
jam 04:00 fannie sudah bangun seperti biasanya namun kali ini reno tidak ada di sisinya dan membuat fannie bertanya tanya kemana reno?dan dengan siapa reno? fannie pun bergegas untuk keluar kamar dan mencari keberadaan reno mulai dari kamar aned hingga ke belakang rumah namun hasilnya nihil. fannie pun masuk kedalam kamarnya kembali dan mengambil ponselnya dan segera menghubungi reno.
(maaf nomer yang anda tuju tidak dapat di hubungi cobalah beberapa saat lagi)
"mas kamu kemana si!"kata fannie yang mulai cemas
...SUAMIKU❤...
...terakhir dilihat kemarin 21:30...
...hari ini...
^^^mas kamu dimana?✅^^^
^^^kenapa kamu pergi gitu aja mas?✅^^^
^^^mas sebenarnya kamu kemana sih!✅^^^
^^^bales dong mas! kamu gak tau apa aku khawatir sama kamu✅^^^
^^^mas kamu janji sama aku kamu gak akan ninggalin aku tapi kamu kenapa ninggalin aku!✅^^^
^^^mas✅^^^
^^^mas kamu kemana? dan kamu dimana sekarang!✅^^^
"mas sebenernya mas kemana sih,kenapa chat aku gak di bales!"batin fannie dengan mata yang berkaca kaca.
"abang!"kata fannie dan menelepon bagas
(hallo bang)
(apa kita serumah kenapa kamu telepon?)
(udah itu gak penting aku mau nanya reno dimana?)
(lah abang gak tau! semalem emang abang dan reno keluar untuk menemui kelayen jam 10)
(terus sekarang reno dimana?)
(gak tau semalem kita pulang jam 00 dan abang langsung ke kamar sedangkan reno memilih duduk di ruang tv)
(tapi kok gak ada?)
(cek seisi rumah tutututu)
"iiii, masa iya aku harus mengecek bagian semua rumah disini?"kata fannie sambil mengetuk ketukan jarinya di handpone fannie
"ya udalah mau gak mau"bangkit dan berjalan menuju tempat yang dimana langkah kakinya melangkah
fannie pun terhenti di depan kamar tiara dan mengetuknya
tok tok tok
"tiara"panggil fannie namun tidak ada suara sama sekali
"maaf ya aku masuk!"kata fannie sambil membuka pintu kamarnya
krekkkkk
suara pintu terbuka
__ADS_1
"tiara maaf aku gang...."perkataan fannie terputus karena melihat reno yang sedang tertidur lelap di samping tiara begitu pula dengan tiara yang merasa nyaman dengan pelukan reno dan membuat fannie berpikiran negatif dan bertanya tanya tentang apa,mengapa,bagaimana dan kenapa!
"deg deg deg jantungku terasa tersabar pertir melihat suamiku,imamku berada satu kamar dengan anak pembantuku yang membesarkan ku!apa ini yang namanya balas budi?dan apa ini akhir dari semuanya oh tuhan bantu aku untuk menghadapi ini semuanya,papi mami maafkan ani yang mungkin akan mengambil keputusan yang salah jika dia mengandung darah daging reno!"batin fannie dengan di iringi airmata dan pergi menutup pintu kamar tiara dan menangis di depan pintu
"hiks hiks hiks mas kenapa kamu berbuat itu mas?kenapa?apa cuman gara gara aku gak bisa memuaskan kamu mas? apa aku belum seutuhnya kamu cintai mas!hiks hiks hiks!"kata fannie sambil menangis dan membuat lisa yang keluar dari lift bersama aned pun berlari ke arah fannie
"fan lu kenapa?kenapa lu nangis di sini fan?"tanya lisa sambil memeluk fannie dan membuat aned ikut menangis.
"mama kenpa mama menangis?"tanya aned sambil menitihkan airmata.
