
Hari ini Ella pergi ke pasar. Ia melihat seorang wanita yang tampak tidak asing baginya. Ella menghampiri perempuan itu.
Perempuan itu berbalik dan melihat kepadanya.
"Ava." Ucap Ella terkejut sekaligus senang
"Permisi..gue pergi dulu."
Dengan cepat Ella langsung menghadang jalan ava.
"Kamu masih marah sama aku?"
"Kalau lo mau bicara sama gue cepetan,gue punya urusan yang lebih penting."
"Boleh kita gak ngobrol di sini aku takut ada yang denger percakapan kita."
"Yaudah cepetan." Ucap ava lalu langsung berjalan diikuti Ella
"Di sini udah aman." Ucap ava
"Aku mimpi seseorang yang ada di mimpi aku pas adik kamu meninggal dia berada di ruang kayak gudang gitu dan dia ada bawa kertas terus kertasnya dibakar."
"Oh ... makasih. Aku pergi dulu." Ucap ava meninggalkan Ella.
"Ternyata masih marah sama aku." Ucap Ella lu ada yang menubruknya
"Eh..maaf yah kak."
"Gak apa-apa. Kamu kenapa lari-lari kayak gini?" Tanya Ella sekaligus khawatir
"Gak kenapa-kenapa..kakak cepet ambil ini dan pakai saat sangat mendesak gudang-gudang." Ucapnya lalu langsung berlari kembali
Ella menatap pemberian dari perempuan tadi dan langsung memasukkan ke tasnya
Maksudnya apa coba? batinnya
__ADS_1
"Ella!" Teriak seseorang
"Lia! kok ada di sini?"
Lia menghampirinya.
"Dirumah sendirian gak enak."
"tumben biasanya juga suka di rumah."
"Gak tahu.. mungkin karena kemarin nonton film hantu jadi takut deh!"
"Lagian kamu tahu sendiri kalau kamu itu penakut masih mau-maunya nonton film hantu apalagi ini pas malem-malem dan sendirian lagi."
"Ya..kan aku mau uji coba aja tes gitu mungkin aja kan aku udah gak penakut lagi lagian kamu kan udah tidur jadi aku gak tegak."
"Padahal kalau bangunin aku juga aku gak bakal marah sama kamu Lia."
"Kamu tidurnya kayak kecapean lagipula kamu kan kemarin udah masak ini itu beres-beres rumah jadi aku gak tega bangunin kamu."
"Hm... yaudah deh."
"Gak."
"Ih.. dengerin dulu." Ucap Lia lalu mempoutkan bibirnya
Ella terkekeh kecil.
"Iya,iya ada apa?"
"Kemarin pas aku jalan sama angkasa."
"Iya,terus?"
"Ada mantannya loh datang."
__ADS_1
"Wah? masa?" Tanya Ella terkejut
"Iya..terus yah gayanya itu kecentilan banget. Mana pas kenalan sama aku langsung bilang mantan pacarnya angkasa."
"Kamu gak bikin dia kesel juga kan?"
"Bikin dia kesel sih.."
"Emangnya kamu ngelakuin apa?"
"Aku bilang aku itu pacarnya angkasa."
"Ceritanya cemburu nih?" Goda Ella
"Cuman kesel aja,aku kan suka ilfeel loh sama orang yang kepedean tingkat over dan super nyebelin."
"Cemburu bilang aja nanti ditinggalin nangis loh."
"Ih..Ella mah gitu! Bukannya dukung sahabatnya dukung bestie nya gitu ini malah manas-manasin."
"Hahahaha lagian kalau gak jailin lo itu kayak kucing tanpa makan ikan gitu rasanya hampa banget."
"Ehm..bisa aja alasannya,emang lo mah suka lihat sahabatnya menderita."
"Nah..itu lo tahu isi hati gue."
"Nyabelin banget sih! kalau gue punya sinetron nanti judulnya suara hati sahabat yang tersakiti."
"Nanti lo nangis-nangis terus,cocok sih kalau lo punya sinetron kayak gitu biar lebih mendalami peran apalagi kalau peran antagonisnya sama gue pasti mendalami peran banget sih."
"Dasar rese! semoga aja suami lo nanti sabar lihat kelakuan lo itu."
"Hahahaha yaudah maaf."
"Hm..iya gue maafin. Ella kita ke sana yuk beli ikan."
__ADS_1
"Yuk!"
Lia dan Ella tertawa bersama sungguh terlihat sangat bahagia.