
"Aksara aciel Abraham."
"Aksara?" Tanyaku
"Iya itu namaku."
"Kalau kamu?"
"Namaku raquella eisha laura."
"Nama kamu cantik dan unik."
"Nama kamu juga bagus dan unik."
"Kamu orang mana?"
"Eh..."
Aku harus jawab aba tuhan..ya kali mau bilang gak tahu tadi aku tidur tiba-tiba nongol di sini kan gak mungkin banget kayak bohong banget batin ku
"Hei!"
"Hah?"
"Kamu hobi bengong yah dari tadi aku tanya malah bengong aja."
"Ha..oh iya..hahaha." aku tertawa dengan canggung
Hanya aku yang tertawa dia tidak rasanya aku sudah tak memiliki harga diri.
Ya Allah aku malu banget,bingung, kenapa aku bisa nyasar di sini tanyaku pada diri sendiri
"Jadi kamu orang mana?"
"Aku..orang..."
"Ella! Ella!"
"Ella?" Tanya aksara
__ADS_1
"Eh ada aksara halo aksara.." ucap perempuan tersebut menyapa aksara dengan sopan
"Oh..iya..halo." jawab aksara dengan sedikit canggung
"Ini Ella sahabat ku iya kan. Dia baru pindah ke sini nginep di rumah aku karena emang mamahnya kan sibuk kerja dan sahabat ku ini memang rada Lola yah..yaudah aksara kita pulang dulu." Ucapnya lalu langsung menarik tanganku agar berjalan bersama dengan tujuan entah kemana mungkin rumah?
"Lia kenapa Lo bisa di sini?" Tanya ku pada sahabat ku. Yap! Dia memang sahabatku namanya Raina amelia
"Tau..bingung gue juga tiba-tiba bisa di
sini. "
"Lo bener Rania kan?"
Pletak!
"Emangnya Lo pikir apa? Lo pikir gue Rania jadi-jadian hah?! Belum cukup gue marah-marah kayak gini untuk membuktikan gue Rania beneran?!"
"Yah..kan gue takut aja kalau misalkan lo jadi-jadian kan gue aja gak tahu kenapa di sini..kita disini harus jaga-jaga lah."
"Huh..iya..iya. Jadi kita mau ke rumah gue."
"Gila! Lo jadi kayak raya di sini?"
"Oh iya..gue kira karena sakit aja gitu. Lo ke sini karena apa karena jam?"
"Loh..kok lo tahu?"
"Gue ke sini juga karena jam. Lo dapet dari mana jam itu? Kalau gue emang ada ketemu orangnya."
"Gak tahu gue nemu di jalan terus gue bawa selesai."
"Ih..berdosa banget loh ngambil jam di jalan."
"Lo juga."
"Enggak! Gue mah dikasih bukan nemu."
"Iya kali yah karena itu juga jadi gue di sini. Coba aja gue gak ambil jam itu gue gak akan di sini."
__ADS_1
"Alah sedih-sedih kita udah di sini Lia. Yaudah sih emang takdirnya gitu yang penting kita cari cara supaya bisa keluar gitu Lia. Yuk cepetan ke rumah lo gue udah capek nih pengen cepat-cepat rebahan."
"Gak dirumah gak di luar jadi beban aja lo." Ucap Rania
"Daripada lo berdosa ngambil jam."
Memang bercanda antara aku dan sahabatku seperti orang yang sedang ribut tapi begitulah kita
"Udah kali Thor gak perlu ngomongin kita..dosa tahu."
"Iya-iya deh..dasar gak tahu diri."
"Hehehe maaf Thor."
Kembali ke cerita
"Cepetan Lia gue udah capek nih."
"Gue juga cape Ella gue pengen rebahan juga."
"Lama lo sini gue gendong."
"Beneran?"
"Iya.."
"Huh berat banget loh." Ucap Ella ketika Lia sudah berada di gendongannya
"Yaudah gue turun aja nih...kasian juga lo."
"Gak apa-apa lah..gua bercanda kali gak terlalu berat."
"Serius gak berat?"
"Berat tapi beratnya normal biasalah buat gue."
"Yaudah makasih bestie."
"Sama-sama bestie."
__ADS_1
"Ini kita kemana lagi?"
"Lurus dikit lagi nanti tinggal belok kanan.."