
setelah acara makan malam selesai semuanya kembali kekamarnya masing masing dan mengistirahatkan badanya begitu pula dengan fannie dan reno.
"ay aku mau tanya sama kamu jawab jujur"kata reno sambil merampas handpone fannie dan membuat fannie kaget
"mas kamu apa apaan si! kamu kalo mau nanya nanya ajah gak usah main nyerebot hp orang kaya gitu"kata fannie sambil memutarkan bola matanya.
"kenapa kamu kasih fasilitas buat leran tanpa izin sama aku!"kata reno sambil menatap tajam ke arah fannie
"iya emang kenapa?lagi pula leran sekarang pegawai aku! jadi seterah aku dong lagian kamu kenapa sih dari selesai makan kayaknya hawanya kesel ajah!"kata fannie sambil menatap ke arah reno
"ya aku kesel karena kamu gak nganggep aku sebagai suami kamu! kamu main ngambil keputusan gitu ajah dalam sepihak tampa tanya dan ngomong sama aku. coba kalo aku gak nanya dan gak ada yang ngasih tau aku mungkin sampe detik ini aku gak tau!"kata reno dengan nada tinggi
"kamu bisa gak sih ngomong pelan ajah aku juga masih denger kali! lagi pula kamu udah tau ini jadi kenapa harus ribut kaya gini sih"kata fannie sambil menatap ke arah reno dengan tatapan tajam
"kamu emang egois an selalu egois selalu gegabah selalu emosional! sekalinya marah semua kena sekali gegabah semuanya kena! kamu gak pernah kan ngerti ini perasaan aku sedikit ajah, kamu emosi kamu ngambek gak jelas yang aku lakuin selalu manis kan buat kamu tapi apa balesan kamu sama aku! kamu cuman bales aku dengan air tuba!"kata reno dengan mada tinggi dan membuat aurel mengerutkan dahi
"kirain aku marah,emosi,ngambek kamu malah ikut ikutan ngambek malah nyalah nyalahin aku jelas jelas kamu yang salah! Kalo kamu emang gak sayang sama aku ngomong an kalo kamu gak nganggep aku sebagai suami kamu ngomong jangan malah ngambil keputusan sepihat ajah"sambung reno sambil melempar handpone fannie ke kasur.
"loh kok aku si yang di omel omelin gak jelas gini! justru aku yang nanya sama kamu kalo kamu emang udah bosen sama aku bilang gak usah pura pura bego gini!! yang dari dulu gak nganggep itu siapa hah! yang dari dulu gak sabar siapa? jangan membalikan fakta deh!"kata fannie sambil menatap reno yang sedang berdiri di samping jendela kamar.
"oky dulu emang aku gak nganggep kamu sebagai istri aku oky itu salah aku oky yang gak sabar itu aku oky aku akuin kamu emang segala galanya paling bener paling paling bener"kata reno sambil bertepuk tangan dan membuat fannie meneteskan airmata.
"nangis! baru begitu nangis coba kamu jadi aku sebentar ajah kuat gak tahan gak"sambung reno
"sebenernya mau kamu apa sih!"kata fannie sambil menghapus airmatanya
"pikir sendiri"kata reno sambil jalan keluar kamar dan pergi dan membuat fannie menangis
"aneh banget sih tiba tiba marah enggak jelas"kata aurel sambil membaringkan tubuh dan menarik selimutnya dan tidur.
pukul 06 pagi fannie bangun tanpa reno di sampingnya
"tadi malem bukan mimpi"kata fannie sambil meneteskan airmatanya mengingat kejadian semalam dan berjalan menuju kamar mandi. setelah dari kamar mandi fannie menuju kamar anak anaknya dan membangunkannya setelah itu fannie menyiapkan sarapan.
krekkkk
suara pintu kamar terbuka reno masuk tanpa memandang fannie sama sekalipun dan tanpa mengucapkan selamat pagi untuknya.
"sebenernya reno kenapa sih?dan kenapa meluap emosinya sama gw emang gw salah di mana coba cuman gara gara gak ngomong tentang leran ajah sampe kaya gitu"batin fannie sambil berjalan menuju meja makan dan meletakan sarapan.
"sini biar aku bantu"kata fannie sambil berjalan menuju reno dan mencoba membantu memakaikan dasi namun di tolak oleh reno
"gak gw bisa sendiri!"kata reno sambil bangkit dan keluar dari kamar.
nyesss.
hati fannie terasa di guyur air dingin mendengar kata kata fannie yang berbicara gw kepadanya.
"kamu tuh kenapa sih ren"batin fannie sambil melangkah keluar kamar.
