
krekkk
suara pintu terbuka dan membuat fannie menghentikan tangisanya dan menatap ke arah siapa yang membuka pintunya.
"sayang!aku sudah menemukan buktinya!"kata reno sambil berjalan menuju fannie san membawa laptop di tangannya
"nih kamu bisa lihat di cctv ini kejadian sebenarnya!"sambung reno duduk di samping fannie dan memutar vidio cctv semalem dan menceritakan kebenaranya
FLASHBACK
pukul 21:40
tingtingtingting
handpone reno berbunyi pertanda ada telepon masuk
"houm, siapa si malem malam telepon!"kata reno sambil membuka matanya dan mengambil handponenya dan mengangkatnya.
(hallo)
(eh bambang lu dimana!gw udah nunggu lu di ruang tamu cepetan lu turun dan kita berangkat ketemu kelayen!)
(gw lupa sorry,gw cuci muka dulu)
(ah kebo bandot lu! tuttttut)
"dih kagak jelas banget si landak gondrong!"kata reno sambil meletakan handponenya kembali dan bergegas untuk berganti pakaian.
10 menit reno keluar dari kamar mandi dan mengambil jas yang ada di lemarinya serta mencium kening fannie untuk pamitan.
"sayang aku pamit ketemu klayen ya maaf aku gak bangunin kamu karena aku gak mau kamu terganggu dari mimpi indah kamu,selamat malam aku pamit,much"pamit reno dan mencium kening fannie lalu bergegas untuk menemui bagas dan kelaye.
di ruang tamu
"bagas lu mau kemana malem malem kaya gini?"tanya tiara yang keluar dari kamar.
"gw mau keluar sama reno ketemu sama kelayen"jawab bagas sambil menatap berkas yang akan dia bawa.
"nah kesempatan gw nih buat kasih obat tidur ke reno dan setelah itu gw papah reno ke kamar gw dan tidur sama gw terus pagi paginya si cewe lebay itu dateng ke kamar gw terus ngeliat gw sama pacarnya tidur berduaan terus gw pura pura kalo reno udah ngajak gw buat merasakan sesansi yang luar biasa dan setelah itu reno dan fannie bakal putus dan tertanam rasa benci satu sama lain nah di situ gw baru masuk ke dalam hati reno, yesz!"batin tiara yang bergitu bahagia
"ayo gas lu ngapai masih duduk santai disitu"kata reno yang keluar dari lift.
"mata mu 4 gw santai santai di sini lu gak liat apa gw lagi ngecek berkas berkas yang mau di bawa emang elu kebo bandot tidur mulu!"jawab bagas dengan wajah yang masih menatap berkas berkas yang berada di meja tamu
"ya udah si landak gondrong gw kan baru tidur lu kira gw seminggu ini kagak lembur apa! anggap ajah kita impas lu kagak inget dua hari yang lalu gw nungguin lu 3 jam dan ternyata lu molor di uks padahal ada metting penting hah!"saut reno dengan nada kesalnya karena mengingat kejadian dua hari yang lalu ketika dia menunggu bagas di parkiran selama 3 jam dan di kunci di dalam mobil untung dia masih selamat.
"ya sorry gw kebablasan,ya udah ayo!"kata bagas sambil menahan tawa dan reno pun bangkit dan pergi menuju mobilnya.
"ow ya tir nanti pintunya di kunci aye gw bawa kunci cadangan!"kata bagas dan dianggukan oleh tiara.
bagas dan reno pun sudah berada di caffe coffe milk di sana mereka meeting dengan kelayen dari kantor wisnu. mereka mengobrol untuk membahas kerjasama antara perusahaan wisnu dan perusahaan wahyu.
pukul 00:20 mereka selesai meeting dan berpamit untuk pulang.
"kalo begitu kami pamit terlebih dahulu,senang berkerjasama dengan anda!"kata reno sambil berjabad tangan dengan pak wahyu.
"ya kami juga sangat senang bisa berkerjasama dengan perusahaan alrmahum pak wisnu!dan kami pula ikut berduka cita atas meninggalnya pak wisnu"kata pak wahyu dan membalas jabatan tangan reno dan senyuman.
reno dan bagas pun pulang dan mereka sampai di rumah pukul 01:00 karena jarak dari rumah mereka dan caffe coffi milk lumayan jauh dan mereka pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sedang.
"ren gw ke atas duluan ye!ngantuk gw"kata bagas sambil menepuk bahu sahabatnya dan adik iparnya itu.
"hmm"jawab reno sambil pergi menuju sofa
__ADS_1
"gila cape banget!"kata reno sambil melepas jas yang dia kenakan.
"lu baru pulang ren?"tanya tiara dari arah dapur
"iya gw varu pulang lu sendiri ngapain malem malem di dapur?"tanya reno sambil menatap ke arah tiara sekilas.
