CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
114.RENO MARAH


__ADS_3

setelah acara makan malam selesai semuanya kembali kekamarnya masing masing dan mengistirahatkan badanya begitu pula dengan fannie dan reno.


"ay aku mau tanya sama kamu jawab jujur"kata reno sambil merampas handpone fannie dan membuat fannie kaget


"mas kamu apa apaan si! kamu kalo mau nanya nanya ajah gak usah main nyerebot hp orang kaya gitu"kata fannie sambil memutarkan bola matanya.


"kenapa kamu kasih fasilitas buat leran tanpa izin sama aku!"kata reno sambil menatap tajam ke arah fannie


"iya emang kenapa?lagi pula leran sekarang pegawai aku! jadi seterah aku dong lagian kamu kenapa sih dari selesai makan kayaknya hawanya kesel ajah!"kata fannie sambil menatap ke arah reno


"ya aku kesel karena kamu gak nganggep aku sebagai suami kamu! kamu main ngambil keputusan gitu ajah dalam sepihak tampa tanya dan ngomong sama aku. coba kalo aku gak nanya dan gak ada yang ngasih tau aku mungkin sampe detik ini aku gak tau!"kata reno dengan nada tinggi


"kamu bisa gak sih ngomong pelan ajah aku juga masih denger kali! lagi pula kamu udah tau ini jadi kenapa harus ribut kaya gini sih"kata fannie sambil menatap ke arah reno dengan tatapan tajam


"kamu emang egois an selalu egois selalu gegabah selalu emosional! sekalinya marah semua kena sekali gegabah semuanya kena! kamu gak pernah kan ngerti ini perasaan aku sedikit ajah, kamu emosi kamu ngambek gak jelas yang aku lakuin selalu manis kan buat kamu tapi apa balesan kamu sama aku! kamu cuman bales aku dengan air tuba!"kata reno dengan mada tinggi dan membuat aurel mengerutkan dahi


"kirain aku marah,emosi,ngambek kamu malah ikut ikutan ngambek malah nyalah nyalahin aku jelas jelas kamu yang salah! Kalo kamu emang gak sayang sama aku ngomong an kalo kamu gak nganggep aku sebagai suami kamu ngomong jangan malah ngambil keputusan sepihat ajah"sambung reno sambil melempar handpone fannie ke kasur.


"loh kok aku si yang di omel omelin gak jelas gini! justru aku yang nanya sama kamu kalo kamu emang udah bosen sama aku bilang gak usah pura pura bego gini!! yang dari dulu gak nganggep itu siapa hah! yang dari dulu gak sabar siapa? jangan membalikan fakta deh!"kata fannie sambil menatap reno yang sedang berdiri di samping jendela kamar.


"oky dulu emang aku gak nganggep kamu sebagai istri aku oky itu salah aku oky yang gak sabar itu aku oky aku akuin kamu emang segala galanya paling bener paling paling bener"kata reno sambil bertepuk tangan dan membuat fannie meneteskan airmata.


"nangis! baru begitu nangis coba kamu jadi aku sebentar ajah kuat gak tahan gak"sambung reno


"sebenernya mau kamu apa sih!"kata fannie sambil menghapus airmatanya


"pikir sendiri"kata reno sambil jalan keluar kamar dan pergi dan membuat fannie menangis


"aneh banget sih tiba tiba marah enggak jelas"kata aurel sambil membaringkan tubuh dan menarik selimutnya dan tidur.


pukul 06 pagi fannie bangun tanpa reno di sampingnya


"tadi malem bukan mimpi"kata fannie sambil meneteskan airmatanya mengingat kejadian semalam dan berjalan menuju kamar mandi. setelah dari kamar mandi fannie menuju kamar anak anaknya dan membangunkannya setelah itu fannie menyiapkan sarapan.


krekkkk


suara pintu kamar terbuka reno masuk tanpa memandang fannie sama sekalipun dan tanpa mengucapkan selamat pagi untuknya.


"sebenernya reno kenapa sih?dan kenapa meluap emosinya sama gw emang gw salah di mana coba cuman gara gara gak ngomong tentang leran ajah sampe kaya gitu"batin fannie sambil berjalan menuju meja makan dan meletakan sarapan.


"sini biar aku bantu"kata fannie sambil berjalan menuju reno dan mencoba membantu memakaikan dasi namun di tolak oleh reno


"gak gw bisa sendiri!"kata reno sambil bangkit dan keluar dari kamar.


nyesss.


hati fannie terasa di guyur air dingin mendengar kata kata fannie yang berbicara gw kepadanya.


"kamu tuh kenapa sih ren"batin fannie sambil melangkah keluar kamar.


