
1 setengah jam pak budi mengajar hanya tinggal 1 jam lagi untuk menepuh jam 10 namun handpone fannie berdering menandakan pesan dari sekolah aned.
drettt drettt
getaran handpone fannie yang membuat fannie mengaluarkannya dari saku dan membuka isi pesan tersebut.
📩bu tati: *** selamt siang bu fannie maaf saya menganggu waktu belajar bu fannie tapi saya hanya ingin memberitahukan bahwa aned dan teman putri sekelasnya bertengkar dan membuat luka di bagian kaki dan pergelangan aned bu dan meminta ibu dan pak reno menjemputnya maafkan kami pihak sekolah belum bisa menjaga dan melindungin aned. Terimakasih.
"Aned"teriak fannie membuat semua orang tertuju kepadanya
"fan lu kenapa?"tanya echa yang melihat fannie kalang kabut.
"fannie kamu kenapa?dan siapa yang kamu panggil aned?"kata pak budi dan berdiri menghadap fannie.
"pak saya dan reno izin untuk pergi sebentar boleh pak,gaswat pak!"kata fannie berdiri dan menarik tangan reno sebelum pak budi berbicara apapun.
"hey reno fannie!"teriak pak budi namun fannie dan reno sudah terlanjur jauh
"dasar anak anak itu!"kata pak budi sambil mengaruk garuk kepalanya yang botak
di parkiran sekolah
"sayang kamu kenapa sih?"tanya reno kepada fannie dengan nafas yang tak beraturan
"aned berantem sama temen perempuannya! udah ayo cepetan!"kata fannie sambil mengambil helm
"ya udah ayo!"kata reno sambil menaiki dan menyalakan mesin motornya.
merekapun berangkat menuju sd permata dengan kecepatan yang sangat tinggi, 20 menit mereka sampai dan berlari menuju ruang uks.
krekkk
"sayang apa yang kanu rasakan nak?"tanya fannie sambil melihat luka di lutut dan tangan aned dengan khawatir
"aned tidak suka mama aned sangat terasa terganggu oleh mereka!"kata aned sambil melipat tanganya di depan dada
membuat fannie dan reno kaget melihat kelakuan anaknya itu
"memangnya aned di apakan oleh teman teman aned?"tanya reno sambil membelai rambut aned.
"tadi aned di ejek kalo mama dan papa aned itu sangat sangat tidak cocok!terus kata temen temen aku papa cocoknya sama mereka jadi aku sebel!"jelas aned yang membuat fannie dan reno tertawa.
"sayang sudah jangan lama lama sebel terhadap teman teman aned nanti aned gak punya temen gimana?aned harus belajar disini dengan baik,berteman dengan baik,walaupun aned baru disini tapi mama yakin pasti ada banyak yang sayang sama aned!"kata fannie sambil memegang pipi aned
"aned masih ingat dengan janji aned tidak?"tanya fannie dan di anggukan oleh aned.
"nah berarti anad harus tepatin janji aned buat bangga mama dan papa!"kata fannie sambil memeluk aned reno yang melihat peristiwa indah itu pun merasa bahagia karena mempunyai istri yang begitu penyabar dan juga penyayang.
"tuhan terimakasib kau telah memberikan aku pendamping hidup yang mampu melengkapi kekuranganku dengan kelebihan yang dia miliki dan membuat ku bahagia tanpa harus ku minta"batin reno sambil tersenyum
"tapi aned mau sama mama dan papa"kata aned sambil memeluk fannie
"baik untuk hari ini aned bisa ikut dengan mama dan papa lebih awal tapi besok dan seterusnya aned harus menyelesaikan sekolah ane terlebih dahulu oky!"sambil mengangkat jari kelingking
"aned janji!"kata aned sambil tersenyum dan menyilangkan jari kelingkingnya.
"ya sudah sekarang aned ambil tas aned lalu minta izin kepada ibu atau bapak guru yang ada di dalam kelas!"kata reno sambil mengendong aned menuju kelas.
sesampainya dikelas aned aned pun mengambil tasnya dan meminta izin pulang kepada gurunya.