"inih tadi gw buat kopi buat bergadang bikin tugas tapi karena ada loh buat lu ajah lah nih kopinya!"lata tiara sambil meletakan kopinya di meja
"ow makasih!"kata reno dan meneguk kopinya tanpa ada rasa dangkal di hatinya dan rasa curiga.
"hoummm,astagfirulah!"kata reno sambil menguap dan memejamkan mata tiara pun yang melihatnya segera menaik turunkan tanganya untuk memastikan reno tertidur atau tidak
"ren reno ren!"kata tiara sambil menaik turunkan tanganya di depan wajah reno
"yes berhasil dan ini saatnya gw bawa reno ke kamar gw!"kata tiara sambil memapah reno.
sesampainya di kamar tiara langsung menutup pintu kamarnya dan membuka sepatu dan kauskaki reno serta kancing baju atas reno.
"malam ini kamu tidur sama aku ya mas reno tersayang!"kata tiara sambil meraih tangan reno dan meletakanya di atas badanya agar melingkar di bagian pinggulnya.
"jadi kamu percayakan sama aku an?"tanya reno setelah menceritakan semuanya dan menonton vidio cctv tersebut.
"aku bukan lelaki bodoh yang berani untuk ngeduain orang yang aku sayangin. kalo dia udah buat aku bahagia lalu kenapa aku melukai hatinya? berarti kalo kamu udah buat akau bahagia aku gak akan tega untuk ngelukain kamu an! cukup waktu itu aku ngelukain hati kamu! dan hanya disitu aku merasa menyesal! jadi aku mohon kamu percaya sama aku"sambung reno sambil memegang pipi fannie dan menghapus air mata yang keluar dari pipinya.
"mas aku selalu percaya dengan apa yang kamu ucapkan mas kalo itu semua memang dari hati kamu bukan dari akal pikiran kamu, terkadang sesuatu ucapan juga harus melalui hati mas bukan hanya ucapan ajah mas yang melalui hati namun tindakan dan perbuatan juga mas,tapi di dunia ini jarang ucapan lelaki yang sama dengan perbuatan,tindakan dan hatinya mas, mereka bisa bilang cinta sama perempuan yang biasa biasa ajah tapi hatinya selalu ingin bermain gila dengan wanita yang lebih glow up! emang wanita yang glow up emang selalu menang dan selalu di bela dari pada wanita yang kumel tapi memiliki hati dan iman yang baik!"kata fannie sambil mentap ke arah layar laptopnya
"jangan lihat sampulnya ajah mas tapi juga lihat isinya! bisa jadi luarnya jelek tapi isinya bagus dan sebaliknya diluar cakep tapi di dalemnya jelek!"sambung fannie dan kini tatapanya beralih kepada bola mata reno
"aku dan kamu udah mengucap ikrar sehidup semati berarti itu tandanya aku dan kamu harus bisa melewati semua rintangan dan semua cobaan bersama! aku gak pernah gak percaya sama kamu mas tapi aku hanya insecure ajah mas dan gak percaya diri kalo kamu emang bener bener mencintai aku apa adanya buka aku ada apanya!"sambung fannie sambil menitihkan airmata.
"dengerin aku baik baik! aku bukan seperti laki laki bejad di luar sana yang bisa memainkan hati perempuan dengan 2 buah tanganya dan dengan 1 bibir manis. aku mencintai kamu apa adanya an mau kamu itu kaya apa pun itu aku tetep mencintai kamu luar dan dalam! kamu salah an jika kamu menilai aku sama dengan laki laki di luar sana dan kamu harus tau terkadang perempuan yang sedang kamu banding bandingin dengan diri kamu itu gak sepenuhnya mereka memiliki hati,kelebihan yang kamu miliki selama ini! kamu boleh insecure tapi insecure lah kepada perempuan yang memiliki pendidikan dan ketakwaanya jauh lebih besar dan baik dari diri kamu! kamu mau cantik seperti mereka? gampang kamu tinggal ke salaon make up biar kingclong atau sekalian pake tepung terigu biar putih sekalian! tapi jika di balik tanya apakah kamu mau melebihi wanita wanita yang berakhlaq baik dan berpendidikan agama yang baik? dengan kententuan yang bermacam macam apa kamu sanggup? jika kamu sanggup mempercantik wajahmu? mengapa kamu tidak sanggup untuk memperindah ilmu agamamu?"kata reno panjang kali lebar yang membuat fannie terkejut dengan semua perkataan yang di lontarkan oleh reno.
