
Setelah mengikuti fannie reno memilih untuk ketempat kos kosannya beristirahat.
"kenapa disetiap pelukan yang diberikan oleh mereka gw merasa nyaman dan merasa rindu di antara gw dan mereka"kata reno sambil meletakan badanya di atas kasur miliknya.
"dan kalung gelang ini kenapa rasanya...."kata reno yang terputus karena kepalanya merasa sakit.
"aw sial kenapa tiba tiba sakit kaya gini!"kata reno sambil bangun dan meremas remas rambutnya.
beberapa menit kemudian reno mencoba mengingat kembali namun yang terlintas hanyalah bayangan bayangan saat dirinya kecelakaan dan bayangan fannie yang menangis dan tersenyum serta orang orang yang dia rindui.
"aw perempua itu kenapa ada di pikiranku"kata reno sambil menggeleng gelengkan kepalannya dan memejamkan matanya.
dan reno pun membayangkan disaat dirinya mengucapkan izab qobul di hari pernikahannya dan fannie serta kejadian suka mau pun duka yang di lewatinya bersama fannie dan seketika reno pun melihat jari manisnya yang memang sudah terpasang sejak dirinya di rumah sakit.
"jadi dia adalah istriku?dan mereka adalah anak anakku?dan orang tua itu adalah orang tua kandungku!"kata reno sambil meneteskan airmata dan mencoba mengingatnya kembali.
dan akhirnya renopun berhasil mengingat kembali siapa dirinya.
"ya ini gw reno putra wijaya gw gw masih hidup!"kata reno sambil bangkit dan berlari menuju ke arah salon untuk mengubah dirinya.
sesampainya di salon.
"selamat datang tuan reno" samput salah satu pelayan dan di anggukan oleh reno.
"mba bisa gak tolong berikan saya bewok tipis di sekitar wajah saya? dan potongan rambutnya tolong di bentuk seperti rambut saya yang dahulu?"tanya reno dan di anggukan oleh pelayan itu.
beberapa menit kemudian akhirnya reno pun berhasil mengubah gaya wajahnya dan rambutnya dan reno pun pergi menuju kerumah kedua orang tuanya.
sesampainya di rumah ratna dan wijaya betapa terkejutnya ratna dan wijaya melihat siapa yang datang ke rumahnya.
"reno"kata ratna sambil memeluk reno dan menangis.
"iya mah ini reno! reno kangen sama mama juga papa"kata reno sambil menangis.
"mamah juga saya apalagi istri kamu dia sangat merindukanmu"kata ratna sambil melepas pelukanya dan mengajak reno masuk.
"tapi kenapa waktu itu kamu tidak mengelani mama dan papa nak?"tanya ratna kepada reno.
__ADS_1
"dan kenapa kamu bisa bersama leran anak dari bukhri?"sambung wijaya kepada reno
"ceritanya panjang mah pah! nanti reno akan ceritain setelah mamah dan papah bantu aku ketemu sama fannie"kata reno sambil berkaca kaca
"oky mama dan papa akan mengantarkan kamu ke rumah biasanya jam segini fannie lagi ngajar dan menjaga kembar"kata ratna sambil tersenyum.
"sekarang usia kembar berapa bulan mah"tanya reno kepada ratna
"alan dan gras baru mau memasuki 2 bulan ya udah sekarang kita berangkat biar kamu gak terlalu malam juga sampai di sana"kata ratna dan di anggukan oleh keduan pria yang di sayangainya.
disisi lain fannie dan keempat anaknya dan keluarnya sedang berada di ruang tengan bermain dan menonton tv sedangkan aned dan bintang tetap belajar bersama fannie.
"an liat deh si gras dari tadi ketawa tawa mulu gemesin"kata lina sambil mengambil foto gras.
"ya iyalah anak gw gitu loh! kalian kapan pada mau nyusul"kata fannie sambil cengengesan.
"ye elu kita juga lagi berusaha tiap malam jumat kali"kata fanno sambil mengendong alan dan membuat echa malu.
"cha muka lu ngapa mereh gitu?"tanya fannie seketika membuat semua yang ada di sana menatap echa dengan wajahnya yang memerah.
"terpesona aku terpesona"kata lisa sambil tertawa
"ow iya gw lupa gw mau sekarang setiap makan malam kita makan di meja bawah gak ada yang di kamar di kamar cuman buat sarapan dan juga makan siang!"kata fannie dan di anggukin oleh semuanya.
"asalamuaikum"salam seseorang
"waalaikum salam"serempak.
"eh siapa yang ngundang tamu?"tanya tiara sambil melongo melihat ke arah pintu.
"bukan gw"kata lisa sambil menatap ke arah saudaranya dan di gelengkan oleh semuanya
"dasar anak anak gak ada akhlak orang tua dateng bukan di sambut malah pada melongo di sini!"kata wijaya sambil menatap tajam ke arah anak anaknya.
"maaf pah tadi kirain tentangga sebelah!"kata riko sambil mengajarkan bintang mengambar.
"papa kesini sendirian ajah?"tanya fannie sambil melihat sekilas ke arah wijaya dan meneruskan melihat aned yang mengerjakan tugas bahasa inggris.
__ADS_1
"gak papa ke sini sama mama dan sama anak papa"kata wijaya dan membuat semuanya menatap ke arah wijaya dengan tatapan penuh arti.
"santai bro santai!"kata wijaya sambil berjalan menuju depan pintu dan membawa reno dan juga ratna.
"asalamuaikum"kata reno dan ratna bersamaan namun tak ada salam melainkan tatapan heran dan mata yang berkaca kaca.
"papa"teriak bintang dan aned sambil bangkit dan berlari memeluk reno.
"iya sayang ini papa"kata reno sambil memeluk bintang dan aned sambil meneteskan airmata.
"mah ini reno beneran?"tanya lisa yang tidak percaya
"iya ternyata reno masih hidup mamah bersyukur banget"kata ratna sambil menatap ke arah fannie yang menangis dan terkejut.
"apa ini kamu mas?apa ini lelaki itu?jika ini kamu aku sangat bahagia dan jika ini bukan kamu maaf mas aku gak bisa bermimpi indah lagi!"batin fannie sambil meneteskan airmatanya.
"apa cuman kalian yang kangen sama papah?"tanya reno sambil mengangkat alisnya dan menatap ke arah fannie yang melamun.
"gw tau an gimana perasaan lu saat ini tapi gw abanglu selalu merasakan bahagia ketika adeknya merasakan kebahagian"batin fanno sambil meneteskan airmata.
"sayang"panggil reno yang sudah duduk di samping fannie dan membuat fannie loncat dan kaget.
"astafirullah"kata fannie sambil meloncat dan mengelus dadanya dan membuat semuanya tertawa.
"kamu kenapa si sayang?kamu emangnya gak kangen sama aku?"tanya reno sambil memegang tangan fannie yang gemeteran
"apa ini kamu mas? apa ini kamu suami aku?"tanya fannie yang masih ragu
"ya tuhan masa sama suaminya sendiri kagak ngenalin!"kata reno sambil mencium tangan fannie dan membuat fannie memeluknya dan menangis di pelukan reno.
"jangan pernah ngulangi seperti ini lagi mas! aku gak mau kehilangan orang yang aku sayangi!"kata fannie sambil memeluk reno dan menangis.
"maafin mas ya udah buat kamu sedih tapi mas janji mas gak akan melukai kamu lagi!"kata reno sambil mencium kening reno.
"tapi tunggu kejadian sebenernya itu gimana?"tanya fanno dan di anggukan oleh semuanya.
"jadi gini....
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back