
...peringatan...
gaesy maaf ya kalo nanti di bab ini kata atau pengambaran pelepasan susuk itu aku gambarkan tidak sesuai kenyataan aku minta maaf soalnya aku gak berani dan gak ngerti tentang begituan jadi aku hanya menggunakan akal dan imajinasi yang udah di bekalkan oleh ibu otak ku ajah jadi aku ?minta maaf sekali lagi kalo penggambaran pelepasan susuk kali ini tidak sesuai dengan kenyataan.
oky nixt story...
jam 16:00 sore fannie dan sahabatnya pun pergi untuk menemani tiara melepaskan susuknya.
"mas aki pergi dulu ya titip aned jangan lupa kasih aned makan,beresin kamar aned juga dan satu lagi jangan lupa mandi in anet jam empat lebih tiga puluh menit dan jangan pakein di baju tidur, dah aku pamit assalamuaikum"kata fannie sambil mencium tangan reno.
"walaikumsalam"kata reno
di ruang tamu.
"sore gaesy lama ya nunggunya maaf ya"kata fannie sambil berjalan menuju para sahabatnya.
"lama banget si lu ngapain ajah coba?"tanya lisa kepada fannie dengan nada yang kesal
"biasa lah penganten muda"kata echa yang membuat semuanya tertawa.
"ya udah yu keburu tutup!"kata tiara dan di anggukan oleh sahabat barunya.
merekapun masuk ke dalam mobil dan menancapkan gas menuju lokasi yang telas tiara berikan.
2 jam mereka sampai di daerah pelosok di mana tiara memasang susuk tersebut.
"tir lu yakin?gw tunggu disini deh gw merasa gak enak nih!"kata lina sambil memeluk fannie dari belakang.
"yakin ya ini rumahnya ya udah ayo kalian mau tunggu di sini apa ikut?"tanya tiara sambil menatap mereka bergantian.
kukurkukur
suara burung hantu
"gw ikut!"kata fannie yang merasa takut namun sikap fannie seolah beranikan diri.
"gw juga deh!"kata lisa sambil melihat sekelilingnya.
"gw juga!"kata echa dan lina bersamaan.
mereka pun berjalan menuju kerumah tua tersebut namun langkah fannie terhenti ketika bahunya terasa ada yang memegangnya.
"ampun ampun sayang gak berniat buruk kok seriusan! pliss saya masih mau hidup saya janji deh gak akan sok sok berani tapi plis jangan bunuh saya!"kata fannie sambil memejamkan matanya karena ketakutan
__ADS_1
"lu kenapa fan?"tanya lisa yang mulai ketakutan dan tak berani membalikan badan begitu juga dengan lina,echa dan tiara.
"bahu gw kaya ada yang megang!"kata fannie dan membuat ke empat sahabanya ketakutan.
"gimana kalo kehitungan ke lima kita muter balikan badan!"kata lisa dan di anggukan oleh para sahabatnya.
"satu"
"dua"
"tiga"
"empat"
"limmma"kata lisa dan mereka pun membalikan badan pernyata tidak ada siapa siapa.
"gal ada siapa siapa fan lu parnoan si!"kata echa sambil memegang dadanya.
"sumpah tapi tadi kaya ada yang megang bahu gw!"kata fannie sambil memegang bahunya.
"udah yu!"kata tiara dan mereka pun membalikan badan
"aaaaaaaaaa"teriak fannie,tiara,echa,lisa,dan lina karena melihat seorang pria yang berjanggut panjang dan memakai baju serba putih membuat mereka ketakutan
"kenapa kalian menjerit seperti itu!"kata si bapak tua itu
"bukan! dan kamu tiara kenapa kamu datang kembali?"tanya si bapak tua itu.
"jadi gini mbah saya hilaf pak saya mau mencopot susuk yang ada di tubuh saya!"kata tiara sambil melihat ke arah bapak tua itu.
"baik mari ikut saya!"kata bapak tua itu sambil menuju ke rumah tua itu.
fannie,lisa,lina,dan echa memilih untuk menunggu di luar
"eh reot eh reot!"latah lina karena kursi yang di dudukinya berbunyi dan mulai rapuh.
"aw sakit aw sakit!"teriakan dari dalem rumah yang membuat fannie merinding ngeri.
"oh tuhan untung kau memberikan aku dengan beribu kemampuan dan kelibahan yang tak di miliki oleh perempuan lain!"kata fannie sambil menutup kupingnya.
1 setengah jam akhirnya tiara keluar dengan wajah yang pucat dan lemas
"tir lu udah selesai?"tanya lisa yang bangkit dari duduknya dan melihat bercak darah di bajunya.
"muka lu pucet banget!"kata echa sambil mempapah tiara.
__ADS_1
"dia tidak apa apa itu hanya efek sementara berikan dia obatnya ini dan salapkan ke semua luka agar cepat mengering!"kata si bapak tua itu sambil memberikan salap ke arah fannie.
"ini berapa kali ya pak di salepin?"kata fannie dengan nada yang ketakutan.
"sehabis mandi dan sebelum tidur!"kata si bapak tua itu sambil memegang bahu fannie
"oh tuhan jauhkan diri hamba dari ilmu ilmu gelapmu ya tuhan lindungi hamba dari semua pelet dan santet ya tuhan hamba belum siap untuk meninggalkan semua ini!"batin fannie sambil menengguk ludahnya sendiri.
