
"Ella gue pergi keluar yah.."
"Emang mau ke mana?"
"Pdkt."
"Emang lo serius yah sama dia?"
"Siapa?"
"Iya, gebetan lo itu yang kemarin di bawa ke rumah loh."
"Oh.. Aditya?"
"Nah iya Aditya,jadi gimana lo emang serius atau enggak sih? Kalau gak serius kasian loh.."
"Ehm..gue itu sebenernya gak mau kalau misalkan harus patah hati lagi gitu,maka dari itu gue mencoba buat move-on nah salah satu caranya yaitu dengan pdkt sama orang lain."
"Tapi..kasian juga loh Aditya kalau cuman dijadiin pelampiasan aja."
__ADS_1
"Enggak kok,gue tahu kalau Aditya itu baik. Memang bisa dianggap sih kalau gue menjadikan dia sebagai pelampiasan atau tempat persinggahan aja. Tapi gue emang serius mau move-on dan memang berusaha untuk mencintai bahkan menyayangi dia dengan tulus."
"Kalau misalkan lo tetap gak berhasil move-on gimana?"
"Gue gak akan pdkt sama dia,gue bakal tahu kok mana yang serius mana yang gak serius. Pdkt gue sama Aditya itu cuman sebentar jadi gue gak akan sampai bikin baper anak orang."
"Yaudah kalau itu memang keputusan lo,gue cuman gak mau karena masalah percintaan lo membuat orang lain kena dampaknya."
"Iya-iya bawel amat sih. Yaudah gue mau berangkat nih kalau misalkan lo gak mau gue baperin anak orang yah..doain aja semoga gue bisa suka sama Aditya dan hubungan kita langgeng."
"Yah...yah..semoga begitu. Udah capek juga gue lihat lo jomblo mulu."
"Gue..gue..itu, jomblo berkelas yang buat orang lain selalu tertarik dan suka sama gue."
"Cielah sombong banget lo."
"Gue bukan sombong yah tapi ini kejujuran demi harga diri gue."
"Hm..sa ae lo!"
__ADS_1
"Hahahaha."
"Yaudah lah ini gue mau pergi yah,kasian si Aditya nanti nunggu kelamaan karena gue telat datang."
"Hm.. yaudah hati-hati di jalan,dan beliin gue makanan yah gue tahu lo anak kaya raya gak apa-apa kalau lo anggap gue miskin karena suka minta makanan sama lo." Teriak Ella ketika Lia sudah keluar dari rumah.
Setelah mendengar permintaan Ella,Lia langsung menunjukkan tanda jempolnya walaupun tak melihat langsung pada Ella
Setelah kepergian Lia,Ella kembali masuk ke dalam rumah ia pergi ke kamarnya dan membawa sebuah buku dan pulpen
"Gue masih bingung sama maksud dari mimpi gue..dan pacarnya ava,ehm...siapa yah ...ehm...ky..nah Rizky..gue kayak pernah lihat dia tapi gue bingung banget sih. Kenapa sih selalu saat masa-masa genting kayak gini gue selalu aja panik dan alhasil gue lupa kan apa yang gue pikirin." Gumam Ella
"Ah! coba kalau gue bikin sketsa aja kayaknya itu bakal lebih berguna deh walaupun sama sih tapi yah bisa lah coba-coba satu kali atau dua kali. Lagian tanpa mencoba kita gak akan tahu hasilnya kan? yaudah sekarang gue gambar,semoga berhasil."
Akhirnya Ella mencoba gambar orang yang ada di dalam mimpinya itu.
"Bener kan! ini kayak gak asing buat gue.. punggung ini tuh kayak.. pinggung... punggung... pacarnya Ella! Ah..iya pacarnya Ella,Aditya! Foto! kemarin ava kirim foto pacarnya oh iya mana yah.."
Ella langsung membuka galeri hp
__ADS_1
"Tuh kan! bener! ini Aditya!"