CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
72.KERAJAAN ZENLYU II


__ADS_3

fanno pun masuk di dalam kerajaan embun dia bertemu dengan putri aurora wicka asmoro dan memeluknya.


"ayu kenapa dia ada di sini bukanya kemarin dia buat ulah di pernikahan gw?dan kenapa gw harus di pertemukan kembali oleh perempuan bejat ini pak hilmy tuhan! roling si roling tapi kenpa harus ketemu sama dia lagi si"batin fanno sambil menatap pengawal thie ham vi dan pengawa raftur alsah jim bergantian


"dia adalah kekasih pangeran an nanun dia memiliki hati yang licik beribu cara dia akan lakukan agar pangeran tidak bertemu dengan putri an kembaran pangeran ano" kata pengawal thie ham vi berbisik kepada fanno.


"ow berarti dia sudah menengal saudara kembarku?"tanya fanno dan di anggukan oleh pengawal thie ham vi.


"pangeran kamu dari mana saja?aku mencarimu sejak dari pagi"kata putri aurora wicka asmoro sambil memeluk fanno.


"cih gak di dunia nyata di dunia halu ternyata sama ajah!untung waktu itu gw tersadar akan kelakuan bejad lu sama kekasih gelap lu!"batin fanno sambil membayangkan 3 tahun lalu.


"ya tadi saya mencari saudara kembar saya!"kata fanno sambil melepas pelukan putri aurora wicka asmoro.


"mengapa pangeran mencari dia bukankah dia sudah mati?"tanya putri aurora wicka asmoroyang membuat pengawa raftur alsah jim menyodorkan senjatanya tepat di wajah putri aurora wicka asmoro


"maaaf bubukanya gittu tappi putri putri dan dayang dayang di sini mengangap dia sudah mati"kata putri aurora wicka asmoro sambil memundurkan badanya.


"jaga ucapan mu di masih hidup dan dia masih bernapas!"kata fanno dan pergi meninggalkan putri aurora wicka asmoro.


"pangeran!"panggil pengawal thie ham vi.


"apa!"kata fanno sambil menghentikan langkah kakinya


"sebenarnya saya sudah mengetahui dimana sebenarnya kembaran pangeran an!"kata pengawa raftur alsah jim sambil menundukan kepalanya.


"saya juga tahu itu!"jawab fanno cuek dan dingin.


"bagaimana pangeran bisa mengerti?"tanya pengawal thie ham vi dan pengawa raftur alsah jim dengan terbata bata


"sudah ceritanya panjang kalo pun saya cerita mungkin kalian tidak mengertinya yang jelas saya hanya ingin tahu apa sebenarnya tugas saya di bawa kemari! jadi saya ingin istirahat dan kalian silahkan keluar!"kata fanno sambil menatap ke arah luar jendela kayu dan di anggukan oleh pengawal thie ham vi dan pengawa raftur alsah jim.


"sebenarnya apa tugas gw?"kata fanno sambil menggaruk garuk kepalanya.


"tugasmu hanyalah satu beritahu seluruh penghuni istana jika kamu telah menemukan nona an dan bawa nona an di depan permaisuri embun!"saut pak hilmy yang nongol di depan jendela dan membuat fanno kaget


"pak hilmy! kenapa bapak selalu nganggetin si!"kata fanno sambil bangkiy dan berjalan menuju pak hilmy.


"dan selain itu kamu juga harus menolak putri aurora wicka asmoro dan menerima putri hyun cha embun menjadi istrimu jika kamu telah melakukan itu maka tuan ano akan kembali ke dunia moderen bersamaku begitu pula dengan nona an tapi setelah itu tuan ano dan nona an harus menceritakan semua perasaan yang tersirat dan tersimpan selama ini dan tanyakan kepada vano dan riko apakah dia mengerti jika tuan ano dan nona an adalah saudara kembar!"jelas pak hilmy


"jadi kapan saya bisa menjemput ani pak?"tanya fanno kepada pak hilmy


"besok sore tuan ano bisa ke kerajaan zenlyu saya tunggu,permisi"kata pak hilmy dan di anggukan oleh fanno.