"hmm pak aned izin pulang ya dan aned minta maaf karena aned bapak guru jadi repot"pamit aned dan mencium tangan pak guru.
"iya aned tidak apa apa lagi pula aned tidak salah ya sudah aned boleh pulang hati hati di jalan"kata pak guru dan mengacak acak rambut aned dan di anggukan oleh aned
aned pun keluar dari kelas dan berjalan menuju fannie dan reno.
"mama papa"panggil aned dan membuat fannie dan reno menengok.
"sudah pamitnya nak?"tanya fannie sambil mengambil tas kecil dari punggung aned.
"udah mah"kata aned di akhiri dengan senyuman.
"ya sudah ayo kita berangkat"kata reno sambil menggandeng tangan kecil aned.
mereka pun pergi menuju sma bangsa wisnu dan menjadi pusat perhatian para siswa lainya.
"eh liat deh itu yabg di bawa sama si fannie dan reno siapa ya?"
"iya sweet banget lagi kaya keluarga kecil gitu"
"aaa gw jadi gimana gitu"
"gemes banget si anak kecilnya"
__ADS_1
"iya tuh lu liat deh reno bukain helm fannie,aa masa gw yang salting jadi oengen salto gw"
"sweet banget"
"kalian lagi pada ngomongin apa?"tanya dwi yang tiba tiba keluar dari pintu masuk.
"itu loh wi lu liat!"kata salah satu perempuan yang ada di depan pintu masuk sambil menunjuk ke arah fannie dan reno.
"hiiii apa apan sih! gak cocok gak cocok!"kata dwi yang marah karena melihat reno menggendong aned dan tertawa bersama fannie dan aned.
"udah yuk mas masuk!"kata fannie sambil berjalan di samping reno dan di anggukan oleh reno.
"papa sama mamah sekolah di sini?"tanya aned sambil meletakan kepalanya di samping leher reno.
"iya sayang nanti kalo aned sudah besar aned juga sekolah di sini!"jawab fannie sambil mengusap usap rambut aned.
mereka pun masuk kedalam pintu masuk sma bangsa wisnu namun tangan fannie terlanjur di genggam oleh dwi
"apa!"kata fannie berhenti dan kaget karena tiba tiba tanganya di pegang oleh dwi begitu pula reno dan aned.
"lu gak pantes buat di sisi reno!"kata dwi dengan penuh tekanan membuat fannie tersenyum sinin sedangkan aned merasa bingung.
"mama kenapa orang itu menghentikan mamah?"tanya aned dan membuat dwi semakin bingung dengan perkataan aned.
"mama?hah gw gak salah denger?ratu sekolah udah punya anak di luar nikah?"ucap dwi dengan suara yang lantang dan membuat semua orang mendekat dan membuat fannie dan reno saling tatap menatap.
"hey kawan kawan sini sini kumpul ada berita penting dan hot!"teriak dwi dengan sangat keras dan membuat lina dan para sahabatnya pun ikut berkumpul menuju holl
"ada apaan si ini?"tanya lisa kepada echa
"mana gw tau dodol dari tadi gw kan ama lu!"kata echa sambil menjinjit dan melihat reno dan fannie bersama aned.
"eh itu ada si reno ama istri dan anaknya!"kata echa sambil berjalan menuju kearah reno dan fannie dan di ikuti oleh sahabat sahabatnya yang lain.
"akhg akhirnya lolos juga!"kata echa yang sudah berdiri di samping fannie
"fan ada apa si?lu ngapain di sini?"tanya echa sambil menatap fannie yang sedang menatap ke arah aned dengan berkaca kaca.
"lu liat ajah nanti apa yang bakal gw ucapin!"kata fannie sambil menatap echa dengan senyuman licik.
"hey teman teman sekalian kalian mau tau gak wanita ini! wanita yang terpandang dan terhormat ini yang berasal dari keluarga yang terhormat dia adalah seorang pelacur!"kata dwi dengan nada yang tinggi membuat aned ketakutan dan mengumpat di dalam pelukan reno sedangkan yang lain benar benar kaget dengan apa yang di ucapkan dwi tentang fannie.
