CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
68.KERAJAAN ZENLYU


__ADS_3

fannie,fanno dan juga pak hilmy memutuskan untuk berjalan jalan melihat isi kerajaan dan juga alam luar. namun fannie dan fanno masih tidak mengerti bagaimana dan kenapa pak hilmy mengawasi dan mendampingi fannie dan fanno hingga mereka terhenti langkah di ruang makan.


"selamat siang tuan putri an dan pangeran ano"sapa seorang pemuda sambil menundukan kepalanya.


"siang, pak dia siapa?"tanya fannie sambil menatap kearah pak hilmy


"dia pangeran ke-10 tuan putri an dia bernama pangeran bram putra bahtara"kata pak hilmy sambil memperkenalkan pangeran bram.


"kenapa dia menganal saya dan ano?"tanya fannie sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal


"kepo akat si lu dek yang penting kita tau namanya dan siapa dia!"kata fanno sambil menyikut tangan fannie


"emanganya abang gak merasa aneh apa dia kenal kita tapi kita gak kenal! sama ajah kita kaya kambing ompong gak tau apa apa!"kata fannie sambil berbisik


"ya mereka semua mengenal anda tuan putri an itulah keajaiban ilahi!"kata pak hilmy yang membuat fannie semakin bingun dan sedangkan fanno semakin bodo amatan.


"ya saya tau pak tapi kok aneh gitu saya kan gak memperkenalkan diri saya pak!"kata fannie sambil memutar balikan badan supaya menghadap ke arah pak hipmy.


"sebab tuan putri an dan pangeran ano dan pangeran sama persis dengan cucu raja hatara bahtara dan permasuri raharti bahtara"jelas pak hilmy sambil tersenyum.


"widiw keren bang berarti bener apa kata orang kita punya 7 kembaran"kata fannie sambil menggeleng gelengkan kepala.


"norak lu!"kata fanno yang sebenarnya kaget namun dia tak mau terlihat norak


"alah bilang ajah keren! pake malu malu segala!"kata fannie yang menahan tawa.


"selamat siang"saut pemuda pemuda dari arah yang berbeda dan mendatangi meja makan.


"meraka siapa?"tanya fannie dan fanno bersamaan.


"selamat siang tuan putri an dan pangeran ano, perkenalkan saya pangeran sakti pangeran ke 2"kata pangeran sakti dhi bahtara sambil menundukan kepala.


"selamat siang tuan putri an,pangeran ano saya pangeran pertama pangeran jaya pratama bahtara"


"saya pangeran ke 3 pangeran antara bahtara wisnu"


"saya pangeran willy wahyu raharti bahtara pangeran ke 4"


"say pangeran chin dae thyuk bahtara pangeran ke 5"


"hanya 6?bukanya ada 10"kata fannie sambil menatap ke 6 pangeran yang gantengnya luar biasa.


"yang lain sedang bertugas dan berlatih tuan putri an!"kata pangeran bram putra bahtara.


"lalu dimana para putri putri yang lain?"tanya fannie sambil memakan makananya.


"putri putri lain biasanya sedang menenun dan berjalan keperkampungan tuan putri an!"saut pangeran willy wahyu raharti bahtara.


"ow gitu ya!"kata fannie dan mengangguk angguk.

__ADS_1


"ani balik yuk pengap sumpah pake baju kaya ginian!"kata fanno sambil membenarkan bajunya.


"pangeran ano dan tuan putri an memang terlihat sangat mirip!"kata pangeran chin dae thyuk bahtara.


"hehe iya,pak hilmy aku udah makan aku mau lihat lihat yang lain bisa?tapi pak hilmy gak usah ikutin aku aku mau sendir!"kata fannie sambil beranjak dari kursinya


"baik tuan putri an"kata pak hilmy sambil menundukan kepalanya.


setelah mendapatkan persetujuan dari pak hilmy fannie pun berjalan menuju taman kerajaan zenlyu dan bertemu dengan permaisuri raharti bahtara.


