
ketika fannie melangkah tepat di hadapan wanita tyang memeluk reno tanpa rasa malu dan mengucapkan rasa cintanya kepada reno menjambak rambut fannie hingga fannie merintis kesakitan.
"aww" rintisan sakit yang keluar dari mulut fannie yang membuat orang yang melangkah berhenti dan menatap ke arah fannie.
"sialan lepasin tangan kotor lu dari rambut adik gw!"kata fanno sambil emosi yang membabi babi.
"gak gw gak akan lepasin dia sampai di mau ceraikan reno dan biarkan reno jadi milik gw!"kata perempuan itu sambil cengkraman rambut fannie dengan kuat hingga fannie mengeluarkan airmata.
"lepasin tangan lu dari tangan istri gw! sampai matipun gw gak akan pernah mau cerai dengan istri gw dan menikahi manusia rubah kaya lu!"kata reno sambil menurunkan amed dan melepaskan tangan wanita rubah itu dari rambut fannie
"tau lu manusia rubah kaya lu gak pantes untuk hidup! lu juga tamu gak di undang kenpa lu dateng siapa yang undang kalian hah!"kata lisa sambil memegang aned.
"hahaha bukan urusan lu!"kata perempuan yang menarik narik aned
"lepasin gak lu siapa si dan mau apa lu dateng kesini!"kata echa yang mendorong 3 perempuan yang ingin menangkap aned di bantu oleh lina,lisa,riko dan vano sedangkan pak hilmy,bi imah,dan tiara sudah dulu masuk ke dalam mobil.
"mas lebih baik aw kamu aa selamatin aned dan bawa di ke mobil aa"kata fannie sambil menahan airmata yang keluar.
"gak no lu ajah no biar gw yang urus istri gw!"kata reno dan di anggukan oleh fanno
"lu lepasin tangan lu dari rambut istri gw wanita jalang!"teriak reno sambil memukul tangan wanita itu
"semakin kenceng lu pukul gw sekin kenceng pula gw jambak istri lu!"kata perempuan itu yang menambah menjambak fannie tambah kencang dan membuat reno emosi dan kesal
"*sialan ayo fannie lu mikir gimana cara biar manusia rubah ini lepasin tanganya dan lu bisa bales ini semua"batin fannie sambil memikir
"aa goblok fan kenapa lu gak dari tadi ajah mikirnya!"batin fannie yang menemukan ide*.
"mas aku boleh minta tolonga?"kata fannie sambil menahan sakit reno hanya diam tanpa menjawab sepah kata pun
"tolong bukain haihil aku sekarang!"kata fannie dengan teriak dan reno pun membukakannya
"ow beraninya lu ya nyuruh nyuruh calon suami gw!"kata perempuan itu dan membuat reno emosi.
BRUKKKKKK
satu tendangan yang di berikan oleh fannie di pereut wanita itu dan membuat ketiga teman wanita itu menghentikan perdebatannya dengan lina lisa dan echa
"prakkk itu tamparan karena lu udah mengusik rumah tangga gw!"
"prakkk,itu tamparan karena lu gak punya sopan santun dan etika terhadap seseorang!"
"prakkk,itu tamparan buat lu karena lu udah jambak jambak rambut gw!"
"prakkk itu tamparan buat lu karena lu nyakitin anak gw!" kata fannie dengan emosi dan wanita rubah itu hanya dia dan di bantu bangkit oleh ke tiga sahabatnya.
"elu ya wan...."kata perempuan itu terpotong oleh jenggutan fannie
"lu adalah wanita rubah yang gak punya etika,sopan santun,dan lu berserta temen temen lu itu hanyalah wanita jalang yang kesepian tanpa ada pria yang nemani tapi lu jangan harap bisa dapetin suami gw! karena sampai kapanpun itu gw gak akan pernah menceraikan dan mengizinkan suami gw nikah dengan perempuan receh kaya lu!"kata fannie sambil menjenggut rambut wanita itu dengan kecang dan membuat perempuan itu merintis.
"hmmm sakit iya sakit?ini belum seberapa!"kata fannie sambil melepas jambakannya dengan kasar.
brukkkkk
satu tendangan di perut salah satu temen wanita rubah yang di berikan fannie dan membuat orang orang yang melihatnya bengong dan membeku.
"gw masih kasih hati buat kalian! jangan sampai sampai kesabaran gw habis dan kalian sendiri yang akan lenyap di tangan gw! dan merintis!"kata fannie sambil memegang dagu wanita yang dia tendang barusan.
"gw akan aduin lu dengan orang tua gw kita liat ajah fannie putri wisnu!"kata perempuan rubah itu dan pergi bersama ke 3 temen rubahnya itu.
"sayang maafin mas ya kamu gak papa kan?"tanya reno sambil memeluk fannie dan mengusap usap rambut fannie.