"mending gw tidur! besok gw minta pengawal thie ham vi dan pengawa raftur alsah jim buat nganter gw ke kerajaan zenlyu"kata fanno sambil memejamkan dua bola matanya.


pagipun telah menari nari dan membuat fanno terbangun.


"houm udah pagi gw harus siap siap dan bilang ke seluruh kerajaan bahwa ani masih hidup"kata fanno sambil beranjak kemaar mandi.


setelah keluar dari kamar mandi fanno keluar dari kamarnya dan menuju ke permaisuri embun untuk mengatakan bahwa fannie masih hidup dan berada di kerajaan zenlyu!


"selamat padi permaisuri embu!"kata fanno sambil membungkuk.


"selamat panggi pangeran ano! ada apa?apa kau sudah menemukan kembaranmu?"tanya permaisuri embun


"sudah permaisuri putri an sedang berada di kerajaan zenlyu bersama dengan calon suaminya!"kata fanno sambil menatap ke arah permaisuri embun.


"benarkah bawa mereka ke mari dan apakah calon istrinya adalah pangeran atraksa hany aany ?"tanya permaisuri kepada fanno.


"benar sekali permaisuri!"jawab fanno sambil tersenyum.


"baik bawa dia kemari dan aku pun sudah tak sabar!"jawab permaisuri.


"baik saya izin pergi!"kata fanno membungkuk dan berlalu pergi.


sampai di luar fanno pun memanggil pengawal thie ham vi dan pengawa raftur alsah jim untuk mengantarkanya ke kerajaan zenlyu. namun sebelum dia memanggil para pelayan putri aurora wicka asmoro sudah menahanya untuk pergi.


"apaan si lepaskan tangan anda atau akan saya panah kepala anda!"kata fanno sambil memegang panah di belakangnya.


"kenapa?kenapa pangeran berubah?apa gara gara kemabaran pangeran hingga pangeran seperti ini iya?"tanya putri aurora wicka asmoro sambil mengeluarkan airmata.

__ADS_1


"adegan in sama persis ketika gw ketemu fannie di depan restoran flowers dan nyelamatin dia di mana rasa nyaman dan rasa sayang itu hadir di hati gw! dan waktu itu juga gw ketemu sama ayu di restoran flowers dan bercinta sama sahabat peratama gw dan di saat dia seperti ini gw lemah dan gw memaafkan dia tapi gak disini cukup gw yang tersakiti!"kata fanno sambil menatap ke arah putri aurora wicka asmoro.


"dia gak salah yang salah itu anda bukankah anda sudah bercinta dengan pangeran ke 9? bukankah anda mencintainya!"kata fanno yang membuat putri aurora wicka asmoro terkejut.


"mengapa pangeran menyebutnya dengan pangeran ke 9 bukankah pangeran gawa pracasa itu sahabat pangeran?"tanya putri aurora wicka asmoro yang gemetar


"suka suka mulut saya! jadi jauhin saya atau saya akan laporkan anda kepada permaisuri embun!"kata fanno sambil meninggalkan putri aurora wicka asmoro.


"aaa sial mau tidak mau aku harus pergi terlebih dahulu setelah itu aku baru datang kembali!"kata putri aurora wicka asmoro.


"pengawal thie ham vi dan pengawa raftur alsah jim apa kah kalian bisa mengantarakan saya ke kerajaan zenlyu?"tanya fanno sambil menaiki keretanya.


"kami bersedian pangerena!"jawab pengawa raftur alsah jim dan pengawal thie ham vi bersamaan.


kereta fanno pun berjalan menuju ke arah kerajaan zenlyu


sementara itu fannie sedang menggoda pangeran atraksa hany aany.


"aku tidak suka dengan mu tapi aku suka dengan pangeran thoms wang dhee dan aku hanya ingin menikahinya!"kata fannie sambil duduk di bangku taman bersama pangeran atraksa hany aany.


"mengapa kau seperti ini?bukankah kau tergila gila dengan ku?"tanya pangeran atraksa hany aany


"idih jangan percaya diri aku tidak mencintaimu bukan kah kau menyukai dan mencintai putri hans andin khan jadi mengapa kau tak menikahinya?"tanya fannie yang membuat pangeran atraksa hany aany memasam


"sebab dia telah meninggalkan ku lantas untuk apa aku mencintainya!"jawab pangeran atraksa hany aany.


