
kukuruyukkkk kukuruyukkk kukuruyukkkk
suara ayam jago telah berbunyi menandakan mentari telah menyapa.
"putri an,putri an bangun hari ini kita akan menikah"suara pangeran atraksa hany aany yang membangunkan fannie
"houm baik lah saya akan ke kamar mandi!"kata fannie membuka matanya dan pergi kekamar mandi untuk membersihkan badanya.
setelah fannie keluar dari kamar mandi fannie langsung diambil ahli oleh dayang dayang kerjaan untuk di make up sedangkan pangeran atraksa hany aany sudah berada di luar dan mengucapkan ijab qobul.
25 menit fannie sudah siap dan di luar sana sudah mengucap kata sah dan berdoa namun fannie dan putri hyun cha embun tidak di perbolehkan untuk keluar terlebih dahulu sebab mengikuti tradisi kerajaan
"sampai kapan saya berdiri di sini!"kata fannie yang mulai jengah hampir 1 jam fannie berdiri di depan pintu kamarnya yang di jadikaan ruang rias pengantin.
"sebentar lagi putri an"jawab salah satu dayang.
"keluarkanlah istri ku!"teriak pangeran atraksa hany aany dan fanno bersamaan
dayangpun membuka pintu dan membiarkan putri hyun cha embun dan fannie keluar
"kenpa si harus teriak teriak ke gitu!"kata fannie sambil berjalan perlahan lahan
"itu memang sudah tradisi di sini putri an"jawab dayang yang memegangi tangan kirinya.
"untung gw gak tinggal di sini tuk selama lamanya jadi aman eh bentar gw inget sesuatu gw kan lagi haid terus gw gak pake itu wah mampus gw kenapa bisa lupa si gw!"batin fannie dan menghentikan langkah kakinya.
"ada apa tuan putri an?"tanya dayang
"anu...itu..saya...lupa pake roti!"kata fannie yang gelagapan.
"maaf tuan putri an roti yang putri an apa ya?"tanya dayang
"sudah kamu jalan saja ini adalah nyawa kamu bukan raha kamu!"bisik pak hilmy dari samping
"dasar wanita di acara kebahagiaanya masih ajah keingetan sama haid!tapi lucu sih"kata pak hilmy dan tersenyum manis.
__ADS_1
fannie pun berjalan menuju pangeran atraksa hany aany dan berdiri menghadap ke arah pangeran atraksa hany aany begitu pula dengan fanno dan putri hyun cha embun.
"Aku mencintai mu hingga nyawa ku hilang!"ucap mereka serempak.
1 jam mereka selesai dengan pernikahanya dan fannie dan fanno pun selesai berada di kerajaan zenlyu.
"pak hilmy setelah kita pergi siapa yang akan menemani pangeran atraksa hany aany dan putri hyun cha embun?"tanya fannie kepada pak hilmy.
"putri an dan pangeran ano yang sebenarnya yang akan melanjutkan kisah mereka!dan setelah ini kalian harus menyelesaikan dan menceritakan semua perasaan yang pernah tertanam di antara kalian dan juga rahasia kalian! dan jangan lupa tuan ano tanyakan kepada vano dan riko apakah mereka mengerti tentang hubungan tuan dan nona dan ceritakan tentang wanita yang datang ke pesta pernikahan tuan!dan nona an setelah ini silahkan nona untuk menceritakan perasaan anda terhadap fanno dahulu dan jelaskan rasa cinta nona kepada reno!"jelas pak hilmy dan di anggukan oleh fannie dan juga fanno
"baik ikuti arahan saya pejamkan mata,tarik nafas dan tenangkan hati!"kata pak hilmy dan di ikuti oleh fanno dan fannie
DI ZAMAN MASA DEPAN
"cha ano sama ani udah sadar?"tanya reno yang masuk kedalam kamarnya di mana fanno dan fannie tertidur
"boro boro bangun nafas ajah kaga!"kata echa sambil menatap ke arah fanno
"sebenarnya mereka kenapa si udah 3 hari mereka gak bangun!apa badan mereka kagak pegel ya"kata lina sambil meletakan kepalanya di bahu riko
"bang bangun abang kenapa si ninggalin echa kalo abang ninggalin echa echa sama siapa bang! masa sehari nikah udah jadi janda! echa gak mau bang bangun"kata echa sambil mencium tangan fanno
"ukh ukh ukh!"suara batuk fanno dan fannie bersamaan.
"sayang,abang!"kata reno dan echa bersamaan.
"udah gw bilang apa pasti bareng!"kata riko sambil geleng geleng kepala.
"namanya juga kembar"kata vano sambil merangkul lisa
fannie dan fanno pun membuka matanya bersamaan dan menghelai dan membuang nafas bersamaan.
"huftt,akhirnya gw bisa balik juga"kata fanno sambil mengelap wajahnya dengan kasar
"sama setasa badan ani remuk semua"kata fannie sambil membunyikan jari jarinya
__ADS_1
"sayang alhamdulilah kamu udah sadar"kata reno sambil memeluk fannie
"mas akau kangen"kata fannie sambil memeluk reno
"cha abang kangen sama echa"kata fanno sambil memeluk echa
"abang jahat buat echa sedih kegini!"kata echa sambil menangis
"ya maafin abang ya sskarang abang gak bakalan ninggalin kamu lagi"kata fanno sambil menghapus airmata echa
"mas aned kemana mas?mas sehat kan?mas udah makan? terus aned gimana?"tanya fannie sambil memegang semua lekuk tubuh reno.
"mas baik baik ajah sayang aned juga baik baik ajah sekarang aned lagi di rumah mamah sama papa dia nginep di sana dan di setiap malam katanya mimpi kamu ninggalin dia"kata reno sambil berkaca kaca.
"mas aku gak akan ninggalin mas sampai kapanpun itu maafin aku ya udah buat mas dan yang khawatir!"kata fannie sambil memeluk reno
"kita seneng akhirnya kalian sadar juga"kata tiara dengan berkaca kaca.
"tapi...."kata fannie terhenti dan mengingat semua perkataan pak hilmy.
"kita mau penjelasan dari kalian!"kata fanno dan fannie bersamaan dan saling menunjuk riko dan vano
"kompaknya gak usah bareng kali!"kata vano sambil menaikan satu alisnya.
"penjelasan apa sayang?"tanya reno sambil memeluk fannie
"penjelasan tentang mereka tau kebenaran tentang aku dan juga abang fanno selai itu aku dan bang fanno bakal nyeritai rasa dan perasaan yang sempat tertimbun"jelas fannie sambil melepas pelukan reno dan bangkit dari duduknya
"sekarang kalian ikut aku ke ruang keluarga!"kata fannie kepada sahabat sahabatnya.
BERSAMBU......
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back
__ADS_1