"aned,bintang kalian sarapan dulu mamah mau panggil bi imah buat jagain kembar dan kalian nanti berangkat sama supir mamah mau ke cafe ada perkerjaan mendadak! sarapan yang banyak"kata fannie sambil berjalan pergi.


di lantai bawah fannie melihat reno dan fanno di ruang tamu dengan rasa yang kesal dan benci fannie berjalan menuju ke kamar bi imah dan meminta bi imah menjaga kembar lalu setelah itu fannie pergi tanpa pamitan kepada reno dan berbicara apapun dengan reno.


"kenapa lu tumben kagak bucin?"tanya fanno sambil menutup laptopnya


"kagak penting, yang penting sekarang kita ke cafe lats ada mitting penting"kata reno dan di anggukan oleh fanno.


****


fannie sampai di cafenya dengan menggunakan motor dan langsung masuk ke dalam ruang kerjanya dan mencoba menenangkan hatinya


"kenapa si sebenernya sama reno! masa iya sih cuman gara gara gw gak minta izin sama dia dia sampe kaya gitu!"kata fannie sambil mengacak acak rambutnya.


"aaaa ribet"kata fannie sambil berjalan menuju panggung dan menyapa beberapa pengunjung cafe.


"selamat pagi semuanya,selamat sarapan sambil kalian sarapan saya akan menyanyikan beberapa lagu"kata fannie sambil tersenyum.


Mimpi- Isyanas sarasvati


Ku telah kehilangan


Jejak kakimu


Entah ke manakah


Diriku yang dulu selalu mencintai


Melekatnya hati di antara kita berdua


Cakap canda tawa tangis kita


Tak akan pernah hilang janji-janji kita


Tiada kata akhir untuk pintu harapan ini


Tak kulepas semua mimpi indah kita


Walau itu semua pudar


Seperti ini hanyalah mimpi


Dalam mimpi


Dalam mimpi


'Ku tak tahu apa yang terjadi


Seperti mimpi yang tak pernah kuharap


Kini berakhir tak seperti yang kumau


Memulai bersama (bersama)


Hingga maut memisahkan kita


Tak akan pernah hilang janji-janji kita


Tiada kata akhir untuk pintu harapan ini


Tak kulepas semua mimpi indah kita


Walau itu semua pudar


Bagai debu yang tersebar


Hanya diam meratapi


Mimpi


Dalam mimpi


U-u-u-u-u-uh ...


U-u-u-u-u-uh ...


Jaz- Katakan


Masihkah kau ragu


'Tuk ungkapkan semua isi hati?


Tidakkah kau lihat


Betapa tersirat cinta ini?


Coba dengarkan isi hatimu


Bila kau cinta


Katakan, katakan


Katakanlah


Bila kau rindu


Kau rindu, kau rindu


Tunjukkanlah


Jangan kau ragu


Jangan kau tahan


Katakan saja


Mulai kali ini


Saatnya kau jujur kepadaku


Tak ingin kularut


Di sepanjang penantian ini


Coba tunjukkan isi hatimu


Bila kau cinta


Katakan, katakan


Katakanlah


Bila kau rindu


Kau rindu, kau rindu


Tunjukkanlah


Jangan kau ragu


Jangan kau tahan


Katakan saja


Bila kau cinta


Katakan, katakan

__ADS_1


Katakanlah


Bila kau rindu


Kau rindu, kau rindu


Tunjukkanlah


Jangan kau ragu


Jangan kau tahan


Katakan saja


Ho-o-o-oh ...


Bila kau cinta


Katakan, katakan


Katakanlah


Bila kau rindu


Kau rindu, kau rindu


Tunjukkanlah


Jangan kau ragu


Jangan kau tahan


Katakan saja


Bila kau cinta


Katakan, katakan


Katakanlah


Bila kau rindu


Kau rindu, kau rindu


Tunjukkanlah


Jangan kau ragu


Jangan kau tahan


Katakan saja


Katakan saja


Jaz-Luluh


Saat kecewa melandamu


Kuingin hilang sebentar saja


Tapi ku tak bisa lakukan itu


Aku tertahan rasa sayang


Maafkanlah kulupa diri


Hanya kamu yang buat aku luluh


Selamanya begitu


Takkan pernah ada jenuh karena hatimu


Milikku


Aku tertahan rasa sayang


Maafkanlah kulupa diri


Hanya kamu yang buat aku luluh


Selamanya begitu


Takkan pernah ada jenuh karena hatimu


Milikku


Hanya kamu yang buat aku luluh


Selamanya begitu


Takkan pernah ada jenuh karena hatimu


Milikku


Milikku


"ren bini lu ngapa nyanyi melow melow amat"kata fanno sambil menatap ke arah fannie


"cih! awas aye lu ya buat adek gw nangis gw penggal kepala lu gw ganti ama kepala jago"kata fanno sambil menatao tajam ke arah reno


