CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
11.MENGHINDAR


__ADS_3

malam pun telah datang cahaya bulan tepah menerangi bumi. pukul 20:12 malam fannie yang masih berada di dalam kamarnya untuk beristirahat hanya bisa memandang betapa jahatnya reno terhadap dirinya.


drett derttt


Reno call


"heh. ngapain dia telepon gw gak tau apa gw lagi gak ketemu sama dia! ogah banget gw ngangkat telepon dari cowo yang sombong,angkuh,dan dingin kaya gitu!"kata fannie sambil menyelipkan handponenya di bawah bantal.


tok tok tok


suara ketukan dari kamar fanni


"fan ini kita sahabat lu!"ucap orang di balik pintu luar sana melalu spicer kamarnya.


krekkkk


"ada apa malam malam kalian ke kamar gw?tempat tidurnya kenapa? atau acnya rusak?"tanya fanni sambil menatap sahabanya bergantian hanya gelengan kepala mereka berikan


"terus?"kata fannie yanh tak mengerti apa maksud dari temannya itu.


"ini" jawab mereka kompak sambil membalikan handponenya ternyata reno menelepon ke semua sahabat fannie.


"apa apaan si gak jelas banget!"kata fannie sambil menekan tombol merah untuk mengakhiri vidio call.


"udah kalian bisa kembali ke kamar kalian udah malam besok kita sekolah di antar oleh supir ku jadi kalian istirahat! ow ya satu lagi kalo reno atau sahabat sahabatnya telepon dan ingin bicara kepadaku bilang saja gw udah tidur!"kata fannie santai dan menutup pintu.


"ya ampun gak abis pikir deh gw sama cinta reno dan fannie."kata echa sambil meneput jidatnya.


Disisi lain di sebuah kantor milik pengusaha muda yaitu reno


"dia kenapa si susah banget di ajak untuk menyelesaikan masalah di teleponin susah apa gw telepon ke nyokap dan bokapnya ajah?tapi kalo gw bilanh ke nyokap dan bokapnya nanti dia cerita kejadian tadi siang mampus gw bodo amat lah!"kata reno sambil duduk di atas meja makan sambil menyilangkan kedua tangannya


"kenapa setiap gw melihat dia nangis gw gak tega akan itu? seperti dulu yang gw gak tega ketika ngeliat air mata loren jatuh. apa gw udah mulai sayang sama dia? atau cukam rasa kasian?aghk kenapa jadi kaya gini sih!" kata reno sambil melihat foto gambar wajah fannie yang di kirim oleh wisnu di waktu reno datang ke rumahnya.


"cantik!"satu kata uang di lontarkan oleh reno.


"apa gw telepon mama ajah biar pernikahan gw di percepat dalam 2 hari lagi?"kata reno sambil menekan nomer telepon mamahnya.


(halo assalamualaikum mah)


(waalaikumsalam ada apa nak?)


(ini mah reno mau pernikahan reno di percepat dalam 2 hari lagi mama bisa?)


(kamu sungguh nak?)


(ya mah)


(ya sudah nanti mama urus)


(terimakasih mah,tut tut)


Berbeda halnua dengan fannie


"iiii sebel banget deh sama manusia es itu kenapa dia harus hadir di kehidupan gw dan menjadi imam gw nanti! ow tuhan maafkan aku!"kata fannie sambil meng hentak hentakan kakinya.


dret dret dret


085129739201(call)


"nomer siapa ini? gak gw gak akan angkat palingan ini juga si renovasi itu gak gw gak mau angkat bodo amat!"kata fannie dengan nada yang menjengkelkan.


📩085129739201: malam an ini gw adam. maaf ganggu


"ah adam? dia tau nomer gw dari mana? a tuhan kenapa dia hadir lagi.!"kata fannie sambil mengetuk ketuk jidatnya.


📩085129739201: udah tidur ya an? kalo gitu selamat malam semoga mimpi indah!