"aned,bintang kalian sarapan dulu mamah mau panggil bi imah buat jagain kembar dan kalian nanti berangkat sama supir mamah mau ke cafe ada perkerjaan mendadak! sarapan yang banyak"kata fannie sambil berjalan pergi.
di lantai bawah fannie melihat reno dan fanno di ruang tamu dengan rasa yang kesal dan benci fannie berjalan menuju ke kamar bi imah dan meminta bi imah menjaga kembar lalu setelah itu fannie pergi tanpa pamitan kepada reno dan berbicara apapun dengan reno.
"kenapa lu tumben kagak bucin?"tanya fanno sambil menutup laptopnya
"kagak penting, yang penting sekarang kita ke cafe lats ada mitting penting"kata reno dan di anggukan oleh fanno.
****
fannie sampai di cafenya dengan menggunakan motor dan langsung masuk ke dalam ruang kerjanya dan mencoba menenangkan hatinya
"kenapa si sebenernya sama reno! masa iya sih cuman gara gara gw gak minta izin sama dia dia sampe kaya gitu!"kata fannie sambil mengacak acak rambutnya.
"aaaa ribet"kata fannie sambil berjalan menuju panggung dan menyapa beberapa pengunjung cafe.
"selamat pagi semuanya,selamat sarapan sambil kalian sarapan saya akan menyanyikan beberapa lagu"kata fannie sambil tersenyum.
Mimpi- Isyanas sarasvati
Ku telah kehilangan
Jejak kakimu
Entah ke manakah
Diriku yang dulu selalu mencintai
Melekatnya hati di antara kita berdua
Cakap canda tawa tangis kita
Tak akan pernah hilang janji-janji kita
Tiada kata akhir untuk pintu harapan ini
Tak kulepas semua mimpi indah kita
Walau itu semua pudar
Seperti ini hanyalah mimpi
Dalam mimpi
Dalam mimpi
'Ku tak tahu apa yang terjadi
Seperti mimpi yang tak pernah kuharap
Kini berakhir tak seperti yang kumau
Memulai bersama (bersama)
Hingga maut memisahkan kita
Tak akan pernah hilang janji-janji kita
Tiada kata akhir untuk pintu harapan ini
Tak kulepas semua mimpi indah kita
Walau itu semua pudar
Bagai debu yang tersebar
Hanya diam meratapi
Mimpi
Dalam mimpi
U-u-u-u-u-uh ...
U-u-u-u-u-uh ...
Jaz- Katakan
Masihkah kau ragu
'Tuk ungkapkan semua isi hati?
Tidakkah kau lihat
Betapa tersirat cinta ini?
Coba dengarkan isi hatimu
Bila kau cinta
Katakan, katakan
Katakanlah
Bila kau rindu
Kau rindu, kau rindu
Tunjukkanlah
Jangan kau ragu
Jangan kau tahan
Katakan saja
Mulai kali ini
Saatnya kau jujur kepadaku
Tak ingin kularut
Di sepanjang penantian ini
Coba tunjukkan isi hatimu
Bila kau cinta
Katakan, katakan
Katakanlah
Bila kau rindu
Kau rindu, kau rindu
Tunjukkanlah
Jangan kau ragu
Jangan kau tahan
Katakan saja
Bila kau cinta
Katakan, katakan
__ADS_1
Katakanlah
Bila kau rindu
Kau rindu, kau rindu
Tunjukkanlah
Jangan kau ragu
Jangan kau tahan
Katakan saja
Ho-o-o-oh ...
Bila kau cinta
Katakan, katakan
Katakanlah
Bila kau rindu
Kau rindu, kau rindu
Tunjukkanlah
Jangan kau ragu
Jangan kau tahan
Katakan saja
Bila kau cinta
Katakan, katakan
Katakanlah
Bila kau rindu
Kau rindu, kau rindu
Tunjukkanlah
Jangan kau ragu
Jangan kau tahan
Katakan saja
Katakan saja
Jaz-Luluh
Saat kecewa melandamu
Kuingin hilang sebentar saja
Tapi ku tak bisa lakukan itu
Aku tertahan rasa sayang
Maafkanlah kulupa diri
Hanya kamu yang buat aku luluh
Selamanya begitu
Takkan pernah ada jenuh karena hatimu
Milikku
Aku tertahan rasa sayang
Maafkanlah kulupa diri
Hanya kamu yang buat aku luluh
Selamanya begitu
Takkan pernah ada jenuh karena hatimu
Milikku
Hanya kamu yang buat aku luluh
Selamanya begitu
Takkan pernah ada jenuh karena hatimu
Milikku
Milikku
"ren bini lu ngapa nyanyi melow melow amat"kata fanno sambil menatap ke arah fannie
"cih! awas aye lu ya buat adek gw nangis gw penggal kepala lu gw ganti ama kepala jago"kata fanno sambil menatao tajam ke arah reno
