
setelah mereka sarapan dan fannie membersihkan piring piring bekas sarapan mereka sedangkan aned dan reno memilih untuk bercanda dan menonton televisi.
ting ting ting
"non ini bibi,bibi membawakan pakain dari butik non!"kata bi imah dari speker yang membuat aned bingung.
"pah itu suara dari mana?"tanya aned sambil melihat ke kanan kiri depan dan belakang dan membuat reno tertawa.
"hahaha sayang suara itu berasal dari sana"kata reno sambil menunjuk ke pojok atas lemari
"ow jadi kalo aned teriak teriak dari luar kedengar pah?"tanya aned kepada reno
"tidak sayang soalnya semua kamar ini kedap suara sayang terkecuali kamar kak tiara!"jelas reno dan di anggukan oleh aned.
krekkkk
fannie membukakan pintu
"eh iya bi makasih ya bibi jadi repot repot."kata fannie sambil mengambil satu tas di tangan bi imah
"gak papa non ini kan memang tugas bibi"kata bi imah sambil tersenyum menatap ke arah fannie dan reno yang sedang tertawa bersama aned.
"bibi rasa aned terlihat bahagia ketika bersama non ani dan aden reno begitu pula dengan non"kata bi imah sambil menatap ke arah aned dan reno
"hehehe iya bi ani juga sangat bahagia ada aned di tengah tengah ani dan reno tapi tetep saja bi imah adalah orang yang paling berharga buat ani!"kata fannie sambil memeluk bi imah.
"begitu pula bibi non sebab dari dulu hanya non yang bisa membuat bibi bahagia dan tertawa dan berkat keluarga non bibi bisa seperti ini"kata bi imah sambil membalas pelukan fannie.
"mamah,ibu kenapa kalian menangis?"kata aned yang melihat fannie dan bi imah menangis dan membuat reno menoleh ke belakang.
"tidak sayang mama dan ibu tidak menangis tapi mama dan ibu hanya saling mengungkapkan rasa sayang satu sama lain"jawab fannie kepada aned.
"baik kalo begitu aned juga ingin mengungkapkan rasa sayang aned sama mama dan papa"jawab aned sambil memeluk reno sekilas dan berlari menuju ke arah fannie dan memeluk fannie
"aned sayang sama mama dan papa selamanya"kata aned sambil memeluk erat tubuh fannie dan membuat bi imah terharu.
"mama juga saya akan memyayangi aned selama lamanya"jawab fannie sambil mencium kening aned.
"non dan aden memang pasangan yang sangat sangat serasi dan menghadirkan putri selucu ini!"kata bi imah sambil mencubit pipi aned.
"makasih ibu!"kata aned dan memeluk bi imah.
"sama sma cantik,kalo begitu bibi pamit ya non den"kata bi imah sambil melepas pelukan aned dan berjalan keluar.
"sayang baju kamu sudah sampai sekarang waktunya kamu mandi dan kita bertemu dengan opah,omah,kakek,dan nenek. kamu mau?"tanya fannie kepada aned.
"mau banget mama aned sangat sangat senang ow ya mah ini semua baju aned?"tanya aned dengan mata yang berbinar
"tentu ini semua baju aned dan peralatan lainnya sekarang kamu pake baju ini setelah kita pulang dari rumah kakek dan nenek kita masukan baju kamu ke dalam lemari aned.!"kata fannie sambil mengajak aned ke dalam kamar mandi untuk mandi
20 menit aned keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian yang senada dengan fannie dan reno
__ADS_1
"sayang kamu cantik sekali"kata reno sambil berjalan menuju aned
"siapa dulu mamanya?"kata fannie sambil menutup kamar mandi.
"iya iya ya sudah ayo sekarang kita pergi keburu siang!"kata reno sambil mengandeng aned begitu pula fannie yang mengandeng aned disebelah kanan
mereka pun turun menuju lantai dasar dan bertemu dengan para sahabatnya yang sedang duduk sambil menonton tv.
"wi wi pasangan serasi nih dateng!"kata echa sambil menatap kearah fannie,reno dan aned.
"jangankan baju yang senada hatipun senada iya gak fan?"tanya lina kepada fannie dan iringi tawa
"hahahaha garing lu! ow ya gw nitip rumah ya gw reno sama aned mau kerumah mama dan papa!"kata fannie sambil menatap ke arah tiara yang bingung.
"tumben lu ke rumah mertua biasanya 1 bulan sekali hahahaah!"kata riko yang membuat tiara semakin kebingungan.
"ye lu ko lu si belum merasahkan yang namanya berumah tangga dan menikah di usia muda!coba lu rasain pasti kelenger lu sampe sampe anak gw gw titipin sama orang yang salah!"saut fannie sambil menatap aned yang sedang memakan permen.
"iya iya si lagi pula sekarang anak lu udah ketemu lagi bukan? ya udah sono ke rumah mertua lu jangan lupa bakik bawa oleh oleh!"kata riko dengan cengegesan.