"malam juga dam maaf gw belum bisa bales tapi gw janji akan gw bales secepatnya."kata fannie sambil mengambil selimut dan mulai memejamkan matanya.


...----------------------...


kring kring kring


suara alarem telah berbunyi.


"ouhhhh udah jam 06:00 saatnya gw mandi dan rapi rapi."kata fannie.


30 menit fannie selesai dengan ritual mandi dan juga mengenakan pakaian dia pun mengambil ponsel dan juga tasnya.


"hufs akhirnya selesai juga pokoknya sampai sekolah nanti gw hak mau ketemu dulu sama reno!"kata fannie sambil membuka pintu. setelah fannie membuka pintunya betapa terkejutnya fannie sahabat sahabatnya sudah menunggunya di depan pintu kamarnya.


"kalian? ngapain disini kenapa gak ke bawah duluan?"tanya fannie sambil bergantian melihat dan menatap wajah sahabatnya satu satu.


"kita nungguin lu kita mau bareng ke bawah karena kita 4 serangkai!"jawab lisa mewakili lina dan echa.


"oooo ya udah ayo kita kebawah."ajak fannie kepada 3 sahabatnya.


di sepanjang jalan menuju lantai 1 fannie dan ke 3 sahabatnya bercerita tentang kedekatan mereka dengan guru guru dan temen temen yang lain sampai akhirnya.


"fan kok lu semalem gak nyimak GRUB FALE RVRB si? garing tau gak kalo gak ada lu?"tanya lina sambil memonyongkan bibirnya.


"ow itu gw ketiduran."kata fannie bohong.


"ow gitu. itu si reno dari semalem nanyain lu mulu. di grub bawel banget" kata lina sambil melompat karena tinggal satu anak tangga lagi


"happ"


"eh 4 anak gadis papi udah pada bangun. selamat pagi anak anak papi!" sapa wisnu kepada ke4 putrinya.


"selamat pagi juga papi" jawab mereka kompak di akhiri dengan tertawa namun tidak dengan fannie dia memilih untuk memunculkan wajahnua tanpa ekspresi.


"loh loh anak papi kenapa nih kok mukanya di tekuk gitu?"tanya wisnu kepada anaknya.


"gak papa!"jawab fannie sambil meneruskan makan rotinya.


"ya sudah kalo begitu kalo ani gak mau cerita sama papi, owh ya kalian nanti di antar oleh supir saja ya soalnya sudah musim hujan jalan licin takutnya kalian kenapa napa!"jelas wisnu dan di angguki oleh putri putrinya.


"eh saya kamu udah bangun tumben banget?"tanya ratu kepada fannie dengan senyuman nakun tidak ada suara ataupun senyuman kembali yang di berikan fannie kepada ratu.


"mi,pi ani berangkat dulu assalamuaikum,cha,lis,lin gw tunggu di mobil! ow ya mi salamin ke bibi ya ani berangkat dulu!" pamit fannie kepada wisnu dan ratu dengan tanpang ekspresi.


"itu anak kenapa lagi sih?"batin ratu sambil menggeleng gelengkan kepalan.


"ya udah mi pi kita berang dulu ya pi mi,asalamualaikum!"pamit lisa sambil mencium tangan kedua orang tuanya begitu pula dengan lina dan echa.


Di kediaman wijaya


"ma pa aku berangkat ke sekolah dulu ya assalamualaikum!"pamit reno dengan mengendarai motor ninjanya


"itu anak kenapa si pah?"tanya ratna kepada wijaya.

__ADS_1


"mana papa tahu kan dari tadi papa sama mama terus mana papa tahu anak kita kenapa!"jelas wijaya kepada istrinya.


20 menit reno,bagas,riko,dan juga vano sampai dengan sepeda motornya dan dia menunggu para pujaan hati mereka di parkiran.


namun sayang sekali fannie,echa,lisa,lina sudah datang ke sekolah lebih dulu dari pada reno dan teman temanya.


