
"Aku udah lama marah sama Ella." Ucap ava sembari melihat handphonenya dengan tatapan kosong
Apa yang diucapkan sama Ella itu bener yah? Tapi mana mungkin kalau Aditya yang berlaku jahat sama Eve,kalau misalkan itu memang benar terus apa hubungan mereka kenapa itu bisa terjadi? Tadi aku mimpi kamar eve. kamar eve? Apa petunjuknya ada di kamar eve? Batinnya
"Aku harus ke kamar eve." ucap ava lalu pergi menaiki tangga saat akan membuka pintu kamar eve. Suara ibunya membuat langkahnya terhenti.
"Kamu mau apa ke kamar eve?" tanya ibunya dingin
"Aku mau beresin kamar eve."
"Yaudah cepetan bersihkan kamar eve jangan sampai masih kotor. Harusnya kamu dari kemarin-kemarin bersihkan kamar eve dasar kakak gak tahu diri. Eve suka mengalah untuk kamu tapi kamu malah berbuat seperti itu. Nyesel mamah lahirin kamu." Ucap ibunya lalu pergi ke bawah.
Tanpa bisa ditahan air matanya mengalir deras. Buru-buru ava langsung membuka pintu dan masuk ke kamar eve. Ia langsung mengunci pintu eve. Tak mau yang mengganggunya.
"Aku gak minta dilahirkan kok mah,kalau kehadiran aku buat semua orang jadi susah dan menderita lebih baik aku gak dilahirkan atau mati aja." gumam ava.
Entah apa yang dipikirkan oleh ava ia malah berniat bunuh diri apalagi ketika ia melihat ada pisau membuat pikirannya jadi kemana-mana.
Dengan cepat ava langsung mengambil pisau itu dan berniat membunuh dirinya sendiri dengan melukai nadinya.
Namun saat akan melakukan hal itu pisaunya langsung terlempar ke bawah ranjang eve.
Ava langsung tersentak ia terkejut ketika pisaunya terlempar sendiri.
"Apa itu kamu eve?" Tanya ava dengan air matanya yang mengalir deras membuat penampilannya terasa sangat berantakan.
Sebuah buku tiba-tiba jatuh sendiri membuat ava merasa tertarik dengan buku tersebut.
Ava berdiri dan mengambil buku itu ia duduk di ranjang eve.
"Apa itu memang kamu eve? Apa maksud kamu kakak harus buka buka buku ini dan membacanya?"
Buku itu terbuka sendiri.
__ADS_1
"Ternyata itu memang kamu eve adikku tersayang."
Halaman pertama hanya ada gambar eve dan dirinya dan dibawahnya ada tulisan ava dan eve selalu bersama.
Ava membuka halaman berikutnya ia membaca tulisan eve.
Kak..
Aku sayang kakak..
Selalu sayang kakak..
Kakak itu baik banget sama aku..
Gak pernah aku merasa
Menjadi yang kedua di keluarga ini
Tapi kakak gak pernah bilang
Hal itu membuat aku suka
Mengalah dan ingin terus
Membahagiakan kakak..
Entah kenapa aku pengen banget
Tulis di buku diary ku ini..
Aku sayang kakak..
"kakak kangen kamu dek." gumamnya lalu membuka halaman berikutnya
__ADS_1
2 tahun kemudian..
Diary aku kembali lagi..
Aku jatuh cinta dengan seorang pria
Dia kakak kelas kakak ku..
Ku pikir dia orang yang baik..
Sungguh aku mencintai nya
"Kamu suka sama siapa dek?" Tanya ava lalu kembali membuka halaman berikutnya
Namanya Aditya
Pria yang membuat aku tertarik
"Aditya?" Tanya ava pada dirinya sendiri tiba-tiba ada suara ketukan pintu.
"Cepetan kamu beresin kamarnya,kalau beresin kamarnya udah beres kamu beli makanan ke pasar. Jadi anak yang ada gunanya jangan nangis terus gak ada gunanya. Mau kamu nangis 1 hari pun adik kamu gak akan datang." Ucap ibunya
"Dek..kakak cape." Gumamnya
"Kakak gak perlu capek aku selalu temenin kakak." Bisik seseorang dengan lirihnya
"Itu kamu kan dek, makasih udah temenin kakak. Sekarang kakak akan bersihkan kamar kamu sampai bersih banget."
"Kamu ngomong sama siapa?"
"Aku tadi telponan sama temen aku."
"Buruan beresin kamar dasar anak gak ada gunanya."
__ADS_1