"ow ya dek nitip salam buat mama papa abang belum sempet ke sana nanti abang mampir deh kalo ada waktu"kata bagas sambil berjalan mendekati fannie,reno dan juga aned dan mengambil permen aned yang membuat aned lari mengejarnya.
"om kok permen aned di ambil pulangin om emangnya om mau kalo om mau nanti aned bilangin mama biar di beliin om!"kata aned sambil berlari mengejar bagas.
"sayang jangan lari lari nak nanti jatuh!"kata reno yang membuat para sahabatnya tersenyum termaksud tiara
"om gak mau yang om mau cuman ini!"kata bagas berhenti dan menunjuk pipinya seraya minta di cium.
kejadian tadi pagi membuat fannie dan reno harus menceritakan semua kepada sahabatnya dan membuat cerita seolah olah aned adalah anak kandung mereka dan keponakan dari mereka namun fannie meminta kepada para sahabatnya untuk memberikan aned kasih sayang yang tulus tanpa harus di buat buat
"ya sudah ayo nak kita berangkat tapi kamu pamit dulu sama om dan tante kamu."kata fannie sambil mmengandeng tangan aned.
"om riko,om vano,om bagas,tante lina,tante lisa,tante echa dan kak tiara aku pamit dulu asalamualikum!"kata aned sambil mengunyah permennya.
"ya udah kita pamit dulu ya assalamuaikun"kata fannie
"waalaikum salam"serempak.
fannie,reno,dan juga reno pun masuk kedalam mobil dan meninggalkan perkarangan rumah.
30 menit fannie reno dan aned sampai di pemakaman.
"ayo sayang kita turun kita ketemu opah dan omah dulu ya"kata fannie sambil menurunkan aned dari mobil.
mereka pun berjalan menuju pemakaman ratu dan wisnu.
"asalamuaikum mi pi ani kangen sama papi sama mami,ani dan reno juga punya kabar gembira buat mami dan papi"kata fannie sambil menitihkan air mata.
"ani bawa putri kecil ani dan reno mi namanya aned putri fareno mi pi dia sangat cantik!"sambung fannie sambil merangkul aned
__ADS_1
"asalamuaikum omah opah aned sayang sama omah opah,omah dan opah yang tenang ya disana aned janji aned akan selalu doain oma dan opa selalu"kata aned sambil berdiri dan berjalan untuk mencium nisan ratu dan wisnu membuat fannie dan reno menitihkan air mata.
"mi pi reno akan selalu menjaga ani selalu dan reno berjanji tidak akan pernah membuat ani menangis seperti dulu!"kata reno sambil menitihkan airmata.
25 menit mereka di pemakaman ratu dan wisnu dan mereka memilih untuk pamit.
"mi pi ani dan reno pamit ya mi asalamuaikum"kata fannie dan bangun untuk mencium nisan ratu dan wisnu dan pergi untuk pulang.
mereka pun berjalan menuju parkiran dan di iringi dengan perkataan dari orang orang tentang mereka.
"cocok banget ya mereka suaminya ganteng banget,istrinya apalagi sampai sampai ke bawa sama anaknya yang cantik"
"serasi banget ya mereka"
"keluarga sempurna!"
"semoga ajah gw punya laki yang kaya gitu"
"anaknya lucu banget mirip banget kaya ibunya"
"ma pa kenapa orang orang melihat kita seperti itu?"tanya aned yang heran karena melihat orang orang di sekitarnya melihat tanpa berkedip.
"karena ada bidadari jatuh di sini sayang"jawab reno yang membuat fannie menatap tajam ke arah reno
"dimana pah aned mau lihat bidadarinya"kata aned berhenti dan memutarkan badanya.
"ini bidadarinya dan di samping bidadari ada ibu bidadari yang sangat cantik yang telah menciptakan bidadari kecil ini"jawab reno sambil mencolek hidung aned dan membuat fannie tersenyum manis.
"ih papah aned kira ada bidadari sungguhan"kata aned sambil menatap ke arah reno.
"ya sudah ayo kita kerumah kakek dan nenek pasti mereka sudah menunggu"kata reno sambil menggendong aned.
mereka pun masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya ke arah rumah ratna da wijaya.
30 menit mereka sampai di rumah ratna dan wijaya
"ayo nak kita masuk kita ketemu kakek dan nenek"ajak reno kepada aned.
"asalamuaikum"serempak
"waalaikumsalam"jawab ratna dan wijaya yang keluar dari rumah
"wah cucu nenek sudah datang apa kabar sayang nene sangat merindukan kamu"kata ratna sambil memeluk aned dan menangis sebab ratna dan wijaya telah mengetahui cerita sebenarnya.
"aned juga sangat merindukan nenek dan kakek"kata aned sambil tersenyum
"ya sudah ayo masuk kalian ini dari dulu hingga sekarang kalian memang serasi!"kata ratna sambil menatap ke arah reno dan fannie
"mama bisa ajah"kata fannie yang salah tingkah.
merekapun masuk ke dalam rumah dan berbincang bincang dan bercanda tawa karena ulah aned dan reno
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back