Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
Chapter 25


__ADS_3

"Enggak gitu ava..dengerin aku dulu."


"Ya.. terus aku harus dengerin kamu bilang apa? sedangkan kamu menuduh pacar aku Ella. Aditya! dia itu pacar aku! mana mungkin dia bisa menghancurkan calon adik iparnya sendiri."


"Maaf ava..tapi memang pacar kamu Aditya yang aku lihat di mimpi aku."


"Mungkin aja kan itu orang lain?"


"Enggak ava ini aku yakin 100% bahwa pelakunya memang pacar kamu yaitu Aditya."


"Tahu dari mana kamu kalau itu Aditya?"


"Dari mimpi aku ava."


"Just your dreams? itu gak pasti Ella. Itu mungkin cuman pikiran kamu yang lagi ngawur karena kamu udah frustasi pengen balik lagi kan? kamu pengen balik kayak semula maka dari itu kamu menuduh pacar aku."


"Enggak gitu ava,aku minta maaf ava."

__ADS_1


"Mungkin kamu gak balik-balik karena orang tua kamu juga gak pengen kamu balik lagi ke rumah dan hidup bersama seperti semula."


"Maksudnya?" Tanya Ella ketika ia mendengar kata-kata yang kurang enak di dengarnya


"Ya.. maksud aku mungkin orang tua kamu gak menginginkan kamu lagi."


"Kamu kok bicara kayak gitu?" Tanya Ella tak percaya dengan kalimat jahat yang dilontarkan oleh ava


"Itu emang kenyataannya kenapa kamu gak terima?"


Ella menghembuskan nafasnya dengan perlahan mencoba untuk menahan emosinya sendiri.


"Gak boleh." Tolak ava lalu menghentak tangan Ella dengan kasar


"Sorry gue ikut campur urusan kalian. Gue tahu Ella keterlaluan karena udah menuduh Aditya tanpa ada barang bukti. Tapi gue rasa lo juga gak perlu bawa-bawa orang tuanya Ella. Gue tahu lo kecewa dan wajar jika lo bersikap kasar karena rasa kekecewaan lo itu. Tapi gue dan Ella mohon agar lo jangan bawa-bawa nama keluarga dan orang tuan Ella di sini. Menurut gue lo boleh marah,menjauh dari Ella, ataupun bersikap dingin pada Ella tapi gue rasa lebih baik lo istirahat aja dirumah,buat menenangkan diri lo sendiri. Dan untuk perkataan Ella terserah lo mau percaya ataupun enggak. Tapi setidaknya lo akan mendapat clue mungkin. Makasih karena udah dengerin perkataan gue dan sekali lagi gue mewakili Ella untuk minta maaf sama lo." Ucap arsenio sembari memeluk pinggang Ella


"Yaudah gue juga minta maaf karena bersikap kasar sama lo. Tapi jujur gue kecewa sama lo, untuk ucapan lo tadi gue akan pertimbangkan dan lihat sikap Aditya. Untuk saat ini lebih baik kita menjauh dulu gue akan balik lagi saat gue udah gak marah sama lo. Gue marah sama lo tapi gue gak benci. Makasih karena udah memikirkan kematian adik gue."

__ADS_1


"Sama-sama dan maaf gue tadi juga terlalu emosional."


"Yaudah gue balik lo gak perlu antre gue ke depan gue bisa sendiri." Ucap Ava lalu pergi dari hadapan Ella dan Arsenio


Hening sesaat dan akhirnya arsenio lebih dahulu membuka suara


"Kamu gak perlu khawatir,wajar kalau ava kecewa sama kamu. Tapi dia juga udah bilang sendiri kan kalau dia gak benci sama kamu. Dia cuman butuh waktu untuk sendiri aja bukan berarti selama-lamanya dia akan benci kamu. Lagipula kita gak tahu mungkin aja itu memang petunjuk dari Tuhan dan dikirim melalui kamu."


"Makasih tadi kamu udah mau bantu jelasin ke ava. Aku tadi panik dan bingung apalagi pas ava udah jadi dingin sama aku."


"Kamu gak perlu khawatir. Mending kamu istirahat aja deh! biar gak rumit,oke! Nanti kalau kamu butuh sesuatu kamu bisa telepon aku atau langsung teriak juga gak apa-apa. Aku di sini dulu buat jaga-jaga rumah sekaligus jagain kamu. Kalau Lia udah pulang aku bakal balik ke rumah. Kamu istirahat aja yang tenang sana."


"Yaudah deh aku istirahat dulu.. makasih udah mau nemenin aku."


"Iya..sana kamu istirahat dulu."


"Oke,bye!"

__ADS_1


"Bye, selamat tidur."


"Selamat tidur juga.."


__ADS_2