"gila lama banget mereka! apa mereka gak masuk hari ini?"tanya bagas ke reno


"mana gw tau mangnya gw bapaknya!"jawab reno sambil melangkah pergi dari parkiran.


"sial kalo dia gak masuk gimana caranya gw minta maaf dan mau bilang ke dia pernikahan kita bakal di percepat dalam waktu tempo!"batin reno sambil mengacak ngacak rambutnya.


"ya elah bro gak papa lah gak ketemu 1 hari ini sama calon istri!"kata bagas dengan nada menggoda.


"buka gitu gas gw cuman mau ngomong sama dia kalo pernikahan gw sama dia bakal di laksanai 2 hari lagi tapi dia di hubungui susah"jelas reno kepada sahabatnya dan mampu membuat ke3 sahabatnya bingung dan juga sangat sangat tak menyaka.


"gila lu udah ngebet banget! ya udah ntar juga dia di bilangin sama orang tuanya!:jawab bagas santai


mereka pun masuk ke dalam kelas dan betapa terkejutnya reno dan 3 sahabatnya ternyata pujaan hati mereka sudah duduk manis dan tertawa bersama sama.


"lah itu mereka berarti mereka sudah datang dari tadi ah sial bodoh bagey si kita!"kesel riko sambil memukul tembok.


"ya alhamdulilah dong kalo mereka udah dateng!"saut vano santai


"kurang ajar!"dengur reno yang kesal dan menghampiri fannie.


"kayanya ada perang ke 3 nih!" bisik vano kepada riko dan bagas.


plakkk plakkk


suara pukulan meja yang membuat fannie dan ke 3 sahabatnya kaget.


"astagfirullah, no lu bisa gak si gak usah mukul mukul meja gitu!"ucap echa sambil mengelus dadanya yang masih berdebar.


"lu kenapa susah banget di hubungi!" kata reno to the poin.


diam....


"ani gua nanya lu kenapa susah banget di hubungi!"tanya reno yang semakin mendekatkan wajahnya ke depan wajah fannie.


namun nihil fannie tidak menjawab apa apa dan masih dengan posisi yang sama yaitu melipat kedua tanganya di dada dan menatap lurus tepat di bola mata reno dengan wajah yang tanpa ber ekspresi.


"*dia kenapa si sebenarnya tumben banget gak resplek memerah di pipinya apa dia mencoba menghindar dari gw? gak hak mungkin kan!"batin reno yang terus menatapinya.


"mau sikap lu kaya gimana pun saya gw gw gak akan perduli no! walaupun jantung gw berdetak begitu kencamg tapi gw gak akan mau ngomong sama lu sebelum lu minta maaf sama gw dengan ikhlas dan kenapa lu ngajuin pernikahan kita secepat itu!"batin fannie denagan kesal*


fannie sudah mengetahui bahwa pernikahnya akan di laksanakan 2 hari lagi dan fannie pun tidak bisa menolaknya karena semua telah di persiapkan! fannie mengetahui dari mamanya reno yaitu ratna.


pukul 05:10


📩 mama ratna: sayang maaf menganggu waktu kamu buat siap siap tapi mama cuman mau nyampaikan kalo pernikahan kamu akan di majukan 2 hari lagi maaf ya sayang itu atas kemauan dari reno. salam sayang


"kurang ajar si reno bikin orang kesel ajah deh bodo ah gw tetep gak akan ngomong sama dia!"kata fannie kesal.


...............................................


"fannie lu denger gw ngomong ga si an? lu gagu apa gimana?"tanya reno yang kesal karena tidak ada jawaban apapun yang di lontarkan oleh fannie.


"permisih gw mau ke kamar mandi!"kata fannie sambil mendorong badan reno menjauh dari hadapannya.


fannie pun keluar kelas dengan tangan yang di lipat di atas dada dan wajahnya yang tanpa ekspresi sama sekali.