"gila sih ini taman kalo di zaman gw paling juga udah banyak sampah di mana mana!"kata fannie sambil memutar mutarkan badannya.


"memang kemari lah putri an"saut permaisuri raharti bahtara dan membuat fannie mencari keberadaannya.


"he iya!"jawab fannie sambil berjalan menuju tempat duduk di samping air mancur.


"putri an dimana pangeran ano?"tanya permaisuri raharti bahtara.


"fanno eh masudnya pangeran ano lagi makan siang tante"kata fannie sambil menatap ke arah bunga yang ada di hadapanya.


"tante?sebutan apa itu?dan siapa dia?"tanya permaisuri raharti bahtara yang membuat fannie kaget dan mengaruk garuk pipinya


"ya tuhan gw lupa gw kan lagi di jaman dimana panggilan tante kagak ada! alamnya boleh bagus tapi otak gw bisa gila lama lama!harus pake sebutan permaisuri lah pangeran lah tuan putri lah dan apalagi tadi saking banyaknya panggilan di zaman ini anak otak gw kerasa pada keliaran terus lilitan kagak bisa normal!"batin fannie sambil menelan ludahnya.


"tante itu artinya istri dari paman nah paman itu di ibaratkan raja jadi tante itu permaisuri"jawab fannie dengan bahasa ngelantur.


"fannie fannie lu bego banget sih mana ada tante itu permaisuri tolol lu sekolah di mana si fannie! tapi gak papa gw kan lagi hidup di zaman yang masih bisa di bilang oon nih jadi gak papalah gw kibulin"jawab fannie sambil menahan tawa.


ribet tau gak kepanjangan mending juga gw langsung panggil moyang!


"jadi permaisuri raharti bahtara tahu siapa saya?"tanya fannie sambil menatap ke arah permaisuri.


"ya saya tahu kamu adalah tuan putri fannie putri wisnu putra dari wisnu bahtara anak dari bahtara dan wina"jawab permaisuri raharti bahtara


"kok permaisuri bisa tahu?bukanya tahun ini sudah lenyap?"tanya fannie kepada permaisuri.


"di zaman moderen memang zaman ini sudah lenyap tapi di zaman ini zaman moderen belum lenyap"jawab permaisuri raharti bahtara.


*t*au ah bodo amat gak penting penting amat kalo tentang itu yang terpenting saat ini adalah gimana dunia tahun 1000 ini bisa bertahan hidup dan kenapa pak hilmy selalu dan berbicara yang 1 detik kemudian terjadi!


"ow jadi di sini ada apa saja permaisuri raharti bahtara?dan perkerjaan rakyat apa saja?"tanya fannie kepada permaisuri raharti bahtara


"kembalilah setelah pernikahan pangeran ano,setelah itu kamj akan mengerti tujuan putri an dan pangeran ano selalu di dampingi oleh pengawal hilmy"kata permaisuri raharti bahtara sambil mengelus pipi fannie.


"maaf permaisuri raharti bahtara saya mengganggu oboralan permaisuri dan juga tuan putri an"kata pelayan pria yang berdiri di samping kursi taman.


"tidak mengapa! ada apa kamu kemari?"tanya permaisuri kepada pelayan.


"maafkan saya permaisuri saya kemari atas perintah pengawal hilmy yang akan membawa tuan putri an dan pangeran ano untuk kembali ke zaman moderen"kata pelayan pria

__ADS_1


"baik pergilah sampaikan kepada pengawal hilmy tuan putri an akan segera ke sana"kata permaisuri sambil menatap ke arah fannie.


"kembali lah putri an dan jagalah pangeran reno dan putri aned dan kau jangan sampai kau termakan oleh berita dan perkataan wanita rakyat maupun putri raja karena pernikahan kau dan pangeran reno akan mengalami pasang dan surut maka aku dan raja hatara bahtara memerintahakan pengawal hilmy untuk menjagamu!pergilah sekarang dan berhati hatilah"kata permaisuri raharti bahtara sambil mencium kening fannie.


