren harus berhati hati sebab loren dan leran merka terobsesi untuk memiliki tuan ren!"saut pak hilmy yang berdiri di pintu masuk ruang kerja reno.
"ya tuha pak hilmy! bapak bisa gak ketok pintu dulu gitu pak jangan bikin saya senam jantung gini pak!"kata reno sambil bangkit dari kursinya dan berjalan menuju pak hilmy.
"bapak ke sini naik apa?"tanya reno sambil melihat ke belakang.
"cling"kata pak hilmy sambil menahan tawa.
"cling?apaan tuh?"jawab reno sambil menatap ke arah pak hilmy.
"udah gak penting saya ke sini naik apa! yang penting tuan ren harus berhati hati dengan saudara adik kakak itu dan jaga terus nona an"kata pak hilmy sambil berjalan keluar.
"dasar aneh"kata reno sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
reno pun kembali kekursi kerjanya dan melanjutkan perkerjaanya yang masih menunggunya.
pukul 15:30 reno telah menyelesaikan tugasnya dan berjalan menuju mobilnya sebab reno ingin bergegas untuk pulang dan bertemu dengan fannie.
"selamat sore pak"sapa pegawai perempuan yang melihat reno keluar dari lift namun hanya anggukan reno yang menjawab.
Brukkkkkk
"maaf pak maaf saya tidak sengaja maaf"kata perempuan itu yang menabrak reno dan menumpahkan air minumnya di jas reno dan membuat reno marah dan emosi karena yang menabraknya adalah leran wanita rubah yang di bencinya.
"kamu punya mata! punya kaki! jika kamu punya gunakan itu dengan baik baik!"kata reno dengan nada yang menyeramkan dan penuh dengan tekanan.
"maaf pak biar saya bersihkan"kata leran sambil mengambil sapu tangan di tasnya namun reno sudah beranjak pergi dari hadapnya dan menuju ke arah mobilnya.
"gak papa sekarang lu boleh benci sama gw tapi lusa gw pastiin lu cinta sama gw! yang penting gw udah tau ceo di sini siapa! ternyata ceo gw incaran gw!"batin leran sambil tersenyum licik
"rebut saja nona jika nona punya kemampuan dan semangat melebihi wanita normal!"kata pak hilmy yang berada di samping leran dan membuat leran mengengok dan memakinya.
"kamu siapa dan dari mana kamu berasal! dan kenapa kamu berdiri disamping saya hah! dasar lelaki b*d*h!"kata leran sambil mendorong pak hilmy dan pergi.
"aduh aduh pelakor jaman sekarang gak ada saingannya singa ajah kalah!"kata pak himy sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back