Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
Chapter 38


__ADS_3

"Kita bertemu lagi. Gimana kabar kamu? Pasti baik-baik aja kan gak kayak kehidupan aku dan kakak aku. Seharusnya kamu gak datang di kehidupan kami saja. Karena kedatangan kamu semuanya berantakan. Kehidupanku berakhir begitu saja. Dan kakak ku tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tua ku lagi." Ucap Ava lalu melepaskan secara paksa pelukan dan pegangan tangan dari Ella dan Lia


"Aku udah menyesal eve.. kehidupan aku gak sebaik yang kamu kira." Ucap Aditya mencoba meyakinkan eve tentang kehidupan yang ia jalani


"Apa? kata kamu tadi apa? kehidupan aku gak sebaik yang kamu kira? kamu masih bisa tuh happy-happy dan masih tetap menyakiti hati kakak aku. Kamu kira aku gak tahu kamu pernah selingkuh dari kakak aku? walaupun memang sekarang udah putus sih..tapi tetap aja kamu menyakiti hati kakak aku. Untungnya sekarang kakak aku udah tahu kebusukan kamu yah.."


"Hidup aku gak baik-baik aja karena aku merasa sangat menyesal dan merasa bersalah. Kejadian itu murni karena jebakan teman aku eve..aku mohon kamu ngerti." Ucap Aditya memohon agar dimaafkan oleh eve


"Ngerti? yang ada kamu yang harusnya mengerti tentang aku. Aku meninggal dengan bayi yang aku kandung dasar hama! Sekarang kamu tanggung jawab atas segala dosa yang telah kamu lakukan! lebih baik kamu mati saja! kamu gak pantas untuk hidup!" Ucap eve dengan penuh emosi yang meledak-ledak dan matanya yang menatap sangat tajam kepada aditya

__ADS_1


"Eve..kakak kamu pasti gak mau jadi orang yang pendendam. Aku tahu Aditya bersalah aku sangat tahu dia seperti bajingan dan sangat brengsek. Tapi hukum masih bisa membuatnya menderita kamu gak usah menyakiti dia." Ucap Ella lalu menggenggam tangan eve mencoba menenangkannya dan membuat segala hal yang buruk tidak terjadi begitu saja


"Lepas. Walaupun aku tahu kalian memang baik..tapi gak ada yang bisa merubah keputusan aku. Hukum pun gak akan bisa membuat aku merasa dendam ku terbalaskan. Biarkan dia mati di tangan ku sendiri dengan begitu aku akan puas." Ucap eve lalu menyentak tangan Ella dengan sangat keras.


Eve menyeringai lebar ia melihat sebuah vas bunga kaca. Tangannya seolah menggenggam vas tersebut dari kejauhan. Vas bunga tersebut diarahkan ke Atas kepala Aditya dan menghancurkannya. Membuat kepala tangan Aditya berdarah.


Aneh memang harusnya kepala Aditya akan kena namun tangannya yang terkena kepingan kaca.


Eve mengangkat tubuh Aditya ke atas hingga sampai ke lantai dua. Lalu eve menjatuhkannya semuanya langsung berteriak namun sebelum Aditya benar-benar terjatuh ke lantai eve kembali menahannya dan membuat Aditya berdiri seperti semula

__ADS_1


"Eve kamu tega dan sangat keterlaluan." Ucap Aditya begitu kesal dengan tingkah eve yang menurutnya selalu mementingkan emosinya sendiri


"Apa katamu? keterlaluan? kamu yang keterlaluan! rasakan ini!"


Eve mengangkat tangannya ke atas menghadap lampu yang begitu besar eve menjatuhkannya tepat di tubuh Aditya. Ya..tubuh Aditya langsung terluka dan terjatuh pingsan.


"Aditya!" Teriak semuanya kecuali eve karena eve pun sudah terjatuh tak sadarkan diri.


"Aduh..gimana ini?" Tanya Lia dipenuhi rasa panik

__ADS_1


"Beri ava kayu putih aja. Untuk Aditya kita akan langsung menelpon ambulance."


__ADS_2