"gak tau tadi juga dia kaya menghindar gitu sama mami sama papi dan sekarang dia juga menghindar dari kita semua.dari rumah sampai sini ekspresinya ya gitu gak ada senyumnya!"jelas echa pajang lebar


"apa mungkin dia marah no gara gara lu ngambil keputusan buat nikah lusa?"tanya riko dengan nada yang pelan.


"lusa nikah? ya pantesan dia murung kaya gitu ah lu bego banget si no! ngebet banget sama ani lu tau sendiri ani tu gak suka orang pelimpan!"jawab lina dengan nada penuh tekanan


"tau ah bodo amat pusing gw."kata reno sambil duduk di kursinya.


Berbeda halnua denga fannie yang duduk di taman.


"sebel bangey gw sama orang kaya gitu l! pelimpan! gak suka gua kaganya 2 minggu udah dil tapi sekarang malah ngambil waktu yang cepet sendiri!"kata fannie sambil menaham air mata.


"benci benci benci!" teriak fannie sambil melempar kaleng dan kena kepala seseorang.


brukk brukkk


"suara apaan tuh?"tanya fannie ketakutan sambil mengapus air matanya


"aw sakit si yang nelempar kalang sebarangan!"teriak laki laki itu.


"aaa mampus gw kena orang terus gimana nih?"kata fannie ketakutan dan membalikan badan untuk segera pergi namun sayang langkah kakinya terhenti


"eh lu yang ngelempar kaleng ke kepala gw?"kata cowo itu sambil berjalan menuju fannie


"hehehe,sorry gak sengaja"kata fannie sambil memutar badanya


"fannie,kak aji?"kata mereka bareng.


"fan kamu kenapa? abis nagis?"tanya kak aji sambil mengerutkan keningnya.


"ah gak kok gak papa ow ga kak aki minta maaf ya aku gak sengaja tadi lempar kalengnya"kata fannie sambil memegang kepala kak aji.


"ya udah yuk kita duduk di sana dulu masih ada waktu 25 menit lagi.


"ya kak"kata fannie sambil tersenyum ke arah kak aji.


"*ya tuhan kenapa bukan kak aji ajah si yang di jodohkan kepada gw!"batin fannie dengan sedikit tersenyum.


"cantik juga dia!"batin aji sambil tersenyum*.


mereka pun duduk di kursi sambil bertukaran nomer handpones dan sambil bercerita lelucon. sampai akhirnya


"fan ada pa tuh di pipi kamu kaya ada hewan jalan hii takut!"kata aji sambil nahan tawa.


"hihi kok bisa hiii tolong ambilin ii!"kata fannie dengan kesal dan marah karena tak di gubres sama sekali oleh aji


"kak aji cepetan!"kata fannie sambil teriak dan marah.


"gak ada apa apa aku cuman bohongin kamu fan!" jawab aji sambil menatap wajah fannie yang memerah.


"tau ah bodo amat! aku mau masuk kelas dulu!"jawab fannie sambil berlari dan di kejar oleh aji dan meminta maaf.


"fan tunggu!"teriak aji dan menarik tangan fannie supaya berhenti dan menghadap ke aji


"mau apa lagi? udah mau masuk kelas!"kata fannie.


"ya oky oku aku minta maaf udah jangan marah marah lagi! semangat belajarnya"kata aji tanpa ekspresi


degdegdeg

__ADS_1


kenapa lagi sama jantung lu si fan ih tau ah bodo amat. batin fannie


"ya udah gak papa ya udah ya bay!"jawab fannie dan langsung masuk ke dalam kelas.


ting ting ting "pelajaran akan di mulai dalam 5 menit"


fannie pun duduk di samping echa tanpa ekspresi sama sekali dan tanpa mengucapkan 1 kata sama sekali.


"assalamuikum anak anak!"kata pak bambang


"waalaikumsalam pak!"serempak


"ow ya perkenalkan nama bapak pak bambang,bapak akan mengajarka kalian dengan mapel bahasa asing! sampai di sini ada pertanyaan?"tanya pak bambang


"tidak pak"serempak


"ya sudah kalo begitu kita masuk pelajaran saja, loh kenapa ratu sekolah kita cemberut gitu?"tanya pak bambang ke pada fannie. namun hanya tatapan yang tidak bisa di artikan yang di berikan oleh fannie.


