CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
112.TIARA DAN AJI


__ADS_3

pukul 15:00 bintang dan fannie siap siap untuk ketempat bintang tekwondo.


"sayang memangnya kaki kamu sudah sembuh?baru kemarin loh kak mending mamah izinin ajah ya"kata fannie sambil memasangkan sabuk berwana hijau


"enggak mah kakak udah sembuh kok kakak janji kakak enggak akan buat mamah khawatir"kata bintang sambil memeluk fannie


"ya udah mamah tungguin ya kita bawa alan sekalian biar papah jagain aned dan gras di rumah"kata fannie sambil menutun bintang berjalan keluar dan menuju kamar kembar


"kakak tunggu di sini bentar"kata fannie sambil membuka pintu kamar kembar


"hay hay cinta cintaku kalian pada ngapain"kata fannie sambil menuju lemari baju dan mengambil jaket dan topi untuk alan


"lagi main mama"kata aned sambil menumpukan beberapa balok.


"ow ya mas aku sama alan dan bintang mau ke tempat teakwondo bintang kamu di rumah ya sama gras dan aned"kata fannie sambil mengendong alan


"emang kaki kakak udah sehat?bukanya masih sakit? mana si kakak? kak"kata reno sambil teriak memanggil bintang


"iya pah"kata bintang sambil berdiri di samping lemari


"kaki kamu udah sembuh emangnya?jangan nekat kak nanti kalo kaki kamu luka lagi gimana"tanya reno sambil berjalan menuju bintang dan melihat luka di kaki bintang dan mencium kening bintang


"udah sembuh kok pah aku janji sam papa dan mama kalo aku gak akan buat mamah dan papa khawatir"kata bintang sambil tersenyum


"janji! kalo kamu sampai buat mamah papa khawatir papa jamin kamu gak bisa lagi teakwondo"ancam reno dan di anggukan oleh bintang.


"ya udah mas aku berangkat dulu aku titip anak anak jangan sampai teledor!"kata fannie sambil menatap tajam ke arah reno


"iya iya galak amat ya udah kamu hati hati di jalan"kata reno sambil mencium kening fannie


"iya" kata fannie sambil mencium tangan reno


"aku berangkat ya pah"kata bintang sambil mencium tangan reno


"ingat perkataan papa"kata reno sambil mengacak acak rambut bintang


"asalamuikum"


"walaikunsalam"


fannie dan bintang pun berjalan menuju lantai dasar dan bertemu dengan tiara


"an gw ikut ya pliss"kata tiara dan membuat fannie menaikan alisnya


"lu kesambet ape?"tanya fannie sambil memegang kening tiara


"udah ayo capcus keburu telat"kata tiara sambil mengandeng tangan bintang.


"lu yang nyetir ye tir"kata fannie sambil masuk ke dalam mobil di bagian jok belakang


"woky"kata tiara


mereka pun meninggalkan perkarangan rumah dan menuju ke tempat teakwondo dimana bintang latihan.


beberapa menit kemudia mereka sampai


"ayo tir lu mau di dalem mobil aye?"tanya fannie


"eh iya iya"jawab tiara yang salting.


"tante tir kenapa kok dari tadi kayanya gugup gitu?"tanya bintang sambil menatap ke arah tiara


"ah enggak kok tante gak papa udah ayo nanti kamu terlambat loh"kata tiara sambil berjalan mengandeng bintang


"dasar bocah gw di tinggal lagi"kata fannie sambil mengeleng gelengkan kepala.

