
jam 00:00 fannie terbangun dari tidurnya dan membangunkan reno untuk mencarikan labu.
"sayang,mas bangun mas!"kata fannie sambil mengoyang goyangkan badan reno.
"hmm"
"mas bangun aku pengen labu cepetan bangun"kata fannie bangkit dan duduk di samping reno agar bintang tidak terbangun.
"mas bangun ikhs aku pengen labu cepetan!"kata fannie sambil menepuk nepuk pipi reno.
"ay kamu tuh alergi loh ay dan ini juga masih tengah malam ay"kata reno dengan mata yang terpejam.
"ikhs tapi aku pengen labu aku laper mas cepetan bangun!"kata fannie yang kesel dan menutup hidung reno.
"apaan si ay aku ngantuk serius besok ada rapat pagi ay! kamu ngapain si temgah malem pengen labu! pasti gak ada yang jual ay. kamu juga kan alergi bukan"kata reno sambil bangkit dan menatap ke arah bintang yang tertidur pulas.
"mas kamu mau anak kamu nanti ileran iya! kamu mau nanti anak kamu nyeces nyeces?iya kamu mau?"kata fannie sambil cemberut dan dengan nada yang kesal.
"oky oky aku beliin kamu tunggu di sini!"kata reno dan membuat fannie menerbitkan bulan sabit di bibirnya.
"makasih mas"kata fannie sambil mencium pipi reno.
"aku berangkat assalamuaikum"kata reno dan pergi keluar dari kamar.
"jam segini mana ada si toko buah yang buka"gerutu reno sambil masuknke dalam mobilnya.
1 jam berlalu akhirnya reno menemukan 1 toko buah dari 50 toko yang dia kunjungi dan reno pun langsung pulang untuk memberikannya kepada fannie.
30 menit reno sampai di rumah dan langsung menuju dapur untuk mengupas labu dan mengambil piring dan di berikan tetesan susu yang di minta oleh fannie.
"ay nih labunya"kata reno sambil membangunkan fannie.
"mana?"tanya fannie sambil melihat ke arah reno
"nih!"menyodorkan piring yang berisi labu dan susu
"udah"kata fannie yang membuat reno terkejut
"udah? udah apanya kamu ajah belum makan satu suapan loh ay!"kata reno sambil menggaruk garuk kepalanya
"aku cuman mau nyium baunya ajah mas,heheheh"kata fannie sambil terkekeh.
"terus ini gimana?"tanya reno dan di jawab angkatan bahu oleh fannie.
"hufs ya udah aku taro kulkas"kata reno dan berjalan menuju kulkas dan setelah itu membaringkan tubuhnya untuk tidur namun kedua bola matanya ingin tertutup fannie membangunkannya kembali.
"mas mas"kata fannie sambil menguncang gungcakan badan reno
"apa ay?mau apa lagi?"tanya reno lembut namun gregetan.
"hmm aku pengen steak mas tapi..."kata fannie yang terpotong karena takut jika reno marah.
"tapi apa?"tanya reno bangkit dari tidurnya dan duduk menghadap fannie.
"tapi aku maunya yang buatin mas sama abang"kata fannie sambil menutup wajahnya.
"aku ajah ya yang buatin,lagi pula abang juga lagi tidur ay jam segini"kata reno dengan nada yang kesal
"tapi bukan aku yang mau mas tapi dede bayi yang mau!"kata fannie sambil mengerutkan bibirnya.
"ya udah iya"kata reno sambil mengambil handponenya dan menelepon fanno
beberapa menit kemudian fanno pun datang dengan muka bantalnya.
"ren ini gw!"suara fanno dari speker dan membuat reno bangkit dan membuka pintunya.
"lu ngapain si suruh gw ke sini ini masih jam 1 ren gw masih banyak urusan besok"kata fanno sambil mengaruk garuk kepalanya.
"bukan gw tapi adek lu yang lagi ngidam buatan steak gw ama lu!"kata reno yang membuat fanno kaget.
"ani hamil maksud lu?"tanya fanno dengan senyum di bibirnya dan di anggukan oleh reno
"alhamdulilah lu kenapa kagak bilang sama kita"kata fanno sambil menjitak kepala reno
"lupa udah cepetan ayo"kata reno dan di anggukan oleh fanno
reno dan fanno pun membuat steak dan fannie hanya melihat reno dan fanno memasak.
beberapa menit kemudian steak sudah selesai di buat namun tiba tiba fannie mual mual karena mencium baunya
"huek huek huek"
"sayang kamu gak papa"tanya reno sambil memijat mijat tengkuk leher belakang fannie.
"huek huek huek"
"adek gw kenapa ren?"tanya fanno yang khawatir.