"ya sudah kalo tidak mau menjawab tidak apa apa!"jswsb pak bambang


2 jam sudah berlalu materi pak bambang sudah berganti menuju istirahat.


"fan ke kantin yuk!"ajak echa ke pada fannie. namun fannie tidak menjawab apa apa.


"fan lu kenapa si fan? kita ada salah sama lu? coba cerita sama kita!"tanya lina sambil meneteskan airmata.


"maafin gw lin lis cha bukanya gw marah sama kalian tapi gw lagi pengen sendiri dan gw pengen nenangin diri gw maaf!"batin fannie.


"tinggalin gw sama dia sekarang!"teriak reno yang membuat semua takut termaksud fannie.


"lu boleh marah sama gw! lu boleh benci sama gw tapi lu jangan menghindar dari temen temen lu dan juga cuekin mereka! lu mikir itu gak si ni! dan lu harus inget lusa adalah pernikahan kita mau atau gak udah terlaksanain! jadi gw harap lu ubah sikap kekanak kekanak lu ini! dan cukup lu biat temen temen lu menderita kaya tadi termaksud gw! lu kenaoa gak bisa di hubungi sama gw? lu marah? lu ga niat? atau gimana?"kata reno ke fannie dengan tatapan yang penuh arti.


fannie tetap tak mau berbicara hanya menatap meja dengan bibir sedikit tebuka.


"fan jawab fan! lu gagu hah?"tanya reno kepada fannie dengan sedikit emosi


"huft... seterah lu mau ngomong apa!"jawab fannie dengan tenang dan biasa.


"egois!"kata reno kepada fannie dan pergi meninggalkan fannie sendiri.


"bukanya minta maaf malah ngomel ngomel! maafin gw ya lin lis cha kalian jafi ikut ikutan gw cuekin maaf banget!"batin fannie.


ting ting ting


bel berbunyi untuk masuk ke kelas telah berbunyi.


anak anak sudah berlari untuk masuk ke kelas termaksud lisa,lina dan echa. serta reno and the geng.


"fan kenapa lu menghindar dari kita?"tanya echa sambil meneteskan airmata.


"fan ayolah ngomong sama kita!" ucap lina dengan meneteskan airmata.


fannie hanya diam dan juga acuh dan cuekkannya kepada sahabatnya.


pelajaran mtk telah berlalu dan tiba tiba


"permisi!"suara pria yang tak asing lagi bagi fanni


"ow ya pak wisnu ada apa ya pak?"tanya bu rumi


"papi!"batin fannie dan ke tiga sahabatnya.


"maaf sebelum saya meminta izin kepada bu rumi bahwa fannie,reno,echa,bagas,lina,riko,lisa,dan lina untuk izin pulang terlebih dahulu dan juga untuk 4 hari kedepan mereka izin karena ada keperluan keluarga!" jawab wisnu dengan tegas


"ow baik kalo begitu."kata bu rumi sambil masuk dan memanggil fannie,reno,echa,bagas,lina,riko,lisa,dan lina untuk pulang.


"kalo begitu kami izin pupang dulu ya bu!"pamit reno dan mencium tangan bu rumi begitu pula dengan yang lain


sepanjang jalan turun hanya hening dan hanya suara sepatu yang tersengar hingga vano memecah keheningan.


"pi sebenarnya kita kenapa di suruh pulang pi?"tanya vano kepada wisnu.


"papi lu kira bapak gw itu bapak lu!"batin fannie sambil menatap sekilas ke arah vano.


"jadi gini echa,baga,lisa,vano,lina dan juga riko kalian untuk hari ini dan selama lamanya kalian tinggal di rumah papi untuk menemani reno dan juga fannie.!"jelas wisnu hingga membuat mereka terhenti dan kaget termaksud fannie namun fannie hanya menampilkan ekspresi biasa ajah.