"gak mas aku gak papa"kata fannie sambil membalas pelukan reno
"mama"teriak aned dari arah mobil.
"aned"teriak fannie dan reno bersamaan dan berlari meninggalkan gedung pernikahan.
"sayang,kamu gak papa nak?"tanya fannie sambil berlari memeluk aned.
"aned gak papa mah"kata aned sambil tersenyum
__ADS_1
"sudah mari kita pulang sudah ada yang menunggu!"kata pak hilmy yang membuat semuanya masuk kedalam mobil dan bertanya tanya.
sesampainya di mobil benar apa yang di katakan oleh pak hilmy bahwa rumahnya ada mobil yang terpakir di perkarangan rumahnya.
"an lu ngundang siapa?"tanya lisa kepada fannie
"mana gw tau!"kata fannie sambil turun dari mobil dan masuk kedalam rumah.
"bi mar itu siapa?"tanya fannie sambil bertanya kepada bi marni yang berdiri di depan pintu.
"ini non tadi ada seorang bapak bapak dan ke empat putrinya yang ingin bertemu dengan non"kata bi marni dan membuat fannie mengerutkan keningnya.
"maaf deng...."suara fannie yang terpotong
"itu pah yang udah membuat leran,rani,ayu,putri luka seperti ini"kata wanita rubah yang mengajak ribut di gedung pernikahan.
"an itu bukannya manusia rubah yang tadi ya? cepet amat dia kesininya"kata lisa sambil menatap ke arah ke 4 perempuan itu.
"ow ini yang membuat anak saya terluka seperti ini!"kata bapak tersebut dengan nada yang tinggi.
"hidup bercukupan tapi tidak pernah di ajaran sopan santun kepada orang lain! dimana orang tua kamu yang tidak becus mendidik anak seperti kamu ini"kata bapak tersebut dengan nada tinggi
duarrrr
terasa seperti di sambar petir kata kata bapak tersebut yang membawa bawa ke dua wisnu dan juga ratu dan membuat fannie dan fanno meneteskan airmata.
"jaga ucapan anda!"teriak fannie dan fanno bersamaan
"ee di kejadian kaya gini masih bisa kompak gila si"kata vano sambil menggeleng gelengkan kepala dan mendapatkan tatapan tajam dari sekelilingnya.
"wah wah dengan orang tua saja kalian tidak bisa bersikap sopan santu! apa kalian tahu kalian sedang berurusan dengan siapa!"kata bapak dengan notasi yang sombong.
"saya direktur bukhri dan pemilik dari perusahaan pratium"kata direktur bukhri dengan notasi sombongnya dan membuat fannie tersenyum miring.
"ow ya berarti anda salah berurusan dengan saya!"kata fannie sambil tersenyum miring.
"maksud kamu apa bocah ingusan yang tidak tau di didik oleh orang tua"kata direktur bukhri dengan nada tinggi
brukkkk
"jaga bicara anda wahai direktur bangkrut!"kata reno dengan nada yang tinggi.
"lepaskan saya atau saya tuntut kamu bocah ingusan"kata direktur bukhri.
"saya sudah mencoba menahan emosi saya sejak anak mu si wanita jalang itu dan sekarang dirimu adalah manusia yang tak tau sopan santu yang sebenaranya!"kata reno sambil bangkit.
"lis ajak aned masuk kamar!"kata fannie dan di anggukan oleh lisa.
"baik saya akan laporkan kalian semua ke polisi atas penganiyayaan"kata direktur bukhri.
"ya silahkan saya tunggu sampai polisi kesini dan tunggu juga kejutan yang akan saya berikan!"kata fannie yang membuat semuanya terkejut dan bingung.
direktur bukhri pun menelepon polisi sedangkan sahabat fannie menanyakan apa kejutan yang di berikan oleh pria itu
"an lu mau ngasih apaan?"tanya lina berbisik
"jangan macem macem deh dek gw udah emosi nih!"kata fanno sambil mengepal tangannya.
"gw juga gak goblok kali perusahaan pratium itu kerja sama sama perusahaan papi yang di pegang sama gw dan gw juga udah menanam saham di sana lumayan besar dan bisa di bilang 96% perusahan itu bisa berdiri karena saham yang gw panen di sana jadi gw nyuruh seketaris gw dateng buat menarik semuanya"kata fannie sambil menatap sinis ke arah wanita rubah itu
"pinternya istri renk!"kata reno sambil mencium kening fannie.
"pak silahkan tangkap mereka!"kata direktur bukhri sambil menunjuk ke arah fannie dan sahabatnya
"baik pak saya akan ikut tapi apa bisa menunggu 10 menit pak setelah itu saya akan ikut pak polis"kata fannie sambil tersenyum sinis.
"baik"kata pak polisi
"nona an!"panggil perempuan yang berasal dari luar.