"cih dia lupa bukankah pangeran sendiri bahwa pangeran yang mencintai dia?"tanya fannie kepada pangeran atraksa hany aany dengan mata yang berkaca kaca.


"itu dul..."kata pangeran atraksa hany aany yang terputus oleh suara perempuan yang berlari kearahnya dan memeluknya.


"aku merindukanmu pangeran "kata putri hans andin khan sambil memeluk pangeran atraksa hany aany.


"udah gw bilang juga apa di zaman ini cuman buat gw nangis ajah dan menangis ke orang gila! kaya gini sabar fannie sabar!"batin fannie sambil menanis.


"maaf putri hans andin khan bisa kau menjaga sikap!"kata pangeran atraksa hany aany sambil melepaskan pelukanya.


"kenapa apa kamu tidak merindukanku?"tanya putri hans andin khan


"kenalaka putri hans andin khan dia adalah calon istri putri an saya dan putri an kenalkan dia mantan kekasih saya putri hans andin khan !"kata pangeran atraksa hany aany


"sumpah ini berbeda di dunia moderen tapi gw suka dan gw akan mencintai mu pangeran atraksa hany aany ataupun reno"batin fannie sambil tersenyum.


"tidak kamu bercandakan pangeran atraksa hany aany bukankah kamu sendiri yang mencari ku?lalu mengapa kau ingin menikah dengan dia?apakah kau mencintainya?"tanya putri hans andin khanyang meneteskan airmata.


"tidak saya serius!soal cinta saya percaya kepada dewa dan dewi cinta yang memberikan rasa cinta dan sayang sebab saya tahu cinta akan datang ketika sudah terbiasa. untuk apa saya mencari seseorang yang menginginkan saya kembali!"jawab pangeran atraksa hany aany yang membuat fannie tersenyum manis.


"tuan putri an!"panggil dayang maya.


"maaf saya permisih ada yang mencari saya!"kata fannie sambil memutarkan badannya.


"saya ikut!"jawab pangeran atraksa hany aany dan dianggukan fannie.


"ada apa daya may apa ada yang mencariku?atau pangeran ano datang kembali?"tanya fannie sambil menatap ke arah dayang maya.


"benar tuan putri pangeran ano sedang menunggu tuan putri di ruang tunggu!"kata dayang maya dan membuat fannie berlari.


"hey putri an bersabarlah jangan berlari!"teriak pangeran atraksa hany aany sambil mengejar fannie.


"abang!"teriak fannie sambil memeluk fanno


"abang ani kangen abang!rasanya seperti bertaun taun abang ninghalin ani padahal baru satu hari abang ninggalin ani! ani sayang abang jangan tinggalin ani!"kata fannie sambil memeluk fanno dan menangis di dada bidangnya fanno


"ya abang selalu janji akan bersama ani selama lamanya!mari ikut abang ke kerajaan embun!"kata fanno dan di anggukan oleh fannie.


"kalian ingin kemana?izinkan saya ikut menemani calon istri saya!sebab besok adalah hari pernikahan ku dan putri an!"kata pangeran atraksa hany aany.


"baik kau boleh ikut!"kata fanno bangkit dari duduknya dan mengajak fannie ke keretanya.


1 jam mereka di perjalanan menuju kerajaan embun


"selamat datang putri an dan pangeran atraksa hany aany" kata dayang

__ADS_1


"mari saya antar menuju taman istana!"kata dayang dan berjalan di depan.


sesampainya di taman istana kerjaan embun fannie terkejut sebab melihat lina lisa echa riko dan vano menjadi putri kerjaan seperti dirinya dan pengawal di kerajaan itu.


"lina?lina?echa?vano?riko?"guman fannie yang terdengar oleh fanno.


"mereka bukan lisa lina echa vano dan riko an!"bisik fannie dan di anggukan oleh fannie.


"selamat datang kembali tuan putri an kami merindukan mu!"kata putri hyun cha embun.


"kita pun begitu!"kata putri nissch hand embun dan juga putri nam lin embun.


"aku pun begi sangat merindukan kalian"kata fannoe sambil memeluk ketiga putri yang mirip sepertu sahabatnya.


