Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
Chapter 46


__ADS_3

"Papah!" Teriak Ella dan juga mamahnya


"Loh..kamu?" Tanya papahnya dengan sangat terkejut


"Iya..mas,Alhamdulillah Ella udah bangun lagi."


"Terus tadi kamu mau ngapain?"


Mamah Ella menghembuskan nafasnya lalu mulai memasang wajah cemberutnya


"Ya..aku tadinya mau kasih kamu surprise kalau Ella udah sadar. Tapi kamu malah udah tahu duluan." Ucap mamahnya Ella lalu cemberut


"Ya aku tadi ke dapur dulu mau minum." Ucap papahnya memberi penjelasan pada mamahnya


Bahaya kalau anya (mamah Ella) sampai marah sama aku batin Reza (papah Ella)


Anya tiba-tiba saya tersenyum sangat manis namun hal itu membuat Ella dan Reza malah bergedik ngeri


"Kamu sama Ella kok lihatin aku kayak gitu sih?" Tanya mamahnya yang sontak membuat Ella dan papahnya langsung bertatapan satu sama lain


"Enggak kok,kita gak apa-apa. " Ucap Ella dan papahnya kompak


"Bener nih?" Tanya mamahnya penuh selidik

__ADS_1


"Iya, beneran kok mah. Jadi tadi mamah mau bicara kan? silahkan mamahku yang cantik silahkan bicara."


"Kan tadi papah udah tahu dan mamah tuh gak seneng suprise mamah gak berhasil. Jadi gimana kalau kita ulangi lagi suprise-nya nanti mas pura-pura kaget yah biar aku seneng,nyenengin hati istri itu berpahala loh." Ucap mamah ku yang entah mengapa membuat aku dan papah ingin sekali meneriaki mamah ku yang super absurd ini.


"Mah.." Ucap ku dengan nada yang dilembut-lembut kan


"Iya,ada apa?"


"Aku kan baru bangun.."


"Iya,kamu baru bangun terus?"


"Gimana kalau surprise nya gak perlu diulangi lagi."


"Mamah kan tahu aku baru sadar jadi aku itu masih capek masih lemes tahu mah..jadi gimana kalau kita cuman duduk-duduk dan ngobrol santai aja.Lagipula papah udah seneng banget kok dikasih surprise sama mamah jadi gak perlu ulang untuk kedua kalinya."


"Ehm.. yaudah kita turun ke bawah aja." Ucap mamah ku bersikap cuek lalu mamah menggandeng tangan ku untuk turun ke bawah ditemani papah yang berjalan dibelakang ku dan mamah.


"Ehm..kita duduk aja yah mah." pinta ella


"Emangnya kenapa?"


"Gak tahu kenapa mah tapi ini aku bener-bener lemes dan capek tahu mah."

__ADS_1


"Yaudah kita duduk di sofa ruang tengah." Ucap mamah yang dituruti olehku


"Kamu capek padahal baru bangun dari tidur yang sangat lelap."


"Iya padahal aku cuman tidur-tidur aja di kasur tapi pas bangun terasanya malah capek dan lemes kayak gini padahal aku gak ngelakuin kegiatan apa pun."


"Ya wajar aja kamu lagi masa pemulihan."


"Padahal aku gak lagi sakit loh."


"Ya emang gak sakit,tapi tetep aja kamu gak sadar bikin semua orang panik. Lagian mamah suruh bilang nya sakit biar orang lain itu gak rewel gak nanya ini itu. Kamu kenapa kemarin gak sadar terus nanti tinggal jawab aku juga gak tahu mungkin karena emang sebelumnya lagi sakit jadi kayak parah banget."


"Aku kan gak sakit mah."


"Yah bohong aja gak apa-apa. Bohong demi kebaikan itu gak apa-apa. Udahlah nurut aja sama mamah masih jadi beban keluarga ya kali gak nurut terus sama mamah."


"Mah, bicaranya dijaga." Peringat Reza membuat mamahnya malah cengengesan tak jelas


"Yaudah kalian romantisan aja deh....romantis terus kayak di drakor-drakor yang biasa Ella tonton. Anak mu ini jomblo loh harus jaga mata mamah sama papah malah mesra-mesraan di depan mata aku sendiri. Yang papah sama mamah lakukan ke aku itu jahat itu kalau kata cinta di ada apa dengan cinta. Mah..pah..aku tuh jomblo tahu." Ucapku lalu pura-pura marah dengan memanyunkan bibir ku dan bersidekap dada.


Bukannya menenangkan anaknya mamahku malah menertawakan ku


"Kasian deh loh." Ucapnya lalu menjulurkan lidahnya seperti meledekku

__ADS_1


Dan terjadilah peristiwa perang bantal yang malah membuat aku dan mamah tertawa bahagia sedangkan papah hanya memegang kepalanya terlalu pusing dengan tingkah absurd aku dan mamah.


__ADS_2