Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
Chapter 34


__ADS_3

Saat ini Ella berada di perjalanan menuju rumah Arsenio.


"Ada apa sih sebenarnya tumben banget nyuruh gue anterin lo ke rumah nio."


"Ehm..nanti aja deh cerita secara rincinya. Intinya gue mau nyari kertas dari diary almarhumah eve."


"Bentar almarhumah eve? maksudnya adiknya Ava?"


"Iya.. adiknya ava."


"Loh..terus apa hubungannya sama nio."


"Gue curiga kalau Aditya yang menyembunyikan kertasnya."


"Kayak kenal deh Aditya...Aditya.."


"Aditya pacarnya ava?"


"Loh kok bisa Aditya yang jadi target gitu?"


"Nanti aja deh jelasinnya. Kalau sekarang ribet gak kedengaran juga suara lo."


"Hm.. yaudah deh."


"Ini bisa lebih cepet gak sih? Gue gak mau sampai kecolongan."


"Yah ...yah..sabar bisa kan,gak usah bawel. Ini jalan bukan jalan milik nenek moyang lo jadi kita harus patuh pada peraturan pemerintah. Ngebut-ngebut juga bahaya takutnya nanti ada hal yang gak mengenakkan."

__ADS_1


"Iya..iya.. sorry gue bawel. Gue bawel karena gue panik aja gitu. Takut nanti malah ada kejadian yang buruk."


"Iya gue tahu,tapi jangan sampai kita ceroboh juga. Lo bantu doa aja deh! itu lebih penting daripada lo ngomel-ngomel gak jelas gue juga usahain supaya gak lelet-lelet banget."


"Yaudah deh!"


Akhirnya Ella lebih memilih diam dan berdoa dalam hati sedangkan angkasa mencoba agar laju motornya lebih cepat lagi.


Akhirnya tempat yang dituju telah sampai. Angkasa menghentikan motornya. Dan Ella langsung turun dari motor angkasa.


Saat Ella lupa untuk mengetuk pintu ataupun mengucapkan salam dan langsung membuka pintu betapa terkejutnya ella ketika melihat arsenio dan seorang wanita yang tak dikenalnya saling berciuman dengan mesra.


"Maaf gue nyelonong masuk ke rumah lo aja." Ucap Ella lalu merubah raut wajahnya menjadi datar dan dingin.


Arsenio dan wanita asing tersebut terkejut dan langsung melepaskan ciuman panas mereka.


"Ella ini gak seperti yang kamu pikirin Ella aku mohon jangan tinggalkan aku."


"Hmm.. emangnya lo siapa? Dan gue gak peduli tentang ciuman panas dan mesra lo itu."


"Kamu salah paham Ella."


"Atau pun wanita tersayang lo itu,i don't care about you. Gue ke sini karena ada keperluan aja. Gue mau bertanya sama lo apakah Aditya pernah bilang kalau dia punya gudang yang gak terpakai? atau tempat yang selalu Aditya kunjungi kalau lagi stress? ataupun tempat kalian berdua biasa nongkrong."


"Tunggu ini ada apa yah?"


Tiba-tiba angkasa menghampirinya dan berdiri di samping Ella membuat arsenio melayangkan tatapan yang penuh kecurigaannya.

__ADS_1


"Gue gak ada hubungan apapun sama Ella. Gue cuman nganterin Ella karena khawatir kalau Ella pergi sendirian. Khawatir karena dia perempuan gak lebih." Ucap angkasa panik.


Gue gak mau wajah gue ini bonyok karena kesalahpahaman. Ya..kali gue harus menahan rasa sakit padahal gue gak ada hubungan apapun sama Ella batin angkasa


"See? Gue gak pernah main api. Jadi lo bisa kan langsung kasih tahu gue?"


"Itu cuman kesalahpahaman Ella."


"I'm talking to you again,i don't care about your life or your girlfriend.Please, answer my question now."


"Sebenarnya kamu siapa sih?" Tanya wanita asing tersebut lalu menggandeng tangan Arsenio namun langsung dihempaskan


"Mohon maaf pertanyaannya gak kebalik yah? karena saya orangnya baik hati jadi gak apa-apa kalau kamu mau ambil ini laki-laki. Soalnya saya gak mau sama bekas,bangkai, apalagi buaya." Ucap Ella lalu tersenyum terpaksa.


"Gak gitu Ella." Ucap angkasa mencoba menjelaskan kembali kepada Ella.


"I don't care! Gue cuman mau lo jawab pertanyaan gue itu sangat gampang."


"Hmm.. yaudah deh tunggu." Ucap arsenio lalu membuka hpnya dan mengirim sebuah pesan berisi lokasi tersebut.


"Thank you." Ucap Ella singkat.


"Udah?" Tanya angkasa


Ella mengangguk


"Yuk,kita ke sana." Ucap angkasa lalu menarik tangan ella

__ADS_1


__ADS_2