"gw juga gak tau"kata reno sambil menyiram muntahan fannie dan mengelap bibir fannie dengan tisu.
"kamu gak papa dek?"tanya fanno dan di gelengkan oleh fannie
"ya udah kamu tidur ajah ini udah malam"kata fanno sambil meletakan steak di atas meja.
"aku gak mau tidur aku mau makan steaknya"kata fannie namun di halangi oleh reno
"ay tadi kan kamu baru nyium ajah udah muntah apa lagi makan! mending gak usah ya aku gak tega seriusan ay"kata reno sambil memegang tangan fannie.
"enggak papa pliss"kata fannie dengan bola mata yang bebinar
"ya udah tapi kalo kamu gak kuat mending gak usah aku gak tega"kata reno dan di aggukan oleh fannie.
akhirnya fannie makan steak dengan hidung yang tertutup dan menghabiskanya dengan lahap.
namun ketika fanno ingin keluar dan kembali kekamar fannie menahanya.
"abang mau kemana?"tanya fannie dan membuat reno dan fanno bertatapan.
"mau ke kamar abang mau istirahat an besok abang ada meeting pagi sama klelayen!"kata fanno sambil memelas.
"ow ya udah tapi aku boleh minta satu lagi gak bang"kata fannie yang membuat fanno terkejut dan membuat reno berkerut.
"apa?"tanya fanno lembut dan belutut di hadapan fannie
"buatin aku piscok"kata fannie dan membuat fanno tersenyum
"ah gampang itu mah!"kata fanno berdiri dan langsung menuju ke dapur untuk membuat piscok
beberapa menit kemudian fanno membawa piscok yang di minta oleh fannie
__ADS_1
"makasih bang ya udah abang sekarang boleh pergi good night abang"kata fannie sambil memakan piscok buatan fanno
"iya good night too"kata fanno dan pergi dari kamar fannie
"mas aku mau besok aku 24 jam ikut kamu ya"kata fannie sambil memakan piscok.
"ay tapi aku tuh besok ada banyak meeting loh ay,kalo kamu ikut bintang sama siapa?"tanya reno.
"ya gak papa aku mau ikut ajah! kalo bintang kan ada bi imah lagi pula bintang udah remaja ini mas dia pasti ngerti lh boleh ya plisss"kata fannie sambil memohon
"ya udah iya!"kata reno pasrah.
"yeee yaudah sekarang kita tidur"kata fannie sambil beranjak dari duduknya dan perginke kasur.
pukul 06 pagi fannie dan reno sudah bersiap siap untuk kekantor sedangkan bintang masih terlelap dalam tidurnya.
"mama pergi dulu ya sayang kamu di rumah sama bi imah baik baik ya sayang"kata fannie sambil mencium kening dan pipi bintang.
"ayo mas"kata fannie dan di anggukan oleh reno.
mereka pun keluar dari kamarnya dan berpamitan untuk pergi dan menitipkan bintang kepada bi imah.
"bi aku titip bintang ya bi dia ada di kamar aku,sarapanya nanti sama bibi ajah ya bi terus kalo dia mau main games gak papa tapi di awasin sama bibi ya bi nanti jam 12 dia udah harus tidur siang dan setelah dia bangun jangan lupa suruh dia belajar ya bi"kata fannie yang membuat bi imah aneh dan terkejut.
"sejak kapan non ani jadi bawel seperti ini?"batin bi imah
"ow ya bi nanti bibi akan punya cicit lagi"kata fannie sambil tersenyum
"non ani hamil?"tanya bi imah dengan senyum di wajahnya
"iya bi"kata fannie sambil tersenyum
"alhamdulilah"kata bi imah sambil mengusap kedua tangannya di wajahnya
"ya udah ya bi aku berangkat dulu,much dadah!"kata fannie sambil mencium pipi bi imah dan membuat bi imah hanya geleng geleng kepala.
28 menit fannie dan reno sampai di kantor dan menjadi pusat perhatian.
"itu cewe pak bos yang baru ya?"
"itu bukanya anak pak wisnu bukan sih?"
"bu fannie mah emang istri dari pak reno dan dia juga udah punya anak 2 cewe dan cowo!"
"eh emang iya bukanya usia mereka masih muda banget ya? terus kenapa kita gak di kasih tau?"
"mungkin akadnya secara diem diem"
"tapi kok bu fannie mau ya sama pak reno yang dingin sombong dan angkuh ke gitu!"
"kalian mau kerja atau saya pecat!"kata reno dengan nada dingin dan membuat pegawai gemetar
"maaf pak"
"mas kok kamu gitu sih"kata fannie sambil menepuk pergelangan tangan reno.
