
pukul 10:00 malam
"houhh,ma aned ngantu."kata aned yang membuat fannie menatap kearah aned.
"ya sudah ayo kita ke kamar sayang! lin lis cha ko van bang gw izin keatas dulu te nanti gw turun lagi!"kata fannie dan di anggukan oleh sahabat sahabatnya.
fannie dan aned pun berjalan bergandengan memasuki lift dan menuju lantai atas
"kita sampai sayang kamu lelah sekali sayang sini biar mama gendong!"kata fannie sambil mengendong aned dan memedang punggungnya dan aned merintis kesakitan
"aw sakit ma"kata aned sambil menangis.
"sakit kenapa sayang?"kata fannie yang takut dan memberhentikan langkah kakinya
"ini aned sakit ma"kata aned sambil menunjuk punggungnya
"ya sudah kita masuk kekamar kamu dulu setelah itu mama obati!"kata fannie sambil mengandeng kembali putrinya
sesampainya di kamar aned meminta telapak tangan aned.
"sayang nanti kalo kamu mau buka atau tutup pintunya kamu taru telapak tangan kamu di sini ya!"kata fannie sambil menaruhkan tangan aned ke bagian pemeriksaan sidik tangan untuk membuka pintu kamarnya
"iya mamah!"jawab aned dengan senyuman.
fannie pun masuk kedalam kamar aned di sana sudah ada tas aned yang tadi di bawakan bi mirna.
"sayang sekarang kita bersih bersih badan kamu dulu ya nak biar tidurnya nyinyak!"kata fannie sambil membuka baju aned dan di anggukan oleh aned.
"astafirullah sayang ini punggung kamu kenapa memar memar seperti ini sayang?"tanya fannie yang setelah melihat banyak memar di punggung aned
"waktu itu aned memecahkan bedah punya kak tiara mamah terus kak tiara marah dan memukul aned!"kata aned dengan suara imutnya
"apa kamu sering seperti ini sayang?"tanya fannie sambil memutarkan badan aned dan menatap wajahnya.
"iya ma kalo kak tiara sedang marah atau aku membuat kesalahan pasti kak tiara akan memukul aned dan membuat aned takut hiks hiks hiks!"kata aned sambil menangis dan memeluk fannie.
__ADS_1
"sudah jangan menangis lagi sekarang aned adalah anak mama dan anak papa reno jadi gak ada yang berani mukulin aned dan memarahin aned. jadi aned gak boleh sedih lagi ya sayang!"kata fannie sambil memeluk aned dengan mata yang berkaca kaca
"sekarang kita bersihin dulu badan aned setelah itu mama obatin luka kamunya nak!"sambung fannie dan mengajak aned ke kamar mandi.
setelah selesai mandi dan mengeringkan badan fannie menuju ke koper aned untuk mengambil pakaian aned tapi yang di lihat fannie bukan baju anak di usianya melainkan baju untuk usia fannie.
"*apa semenderita ini kamu ned saat kamu tinggal bersama tiara dan kedua orang tuamu. setiap dekit kamu melakukan hal yang aneh semakin kuat rasa curiga ku ned!"batin fannie dan menutup kembali koper aned dan mengambil baju dari lemari anaknya.
"untung saja mami tidak membuang beberapa bajuku di saat aku usia 8 tahun!"batin fannie sambil mengambil baju tidur*.
"sayang kamu pake baju ini ya sayang sebelum itu mari punggung kamu mama obati dulu!"kata fannie sambil mengambil salap dari kotak p3knya dan memberikanya kepada aned.
"dah selesai sekarang aned tidur sudah malam"kata fannie sambil menutup baju aned dan mengendongnya ke tempat tidur.
"selamat malam sayang,much"kata fannie sambil berbaring di samping aned hingga aned tertidur lelap.
"jika kamu memang benar adik tiri dari tiara apa dia kehilangan akal hingga melukai diri kamu ned?rasa curiga ku semakin kuat terhadap siapa kamu sebenernya!"batin fannie sambil mencium kening aned dan turun ke bawah.
DI RUANG TV
"tadi gw ngeliat luka memar di punggung aned!"kata fannie sambip duduk di samping lisa
"kok bisa? di bawa kedokter apa panggip dokter wil ajah bisa bisa leokimia itu!"saut lina yang membuat sahabatnya menatap tajam ke arahnya.
"ye di bilangin ngeyel!"sambung lina dengan membuang muka ke arah tv.
"itu bukan leukimia lin tapi itu memar bekas pukulan dari tiara!"jawab fannie dengan nada yang pelan.
"hah kok bisa?sialan emang gak berperikemanusiaan!"kata echa sambil mengepalkan tangannya.
"dan bukan itu ajah baju yang di dalem koper itu baju buat usia se gede kita bukan untuk usia 8 tahun!"sambung fannie dengan penuh airmata.
"kok tega si! gw rasa aned bukan anak dari pak andri dan bu yasmin deh soalnya bentuk mukanya beda banget sama tiara!"sambung lina yang membuat semua tertawa.
__ADS_1
"lin lin lu oon jangan di tambah tambah ya tiara sama aned itu cuman 1 bapak beda ibu oon jadi kemungkinan aned mirip sama ibunya!"jawab echa sambil menahan tawa.
"bukan"saut reno yang keluar dari ruang kerjanya dan berjalan menuju ke arah para sahabatnya.
"ini lagi si bapak muda!nyaut ajah!"kata vano sambil menatap reno.
"maksudnya bukan gimana ren?"tanya echa yang penasaran.
"ya buka!"jawab reno yang membuat semuanya geram.
"ya maksud gw bukan karena apa! apa bukan anaknya?apa bukan mirip maknya bapaknya!"saut echa dengan kesal.
"bukan anak dari yasmin dan andri!"saut reno sambil menonton televisi.
"kok kamu tau mas?"tanya fannie dan pindah di hadapan reno.
"ya tau lah siapa dulu gitu loh!"kata reno sambil tersenyun dan mencubit pipi fannie.
"mas aku serius! soalnya tadi itu bener bener aneh!"kata fannie sambil menatap reno
"aneh gimana?"tanya reno sambil mengerutkan keningnya
"iya aneh yang pertama pas aned nangis tiara gak memeluk aned,yang kedua pas aku mau membersihkan badan aned aku ngeliat memar di punggungnya dan yang terakhir pas aku mau ngambil baju di koper aned itu isinya baju di usia 15'16 tahun mas!"jelas fannie sambil berkaca kaca.
"mas sudah duga!"kata reno yang membuat semua yang ada di ruangan tv menatap ke arah reno.
"duga apaan si no lu kagak jelas tau gak!"kata bagas yang mulai geram.
"jadi gini ceritanya......
(gimana ya ceritanya?? dan siapa aned sebenarnya? tunggu di bab selanjutnya, jangan lupa like,comen,tap love favoritnya)
mampir juga yuk ke novel terbaru aku
KISAH CINTA BEDA AGAMA:)
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back