
2 jam kemudian fannie dan reno menemukan kebenaran tentang bintang.
bintang di lahirkan dari keluarga yang kurang mampu. nama ibu bintang yang kandung adalah amalia dan ayahnya bernama piter. amalia dan piter menikah dengan cara diam diam karena tidak di restui oleh keduan orang tuanya. hingga amalian dan piter memutuskan untuk pergi dari rumah. singkat waktu amalia telah mengandung buah hati mereka dan di saat amalia telah hamil tua piter di bunuh oleh selingkuhannya tanpa di ketauhi oleh amalia jika piter selama ini menyelingkuhinya.
di saat itu amalia sangatlah frustasi karena telah memilih hidup dengan lelaki bejad itu. di malam harinya perut amalia merasa sakit menandakan ingin lahiran. namun tiada orang di di sekitarnya hingga amalia memutuskan untuk melahirkan di rumah sendiri tanpa bantuan siapa pun. beberapa menit kemudia amalia berhasil menyelamatkan anaknya namun sayang nyawa dia hilang.
paginya ada salah satu pemilik panti asuhan yang melewati rumah milik amalia dan mendengar suara tangisan bayi yang sangat kencang.
"suara bayi?"kata orang tersebut dan berlari masuk ke dalam rumah amalia
"astafirullah"ucap orang tersebut dan menggendong bayi tersebut dan memeriksa keadaan amalia yang sudah tak bernyawa.
"inalilahi"ucap orang tersebut dengan ekspresi terkejut dan memanggilkan warga lain untuk mengurus jenazah amalia dan sedangkan anaknya di bawa olehnya dan di asuh.
10 tahun sudah berlalu kini anak itu telah dewasa dia bernama bintang. namun bintang selalu di perilakukan tidak baik oleh teman temannya,selalu di hina dan di kucilkan.
"hiks hiks hiks"tangis bintang di depan pintu panti
"loh bintang kamu kenapa menangis?"tanya ibu panti
"bu mama dan papa aku masih ada kan! dia lagi kerjakan?"tanya bintang kepada ibu panti.
"iya bintang mama dan papa kamu lagi kerja dan adik kamu juga lagi bermain di tempat yang sama kaya bintang tapi tempatnya berbeda"kata ibu panti berbohong namun di anggukan oleh bintang.
di usia bintang yang ke 11 tahun bintang mendapati olekan dan bully dengan teman temanya hingga mereka mengelabui bintang dan memukuli bintang di pinggir jalan hingga bintang merasa takut dan bertemu dengan fannie.
"mas kasihan ya bintang"kata fannie sambil meletakan kepalanya di atas bahu reno.
"mas juga begitu"jawab reno sambil memeluk fannie.
"mas izinin kan kalo aku adopsi bintang seperti kita mengandopsi aned tapi aku mohon apus semua berita tentang bintang dan aned karena aku gak mau mereka mengerti masa lalunya yang kelam nanti mas"kata fannie sambil meneteskan airmatanya.
"kamu tenang ajah mas sudah hapus semua tentang aned dan bintang dan mengubah berita kalo aned dan bintang adalah anak darah daging kita sendiri"kata reno sambil mencium rambut fannie
"data data bintang sudah kamu urus mas?"tanya fannie sambil mendangakan kepalanya.
"sudah tadi aku sudah menyuruh yossi untuk membuat akte baru untuk bintang dan memasukan namanya dia di kk kita"jawab reno dan di anggukan oleh fannie
"apa nama bintang akan di tambah mas?"tanya fannie kepada reno
"sudah mas tambah menjadi bintang putra fareno"kata reno sambil mengacak acak rambut fannie.
"kenapa namanya sama seperti aned mas?"tanya fannie dengan kerutan di dahinya.
"karena mereka berdua adalah putra dan putri dari fannie dan juga reno"jelas reno kepada fannie yang membuat fannie menerbitkan bulan sabit di bibirnya
"mama papa"teriak bintang dari kamarnya yang membuat fannie dan reno bangkit dan berlari menuju kamar di dalam ruang kerja fannie
"sayang kamu kenapa nak?ini mama nak di sini mama"kata fannie sambil mengusap kepala bintang dengan lembut
"mamah papa aned"teriak bintang dan membuka kedua matanya dengan nafas yang ngos ngosan.
"sayang kamu kenapa nak?"tanya reno sambil duduk di samping fannie.
__ADS_1
"papa mama"panggil bintang bangkit dan memeluk fannie dan reno
"hiks hiks hiks jangan tinggalin aku! jangan pisahain aku sama aned mah pah aku sayang sama kalian! aku gak mau di titipkan di sana mereka jahat hiks hiks hiks ampun mah pah bintang minta maaf kalo bintang nakal hiks hiks"kata bintang sambil menangis di pelukan reno dan membuat reno dan fannie terkejut dan menitiskan airmata.
"maafin papa dan mamah ya waktu itu udah menitipkan kamu di sana! sekarang kamu jangan takut lagi karena papah dan mamah gak akan ninggalin kamu dan jauhin kamu sama adik kamu"kata reno sambil mencium rambut bintang.
"maafin mami juga ya sayang kamu gara gara mama kamu jadi takut seperti ini! tapi kamu gak perlu takut lagi karena sekarang kamu sudah ada mama dan papa yang jagain kamu! jadi sekarang kamu harus jadi jagoan yang kuat dan pemberani ya"kata fannie sambil mengusap punggung bintang.
"bintang sayang mama papa"kata bintang sambil memeluk reno dan fannie bergantian.