"biarin biar mereka tau siapa orang yang mereka bicarakan!"kata reno sambil menatap tajam ke arah pegawainya.
"mereka kira aku seperti mereka apa! yang seenaknya di bicarakan dan di omongkan!"sambung reno sambil melihat dari ujung kaki dan ujung rambut pegawainya.
"mas gak boleh kaya gitu iksh!"kata fannie sambil menutup mulut reno dengan tanganya.
sesampainya di ruang kerja reno.
"mas aku pengen makan stik kentang!"kata fannie sambil merengek
"ya udah sebentar!"kata reno dan mengambil handponenya dan menelepon yossi.
beberpa menit kemudia yossi datang ke ruangan reno
"maaf pak ada yang bisa saya bantu?"kata yossi sambil membungkuk.
"tolong belikan istri saya stik kentang!"kata reno yang membuat fannie terkejut dan di anggukan oleh yossi
"eh tunggu!"kata fannie yang membuat yossi menghentikam langkah kakinya dan membuat reno menatap ke arah fannie
"aku kan nyuruhnya bapaknya bukan pegawainya!"kata fannie sambil menatap ke arah reno dengan tajam.
"ay lagi pula sama ajah kan!"kata reno dan berjalan menuju fannie.
"ow ya udah kalo.gitu biar aku nikah sama yossi dan biar dia yang beliin aku stik kentang! kamu mau kan yossi nikah sama aku?"tanya fannie yang membuat yossi kaget dan reno kesal
"oky oky aku yang beli!"kata reno pasrah dan membuat fannie dan yossi tersenyum senyum
"kenpa kamu ketawa! sekarang kamu kembali kerja!"kata reno sambil.berjalan keluar dan di ikuti oleh yossi namun langkah yossi terhenti ketika fannie memanggilnya
"yossi kamu mau kemana?"tanya fannie yang melihat yossi hendak pergi
"saya ingin kembali ke ruang kerja saya bu!"kata yossi sambil menatap ke arah fannie
"aku boleh minta tolong?"kata fannie sambil berjalan menuju ke arah yossi
"boleh bu"jawab yossi dengan gemetar
"sial.jantung gw kenapa jedag jedug gini sih!"batin yossi
"tolong belikan saya cemilan bisa?"kata fannie dan di anggukan oleh yossi.
"ya udah ini"kata fannie sambil menyodorkan kertas dan uang
"sesebanyak ini bu?"kata yossi yang kaget karena isi kertas yang penuh dengan namacemilan dan di anggukan oleh fannie
"ya sudah bu saya permisih"kata fannie dan di anggukan oleh fannie
beberapa menit kemudian reno datang dengan stik kentang yang di minta oleh fannie
"ini sayang!"kata reno sambil memberikan bungkusan
"makasih!"kata fannie dan memgambil bingkisan dan memakannya
"ya"kata reno sambil berjalan menuju kursi kerjanya.
fannie pun menikmatinya dengan bahagia dan beberapa menit kemudian yossi datang dengan beberapa kantong kresek berisi cemilan
tok tok tok
"masuk"jawab reno
"permisih pak"kata yossi dan membuat reno mendangakan wajahnya ke arah yossi.
__ADS_1
"kamu bawa cemilan sebanyak itu untuk siapa? saya tidak mesan apa apa"kata reno sambil mengerutkan dahinya
"ini pesenan bu fannie pak"kata yossi dan membuat reno geleng geleng kepala.
"ya sudah letakan di sana"kata reno dan di anggukan oleh yossi
"pak ini berkas berkas untuk klayen dan mereka sudah otw ke resto frum"kata yossi dan di anggukan oleh reno.
"ya sudah kita berangkat kamu tunggu saya di mobil"kata reno dan di anggukan oleh yossi.
"sayang"panggil reno
"iya"jawab fannie yang sedang mengambil cemilan yang di bawa yossi
"aku mau meeting sama kelayen kamu tunggu sini ya"kata reno sambil mencium kening fannie
"gak mau aku ikut"kata fannie dengan mata yang sendu
"hn ya udah ayo"kata reno yang pasrah.
reno dan fannie pun berangkat menuju resto frum.
25 menit mereka samapi di resto frum dan fannie tetep setia mengikuti reno.
"selamat siang pak bram maaf kami terlambat"kata reno sambil menjulurkan tangannya
"siang,tidak papa saya juga kebetulan baru saja datang"kata pak bram sambil menatap ke arah fannie
"perkenalkan ini istri saya namanya fannie dan fannie kenalin ini adalah rekan kerja mas namanya pak bram"kata reno dan di anggukan oleh fannie.