"mama gak papa sayang,sudah kamu jangan menangis ya. mama sayang kamu, jangan pernah tinggalin mami dan mengecewakan mama ya nak!"kata fannie sambil memeluk aned dengan suara yang gemetar dan airmata yang membasahi pipinya
"ya ma aned janji aned selalu sama mama jadi mama jangan menangis lagi ya aku sangat sayang mama!"kata aned sambil memeluk fannie
lisa pun yang bingung dengan fannie yang menangis di depan kamar tiara pun membuka kamar tiara dan lisa pun terkejut dengan pemandangan yang tidak lazim di matanya.
"ciuh sialan!"kata lisa sambil pergi kekamar mandi dan mengambil ember yang berisi air dan menyiramkannya ke arah reno dan tiara.
byurrrrr
satu sirama penuh kepada reno dan tiara membuat kedua ingsan terbangun dari tidur nyinyaknya
"sial siapa si!"kata reno sambil mengelap wajahnya yang basah begitu pula dengan tiara
"lisa lu kenapa masuk kamar gw gak bilang bilang? dan kenapa li guyur gw ha!"kata reno dengan emosi dan mebuat lisa tersenyum miring
"sadar ren sadar ini kamar siapa dan lu udah berbuat apa goblok cowo brengsek!"kata lisa dengan emosi dan membuat reno melihat sekelilingnya dan terkejut dengan keberadaa tiara dan membuat reno bangkit dari tidurnya dan merasa pusing di kepalanya
"aw,sialan lu kenapa gw ada di sini lu ngapain gw wanita ular!"kata reno sambil melompat dari kasur dan berdiri dan membuat lisa bingung
"loh kok kamu nanya sama aku si ren yang harusnya nanya tuh aku kenpa kamu ada di sini?"tanya tiara dengan nada yang seolah tak tau.
"ow gw inget sekarang lu kan yang ngasih gw kopi malem itu dan gw buat gak sadarkan diri iya kan dan bawa gw kesini supaya semua orang tau kalo gw ngapa ngapin lu iya?"kata reno dengan nada yang tinggi dan membuat lisa menjadi bingung
"ya tuhan sumpah gw gak sama sekali ngelakui itu sama manusia ular ini!"kata reno prustasi.
"terus yang mas lakuin semalem sama aku apa?"tanya tiara dengan puing puing airmata
"cukup li gak usah panggil gw dengan sebutan mas! dan lu gak usah sok terzolimi! kalo pun gw udah ngezolimi lu kenpa baju gw dan baju lu utuh goblok!"kata reno sambil mengetuk ngetuk kepalanya dan membuat tiara terdiam.
"kenapa lu diem?lu tuh terlalu bodoh tau gak! dan lu percuma sekolah tinggi tinggi kalo otak lu cuman segede pohon toge!lu bisa ngebodohin semua orang dengan pemelasan muka lu tapi lu gak bisa bodohin gw!"ucap reno sambil memegang pipi tiara dan melepaskanya secara kasar dan membuat otak lisa pun nalar kembali jika reno di jebak oleh tiara.
"lis gw harap lu bisa atasi perempuan ular ini!"kata reno sambil meninggalkan kamar tiara dan di anggukan oleh lisa.
reno pun berlari menuju kamar dan mencari keberadaan fannie.
krekkkk
suara pintu terbuka membuat fannie dan aned tertujuh kepada siapa yang membuka pintu
"sayang"panggil reno yang membuat bola mata fannie mengeluarkan puing puing airmata yang ia pendam dari tadi.
"iya mas kamu dari mana?"tanya fannie dengan nada yang bergemetar dan seolah olah dia tidak melihat kejadian tadi pagi.