__ADS_1


"hay bintang kamu udah sembuh emangnya?"tanya aji kepada adam dan membuat tiara salih tingkah


"aku udah gak papa kok pak tapi kayanya aku cuman bisa ikut mempelajari gerakan dulu"kata bintang sambil tersenyum


"hay tiara apa kabar?"tanya aji sambil tersenyum ke arah tiara


"aakgr akku baik kamu gimana?"kata tiara yang grogi


"aku pun sama aku baik"kata aji sambil tersenyum kecil


"sial emang si tiara gw di tinggal"kata fannie sambil memukul bahu tiara


"eh ada kakak aji"kata ku sambil tersenyum


"iya ow iya itu si kembar?"tanya aji sambil berjalan dan berdiri di samping tiara


"tuhan kenapa dada ku berdepar kencang! aa aji kenapa lu ganteng banget si buat gw terlena deh lu"batin tiara sambil memegang dadanya


"iya ini alan yang satu lagi ada di rumah sama papanya"kata ku sambil melirik ke arah tiara yang berwajah tomat


"tir muka lu kenapa?"tanya fannie sambil menahan tawa


"kagak kagak apa apa"kata tiara sambil menatap ke arah bintang


"ganteng banget si anak lu buat gw ajah ya"kata aji sambil memainkan pipi alan


"enak ajah main embat ajah bikinya susah tau mo nyobain tuh sama yang singel aye"kata fannie sambil menatap ke arah tiara


"doain,ayo bintang kita latihan! tir mau ikut latihan?"ajak aji kepada tiara


"eh em gak deh gw sama fan...."kata tiara yang terpotong oleh fannie


"udah sono jangan ngintilin gw gw mau maen ama anak gw bay bay"kata fannie dan pergi ketempat bermain.


"ya udah ayo kita latihan"kata aji sambil mengandeng tiara dan bintang.


setengah jam aji mengajari beberapa jurus baru dan setengah jam tiara duduk manis melihat aji mengajar.


"gantengnya calon imam gw"kata tiara sambil mengambil beberapa foto aji


"sekaramg kalian latihan sendiri nanti kita praktekan satu satu"kata aji sambil berjalan menuju tiara.


"udah selesai?"tanya tiara sambil memandangi aji


"belum tinggal setengah jam lagi nanti praktek sendiri sendiri"jawab aji sambil tersenyum


"ow ya aku denger denger kamu udah punya anak ya? wah gak nyangka ya aku kira kamu masih singgel"kata tiara sambil tersenyum


"ya sekarang juga singgel, emang kenapa kamu mau emangnya sama duda anak satu?"tanya aji sambil tersenyum dan mencubit hidung tiara.


"mau mau banget sumpah ji gw mau banget"batin tiara sambil tersenyum


"papa"panggil arya yang melihat aji bersama tiara


"iya kenapa?kamu gak nakal lagi kan?"tanya aji sambil mengusap punggung arya


"enggak,papa ini siapa?itu mamah?"tanya arya sambil berkaca kaca dan membuat tiara dan aji saling tatap menatap


"*duh gw gak tega kalo bilang gw bukan emaknya tapi kan emang gw bukan emaknya kalo gw ngaku emaknya ntar emaknya yang kandung jedul terus ngajak perang wah bisa gawat"batin tiara sambil memandangi arya


"aduh ar kenapa si malah bilang gitu kamu buat papa bingung mau jawab apa mau bilang bukan tapi takut kamu kecewa mau bilang iya tapi takut tiara menghindar"batin aji sambil menggaruk garuk kepala*


"pah papa kenapa diem?ini mamah kan pah?hiks hiks hiks"kata arya sambil menangis dan membuat tiara berlutur di hadapan arya dan memeluknya.


"iya, ini mamah"kata tiara sambil memeluk dan meneteskan puing puing airmata dan membuat aji kaget dan bahagia

__ADS_1


"*maaf maafin gw ji gw ngaku ngaku jadi ibu dari anak lu gw gak tega ngeliatnya gw gak mau anak lu ngalami apa yang gw rasain berpuluh puluh tau gak bertemu sama ibu sendiri dan bisa ketemu di usianya menua gw gak mau dan maafin tante ya nak udah berbohong sama kamu"batin tiara sambil mengelus punggung arya


"entah kenapa rasa sakit yang dulu di tanamkan oleh loren dan fannie kini hilang dan tergantikan oleh bibit kebahagian yang diberikan tiara dan arya walaupun mungkin dia gak pernah tau rasa cinta gw ke dia dan begitu juga dengan gw yang gak tau dia suka atau enggaknya sama gw tapi gw akan berusaha buat bikin lu jatuh cinta sama gw tir"batin aji sambil menatap ke arah arya dan tiara*


"mamah arya kangen sama mamah mamah kemana ajah! mamah udah gak sayang arya ya hiks hiks hiks"kata arya sambil menangis tersedu sedu


"maafin mama ya mamah sayang kok sama arya tapi waktu itu mamah ada kerjaan dan sekarang mamah udah pulang karena mamah kangen sama arya"kata tiara sambil menangis.


