
DI RUANG KELUARGA
"sayang kita di kumpulun kaya gini buat apa sih?kamu baru sadar loh kamu harus istirahat"kata reno sambil memeluk fannie.
"gak aku butuh penjelasan dari riko dan vano sekarang!"kata fannie sambil menatap ke arah vano dan riko
"penjelasan apaan si?"tanya riko sambil menatap ke arah vano
"sebenarnya kalian udah tau kan kalo gw sama abang fanmo kembar?"tanya fannie yang membuat riko dan vano pucat
"iiiyyaa kkokk lu tauu ann"kata riko gugup
"ya gw tau sebab selama gw tidur gw itu berada di zaman yang dimana lu dan lu tau tentang kebenaran tapi kalian kagak mau kasih tau gw!"kata fanno sambil mentap ke arah riko dan vano
"oky gw bakal ceritain semua kejadian yang membuat gw sama riko tapi kalian juga harus banyu gw tentang perasaan lu di waktu itu gimana!"kata vano di anggukan oleh fannie dan fanno.
FLASHBACK
SMP WISNU PERMATA
"papi kok belum keluar si dari ruanganya gw kan pengen banget ke restoran flowers! apa gw pergi ajah ya sendiri nanti setelah itu gw bilang sama papi"kata fannie tersenyum dan berjalan meninggalkan smp wisnu permata dan pergi menuju restoran flowers
disisi lain di waktu yang sama
brukkk brukkkk brukkk
suara hantaman berkali kali
"sialan gw kita lu sahabt gw ternyata lu nusuk gw dari belakang dasar an*i*g!biadab"kata bagas(fanno) sambil emosi namun tersenyum. bagas pun ingin memberikan tampolan satu di hidungnya tapi hatinya entah kenapa merasa bahagia dan berbunga bunga
"agggrhk sialan kenapa rasa ini aneh sekali!di luar gw merasa emosi tapi di hati gw merasa berbunga dan bahagia kenapa ini agrk!"batin reno yang prustasi.
"stoppppp!!!"teriak ayu kekasih bagas sambil menarik tangan bagas dan membangunkan panca kekasihnya ayu
"gw gak nyangka lu bisa bisanya khianatin gw sama sahabat gw ini ya!kurang apa gw sama lu!"kata bagas sambil menatap ke arah ayu dengan mata yang memerah dan luka yang bibirnya
"ee apaan tuh kenya rame bener!"kata riko yang melihat ke arah keributan.
"samperin aye!"kata vano sambil berlari menuju tempat keributan.
"ada apaan nih!"tanya riko sambil menatap ke arah ayu panca dan juga bagas
"eh perempuan jalang apa kabar nih?masih suka gangguin kakel kakel kaya gak?"kata vano yang membuat semuanya kaget
"lu kenal sama dia?"tanya bagas sambil menunjuk ayu
"kenal dia perempuan yang udah kagak suci bukan?namanya ajah cantik perilakunya minus!"kata vano sambil tertawa
"jaga mulut lu!"kata ayu yang marah
"bukannya bener ya lu udah jual perawanan lu buat bantu perusaan bokap lu yang lagi kolaps?"tanya riko yang membuat bagas bingung dan membuat ayu tertunduk
"udahlah bro lu ikut aye sama kita di jamin kita setia sobat! udah yok cabut!"kata vano sambil merangkul bagas.
di perjalan menuju restoran flowers fannie merasakan sakit di semua badanya dan merasakan perih di bibirnya serta perasaan yang emosi dan juga tak tenang.
"sialan kenapa rasa ini kembali lagi! dan kenapa rasa ini bener bener sakit padahal gw gak ada aktivitas tekwondo sama sekali! dan suasana hati gw merasa bahagia!ini aneh"batin fannie sambil keluar dari mobilnya.
"papi mami apa terjadi sesuatu sama mereka?"kata fannie sambil mengeluarkan handponenya.