"lu kalo ngomong di jaga ya!"kata echa sambil menatap tajam ke arah dwi.
"gila sih gw gak nyangka,tapi kok reno mau mau ajah ya!"
"cantik si tapi udah gak perawan"
"1 jam berapa neng?"
"kenapa lu diem? lu malu?apa jangan jangan nih sekolah di bangun karena hasil lu ngeBO?"kata dwi asal ngejeplak dan membuat fannie semakin emosi dan marah
"prakkkk!lu gak usah ngomong kalo gak ada bukti!"kata fannie sambil menampar dwi dan membuat aned semakin takut dan menangis di pelukan reno.
"ciuh udah keciduk masih gak mau ngaku lagi!"kata dwi sambil memegang pipinya yang di tampar oleh fannie
"cha gw minta tolong sama lu bawa aned ke kelas!"kata fannie kepada echa dan di anggukan oleh echa
"aned ayo sini sama tante cha!"kata echa sambil mengangkat tangan aned dari gendongan reno dan pergi menuju kelas.
"dan lu ren kok lu mau maunya si jadi bapak dari anak haram itu?mending sama gw yang masih perawan!"kata dwi sambil tersenyum kepada reno dan membuat reno jiji dan emosi
"prakkkk! jaga omongan lu!"tamparan mendarat yang di berikan oleh fannie dan fannie berjalan mendekati dwi.
"lu jadi cewe punya harga diri sedikit dong! walaupun lu gak punya harta yang meliaran se enggaknya lu punya harga diri!"kata fannie sambil menatap keseluruh tubuh dwi.
"ciuh sok sokan ngatain gw lu nyadar lu itu siapa dan lu udah di apain sama om om hah!"kata dwi membuat fannie tersenyum licik
"buat apa gw buat anak sama om om kalo gw sendiri udah punya suami!"saut fannie dengan nada yang tinggi dan membuat reno dan para sahabatnya kaget dengan ucapan fannie ya karena fannie meminta untuk tidak memberitahukan siapapun hingga dia lulus nanti.
"dan lu mau tau siapa suami gw?siapa yang buat gw punya anak secantik dan se jelita itu?lu yakin mau tau?lu yakin udah siap?"tanya fannie kepada dwi dan di iringi senyuman sinis di wajahnya.
"palingan juga om om kesepian kan suami lu!"jawab dwi dengan membuang muka.
"ow oky gw telepon suami gw!"kata fannie dengan nada yang santai dan mengeluarkan handponenya dan menelepon reno.
tingtingtingtingting
suara handpone reno berbunyi dan membuat semua orang kaget dan memandang ke arah reno
"eh iya gw lupa suami gw ada di sini!sini sayang katanya ada yang mau kenalan sama kamu!"kata fannie sambil mengandeng tangan reno.
"nih cewe jelalatan kenalin ini suami gw yang buat gw bunting dan punya anak secakep itu!"kata fannie dengan nada ejekan dan membuat dwi kaget
__ADS_1
"gak gw gak percaya bisa ajah kan lu vuman pura pura!"kata dwi mengelak
"sayang aku pinjam tangan kiri kamu boleh oe iya sama aku liat tas kamu boleh?"tanya fannie kepada reno dan di anggukan oleh reno dan memberikan tasnya ke pada fannie
"nih lu makan tuh bukti! sampe lu kenyang"kata fannie sambil menunjukan tangan kirinya dan tangan kiri reno yang melingkar cincin yang serasi dan juga menunjukan buku nikah kepada dwi
"puas lu udah puas belum?"tanya fannie dengan nada yang penuh tekanan.
"gila sih gw gak nyangka kalo selama ini fannie dan reno udah nikah!"
"tapi serasi juga si!"
"gara gara si omongan terasi itu gw jadi mikir yang enggak enggak tentang fannie!"