"mamah janji ya jangan tinggalin arya lagi arya gak mau di tinggalin mamah"kata arya sambil menghapus airmata tiara


"iya mamah janji"kata tiara sambil memegang kedua tangan tiara.


"jadi arya nggak sayang sama papah?"tanya aji yang membuat arya dan tiara menoleh


"arya juga sayang sama papah"kata arya sambil memeluk aji


setelah bersedih sedihan mereka pun tertawa dan bercanda layaknya seorang orang tua dan anaknya.


"mamah tau enggak masa papa tuh kalo masak telur dadar suka suka gosong"kata arya sambil tertawa


"oh iya terus kalo gosong kamu makan apa?"tanya tiara sambil menahan tawa


"enggak ya papah tuh jarang masak telor gosong"kata aji sambil memeluk arya


"nanti mamah buatin omlet, arya suka omlet kan"kata tiara sambil tersenyum


"suka banget mah apa lagi kalo di kasih sosis"kata arya sambil mengajukan jempol.


"tante tir"panggil bintang yang melihat tiara sedang tertawa bersama aji dan arya


"mamah kenal sama bintang?"tanya arya sambil menatap tiara


"iya bintang ini keponakan mamah jadi bintang sama arya itu saudara"kata tiara dan membuat bintang mengerutkan alis


"sejak kapan tante tir men..."kata bintang yang terpotong karena terbukam oleh tangan tiara


"mamah kenapa tutup mulutnya bintang?"tanya arya kepada tiara


"iya soalnya tadi ada lalat mau masuk ke mulut bintang"kata tiara yang masih membukam mulut bintang


"eee lepasin anak gw lu mau matiin anak gw! wah bener bener lu mau matiin keponakan lu sendiri"kata fannie yang muncul tiba tiba dan memukul lengan tiara


"lu yang gila ya kali gw mau bunuh keponakan gw tadi itu ada lalet mo masuk ke mulut anak lu ya gw bukam mulut anak lu pake tangan gw"jelas tiara sambil melepas tangannya dari mulut bintang


"mah sini deh kakak bisikin"kata bintang dan di anggukan oleh fannie


"tante tir boong soalnya tadi pas aku ke sini terus mau nanyain mamah aku denger arya panggil tante tir mama"bisik bintang dan membuat fannie terkejut


"hah yang bener kamu kak"kata fannie sambil menatap ke arah tiara dan aji bergantian


"iya suer tek kewer kewer mah"kata bintang


"hm anu an gw jelasin di rumah ntar"kata tiara sambil mengedipkan matanya


"ya udah gw sama anak gw pamit balik ya lu disini sama suami lu dan anak lu"kata fannie sambil menahan tawa dan mengambil kunci di tas tiara


"tatapi an."kata tiara terpotong oleh fannie


"gak ada tapi tapian! kasian anak lu kangen sama lu"kata fannie sambil tersenyum ke arah arya dan tiara


"gw tau sandiwara yang lu buat gw harap lu bisa mengantikan loren sebagai ibu penganti bukan ibu perusak hubungan anak dengan ibu kandung oky gw tunggu di rumah dan gw harap sebaiknya lu bujuk kak aji supaya tinggal di samping rumah"kata fannie sambil berbisik dan berjalan pergi


"kak aji arya kita pamit pulang y"kata fannie sambil tersenyum.


fannie dan bintang pun memilih untuk pulang sebab tidak ingin menganggu aji dan tiara

__ADS_1


next time


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back


__ADS_2