"telepon papi mami biar gw lega!"kata fannie sambil berjalan dan fokus kepada handponenya
"bro makasih ya lu udah ceritain semuanya tentang dia!"kaga bagas sambil menepuk bahu vano
"sama sama lah lu masuk ke tim kita mau kagak?"tanya vano sambil menatap ke arah bagas
"tapi sorry nih gw bukan anak tajir ke kalian gw cuman.."kata bagas yang terputus karena melihat fannie yang menyebrang tanpa melihat lihat di tengah jalan dan hampir tertabrak oleh mobil dari arah samping berlawanan
"awasss!"teriak bagas sambil berlari ke arah fannie fannie pun yang mendengarnya berhenti di tengah dan menatap atah mobil yang begitu kencang
"aaaaa"teriak fannie sambil mengangkat kedua tangannya di depan muka
"awass!"kata bagas sambil memeluk dan berlari hingga terjatuh bersama fannie di pelukanya
brukkkk
fannie dan bagas pun jatuh di pinggir jalan dan membuat riko dan vano berlari menuju fannie dan bagas terdampar
"*kenapa rasanya begiti hangat di saat memeluknya!dan kenapa wajahnya mirip dengan ku?ada apa ini?rasanya bukan cinta yang datang sebagai sorot kekasih tapi rasanya seperti kakak dan adik"batin bagas sambil menatap ke arah fannie yang tertidur di dadanya dan di dalam pelukannya
"kenapa?kenapa rasanya hangat!dan rasanya berdebar seperti ini?bukan ini bukan kehangatan dan berdebar karena cinta tapi kehangatan seorang kakak yang memeluk adiknya!siapa dia dan kenapa sekilas wajahnya mirip dengan ku? bola matanya persis sekali dengan ku"batin fannie sambil menatap ke arah bagas*.
"eh lu berdua kagak apa apa kan?"tanya riko yang membuat fannie dan bagas terkejut dan melepaskan pelukannya dan bangkit.
"gak!"jawab fannie dan bagas bersamaan.
"ada yang luka?"tanya vano kepada fannie dan bagas
"gak!"jawab fannie dan bagas bersamaan dan membuat riko dan vano saling berhadapan.
"gak papa apanya mata lu buta ya lu liat nih sikut lu"kata vano sambil membalikan tangan bagas yang membuat fannie dan bagas merintih ke sakitan
"aww perih!"kata fannie dan bagas bersamaan.
"lu ada yang luka juga?"tanya bagas ke pada fannie
"gak ada cuman tiba tiba tangan gw perih gitu!"kata fannie sambil memegang tanganya.
"*dati mukanya memang agak mirip sih tapi yang setau gw bagas itu merantau nyokapnya udah koit bokapnya juga udah koit! tapi mereka punya muka yang bisa di bilang mirip lah gw yakin mereka pasti masih ada ikatan darah!gw pastiin itu!"batin riko sambil menatap ke arah fannie dan bagas.
"aneh! yang gw puterkan tangannya bagas kenapa yang kesakitan si cewe ini?dan muka merka pun hampir mirip!apa lagi bola matanya mirip!tapo bukanya nyokap bokapnya si bagas udah koit semua ya dan dia anak tunggal!aneh gw harus selidikin siapa mereka berdua siapa tau gw bisa bantu bagas nemuin keluarganya"batin vano sambil menatap ke arah bagas dan fannie*
"maaf kalo boleh tau namanya siapa ya?"tanya vano dengan sopan
"fannie putri wijaya"kata fannie sambil menatap bagas dari atas hingga bawah
"ow anak dari wisnu bahtara gampa kalo ini gw tanya bokap gw aye jadi!"batin vano sambil tersenyum
__ADS_1
"lu gak papa?"tanya fannie kepada bagas
"*hah kenapa sama gw?kenapa sama perasaan gw?kenapa tiba tiba gw merasa khawatir gini?dan sedih gini melihat dia babak belur gini aaa gak gak ini cuman perasaan biasa doang!"batin fannie sambil membuang mukanya ke arah handpone miliknya
"rasa ini kenapa rasanya begitu bahagia ketika melihat dia?dan merasa sangat sangat nyaman di sampinya"batin bagas sambil tersenyum dan memandang fannie.
"gw bilang juga apa pasti ada sesuatu yang ganjal gak mungkin dong dia merasa kasihan cuman gara gara nyelamatin dong tatapanya juga bukan kaya orang yang kasmaran melainkan tatapan rindu satu sama lain"batin riko sambil menatap ke arah bagas*.
"makasih ya udah nyelamatin gw coba gak ada lu pasti gw udah ketabrak tadi!"kata fannie sambil tersenyum.
"iya sama sama lain kali hati hati!"kata bagas dengan mengacak acak rambut fannie dan membuat fannie salting
"ya udah gw pergi duli ya jangan lupa di obatin lukanya!"kata fannie sambil berjalan pergi menuju mobilnya.