"iya sama yang ada dia sendiri yang malu!"
"gila itu beneran adek gw?"kata bagas sambil menepuk nepuk pipinya
"iya iyalah! masa orgil!"kata vano yang mendapatkan tatapan tajam dari bagas.
"Mamah!"teriak aned yang membuat semua tertuju kepada aned yang berlari kearah fannie
"hiks hiks hiks mama gak papa kan hiks hiks hiks aned gak mau mamah kenapa napa hiks hiks hiks"kata aned sambil memeluk fannie dan membuat semua orang bingung.
"iya sayang mama gak papa kok,udah ah aned jangan nangis nanti mamah ikutan sedih!aned kan anak pinter jadi gak boleh nangis"kata fannie sambil memeluk erat aned dan mengelus elus punggung aned dan membuat semua orang tersenyum karena baru pertama kali ini mereka melihat fannie tidak bersikap dingin seperti ini.
"hiks hiks hiks aned sayang mama hiks hiks"kata aned dengan di iringi oleh tangisan dan membuat fannie berkaca kaca.
"mama juga sangat sayang aned melebihi rasa sayang aned ke mama"jawab fannie sambil melepas pelukannya dan mencium kening aned
"jadi hanya mama yang disayang?"saut reno yang membuat fanie tersenyum begitupula dengan aned.
"kita juga sayang sama papa melebihi rasa sayang papa sama kita!"jawab fannie dan anes dengan kompak dan diakhiri dengan tertawa dan reno pun mendekat dan mencium kening fannie dan aned bergantian dan membuat semua orang iri.
"sweet banget sih"
"gw pengen deh punya suami kaya gitu"
"udah cakep gemoy lagi"
"sumpah kalo gw jadi fannie gw bakal masukin suami gw ke kandang biar gak ada yang ngambil!"
fannie oun bangkit dari jongkoknya dan menghadap ke arah dwi.
"sekarang lu malu sendiri kan! ow ya jangan lupa besok dan seterusnya lu gak usah injakin kaki lu lagi disini!"kata fannie sambil berjalan meninggalkan dwi
fannie,aned,dan para sahabatnya menuju kelas.
"sayang kamu duduk di sini ya tapi jangan berisik!"kata fannie sambil menghelus rambut aned
"iya mah aned janji aned akan kunci bibir aned dari sekarang!"kata aned sambil memingkamkan bibirnya dan membuat fannie dan para sahabatnya tertawa.
"aned tante lis punya qinejon anet mau gak?"goda lisa kepada aned dengan menahan tawa
"hmhskkxlalmnaoispl"jawab aned dengan bibir yang tertutup dan membuat senuanya tertawa
"ya sudah kalo aned gak mau biar tante lis ajah yang makan sendiri!"kata lisa sambil mengambil qinerjon dari dalam tasnya.
"aaa aned mau!"ucap aned sambil memonyongkan bibirnya dan membuat lisa lina fannie echa bagas riko reno dan vano tertawa terbahak bahak
"yah aned lupa"kata aned sambil menutup mulut dengan kedua tangan serta dengan ekspresi yang mengemasakan.
"sudah sudah perut mama sudah sakit melihat kamu seperti ini sayang!"kata fannie sambil mengapus airmatanya
"ini gara gara tante lis aned jadi membuka kuncinya!"kata aned sambil menatap ke arah lisa
"mau qinerjonnya gak?"tanya lisa sambil memegang 2 buah qinerjom
"mau"kata aned sambil meyodorkan kedua tanganya.
"ya udah nih buat aned"kata lisa sambil memberikan qinerjon kepada aned
"makasih tante aned!"kata aned sambil tersenyum
"tapi makanya setelah makan siang ok"kata reno dan di anggukan oleh aned
tetttttt
bel masuk telah berbunyi semua duduk di tempatnya masing masing.
pelajaran pun di mulai dengan tenang tidak ada yang berkata sepatah pun kecuali bu inda dan aned pun tertidur dengan posisi duduk.
next time
__ADS_1
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back