
Kini Ava sedang berada di taman rumah sakit. Taman rumah sakit ini terasa seperti rumah sakit yang sudah lama tak terpakai suasananya membuat ava merinding.Ava menaiki sebuah ayun-ayunan kosong.
Ia memejamkan matanya mencoba untuk tenang dan menjadi biasa saja. Hawa yang terasa dingin dan angin yang menyapu pipinya entah kenapa malah membuatnya nyaman padahal jika saja orang lain berada di posisinya sekarang mungkin akan sangat ketakutan.
Saat ia memejamkan matanya namun ayun-ayunannya malah bergoyang sendiri dan semua bertambah aneh ketika ava malah nyaman dengan situasi seperti ini.
Angin yang terus berhembus kencang, ayunannya yang goyang sendiri,ada orang yang seperti duduk di sebelahnya dan yang terakhir seperti ada yang berbisik kepadanya.
Ya ...itu kehadiran adiknya.
Ava kini tahu siapa yang datang dan ia mencoba untuk berkomunikasi dengan mata yang tertutup.
__ADS_1
"Eve." Ucap Ava lirih
"Iya kak,ada apa?" Tanya Eve dengan begitu lembut sangat berbeda dengan kejadian tadi saat bersama Aditya
"Kamu marah sama Aditya?"
"Iya..aku marah sama Aditya. Dia selalu menghindar dan mencoba menutupi segalanya. Hal itu membuat aku marah ke Aditya. Apalagi saat tahu kalau dia pernah selingkuh dari kakak aku gak bohong kak aku jujur dia memang pernah selingkuh kari kakak.
"Makasih kamu udah nemenin kakak..kakak sangat tahu kalau kamu benar-benar tulus sama kakak. Untuk orang tua kita aku gak mau terlalu menyalahkan mereka. Jujur aku kecewa tapi mau bagaimana lagi udah takdirnya begitu. Kakak gak mau kamu terus terjebak masa lalu biarkan kamu merasakan kehidupan yang lebih tenang..cobalah untuk memaafkan dan serahkan semuanya kepada Tuhan.
Biar Tuhan yang menentukannya jangan membalas keburukan dengan keburukan juga. Cobalah untuk memaafkan..kakak pun akan berpikir lebih serius lagi kalau Aditya mau kembali berpacaran dengan kakak. Kakak tahu apa yang kamu rasakan, perasaan itu kakak juga merasakan.Kakak akan menolak tawaran Aditya jika dia meminta kembali kepada kakak.
__ADS_1
Kamu tahu sendiri kan kalau kakak selalu berkata begini sama kamu. Sekalipun kakak cinta atau sayang sama dia tapi kalau hubungannya udah gak sehat dan malah merugikan aku atau orang-orang aku akan meninggalkan dia sekalipun aku masih cinta. Percuma kalau cinta tapi misalkan dia malah toxic ke kita. Semuanya gak hanya tentang cinta memang ada cinta yang tulus dari pasangan. Tapi coba lagi untuk lihat orang-orang sekitar, orang-orang yang udah nemenin kamu dan jauh lebih setia daripada pacar aku.
Jadi kamu mau kan maafin dia? kali ini kakak mohon sama kamu tolong maafin Aditya kakak gak akan tenang kalau kamu terus-terusan benci sama Aditya. Benci sama orang itu gak baik. Jadi kakak mohon sama kamu tolong maafin Aditya yah.."
"Iya aku mau..tapi ini karena bujukan kakak yah.."
"Iya gak apa-apa,tapi gimana kamu nunjukin kalau kamu udah maafin Aditya?"
"Ya..kita lihat aja nanti..kita ke ruangan Aditya aja dulu kak."
Ava membuka matanya dan langsung ke pergi ke ruang inap Aditya
__ADS_1