"hah sebentar pak"kata fannie sambil berjalan menuju seketarisnya
__ADS_1
"gimana kamu sudah menarik semuanya?"tanya fannie kepada sekertarisnya dan di anggukan oleh sekertarisnya
"baik terimakasih sekarang kamu ikut saya!"kata fannie dan mengandeng tangan sekertarisnya dan membuat direktur bukhri melongo.
"wahai direktur perusahaan pratium yang terhormat perkenalkan nama saya fannie putri wisnu direktur dan pemilik perusahaan Anpuwis yang menanam saham di perusahaan pratium kurang lebih 96%!"kata fannie sambil tersenyum licik
"jajaddi kamu adalah direkturnya?"tanya direktur bukhri dengan terbata bata.
"ya saya pemiliknya kenapa"kata fannie dengan menyombongkan dirinya.
"maafkan saya maafkan saya,dan maafkan putri saya!"kata direktur bukhri sambil berlutut dan membuat leran bangkit dari duduknya
"papi kenapa papi berlutut di perempuan rendah semperti ini"kata leran sambil menatap tajam ke arah fannie
"jaga omongan anda wanita rubah!"kata echa sambil menatap dengan tajam
"jangan omongan kamu ran karena hidup kita tergantung dengan dia!"kata direktur bukhri yang membuat leran bingung.
"apa maksud papi! aku gak sudi makan uang dari wanita seperti dia!"kata leran sambil menarik direktur bukhri bangun
"tuh ambil dan baca!dan anda silahkan bangun!"kata fannie sambil melempar map di depan leran dan membangunkan direktur bukhri.
"gak! gak mungkin!"kata leran yang terkejut setelah membuka map yang berisi dokumen penarikan saham dengan nominal yang begitu besar.
"maafkan saya maafkan saya"kata direktur bukhri.
"tak usah minta maaf sudah saya maafkan saya tidak keberatan jika anda membela anak anda tapi belalah anak anda jika dia memang tertindas! dan saya juga tidak meminta kembali saham yang telah saya tanamkan di sana tapi saya hanya mengambil ahli perusahaan pratium! dan anda bisa pindah rumah yang telah saya sediakan sebab rumah dan isi isi rumah anda telah menjadikan jaminan bukan oleh pihak bank?"kata fannie sambil tersenyum puas
"pak polisi silahka. bawa mereka dan tolong periksa ke enpat wanita ini sebab saya takut jika mereka kehilangan akal sehatnya sebab mereka berempatlah yang menganiyaya adek dan istri saya!"kata fanno kepada pak polisi
"baik pak!"kata pak polisi sambil membawa kelima tamu gila tersebut
"kita liat tanggal main!"kata leran sambil pergi meninggalkan fannie.
"sebenernya ini ada apa nona?"tanya sekertaris fannie yang bingung
"tidak ada apa apa hanya masalah pribadi ow ya mulai besok angkat salah satu staff keuangan untuk menjadi sekertaris saya"kata fannie sambil tersenyum
"nona pecat saya?salah saya apa nona?kenapa saya di pecat?nona tolong jangan pecat saya"kata sekertaris itu sambil menangis
"sayang kenapa kamu main pecat dia begitu saja!"kata reno sambil merangkul pinggang fannie
"tau ku an masa lu gak berterimakasih si dia udah kesini tepat waktu lu!"kata echa sambil menatap ke arah fannie
"gw rasa dia gak pantes jadi sekertaris gw!"kata fannie yang membuat semua orang bengong.
"maafin saya nona maafin saya! saya mohon janga. pecat saya! saya bersumpah akan berkerja dengan baik lagi!"kata sekertaris sambil menagis
"kata siapa saya memecat kamu saya hanya memindahkan kamu ke perusahaan pratium dan menjadikan kamu direktur utama di sana sebab tugas tugas kamu sangatlah baik bukan!dan jangan lupa kamu bawa 6 staff keuangan,sekertaris untuk pindah ke sana!"kata fannie dan membuat semua orang bernafas lega.
"terimakasih nona terimakasih saya akan berkerja dengan baik"kata sekertaris itu sambil menghapus airmatanya dan senyum yang mengembang.
"baik sekarang kamu bisa pergi ke perusahaan dan carikan sekertaris baru untuk saya dan untuk kamu"kata fannie sambil tersenyum
"baik nona saya permisi"kata sekertaris dan pergi
"gw kira lu mau pecat dia!"kata vano sambil berjalan menuju lift
"gw gak sebodoh lu kali!"kata fannie dengan nada mengejek
"baik sekali istriku ini!"kata reno sambil mencium sekilas bibir fannie
merka pun menuju kamar mereka masing masing dan beristirahat.
"lihatlah raja hatara bahtara betapa mulianya hati keturunan mu yang ini dia benar benar mirip dengan mu!"kata pak hilmy sambil tersenyum
"akan ku bawa esok untuk berjumpa dengan mu!"sambung pak hilmy dan pergi menuju kamarnya
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back
__ADS_1