"gas gw boleh nanya sesuatu sama lu?"tanya vano kepada bagas dan di anggukan oleh bagas
"lu punya saudata kandung kagak?"tanya vano kepada bagas
"ah bener tuh lu punya kagak"saut riko sambil menepuk bahu vano
"kagak ada si setau gw tapi ibu gw bilang gw di suruh cari keluarga gw di jakarta nah kemungkinan kecil punya itu pun masih mungkin"kata bagas sambil menatap mobil fannie yang pergi dari parkiran
"nama nyokap lu siapa?"tanya vano dan riko bersamaan
"marni,emangnya kenapa dah?"jawab bagas sambil menatap ke arah vano dan riko
"kagak papa siapa tau gw bisa bantu nyari keluarga lu"kata vano sambil tersenyum
"ow makasih ye! kalo gitu gw cabut duluan"kata bagas dan di anggukan oleh riko dan vano namun beberapa langkah bagas menjauh tiba tiba seseorsng perempuan memanggilnya dan itu tak asing baginya yaitu ayu
"bagas"teriak ayu ke pada bagas dan memeluknya dari belakang.
"apa lu mau ngomong apa?"tanya bagas sambil melepas pelukanya.
"aku aku nyesel hiks hiks aku salah hiks hiks aku sayang sama kamu hiks hiks aku mohon jangan tinggalin aku hiks hiks"kata ayu sambil menyesal dan membuat bagas tak sanggup melihatnya
"udah lah gw udah maafin lu kok tapi kalo hubungan kita mending kita udahan dulu"kata bagas sambil membuang nafas pelan
"kenapa apa gara gara perempuan itu? yang kamu selametin itu? iya dia kekasih kamu iya?hiks hiks "kata ayu sambil menangis
"bukan dia bukan kekasih aku yu di anak pak wisnu bahrata mana mungkin aku bisa suka sama orang level tinggi seperti dia"jawab bagas yang membuat ayu pucat setelah mendengar perkataan anak dari wisnu bahtara
"gak jangan sampe dia ketemu saudara kembarnya!jika itu terjadi semuanya bakal hilang papi akan di penjara karena papi yang membakar rumahnya dan memisahkan kedua anak kembarnya!"batin ayu sambil menatap ke arah bagas
"aku mau kamu jauhin dia sebab dialah yang membuat mami aku meninggal!"kata ayu sambil menangis dan berlari pergi dan di kejar oleh bagas
"van merut lu ada yang aneh kagak si?"tanya riko yang sendaro tadi melihat pertengkaran bagas dan ayu
"banyak! mulai dari bagas sama si fannie dan kematian ibunya ayu! bukanya nyokapnya ayu meninggal karena penyakit hiv?"tanya vano yang sambil membuang nafas kasar
"makanya itu kita harus cari tahu siapa bagas sebenatnya dan kalo bisa kita jauhin bagas dari ayu dan kita bongkar semua kedoknya si ayu!"kata riko dan di anggukan oleh vano
"sekarang kita ke kantor bokap gw dan tanya tentang keluaraga wisnu bahtara"kata vano dan pergi di ikuti oleh riko.
vano dan riko pun pergi ke kantor milik wisma.
"pi papi!"teriak vano setelah masuk di ruangan kerja wisma
"pi apa papi tau tentang wisnu bahtara?"tanya vano to the poin.
"tau dia pengusaha ternama buka?dan dia juga berkerja sama dengan papi sejak lama!"kata wisma kepada vano
"apa papi tau siapa saja putranya?"tanya vano kepada wisma
"tau, mereka memiliki 2 putra dan putri namun setelah insiden kebakaran yang terjadi di rumahnya mereka berpencar yang satu di bawa oleh ratu dan satu lagi dengan pembangunya namanya marni!"jawab wisma yang membuat vano dan riko terkejut dan saling berpandangan.
"kenapa?"tanya wisma yang melihat raut wajah putranya dan temenya yang berubah
"papi aku barusan ketemu dengan anaknya pak wisnu yang satunya bukan fannie"kata vano sambil menatap papinya lekat lekat.
"maksud kamu fanno putra wisnu?"tanya wisma kepada vano
"iya pi tapi dia namanya bagas kusuma!"jawab vano sambil memalingkan wajahnya
"biar papi telepon wisnu dulu kalian tunggu di sini!"kata wisma dan bangkit untuk menelepon wisnu.