"kamu tinggal milih kamu mempercantik wajah mu mendapatkan godaan dari pria di luar sana dan bisa terjerumus dengan godaan setan yang terkutuk atau memilih mempercantik iman kamu ibadah kamu amal kamu penampilan kamu yang sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh sang penciptamu! dan sebelum kamu memilih kamu harus tau tujuan,akibatnya,dan juga hasil akhirnya!"sambung reno membuat fannie mengangguk dan paham
"iya mas juga minta maaf sama kamu karena mas gak bangunin kamu saat itu dan menghubungi kamu juga maafin mas ya!"kata reno sambil melepas pelukan fannie dan kening fanmie.
"sekarang kamu hapus airmata kamu dan ayo kita ke ruang tamu kita selesaikan ini semua!"kata reno sambil menyelipkan rambut fannie di belakang telinga.
"mas tadi aku bertemu mami dan papi dan mereka bilang ani harus percaya dengan semua ucapan mas asalkan ucapan mas itu sesuai dengan hati dan perbuatan mas nantinya,dan papi juga bilang kalo papi gak mau melihat aku dan mas pisah!"kata fannie sambil bangkit dari duduknya dan membuat reno kaget dengan perkataan fannie.
"kalo begitu kita harus wujudkan apa yang mami dan papi katakan!"jawab reno sambil merangkul fannie menuju ruang tamu.
RUANG TAMU
"gw tau lu suka sama reno tapi lu gak bisa menghilangkan akal pikiran lu tir! sebenernya lu tau gak sih reno itu siapanya fannie?hah!"tanya lisa dengan nada yang tinggi dan dengan amarah yang membuat tiara, echa,bagas,vano,dan bi imah merinding ketakutan.
"brakkk!gw nanya sama lu di jawab bukan diem ajah!"kata lisa sambil menggebrak meja.
"gw gw gak tau!"jawab tiara.dengan kepala yang tertunduk dan menangis
"bodoh! percuma lu di sekolahin tinggi tinggi tapi otak lu sedangkal comberan!"saut lisa dengan nada yang begitu tinggi bi imah yang menyaksikan hanya bisa terdiam dan menangis ingin membela namun bi imah tau jika itu semua salah tiara dan ulah tiara sendiri.
"udah lis lu jangan marah marah! kita selesai ini dengan baik baik!"saut fannie dari arah lift dan dengan nada yang tergoyahkan dan berjalan menuju lisa dan yang lain.
fannie pun duduk di samping lisa dan begitu pula dengan reno yang duduk di samping bagas dengan tatapan yang begitu marah.
"non ani maafkan bibi non yang tidak bisa mengajarkan anak bini dengan baik dan tidak bisa menjaga nama baiknya dengan baik maafin bibi non maafin bini!"kata bi imah sambil bersujud di depan fannie dan membuat fannie menitihkan airmatanya kembali dan membangunkan bi imah
"bibi ayo bangun dan duduk di sebalah ani!" kata fannie sambil membangunkan bi imah dan membiarakan bi imah duduk di sampingnya.
"bibi gak perlu minta maaf sama ani dan bibi juga gak perlu menyalahkan diri bibi sendiri!dan jangan pernah bilang jika bibi tidak pandai mendidik dan merawat anak! buktinya aku aku adalah anak yang selalu bibi jaga bibi rawat bibi didik hingga aku bisa seperti ini! bibi adalah wanita yang paling sempurna di mata ani dan bibi juga wanita yang paling kuat yang ani temui setelah mami! dan bibi harus tau juga kalo ani sangat sayang dengan bibi!"kata fannie yang membuat bi imah menangis.
"bibi juga sayang sama non seperti anak bibi sendiri non!"kata bi imah dan menatap ke arah fannie dan membuat fannie memeluk erat badan bi imah.
__ADS_1
"bibi janji ya sama ani bibi gak akan pernah ninggalin ani"kata fannie sambil memeluk bi imah
"bibi janji non"kata bi imah yang membalas pelukan dari fannie.
"bi aku boleh minta tolong sekarang sama bibi? bibi tolong ke kamar aned temani dia dan lina di sana bi dan tenangi dia!"kata fannie sambil melepas pelukan bi imah dan di anggukan oleh bi imah.
"baik non,bibi permisih!"kata bi imah berlalu pergi menuju kamar aned.
setelah bi imah pergi suasana menjadi hening. dan reno pun membuka suara
"gw gak habis pikir sama lu!"kata reno dengan nada yang penuh amarah dan di sertai tatapan yang mematikan.
"lu bisa membuat lelaki tertarik dengan ke aduhay badan lu dengan muka lu dan bisa lu bodohin semudah itu! tapi.gw reno arga wijaya gak bisa lu bodohin!"sambung reno dengan mengepal kedua tanganya.