"fannie"kata fannie sambil tersenyum
"bram,ternyata pak reno sudah menikah saya kira masih bujang"kata pak bram sambil tersenyum
"baik kota lanjutkan meetingnya"kata reno yang sudah tak ingin basa basi.
1 jam mereka selesai dengan meetingnya dan pergi kembali untuk ke kantor.
sesampainya di kantor fannie terhenti dan membuat reno menghentikan langkahnya pula.
"mas aku pengen itu!"kata fannie menunjuk ke arah rujak bebek
"ay itu pedes! kamu jangab aneh aneh deh!"kata reno sambil memegang tangan fannie
"pliss aku cuman mau mangganya doang kok sama garem dan cabenya 5 biji ajah tapi di bejek bejek sampe alus boleh ya"kata fannie sambil memegang perutnya yang masih rata.
"argkh iya iya,kamu tunggu sini"kata reno dan di anggukan oleh fannie.
reno pun kembali dengan 1 bungkus rujak bebek yang di pesen oleh fannie dan mereka melanjutkan ke ruang kerja reno.
pukul 4 sore mereka pulang dan membawa cemilan yang di bawa oleh yossi tadi.
sesampainya di rumah fannie enggan untuk melepas tangnya dari lengan reno.
"sayang ini udah sampai di rumah loh,aku mau mandi dulu!"kata reno dan di anggukan oleh fannie.
10 menit reno keluar dari kamar mandi fannie langsung menghampiri reno dan menggandengnya lagi dan membuat reno hanya menggeleng gelengkan kepala.
"kamu kenapa sih ay? takut kehilangan mas ya?"tanya reno sambil mencubit hidung fannie dan di anggukan oleh fannie.
"mas aku pengen ke kamar bintang"kata fannie yang masih mengandeng reno
"ya udah sana"kata reno sambil menatap ke arah fannie
"aku maunya sama kamu!"kata fannie sambil menarik tangan reno dan berjalan menuju kamar bintang
krekkkk
"sayang kamu lagi apa?"tanya fannie yang melihat bintang sedang duduk di meja belajar.
"ini mah bintang lagi ngerjain matematika tapi bintang gak tau caranya yang ini"kata bintang sambil menunjuk soal yang belum dia mengerti.
"ow ini itu kaya gini caranya"kata fannie sambil menjelaskan cara caranya dan mencoret coret di buku catatan bintang
"udah paham belum?"tanya fannie kepada bintang sambil mengelus rambut bintang.
"ow jadi kalo kaya gini harus di samaain dulu mah penyebutnya?"tanya bintang kepada fannie
"yap pinter"kata fannie sambil mencium pipi bintang.
"tadi kamu mamah pergi ngapain ajah?"tanya fannie sambil duduk di ranjang bintang.
"tadi pas mama sama papa pergi bintang langsung bangun mandi dan sarapan nasi goreng buatan bi imah, terus abis sarapan bintang sama bi imah pergi ke taman belakang nyiramin tanaman, setelah itu bintang ke kamar main games di temenin bi imah juga, abis itu bintang sholat dan tidur siang,jam 3 tadi bintang bangun terus mandi dan sholat dan langsung deh belajar"jelas bintang sambil memutar mutarkan kursinya.
"wii pinter anak mama"kata fannie sambil merentangkan tanganya seraya meminta peluk
"mah"panggil bintang di dalam pelukan fannie
"iya sayang"jawab fannie.
"aku sayang mama"kata bintang sambil menangis.
"kok anak mamah nangis?kan jagoan jangan nangis ah"kata fannie dan di anggukan oleh bintang.
"sayang"panggil fannie kepada reno
"masih ingat kalo ada aku di sini?"tanya reno yang ngambek karena di anggurkan
"heheh maaf mas"kata fannie sambil tersenyum
"iya ada apa?"tanya reno kepada fannie dengan nada yang lembut.
"aku pengen gulali"kata fannie dan di anggukan oleh reno
1 jam reno sampai di rumah dengan membeli banyak gulali dan beraneka ragam gulali.
"nih!"kata reno sambil memberikan plastik besar yang berisi gulali
"makasih!"kata fannie sambil melahap gulali yang di berikan reno.
pukul 20:00 fannie sudah tertidur pulas dan membuat reno merasa lega.
"ow tuhan sampaikan aku akan seperti ini!"kata reno sambil membantingkan bokongnys di sofa
"cape juga ya ternyata! tapi secape capenya gw saat ini gak akan bisa melebihi kelelahan seorang perempuan yang sedang mengandung selama 9 bulan lamanya"kata reno sambil memijat keningnya.
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back
__ADS_1