"apa gw bilang dari tadi mereka pasti ada apa apa soalnya tatapanya itu loh bukannya kasmaran malah kerinduan"kata riko sambil memandangi wajah bagas
"sama gw juga kepikiran gitu sama si bagas ama fannie bukanya mirip banget! gimana kalo besok kita daftar di sma bangsa wisnu siapa tau mereka deket gitu dan merasakan getaran getaran adek and kaka!"kata vano dan di anggukan oleh riko
beberpa menit kemudian wisma datang bersama wisnu dan ratu
"Dimana? dimana anak om dan tante van?"tanya ratu sambil meneteskan airmata
"ada tante tante sabar dulu ya!ini orangnya dan ini biodatanya"kata vano sambil memberikan beberapa lembar foto bagas dan juga biodata bagas.
"hah fanno pi ini fanno ya tuhan terimakasih engkau telah mengembalikan putra ku kembali terimkasih!"kata ratu sambil menangis
"alhamdulilah mi fanno, sekarang dia tinggal di mana?"tanya wisnu sambil menatap ke arah vano dan riko.
"bagas tinggal di kosan samping riko om"kata riko sambil menatap ke arah wisnu
"kalian akan lanjut sekolah dimana?"tanya wisnu kepada vano dan riko
"mungkin kami akan sekolah di sekolah om"jawab vano dan di anggukan oleh wisnu
"kamu bilang sama fanno anak om jika dia sudah di daftarkan di sma bangsa wisnu dan dia pun tidak usah memberika kk dan aktenya kembali tapi kalian jangan bilang terlebih dahulu kepada fanno kalo dia adalah anak om"kata wisnu dan di anggukan oleh riko dan vano
"ya sudah mah kita bisa tenang anak kita sudah ketemu! ya walaupun kita belum bisa memeluknya namun siapa tahu lusa ataupun esok kita bisa memeluknya!"kata wisnu kepada ratu
"iya pi mami senang sekali"jawab ratu
"ya sudah saya permisi untuk pulang! terimakasih ma berkat anak lu gw bisa bertemu anak gw!"kata wisnu kepada wisma
"sama sama wis"kata wisma sambil menepuk bahu wisnu
2 bulan kemudian
__ADS_1
SMA BANGSA WISNU
"eh ngomong ngomong makasih loh van lu udah bantuin gw masuk di sini!"kata bagas sambil berjalan menuju gerbang.
"bukan gw yang daftarin lu tapi bokap lu sendiri yang daftarin tapi sayang lu gak kenal"batin vano sambil tersenyum
"udah santai aye"jawab vano
"udah ayo lu pada mau telat"kata reno sambil berlari menuju gerbang
BRUKKK
fannie menabrak lelaki yang berhenti mendadak di depannya itu hingga terjatuh dan saling berpelukan satu sama lain.
"sungguh cantik sekali wanita ini! siapakah namanya? aku sangat menyukainya! aghk b*d*h apa yang sedang kamu pikirkan reno! "batin reno
"ganteng tapi sayang dia sangat lah sombong jika di llihat dari bola matanya!"batin fannie.
"*dia lagi kenapa setiap di samping dan didekat dia gw merasa bahagia dan nyaman dan kenapa juga ge merasa ada rasa rindu di hati gw"batin bagas sambil menatap ke arah fannie dan reno.
"yes gw yakin di hati bagas pasti jedak jeduk ketemu kembaranya!"batin riko sambil menatap ke arah bagas*
"ekhm ekhm, apakah masih ingin seperti itu saja kah?"kata vano sambil menatap ke arah fannie dan reno
fannie pun berdiri dan merapikan bajunya yang berantakan
"wanita b*d*h! lu bisa kan jalan pake kaki dan melihat dengan mata anda bukan dengan mata Kaki anda! anda belum tau siapa saya!"ucap reno kepada fannie
"lelaki itu?bukanya pria yang nolongin gw?dan bolamatanya persis seperti gw!dan kemapa.hati gw rasanya ingin memeluknya layaknya seorang kakak dan adik tapi gw gak kenal sama dia!aagrhk"batin fannie kesal dan menatap kearah bagas dan menatap reno
"hmz maaf saya tidak perduli!"ucap fannie cuek sambil meninggalkan laki laki itu
"awas ajah tuh cewe kalo gw sampai ketemu lagi gw bejek bejek kaya rujak bebeg!" kata reno sambil emosi dan meremas remas tangannya
"sabar bro tapi cantik juga si tuh cewe dari pada Lorene mending itulah kemana mana tapi sayang cuek banget dan dingin lagi!" saut riko sambil menepuk nepuk bahu reno.