"mamah dan papa juga sayang sama bintang"jawab fannie sambil mengusap rambut bintang.
tok tok tok
"mas aku keluar sebentar ya!"kata fannie sambil menatap ke arah reno dan di anggukan oleh reno
"sayang mama pergi sebentar ya"kata fannie sambil mencium kening bintang dan berjalan pergi menuju kursi kerjanya
"masuk"kata fannie sambil melihat siapa yang datang.
"permisih bu sekarang ibu sudah di tunggu oleh para perwakilan staf bu di ruang meeting"kata sari dan di anggukan oleh fannie.
"baik ayo kita kesana!"kata fannie dan berjalan menuju ke arah ruang meeting.
sesampainya di ruang meeting fannie langsung duduk di kursinya dan melihat semua perwakilan staf di kantornya.
"selamat siang semuanya"sapa fannie kepada pegawainya
"siang"serempak
"baik bu"serempak.
"mari kita lanjutk----"kata fannie yang terpotong oleh teriakan bintang yang memanggilnya
"mama!"teriak bintang dan membuat fannie serta pegawainya kaget.
"sayang kok kaamu disini papa mana?"tanya fannie berbisik kepada bintang.
"ternyata bu fannie sudah menikah tapi mengapa aku baru mengetahuinya dan di sosmed pun tidak ada berita jika bu fannie telah menikah dan memiliki anak!tapi gak penting lah itu buat kau lagi pula itu urusan pribadi bu fannie toh mungkin waktu itu bu fannie menikah di waktu tang sangat muda!tapi siapa suami bu fannie aku jadi penasaran"batin sari
"ternyata bu bos udah punya anak ganteng juga ya anaknya"bisik salah satu pegawai
"iya denger denger anaknya udah dua"balas pegawai lainya.
"gila sih mereka nikah umur berapa ya?sekarang ajah mereka masih usia 20 tahunan dan anak anaknya udah segede gitu"saut pegawai lainya dengan berbisik.
"papa tidur mah aku bangunin papa gak bangun bangun ya suah aku cari mamah eh ketemu deh aku boleh ya mah di sini sama mamah plisss"kata bintang dengan mata yang berbinar.
"ya sudah boleh tapi kamu gak boleh menganggu ya!"kata fannie dan di anggukan oleh bintang.
"baik kita lanjutkan meeting kita dan tidak perlu membahas tentang anak saya!kita kembali ke toik utama!"kata fannie dan di anggukan oleh semua pegawainya
2 jam mereka selesai meeting dan fannie mengajak bintang untuk keruang kerjanya.
__ADS_1
"sayang ayo kita keruang kerja mama lagi kita bangunin papa kamu!"kata fannie dan di anggukan oleh bintang.
sesampainya di ruang kerja fannie fannie pun langsung menuju ke arah ruang istirahatnya dan benar saja reno sedang tertidur pulas di di sana.
"sayang gimana ceritanya papa bisa tidur ?"pertanyaan konyol yang di buat oleh fannie.
"jadi pas mama pergi papa menguap dari tadi terus tiduran di samping bintang nah pas bintang ajak papa cerita papa malah tidur ya udah bintang tinggal buat cari mama"jelas bintang dan di anggukan oleh fannie
"ya udah kita bangunin papa yuk setelah itu kita pulang biar papa dan bintang bisa istirahat"kata fannie dan di anggukan oleh bintang
"mas bangun! ayo kita pulang mas"suara lembut fannie dan menepuk pipi reno dengan lembut.
"houmm bentar lagi ya sayang"kata reno sambil menutupi mukanya dengan bantal.
"sayang ayo kita pulang kamu gak kasihan liat bintang?dia ngantuk loh mas ayo pulang"kata fannie dan membuat reno mengucak ucak mata dan bangun.
"houm,much"ciuman yang di berikan reno di pipi fannie dan bintang.
"ayo pah kita pulang biar papa bisa tidur di rumah!"mata bintang sambil menarik tangan reno.
"iya ayo"kata reno sambil menggendong bintang.
"nak kamu enteng sekali"kata reno sambil tersenyum
"sok kuat!"saut fannie sambil berjalan di samping reno dan membuat semua pegawainya bengong dan membuka mulutnya besar besar.
"jadi itu suaminya bu bos! ganteng juga ya"kata pegawai
"iya ganteng dia bukanya rey arga wijaya bukan sih? yang ceo dingin itu?kok bisa ya bu bos nikah sama manusia dingin kaya gitu?"tanya pegawa lainya
"mana ku tahu"
"mbak sari!"panggil fannie yang melihat sari berjalan menuju fotocopy dan membuat sari menengok
"ow jadi pak reno suami dari bu fannie tapi kok bisa ya bu fannie mau sama orang yang dingin kaya pak reno!bagaimana nasib anak anaknya"batin sari dan berjalan menuju fannie
"iya bu ada yang bisa saya bantu?"tanya sari sambil menatap ke arah fannie
"hari ini kamu bisa kan handel semuanya?"tanya fannie kepada sari
"bisa bu dan lagi pula untuk hari ini semuanya perkerjaan saya dan tidak ada rapat dengan kelayen lagi bu"kata sari sambil melihat ke arah bintang dan reno.
"baik lah kalo begitu saya akan pulang jika ada apa apa kamu bisa menghubungi saya! dan jangan lupa besok pagi kita akan pergi ke butik dress untuk melihat keadaanya dan mbak sari jangan lupa makan siang jaga kesehatan!"kata fannie sambil mengelus bahu sari
"baik bu termakasih kalo begitu saya permisih"kata sari dan di anggukan oleh fanni.
fannie dan reno pun pergi pulang dengan menggunakan motor fannie dan membuat kau hawa merasa iri dengan fannie.
BINTANG PUTRA FARENO
next time
__ADS_1
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back