"baik permaisuri saya akan mendengarkan dengan baik saya pergi terlebih dahulu selamat siang"kata fannie sambil berlari menuju awal mereka berkunjung.


"bagaimana tuan putri an?apakah anda senang perjalanan hari ini?"tanya pak hilmy dan di anggukan oleh fannie


"baik sekarang tuan putri an dan pangeran ano silahkan pejamkan mata,lalu tarik nafas dan buang nafas secara perlahan sampai saya bilang buka mata"kata pak hilmy yang memberikan aba aba


"sekarang buka mata perlahan lahan."kata pak hilmy.


"loh kok gw ada di kamar sekarang"tanya fannie heran


"sayang kamu udah bangun? kamu kebo banget si di bangunin gak bangun bangun"kata reno sambil memeluk fannie


"emangnya aku tidur dari jama berapa?"tanya fannie sambil menoleh ke arah kepala reno hingga hidung fannie bisa mencium aroma sampoo di rambut reno


"intinya kamu tidur udah 10 jam"kata reno yang membuat fannie kaget


"emang iya?terus aned gimana?kamu udah makan?"tanya fannie khawatir jika reno dan aned belum makan.


"aned udah tidur sayang sekarang ini udah jam 9 malam kamu baru bangun! tapi tadi fanno juga ikut tidur lama banget tapi dia sempet di jemput sama pak hilmy katanya butuh rohnya gitu"kata reno sambil mencium leher fannie.


"emang iya terus?"kata fannie namun reno asik dengan mencium leher fannie hingga berbekas.


"aw sakit kamu ngapain sih! akuu nanya loh mas"kata fannie sambil menepuk kepala reno.


"iys kamu sama fannoe tidur dari siang sampe malem kaya gini!"kata reno dan melanjutkan mencium leher fannie di arah yang berbeda.


"terus pak hilmy gak bilang apa apa?"tanya fannie kepada reno


"hmmm"jawab reno


"terus kamu gak sam....ikhs mas stop deh mending sekarang kamu tidur dan istirahat oky!"kata fannie sambil mebaringkan tubuh reno namun gagal tenaga dan pelukan reno lebih kuat ketimbang tenaga fannie.


"di sini malem di masa lampau siang! berarti kalo di sini siang di sana malam?kok gw jadi bingung gini sih! terus kata moyang gw pernikahan gw dan reno pasang surut dan makanya pak hilmy di suruh buat di samping gw"batin fannie sambil menatap ke arah foto pernikahan dirinya dan reno. sedangkan reno sedang asik dengan menciumi leher fannie.


"aw sakit iksh ini tangan kok geratil sih ikhs mas udah ini udah malem kamu lupa kalo aku siap punya ank 1 tahun lagi"kata fannie dan menyingkirkan tangan reno yang tadi meraba raba kedua gunung kembarnya.


"sekarang mending kita tidur istirahat karena besok adalah hari paling melelahkan!"kata fannie saml mejauhkan dan menghentikan reno yang sedang menciumi lehernya.


"satu kali lagi!"kata reno sambil mendekati leher fannie


"gak! kalo kamu lakuin aku gak akan kasih kamu kesempatan lagi!"kata fannie dan membuat reno kesal dan membantingkan dirinya di kasur dan berbaring sejajsr dengan fannie sambil memeluk hangat tubuh fannie.


disisi lain di kamar fanno dan echa fannoe yang sebenarnya sudah bangun namun dia memilih untuk terlelap dalam mimpi indahnya sebab besok dia akan mengucapkan ijab qobul begitu juga dengan echa yang sudah tertidur sendari tadi. Sedangkan pak hilmy berdiri di balkon dan menikmati indahnya pemandangan di zaman moderen.


next time

__ADS_1


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back


__ADS_2