"lu harusnya berterima kasih dan berbuat baik kepada orang yang udab ngasi lu tempat tinggal serta fasalitas fasilitas yang memcukupi diri lu! bukanya malah jadi musuh di dalem selimut,brakkk!"kata reno sambil membating vas bunga ke arah pintu luar.
"mas istighfar mas!"kata fannie sambil berjalan mendekati reno dan mengelus dadanya karena kaget atas ulah reno.
"kamu boleh marah tapi kamu jangan merusak sesuatu yang gak salah mas!"kata fannie sambil mengelus dada reno.
"sekarang gini ajah deh tir kita cuman mau nanya sama lu sebenernya maunya lu apa gitu sampai samapi lu kaya gini?dan kalo bisa nih mending lu lepas susuknlu sebelum yang masangin susuk di badan lu mati!"kata lisa dengan menatap ke arah tiara dengan lekat.
"gw cuman mau minta maaf sama fannie dan reno atas semua sikap dan perilaku gw sama kalian dan pikirana gw yang mau memisahkan kalian gw minta maaf!kalian boleh kok laporin gw ke polisi gw siap menanggungnya asal kalian bisa maagin gw dan kesalahan gw! dan soal susuk ya gw akan mencopotnya"kata tiara sambil menangis dan menundukan kepala.
"lu kira semuda nenek moyong lu memaafkan perilaku rendahan lu ini!"kata vano dengan nda yang tinggi
"van!"kata fannie sambil menatap ke arah vano.
"maaf fan tapi gw gak bisa tinggal diem gini dong ngeliat sahabat gw sekaligus saudara gw di gini sama cewe ini!"kata vano sambil melampisakan semua emosinya.
"lu kira lu doang yang sebel karena sikap dia iya? gak gw juga sebagai abang dari fannie gw emosi dan gw marah pengen gw tonjok tapi dia cewe "kata bagas dengan tatapan yang tak berteman.
"udah udah kalian kenapa pada ribut sih!"kata fannie sambil berjalan ke arah tiara yang menundukan kepalanya dan duduk di hadapanya.
"angakat kepala lu! tatap muka gw!"kata fannie sambil memegang dagu tiara dan mengangkatnya.
"hiks hiks hiks hiks gw minta maaf fan gw minta maaf!"kata tiara dengan penuh penyesalan dan airmata yang menderasinya.
"gw minta sama lu jangan pernah lu tundukan kepala lu walaupun lu salah atau pun lu gak salah! sebab ada makhkota yang melingkar di atas kepala lu! maaff? lu gak usah mikirin itu gw udah maafin lu sebelum lu minta maaf walau ada rasa marah dan kecewa sama lu tapi gw bukan orang yang pendendam!"kata fannie sambil menghapus airmata tiara dan membuat semua orang di sana melongo atas perbuatan fannie.
"gw tau lu sebenernya baik tapi karena lu di butakan oleh cinta makanya lu jadi melakukan semua cara yang melukai dirilu dan melukai diri orang lain!dan satu lagi gw harap setelah kejadian ini lu bisa mengambil hikmah dari semua ini sesuatu keinginan yang tidak dengan sesuai doa dan langkah yang baik itu kan menjadi mala petaka untuk diri lu sendir! dan gw berharap lagi lu mau melepas barang barang yang ada di dalam tubuh lu itu!"sambung fannie sambil memeluk tiara.
"iya gw janji gw akan melepas semuanya dan gw janji akan berbuat baik dan mengubah sikap gw sekali lagi maafin gw fan"kata tiara sambil membalas pelukan fannie.
"iya gw udah maafin lu"jawab fannie sambil melepas pelukannya.
"apa lu mau temenin gw ngelepas ini semua?"tanya tiara kepada fannie.
"ya gw mau kok jadi lu kapan mau lepas itu semuanya?"kata fannie sambil tersenyum.
"nanti sore gimana"kata tiara kepada fannie dan di anggukan oleh fannie.
"ow ya gw juga minta maaf sama kalian cha,lis,van,gas,ren atas perlakuan dan sikap gw yang bodoh selama ini!dan gw janji gw bakal jadi wanita yang lebih baik lagi dan merubah sikap gw!"kata tiara sambil menatap kearah orang yang ada di sana.
"gw udah maafin lu kok tenang ajah! asalakan lu mau ajak kita buat nemenin lu nyabut semua benda itu dari tubuhlu!"kata lisa sambil bangkit di ikuti echa dan berjalan menuju tiara dan berpelukan.
"iya gw pasti ajak kalian kok,dan kalian gimana maukan memaafkan gw?"tanya tiara sambil menatap reno,vano,dan bagas bergantian.
"udah lu tenang ajah kota udah maafin lu kok dan kita juga bukan tipe cowo yang bencian!"kata reno sambil bangkit menuju dapur san di anggukan oleh vano dan bagas
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back
__ADS_1