"sayang sudah lah! aku mohon jangan menangis aku bisa menceritakan kejadia sebenarnya seperti apa!"kata reno sambil mengbasuh airmata fannie
"kamu mau tau bagaimana rasanya mas! jika kamu bisa kecewa dan marah ketika adam menyelamatkan aku dari dalam jamar mandi lantas mengapa aku tidak bisa kecewa dengan apa yang kamu lakukan terhadap anak asisten yang membesarkana aku mas!"kata fannie dengan suara yang gemetar dan menangis dan membuat reno terdiam dan tak berbicara sepatah kata pun
"memang aku gak secantik tiara mas dan aku memang tidak semenarik tiara tapi seenggaknya aku udah belajar untuk menjadi seseorang yang selalu ada untuk kamu mas! selama ini aku selalu sabar dalam sikap kamu mas dulu kamu mau jalan dan diner sama loren aku it's oky mas aku bisa tahan walau aku sakit taoi aku tahan mas! tapi sekarang kamu berbuat zinah di rumah ku dengan anak asisten yang membesarkan aku itu benar benar sakit mas seolah olah hati aku yang tadinya sepenuhnya percaya dengan perkataan kamu itu jadi hamburan terpecah mas!"sambung fannie denga menangis dan menatap kearah reno dengan tatapan yang kecewa
"aku tau mas kamu seperti laki laki normal yang memiliki hawa napsu mas aku tau itu tapi apa kamu gak mikir bagaimana perasaan aku perasaan mami perasaan papi! awalnya emang aku dan kamu menikah dengan rasa yang terpaksa tapi lambat laun aku jatuh cinta sama kamu mas! apa kau mengerti itu mas? apa aku harus mati terlebih dahulu menyusul mami dan papi agar kamu mengerti semua perasaan aku mas!"
__ADS_1
"wanita mana yang gak sakit hati dan kecewa ketika melihat seorang imamnya seorang pujaan hatinya bermersaan dengan perempuan lain? wanita buta pun bisa merasakan kecewa dan sakit hati jika pujaan hatinya bermain gila dengan wanita lain mas apa lagi aku wanita yang masih lengkap dengan kedua bola mata mas!"kata fannie dengan tangisan yang mulai menjadi jadi aned pun yang mendengar pertengkaran orang tuanya memilih untuk berlari pergi keluar dan menangis
"sayang aku bisa jelasin semuanya kamu tenang dulu sayang! aku gak mungkin menduakan istri ku sendiri!"jawab reno sambil memeluk fannie yang menangis dengan histeris.
"aku wanita biasa mas! aku bukan seperti dia yabg sempurna di mata senua lelaki mas! aku hanya ingin sempurna dan selalu di pandang oleh suamiku! dan begitupula dengan ku mas yang hanya ingin memandang dan melihat kesempurnaan suaminya sendiri bukan sebuah kebejadtan seorang suaminya mas!"kata fannie sambil mendudukan badannya ke lantai.
"sekarang aku mohon sama mas talak aku dan mas bahagialah dengan kekasih mas yang mas cintai itu!"sambung fannie yang pasrah dan membuat reno kaget dengan perkataan fannie
"istighfar sayang istighfar sampai mati pun aku gak akan pernah mau menalak kamu apa lagi menduakan mu! dan jika kamu yang melakukan tuntutan perceraian dengan ku sampai mati pun aku gak akan pernah sudi untuk menandatanganinya!"jawab reno dengan nada yang tinggi.
"hiks hiks hiks aku benci sama kamu mas aku jiji punya imam seperti kamu mas! aku benci!"kata fannie sambil memukul dada bidang reno yang basah
"sumpah demi tuhan aku gak berbuat apa apa dengan tiara!"kata reno sambil mencengkram bahu fannie
"pria brengsek seperti kanu memang tidak pernah takut untuk mengucap kata sumpah mas! aku gak butuh ucapan mu mas yang aku butuh itu sikap dan bukti dari setiap perkataan manis dan busuk dari mulut mu mas!"saut fannie dengan wajah yang penuh airmata menatap ke arah reno dan mebuat reno semakin merasa bersalah
"oky aku akan cari bukti!"kata reno sambil berlalu pergi untuk menuju ke ruangan cctv.
"hiks hiks ya tuhan apa kesalahan hamba kepada mu ya tuhan! hingga kau memberi kegelapan di kehidupan ku memberikan cobaan yang tak mampu hamba lewatkan sendiri, kau telah mengambil mami dan papi dari sisiku apa kau pula akan membuat reno pergi dari kehidupan ku tuhan! jika benar sungguh aku tidak bisa melihat dan mendengar umatmu yang kau ciptakan untuk hamba cintai bersama dengan perempuan lain!"kata fannie sambil menatap ke arah foto dirinya dan reno yang sedang tertawa.