Jaz-Teman bahagia
Takkan pernah terlintas
Tuk tinggalkan kamu
Jauh dariku, kasihku
Karena aku milikmu
Kamu milikku
Separuh nyawaku
Hidup bersamamu
Berdua kita lewati
Meski hujan badai takkan berhenti (takkan berhenti)
Sehidup semati
Mentari pun tahu
Kucinta padamu
Percaya
Aku takkan ke mana-mana
Aku kan selalu ada
Temani hingga hari tua
Percaya
Aku takkan ke mana-mana
Setia akan kujaga
Kita teman bahagia
Takkan pernah kulupa
Kamu yang kucinta
Dari ujung kaki
Hingga ujung kepala
Aku ingin kamu
Kamu yang kumau
Belahan jiwaku
Kamu masa depanku
Berdua kita lewati
Meski hujan badai takkan berhenti
(Takkan berhenti)
Sehidup semati
Mentari pun tahu
Kucinta padamu
Percaya
Aku takkan ke mana-mana
Aku kan selalu ada
Temani hingga hari tua
Percaya
Aku takkan ke mana-mana
Setia akan kujaga
Kita teman bahagia
(Teman bahagia)
__ADS_1
Ho-oo-oo
(Setia kan kujaga kita teman bahagia)
Ho-oo
(Percaya)
(Aku takkan ke mana-mana)
Percaya (aku kan selalu ada)
Temani hingga hari tua
Percaya
(Aku takkan ke mana-mana) setia akan kujaga
(Setia akan kujaga)
(Kita teman bahagia)
Aku milikmu
Kamu milikku
Aku kan selalu ada
Hingga di hari tua
(Percaya) percaya
(Aku takkan ke mana-mana)
Setia akan selalu kujaga
Kita teman bahagia
Mahen- Luka yang kurindukan
Lebih baik diam
Dan menghapus dendam
Tak lagi bicara
Agar tak makin terluka
Cinta punya batas
Tak harus saling keras
Tak bisa dipaksa
S'gala yang kau ucap bohong
Kau lakukan omong kosong
Tak perlu lagi percaya
Kau hanya pura-pura
Kita di ujung perpisahan
Namun selalu kurindukan
Kau luka yang kurindu
Hoo, hoo
Cinta punya batas
Tak harus saling keras
Tak bisa dipaksa
S'gala yang kau ucap bohong
Kau lakukan omong kosong
Tak perlu lagi percaya
Kau hanya pura-pura
Kita di ujung perpisahan
Namun selalu kurindukan
Kau luka yang kurindu
Lelah ku menangis (ooh)
Terluka karnamu
Ini kekalahanku
Wo-uwo-wo, ooh
Pergi lupakanlah aku
Biar aku yang bertahan
Segala yang kau ucap bohong
Kau lakukan omong kosong
Tak perlu lagi percaya
Kau hanya pura-pura
Kita di ujung perpisahan (perpisahan)
Namun selalu kurindukan
Kau luka yang kurindu
"dan yang terakhir adalah lagu Rey Aditya Mbayang Untuk Apa"
Harusnya 'kusadar semua sedari awal
Cintamu 'tak pernah ada untuk diriku
'Ku kira waktu perlahan buka hatimu
Menerima tapi 'tak mencintai
Berbagai cara 'tuk membuatmu bahagia
Hingga 'ku lupa perasaanku sendiri
Mencoba bertahan tapi 'tak mampu lagi
Sakitnya cinta tanpa dicintai
Ternyata cuma diriku yang mencintai dirimu
Untuk apa
Untuk apa 'ku selalu menunggumu?
Dan hanya diriku saja yang selalu merindukanmu
Untuk apa
Untuk apa 'ku memendam rasa selama ini?
Berbagai cara 'tuk membuatmu bahagia
Hingga 'ku lupa perasaanku sendiri
Mencoba bertahan tapi 'tak mampu lagi
Sakitnya cinta tanpa dicintai
Ternyata cuma diriku yang mencintai dirimu
Untuk apa
Untuk apa 'ku selalu menunggumu?
Dan hanya diriku saja yang selalu merindukanmu
Untuk apa
Untuk apa 'ku memendam rasa selama ini?
Sesungguhnya kau tahu
Aku benar-benar inginkan kamu menjadi milikku
Ternyata cuma diriku yang mencintai dirimu
Untuk apa
Untuk apa 'ku selalu menunggumu?
Oh
Untuk apa, untuk apa? ho-oo
Untuk apa, untuk apa 'ku memendam rasa selama ini?
Selama ini
"terimakasih selamata menikmati sarapan kalian"kata fannie sambil berjalan turun panggung langkahnya terhenti ketika suara pria yang memanggilnya
"tunggu nona fan apa bisa anda menemani saya bernyanyi"kata pria tersebut dan membuat fannie membalikan badan
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back