Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
Chapter 11


__ADS_3

1 Minggu kemudian


"Ella!"


"Apa,Lia?"


"Tolong dong beliin gue sosis yah..buat sarapan kita."


"Oke."


"Uangnya ada kan?"


"Ada."


"Oh.. yaudah."


Ella pergi lalu membuka pintu rumah lia


"Gue pergi dulu assalamualaikum." Ucap Ella lalu menutup pintu


"Waalaikumsalam."


Ella pergi dengan berlari-lari hingga tanpa sadar menabrak seseorang


"Aduh!" Teriak seseorang itu


"Eh maaf."


"Eh..iya gak apa-apa." Ucapnya lalu melihat kepada Ella


"Loh ternyata kamu,angkasa."


"Kamu Ella kan."


"Iya aku Ella. Kayaknya aku selalu punya nasib selalu nabrak atau ditabrak orang deh."


"Ada-ada aja." Ucap angkasa lalu mengusap kepalaku


Aku dan angkasa pun tertawa bersama


"Kamu mau kemana?" Tanya angkasa


"Aku?"


"Iya,kamu."

__ADS_1


"Aku mau ke warung mau beli sosis buat sarapan."


"Oh..gitu,yaudah bareng aja yuk sama aku."


"Kamu mau ke warung juga?"


"Iya aku mau ke warung di suruh mamah aku beli kecap."


"Wah..bisa samaan gitu yah."


"Jodoh kali."


"Hahaha bercandaan kamu itu yah.."


"Hahaha yaudah yuk!" ucap angkasa lalu menggenggam tangan Ella membuatnya terkejut namun berhasil bertingkah seperti biasa kembali


"Yuk!"


Akhirnya mereka pergi ke warung tidak lama karena warungnya pun cukup dekat dengan rumah Ella maupun angkasa


"Permisi Bu!" Teriakku


Tak lama ada seorang ibu-ibu yang datang


"Ehm..mau beli sosis nya satu."


"Kalau mas nya?"


"Oh..saya mau beli kecap."


"Oh..yaudah bentar yah saya ambilkan dulu." Ucap penjual tersebut lalu mengambil barang tersebut tak lama penjual tersebut kembali dengan membawa kedua kresek


"Ini mas,ini neng." Ucap penjual tersebut lalu memberikannya kepada Ella dan angkasa


"Makasih Bu,ini uangnya." Ucap angkasa lalu memberikan uangnya kepada sang penjual


"Loh kok lebih?"


"Oh..sekalian sama perempuan di samping saya." Ucap angkasa lalu pergi


"Hah?" Tanya Ella pada dirinya sendiri beberapa detik ia masih mencerna apa yang terjadi setelah tersadar ia buru-buru untuk mengejar angkasa


Karena angkasa yang sudah agak jauh membuat nafas Ella ngos-ngosan saat sudah selesai mengejar angkasa


"Angkasa."

__ADS_1


"Hmm.." Gumamnya lalu berbalik menatap Ella


"Kamu kenapa bayar belanjaan aku."


"Yah..mau aja. Gak apa-apa sebagai tanda pertemanan kita aja."


"Maaf tapi aku emang gak mau hutang Budi sama orang lain sekalipun itu sahabat aku sendiri."


"Udah terima aja aku tidak bermaksud merendahkan harga diri kamu kok!"


"Tapi aku gak mau,ini uangnya aku kembalikan yah.."


"Enggak usah Ella,gak usah. Kalaupun kamu kasih aku uang aku gak butuh." Ucap angkasa membuat Ella sedikit mengernyitkan dahinya karena heran dengan ucapan angkasa yang terkesan merendahkan dirinya sendiri


"Tapi aku tetap gak mau ada hutang Budi sama kamu."


"Gimana kalau kamu menjadi pacar bohongan aku."


"Gak aku gak mau."


"Yaudah kamu ambil aja. Gak apa-apa kok itu aku ngasih jadi gak perlu kamu kembalikan lagi."


"Beneran?"


"Iya,beneran."


"Kamu gak bakal mengungkit masalah ini kan?"


Angkasa menggelengkan kepalanya


"Ini gak bakal jadi hutang buat kamu kan?"


"Iya gak bakal kok! Ini murni sebagai tanda pertemanan kita dan pertemuan kembali kita."


"Makasih." Ucap Ella dengan tulus


"sama-sama."


"Oh.. ternyata udah sampai juga di rumah kamu."


"Eh..iya juga aku gak sadar. Makasih yah untuk traktirannya dan anterin aku ke rumah."


"Iya sama-sama, yaudah sana masuk ke rumah."


Ella mengangguk lalu melambaikan tangan kepada angkasa sebagai tanda perpisahan lalu ia kembali mengucapkan terimakasih dan masuk ke dalam rumah

__ADS_1


__ADS_2