Jaz-Teman bahagia


Takkan pernah terlintas


Tuk tinggalkan kamu


Jauh dariku, kasihku


Karena aku milikmu


Kamu milikku


Separuh nyawaku


Hidup bersamamu


Berdua kita lewati


Meski hujan badai takkan berhenti (takkan berhenti)


Sehidup semati


Mentari pun tahu


Kucinta padamu


Percaya


Aku takkan ke mana-mana


Aku kan selalu ada


Temani hingga hari tua


Percaya


Aku takkan ke mana-mana


Setia akan kujaga


Kita teman bahagia


Takkan pernah kulupa


Kamu yang kucinta


Dari ujung kaki


Hingga ujung kepala


Aku ingin kamu


Kamu yang kumau


Belahan jiwaku


Kamu masa depanku


Berdua kita lewati


Meski hujan badai takkan berhenti


(Takkan berhenti)


Sehidup semati


Mentari pun tahu


Kucinta padamu


Percaya


Aku takkan ke mana-mana


Aku kan selalu ada


Temani hingga hari tua


Percaya


Aku takkan ke mana-mana


Setia akan kujaga


Kita teman bahagia


(Teman bahagia)

__ADS_1


Ho-oo-oo


(Setia kan kujaga kita teman bahagia)


Ho-oo


(Percaya)


(Aku takkan ke mana-mana)


Percaya (aku kan selalu ada)


Temani hingga hari tua


Percaya


(Aku takkan ke mana-mana) setia akan kujaga


(Setia akan kujaga)


(Kita teman bahagia)


Aku milikmu


Kamu milikku


Aku kan selalu ada


Hingga di hari tua


(Percaya) percaya


(Aku takkan ke mana-mana)


Setia akan selalu kujaga


Kita teman bahagia


Mahen- Luka yang kurindukan


Lebih baik diam


Dan menghapus dendam


Tak lagi bicara


Agar tak makin terluka


Cinta punya batas


Tak harus saling keras


Tak bisa dipaksa


S'gala yang kau ucap bohong


Kau lakukan omong kosong


Tak perlu lagi percaya


Kau hanya pura-pura


Kita di ujung perpisahan


Namun selalu kurindukan


Kau luka yang kurindu


Hoo, hoo


Cinta punya batas


Tak harus saling keras


Tak bisa dipaksa


S'gala yang kau ucap bohong


Kau lakukan omong kosong


Tak perlu lagi percaya


Kau hanya pura-pura


Kita di ujung perpisahan


Namun selalu kurindukan


Kau luka yang kurindu


Lelah ku menangis (ooh)


Terluka karnamu


Ini kekalahanku


Wo-uwo-wo, ooh


Pergi lupakanlah aku


Biar aku yang bertahan


Segala yang kau ucap bohong


Kau lakukan omong kosong


Tak perlu lagi percaya


Kau hanya pura-pura


Kita di ujung perpisahan (perpisahan)


Namun selalu kurindukan


Kau luka yang kurindu


"dan yang terakhir adalah lagu Rey Aditya Mbayang Untuk Apa"


Harusnya 'kusadar semua sedari awal


Cintamu 'tak pernah ada untuk diriku


'Ku kira waktu perlahan buka hatimu


Menerima tapi 'tak mencintai


Berbagai cara 'tuk membuatmu bahagia


Hingga 'ku lupa perasaanku sendiri


Mencoba bertahan tapi 'tak mampu lagi


Sakitnya cinta tanpa dicintai


Ternyata cuma diriku yang mencintai dirimu


Untuk apa


Untuk apa 'ku selalu menunggumu?


Dan hanya diriku saja yang selalu merindukanmu


Untuk apa


Untuk apa 'ku memendam rasa selama ini?


Berbagai cara 'tuk membuatmu bahagia


Hingga 'ku lupa perasaanku sendiri


Mencoba bertahan tapi 'tak mampu lagi


Sakitnya cinta tanpa dicintai


Ternyata cuma diriku yang mencintai dirimu


Untuk apa


Untuk apa 'ku selalu menunggumu?


Dan hanya diriku saja yang selalu merindukanmu


Untuk apa


Untuk apa 'ku memendam rasa selama ini?


Sesungguhnya kau tahu


Aku benar-benar inginkan kamu menjadi milikku


Ternyata cuma diriku yang mencintai dirimu


Untuk apa


Untuk apa 'ku selalu menunggumu?


Oh


Untuk apa, untuk apa? ho-oo


Untuk apa, untuk apa 'ku memendam rasa selama ini?


Selama ini


"terimakasih selamata menikmati sarapan kalian"kata fannie sambil berjalan turun panggung langkahnya terhenti ketika suara pria yang memanggilnya


"tunggu nona fan apa bisa anda menemani saya bernyanyi"kata pria tersebut dan membuat fannie membalikan badan

__ADS_1


next time


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back


__ADS_2