
Ava telah sampai di rumah Ella. Ia mengetuk pintu rumah Ella dengan tidak sabaran. Tetangganya lewat dan menghampirinya.
"Cari neng Ella sama Lia?"
"Iya Bu,Ella sama Lia nya dimana yah?"
"Tadi ibu lihat Ella sama Lia nya keluar rumah kayaknya mau jalan-jalan sih soalnya bajunya rapi juga."
"Oh..gitu yah.."
"Ini neng ava kan?"
"Iya Bu saya ava."
"Oh..iya untung saya tidak lupa."
"Memangnya ada apa Bu?"
"Ini tadi neng Lia nitip kunci pintu ke saya terus neng Lia bilang kalau ada neng ava datang dan mau berkunjung tolong kasih kan kuncinya agar neng ava tidak kelelahan."
"Wah..gitu... makasih Bu.."
"Iya sama-sama..nih kuncinya." Ucap ibu-ibu tersebut lalu memberikan kuncinya ke ava
"Sekali lagi makasih yah Bu."
__ADS_1
"Iya gak apa-apa santai aja,yaudah saya pamit dulu yah neng."
"Oh..iya Bu."
Di tempat yang berbeda ada dua orang perempuan yang berada di cafe sedang makan
"Kira-kira ava bakal datang ke rumah gak yah?"Tanya Ella lalu menyeduh minumannya
"Gak tahu sih soalnya itu kan cuman dari mimpi lo aja,jadi yah bisa bener bisa juga salah. Itu sih cuman kekuatan doa dan keberuntungan aja."
"Hm..iya sih. Tapi mimpinya kerasa kayak asli banget sih jadi kan gue mikirnya kalau itu bakal kejadian lah yah.."
"Hmm..iya sih,tapi semoga aja bener. Gue gak mau urusan kita di sini malah gak ada kemajuan sekali."
"Iya bener gue juga gak mau kalau lama-lama di sini. Sekalipun gue memang bertemu dengan arsenio tapi gue juga gak mau kalau gak balik lagi."
"Nah..bener tuh kayak gitu."
"Lagian kenapa sih harus ada kisah cinta yang bikin hidup kita tambah mumet. Kalau kita bukan di sini perasaan gak ada yang ngedeketin deh sekalinya di sini langsung ada kisah cinta."
"Eh ...Lia." Ucap Ella pelan
"Ada apa?"
Kini nada mereka berdua menjadi pelan.
__ADS_1
"Gue kemarin mimpi."
"Mimpi apa?"
"Aditya bakar kertas di gedung yang sama sekali gue gak tahu "
"Kalau misalkan lo mimpi kayak gitu dan ini tentang kertas... berarti mungkin aja mimpi lo nyata gitu?"
"Mungkin kayak gitu oke lah kalau mimpi itu benar pun gak terlalu berbahaya lah buat kita tapi untuk Aditya? kita bahkan gak tahu siapa dia dan bagaimana hidup Aditya."
"Kayaknya Aditya bahaya untuk kita deh..lo ngerasa gak sih kayak ada yang aneh sama dia gitu? entah ini cuman perasaan gue aja atau gimana tapi setiap gue ketemu sama dia rasanya gak nyaman banget kayak mau menjauh aja jangan deket-deket gitu."
"Dan..di mimpi gue pun gue lihat orang yang mirip Aditya pas kejadian adiknya eve itu meninggal."
"Serius?"
"Beneran gue serius emangnya gue selalu bercanda saat suasana lagi mode serius kayak gini?"
"Ya.. enggak sih tapi rasanya kayak terlalu mengejutkan buat gue jadi gue mikirnya kalau itu gak mungkin dan terasa kayak lelucon bagi gue."
"Perasaan gue gak enak nih."
"Sama gue juga."
"Mending kita pulang aja yuk!"
__ADS_1
"Oke,kita pulang sekarang."