Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
Chapter 31


__ADS_3

"Kak...kakak..tolong...tolong aku..tolong aku...tolong aku kak!" Teriak seorang gadis di dalam mimpinya


Ava terbangun dari mimpinya dengan nafas yang tidak beraturan.


Ava menangis saat mendengar teriakan adiknya itu.


"Ha..kenapa? kenapa? kenapa harus kayak gini?" Tanya ava pada dirinya sendiri sembari menarik rambutnya dengan keras


Aku gak mampu eve aku gak mampu...gimana aku bisa bertahan jika orang tua kita gak lagi sayang sama aku gimana aku bisa bertahan eve? gimana? semuanya hancur padahal bukan aku yang membuat kamu celaka jika bisa lebih baik aku yang mati eve daripada aku melihat tatapan benci daripada orang tua kita lebih baik aku mati dan kamu menemani orang tua kita dan bahagia bersamanya batin ava


"Kakak gak boleh mati bukan kayak gini kak,bukan kayak gini!" Teriak eve tepat di telinganya


Ava langsung menutup telinganya ketika eve berteriak begitu keras.


"Demi kamu eve,demi kamu aku akan bertahan,bantu aku." Gumam ava


Ava langsung keluar dari kamarnya untung saja dirumah sedang tidak ada siapapun membuatnya bisa sedikit tenang.


"Diary." Ucapnya lalu langsung berlari menuju kamar eve


Ava langsung membuka pintu kamar eve,dengan cepat ava langsung masuk ke dalam kamar eve dan mengunci pintu kamar eve.


Ava mengambil buku diary tersebut dan duduk di tempat yang sama seperti kemarin.


Aku sungguh mencintainya


Dia dikenal dengan pribadi yang baik


tapi apa bisa aku mendekatinya?


Sedangkan penampilan ku saja


Tidak mendukung kisah cintaku


"Kamu cantik eve kamu cantik. Udah berapa kali kakak bilang kamu cantik." Gumam ava


Ava membuka halaman berikutnya lagi.


1 tahun aku mencintainya


Selalu memberikannya cokelat


Dengan diam-diam


Aku sungguh malu mengatakannya

__ADS_1


biarkan aku menjadi


Pengagum rahasia mu


"Siapa orangnya eve?"


Lagi dan lagi ava membuka halaman berikutnya


Kakak membawa seorang teman pria


Dia Aditya orang yang aku cintai


Apa salah jika aku masih mencintainya?


Rasanya aku seperti orang jahat


Ketika aku mencintai pacar kakak ku sendiri


"Eve..kamu cinta pacar kakak? Aditya?"


"Maaf kak ...aku tahu aku salah." Ucap eve kali ini dengan suara yang begitu lembut namun terdengar lirih


"Kenapa kamu gak cerita sama kakak? kenapa eve? kakak gak akan pernah pacaran sama Aditya jika kamu cinta dia. Daripada cinta aku lebih baik mementingkan adik ku. Kenapa kamu gak cerita eve? kakak sayang kamu selalu sayang kamu. Kakak bisa ditinggalkan begitu saja oleh kamu kakak berharap kecelakaan itu hanya mimpi tapi ternyata gak.. semuanya gak bisa kembali seperti semula. Kakak sedih eve,kakak..kakak gak sanggup eve.."


"I love you kak...buka halaman berikutnya.."


Ava menuruti ucapan eve


Aku gak akan bisa merebut kebahagiaan


Kakak ku sendiri


Aku telah melupakannya


Aditya hanya cerita bagiku


Aku senang ketika kakak ku senang


I love you kak


"Harusnya kakak yang terimakasih sama kamu eve."


Kertas berikutnya kembali dibuka.


*Kak..

__ADS_1


Maafin aku..


Maafin aku..


Maafin aku kak..


Aditya jahat kak..


Dia jahat..


Aku akan bilang sama kakak..


Semuanya..hari ini..


Kakak telepon aku..


Suruh jemput kakak


Hari ini hujan


Dan kenapa perasaan aku gak enak?


Aku takut kak


Aku takut akan terjadi


Hal yang gak baik


Aku takut..


Takut kakak marah dan kecewa


Semoga gak terjadi apa-apa*


"Apa yang mau ucapkan ke kakak?"


Ava kembali membuka halaman berikutnya namun robek.


"Kenapa robek?" Tanya ava pada dirinya sendiri seketika ia kembali mengingat apakah dirinya pernah membawa buku diary eve keluar


"Perasaan gak pernah bawa buku diary ini keluar deh..kenapa robek yah?"


Ava kembali mengingat perkataan Ella kemarin.


"Aditya? astaghfirullah,Aditya pernah ke kamar eve setelah pemakaman eve. Kertasnya ada di Aditya? tapi di mana? aku harus ke rumah Ella. Iya bener,aku harus ke kamar Ella sekarang." Ucap ava lalu menyimpan buku diary eve pada tempat semula dan keluar dari kamar eve tak lupa kembali menguncinya.

__ADS_1


__ADS_2