"mami papi ani kangen kalian!"kata fannie dengan nada yang lirih. angin dari luar yang begitu kencang masuk kedalam kamar fannie dan membuat fannie memandangi jendela yang terbuka dan tirai yang berkibar kibar.
fannie pun bangkit untuk menutupnya namun terhenti karena fannie mendengar suara yabg tak asing baginya memanggilnya.
"ani sayang!"kata seseorang dari belakang badan fannie dan membuat fannie membalikan badannya.
"mami papi!"teriak fannie dengan airmata yang terus keluar dan tak bisa terhentikan
"mami papi ani kangen kalian!"kata fannie berlari dan memeluk maminya namun sayang fannie tidak bisa memeluknya.
"mami ani kangen pelukan mami! ani kangen belaian papi kalian kenapa ninggalin ani!"kata fannie sambil menangis mengahadap kearah ratu dan wisnu.
"sayang sekarang alama kita sudah berbeda! dan kamu tidak boleh menangis seperti ini! walaupun alam kita sudah berbeda tapi ani haris ingat mami dan papi selalu ada di sisi fannie jadi ani gak boleh sedih terus nanti papi dan mami ikut sedih nak,jadi ibu yang baik untuk anak anakmu dan jadi istri yang baik untuk reno ingat papi tidak suka jika kamu melakukan hal yang di larang oleh agama!"kata wisnu sembil tersenyum yang khas.
"pi tapi reno udah buat ani kecewa pi ani gak kuat pi!"kata fannie sambil menatap ke arah wisnu
"kamu kuat kamunadalah wanita yang paling kuat dan kamu juga wanita yang selalu sabar dan tabah hanya saja kali ini ani sedang di berikan cobaan oleh allah dan setan sedang membisikan ani untuk terjerumus dosa!"kata wisnu dengan tersenyum
"sayang kamu harus percaya dan kamu gak boleh meniduh suami kamu dengan apa yang akal pikiran negatif kamu pikirkan dan tuduhkan, jika ani punya masalah sama reno lebih baik ani bicarakan dengan baik baik dan ani selesaikan dengan kepala dingin dan mengambil keputusan yang baik jangan mengambil keputus dengan keputus asaan hati dan pikiran ani!"kata ratu dengan senyuman.
"mami dan papi sayang sama ani makanya papi dan mami memberikan jiwa dan raga ani semuanya kepada suami ani karena mami dan papi tahu bahwa reno mampu dan bisa menjaga ani di saat kondisi ani seperti apapun itu! walaupun mami dan papi tahu jika awal pertemuan kalian itu tidak baik dan tidak manis tapi ani harus ingat di akhir nanti ani pasti bahagia bisa bertemu dengan mami dan berkumpul bersama sama lagi dengan mami papi, dah sekarang anak mami tersayang jangan menangis lagi ya!"kata ratu sambil memberikan jempolnya dan tersenyum
"mi li ani sangat sangat sayang mami dan papi!"kata fannie dengan isakan tangisan yang tak berhenti
"mami pula begitu rasa sayang mami kepada ani lebih dari segalanya dan maafkan mami jika semasa mami hidup mami selalu membiarkan kamu dengan kehidupan mu sendiri nak!"kata ratu
"bukan mami saja yang sayang sama ani papi pun sayang sekali dengan buah hati papi dan lebih luas dari bumi dan seisinya! jadi jangan menangis lagi!"kata wisnu
"ani janji ani gak akan menangis lagi!"kata fannie sambil mengapus airmatanya
"anak pintar kalo begitu mami dan papi pamit ya sayang! asalamuaikum"kata ratu dan perlahan demi perlahan bayangan di hadapan fannie menghilang
"mami papi!"kata fannie sambil duduk di lantai dan menangis.
krekkkk
suara pintu terbuka
(kira kira siapa ya yang membuka pintu? apa reno? atau siapa? dan apa reno sudah menemukan bukti? dan apa fannie bisa kembalo memaafkan reno? simak terus jangan lupa tinggalin like dan komen di bagian yang kamu suka, pencet juga tap love favoritnya,dan jangan lupa votenya biar author semangat lagi buat bikin ceritanya)
next time
__ADS_1
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back