"kamu cantik dan suami kamu sangat tampan maka berhati hati lah! saya tidak akan berbuat jahat kepada perempuan yang berhati mulia seperti kamu! kamu adalah wanita yang berhati mutiara jadi kamu pantas untuk di lindungi dan di bahagiakan! jadi berhati hatilah ada perempuan yang ingin merebut suamimu dengan cara yang konyo dan percayalah sepenuhnya dengan suamimu! jika kalian memerukan diriku maka tinggal panggil saja nama ku "subarjo!" insaya allah aku akan datang untuk memberikan mu jalan yang terbaik!"kata bapak tua itu dan berlalu pergi dan membuat semua orang terkejut dan bengong.
"tir sebenarnya itu siapa si tir lu kenal dari siapa?"tanya fannie yang masih bengong melihat pak subarjo pergi
"kagak tau waktu itu gw ketemu dia secara tiba tiba terus gw ceritain dia semuanya tentang gw di bully karena gw burik dan buluk dan dia bilang gw harus tabah pasti ada jalanya tapi waktu itu gw udah gak kuat dan akhirnya gw tanya di mana yang pemasangan susuk eh dia nawarin jasa untuk memasang susuk nah dari situ 180 derajat berubah kehidupan gw! tapi pas 2 hari sebelum gw ketemu sama lu dia dateng ke mimpi gw dan dia bilang suatu saat nanti gw bakal ketemu sama orang yang baik dan bakal bawa gw ke jalan yang baik dan itu adalah lu an!"kata tiara dengan nada yang lemah dan dengan wajah yang pucat.
"udah gak usah di bahas lagi kita kan udah jadi bff iya gak udah yuk cabut takut gw di sini!"kata lisa dan di anggukan oleh semuanya.
mereka pun masuk didalam mobil mereka ketika mereka ingin meninggalkan perkarangan rumah itu mereka lun melihat pak subarjo tengah berdiri di depan mobil fannie dan membuat fannie mengerem mendadak
crikkkk
"astafirullab fan lu kalo mati jangan berjamaah napa gw masih mau hidup!"kata lisa sambil mengelus elus dadanya.
"sorry tapi lu liat di depan!"kata fannie sambil menunjuk pak subarjo di depan mobilnya yang sedang berdiri mematung dan membuat orang yabg berada di dalam mobil ketakutan.
"fan gimana dong ini?kalo dia setan gimana fan aa gw takut aa riko aa fan gw takut!"kata lina yang merengek dan memeluk badan tiara.
fannie pun yang penasaran pun turun dari mobilnya dan menemui pak subarjo.
"fan lu mau kemana?"tanya echa yang tak di gubrus oleh fannie.
fannie pun melangkah berjalan mendekati dimana pak subarjo itu berdiri dan menatap ke arahnya dengan penuh rasa takut fannie pun memberanikan untuk bertanya kepada pak subarjo.
"maaf pak kenapa bapak menghalangi jalan kami ya pak?apa ada barang kami yang tertinggal?"tanya fannie dengan jantung yang berdebar debar.
"kamu dan sahabat sahabatmu akan mengalami kesedihan dan kepediahan di 2 tahun yang akan datang dimana di saat mereka telah menikah dengan lelaki pilihan mereka dan di situ pun mereka akan datang untuk menggoda para suami kalian termaksud kamu nona an. jadi saya harap nona an dan teman teman nona an selalu percaya kepada suami kalian dan jangan pernah termakan oleh hasutan orang lain jika bukan omangan dari suami dan keluarga nona an dan para teman teman nona! dan saya akan datang jika nona dan para sahabat nona merasa pedih dan sedih! dan jika nona dan teman teman nona merasa butuh bantuan panggil saja saya!"kata pak subarjo yang membuat fannie melongo dan menatap kepergian pak subarjo yang pergi kearah semak semak.
"astafirullah alhazim! oh tuhan sadarkan aku dari mimpi ini dan berikan aku satu pertunjuk untuk mengenali siapa sebenarnya pak subarjo dan mengapa dia bisa mengerti kehidupanku di masa depan! oh tuhan kau memang segala galanya dan kuasamu sangat sempurna!"kata fannie sambil berjalan massuk kedalam mobil.
"katanya apa fan?"tanya lisa yang melihat ekspresi fannie yang kebingungan
"katanya kita harus hati hati di 2 tahun kedepan dan kalian juga bakal nikah dengan pilihan kalian masing masing dan kalian juga harus percaya sepenuhnya sama suami kalian termasud gw dan jangan pernah terhasud oleh omongan orang lain yang membuat kita berantem oleh suami kita dan kalian ingat kan pesan papi ke kalian kalo kalian udah nikah jangan sampai ada kata cerai! dan kalo kita butuh bantuan katanya tinggal panggil ajah namanya!"jelas fannie sambil menancapkan gas untuk berjalan pulang
"maafkan saya nona an saya tidak bisa menjelaskan asal usul saya yang sebenarnya tapi saya akan selalu berjanji akan menjada keturunan dari keluaraga HATARA BAHTARA, hingga nona an kembali kepada sang ilahi!"kata pak subarjo yang berdiri di belakang mobil fannie dan melihat mobil fannie pergi.
oky segitu dulu ceritanya kalian kepokan siapa sih pak subarjo dan apa sih hubunganya pak subarjo dan hatara bahtara dan apa hubunganya fanni dan hatara bahtara? simak terus updetanya makanya yuk yang belum tap love favoritnya di tap dulu,dan yang belum like di like dulu bagian mana yang kalian suka,kalo udah like,tap love favorit jangan lupa comenya dong di part yabg kalian suka!dan satu lagi bantu vote iya biar semangat lagi author berkarya dan membuat imajinasi yang lebih baik lagi
__ADS_1
^-^