"tak terlalu mirip namun hampir semuanya sama!"batin fannoe sambil memeluk ketiga putri di hadapanya.


"selamat datang putri an"kata permaisuri embun.


"terimakasih permaisuri"kata fannie sambil membungkuk.


"sudah lama kami mencarimu putri an! dan sekarang kau telah di temukan dan besok kau akan menikah bukan!"kata permaisuri embun.


"ow iya(berjalan menuju pangeran atraksa hany aany )perkenalkan dia adalah calon suamiku permaisuri embun"kata fannie sambil tersenyum.


"salinglah kalian mencintai dan jaga pernikahan kalian hingga akhir hayat"kata permaisuri embun.


"dan satu lagi permaisuri,izinkan hamaba menikahi putri hyun cha embun "kata fanno yang membuat semua kaget dan bengong.


"baik saya tidak melarang kalian akan menikah besok!"kata permaisuri embut dan anggukan oleh fanno dan putri hyun cha embun.


"kalian istirahatlah"kata permaisuri.


fannie dan pangeran atraksa hany aany menuju kamarnya untuk istirahat sebentar sebab nanti malam dia akan kembali ke kerajaan zenlyu melaksanakan pernikah besok subuh.


"ala kamu bahagia?"tanya pangeran atraksa hany aany kepada fannie


"ya aku sangat bahagia!apalagi besok adalah hari bahagiaku jadi kebahagiaanku bertambah!"jawab fannie sambil menatap pangeran atraksa hany aany.


"apa kamu mencintaiku?"tanya pangeran atraksa hany aany kepada fannie.


"bego banget si lu kalo gw gak cinta sama lu kenapa gw mau nikah sama lu!ya walaupun dulu gw ikhlaf si pura pura benci dan gak cinta sama lu tapi lambat laun rasa itu hilang dan berganti dengan cinta!"batin fannie sambil menatap ke arah pangeran atraksa hany aany


"akan ku coba untuk mencintaimu!"kata fannie sambil tersenyum.


"ku harap kau cepat mencintaiku sebab aku telah mencintaimu meski masih tersisa sedikit hati untuk putri hans andin khan"kata pangeran atraksa hany aany sambil menap ke arah jendela


"ya aku tau! sebab kau di zaman moderen pun seperti itu!"jawab fannie yang membuat pangeran atraksa hany aany bingung.


"apa kamu bisa melihat zaman moderen?seperti apa bentuknya?dan siapa saja yang tinggal di sana?"tanya pangeran atraksa hany aany yang membuat fannie tertawa.


"ya tuhan kenapa dia begitu bodoh bertanya siapa yang tinggal di zaman moderen!dasar oon"batin fannie sambil tertawa


"hahaha pasti adalah dia manusia sama seperti kita namun nama mereka berbeda! nama mereka fannie dan reno!"jawab fannie sambil berhenti dan menatap pangeran atraksa hany aany


"o begitu kah?apakah mereka saling mencintai seperti kita?"tanya pangeran atraksa hany aany kepada fannie


"tidak mereka tidak saling mencintai tapi karena sudah terbiasa maka mereka tertanam rasa cinta seperti yang pangeran bilang tadi!"kata fannie sambil tersenyum


"hmm baik lah!mari kita pulang ke kerajaan bersama pangeran ano"kata pangeran atraksa hany aany


fanni fanno pangeran atraksa hany aany dan juga putri hyun cha embun pergi menuju kerajaan zenlyu untuk menyiapakan diri untuk pernikkahan mereka besuk.


sesampainya di kerajaan zenlyu mereka berpencar dan menuju kamar masing masing untuk beristirahat.


"*terimakasih tuhan kau telah memepertemukanku dengan saudara kembarku betapa bahagianya diriku!mi li abang fanno udah ketemu semoga kalian bahagia ya tunggu kami di syurga nanti!"batin fannie sambil memejamkan matanya untuk tidur.


"tuhan kuasamu sangatlah ajaib terimakasih kau telah mempersatukan hamba dengan saudara kembar hamba!dan hamba berjanji hamba akan menjaganya hingga engkau menjemput diriku!"batin fanno sambil memejamkan mata


next time


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back*

__ADS_1


__ADS_2