"apakah kamu setuju sayang?"tanya wisnu kepada fannie. namun lagi dan lagi fannie hanya diam dan menatap wajah papinya dengan tanpa ekspresi dan meninggalkan mereka begitu saja


"sayang kamu tuh kenapa sih?,dia kenapa no?"tanya wisnu kepada reno


"gak tau om dia udahnkaya gitu dari tadi!"jawab reno sambil menatap punggung fannie pergi dan menghilang.


sesampainya di parkiran mereka mencari keberadaan fannie dari mulai di mobil jemputan maupun mobil wisnu namun nihil tidak ada sama sekali.


"gimana no kami ketemu gak sama fannie?"tanya wisnu cemas.


"gak pi, kalo.kalian gimana?"tanya reno kepada teman temannya namun hanya gelengan kepala yang di dapetkan oleh reno.


"gini ajah pi kita pupanh dulu nah setelah itu kita lanjut cari lagi!"usul rikonyang di setujui yang lain.


30 menit mereka sampai di rumah dan memakirkan mobip dan juga motor di perkaramgan rumah.


"assalamuaikum!"salam wisnu.


"waalaikumsalam tuan tuan baru pulang?" tanya bi imah


"bi fannie sudah pulang?"tanya wisnu dengan panik.


"loh saya kita tadi non ani sudah bilang ingin pulang duluan tuan,sekarang non ani ada di meja makan malah sudah pulang sedaritadi!" jelas bi imah kepada wisnu


"alhamdulillah!"serempak.


Di meja makan.


"sayang kamu kok pulang gak bilang bilang?" tanya wisnu khawatir. namun tetep saja fannie enggan untuk berbicara kepada keluarganya.


"sayang kamu tuh kenapa si? dari tadi papi nanya kamu kamu malah diem kaya gini! kamu udah bisu apa gimana!"tanya wisnu dengan sedikit nada tinggi dan kesal. namun itu pun tetap nihil tak mampu membuat fannie mengeluarkan 1 kata sama sekali pun dan akhirnya.


prakkkkkk


suara gebrakan meja yang di buat oleh wisnu dan membuat kaget semuanya yang ada di sana termaksud fannie yang mulai gemetar dan pucat.


"papi gak pernah minta lebih dari kamu ni papi gak pernah nuntut kebahagian dari papi maupun mami papi cuman mau menikab dengan reno tanpa ada paksaan dari mami dan papi! jika kamu menolaknua di pertemuan malam itu papi gak akan marah!"jelas papi dengan nada yang begitu tinggi hingga bergema.


"dan untuk perilaku kamu saat ini kamu benar benar kelewatan apa kamu gak pernah memikirkan perasaan sahabat sahabat kamu yang merasa kamu hindari dan yang merasa di jauhi oleh kamu! kamu boleh marah sama orang yang kamu benci tapi kamu jangan pernah membawa orang yang gak pernah atau gak mengerti mmasalah kamu dengan dia! sekarang papi minta kamu minta maaf sama semuanya!"perintah wisnu dengan mata yang memerah dan emosi yang telah memuncak. dan membuay orang yang ada di sekitar merinding ketakutan termaksud fannie yang sudah memucat dan gemetar yang terus memandang lurus ke arah kaca dengan mata yang mulai memerah.


"maafin ani pi ani memang ke kanak kanakan tapi apa papi merasaka apa yang ani rasakan sekarang pi! yang di hina,di caci oleh calon suami sendiri pi dan lusa aku anak papi yang selalu di manja akan menjadi santapan makhluk berhati iblis pi!!! dan papi juga harus tau bagaimana perasaan ani kalo papinya sendiri mau meninggalkan anaknya setelah menikah ke luar negri dan menetap di sana bersama dengan keluarga reno gimana pi gimana!"batin fannie yang ingin mengatakanan yang sejujurnya.


next time...


jangan lupa like comen, dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2