"selamat datang anak ku semoga kamu bisa bertahan di sini sayang!"lirih wisnu yang melihat bagas berdiri menyender tiang
DI KELAS X IPS 1
"akhirnya kita sampe juga lu si pea ngajak muter mute!"kata vano sambil menjitak kepala riko dan memandang ke dalam kelas dan melihat fannie
"*gw bilang juga apa kalo kembar mau di pisah ke ujung dunia pasti bisa ketemu juga"batin vano sambil tersenyum manis
"dia lagi! lagi lagi gw ketemu sama dia! lagi lagi hati ini selalu berdebar kencang dan terisak rindu"batin bagas yang melihat ke arah fannie*.
"ayo masuk"kata riko dan di ikuti sahabatnya
"bro itu bukanya cewe yang nabrak lu ya?"tanya vano sok sok tak mengenalnya
"ahk sial kenapa gw harus ketemu dan sekelas sama dia lagi!" Jawab reno
"ah gw punya ide!"kata riko dengan senyuman licik
prakkkkkk
suara pukulan meja yang membuat fannie kaget dan mengubah ekspresinya menjadi masam dan juga dingin.
"ya eleh kirain bunyi aapaan ternyata ada orgil yang kesasar!"ucap Lisa dengan keras
"lu bilang apa barusan? gw gak denger?"tanya riko kepada lisa
hening
"eh elu cewe b*d*h!"ucap reno sambil menunjukan telunjuknya ke wajah fannie
"gak usah nunjuk nunjuk! lu bisa bilang dan nunjuk jari telunjuk lu ke muka gw dengan kata "cewe bod*h!"tapi apa lu gak liat arah 4 jari lu kemana?"tanya fannie dengan posisi yang sama yaitu melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap bersih papan tulis.
"*cara dia marah persis seperti cara gw marah!ada apa ini!agrkk otak gw kenapa mines gini sih!"batin bagas sambil mengalihkan pemandanganya
"fiks gak salah di bener bener kembar cara marahnya aye sama"batin riko sambil menatap fannie*
"lu ya bener bener ya gak ada takutnya lu sama gw!"ancam reno
"kenapa gw harus takut?lu manusia kan? kenapa gw harus takut!"jawab fannie ketus dan sedikit menatapnya.
"kenapa dada gw dedegkan gini br*ngs*k ni cewe!"batin reno
"bro mungkin dia belum tau nama lu siapa! jadi dia belum takut!"ucap riko yang memancing
"owh iya mungkin dia gak punya tv kali ya hahahah"saut reno yang berada di hadapan fannie
"kenalin nama gw RENO ARGA WIJAYA!" ucap reno dengan penuh tekanan di setiap kata.
"gak perduli!"jawab fannie sambil berjalan meninggalkan kelas sendiri lali di susul oleh sahabat sahabatnya.
"gila si bro baru pertama kali ini ada cewe super ngeselin dan dingin kaya itu cewe tapi ge lebih tertarik sama yang duduk di sampingnya tadi!"ucap bagas salah satu sahabat dari RENO
"kalo gw yang belakangnya cewe yang cuek itu!"tambah vano
"kalo gw mah yang terakhir dong soalnya manis banget walau gak semanis cewe yang cuek itu si!"ucap riko dengan tertawa
Disisi lain di luar kelas
"lelaki itu siapa si dia sebenarnya kenapa dia selalu buat gw kaya gini? merasa ada yang anaeh tapi kenapa wajahnya hampir mirip dengan muka gw!"batin fannie yang agak cemberut.
"Fan kok muka lu jadi jekek gitu si? kenapa? ada masalah apa? cerita dong?"tanya Lisa dengan senyuman
"gw bete ge males sama tuh cowo resek itu tadi kan gw lagi jalan terus buru buru nah dia pas banget berhenti di hadapan ge. ya udah jatuh di pelukannya nah setelah itu dia ngatai gw bdh lah apa lah!"curhat fannie kepada sahabat sahabatnya.
"iya makanya itu tadi gw juga gak nyaman di liatin sama temen temennya walaupun ganteng si whahahah"ucap lina dengan tawa terbahak bahak
"bukan dia yang bertengakar sama gw tapi temenya yang buat gw kayangini lin"batin fannie sambil memejamkan mata
"hahahah kripsi,garing! "Jawab fannie sambil memejamkan matanya.
bersmbung
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back