Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
Chapter 6


__ADS_3

Beberapa jam kemudian


"Ella gue tinggal bentar yah..gue mendadak sakit perut nih."


"Oh yaudah tapi gue mau jalan-jalan dulu paling nanti balik ke parkiran aja."


"Oh..oke."


"Ehm gue mau kemana yah? Oh..gue lurus aja deh!" Gumam ku


Saat aku berjalan santai tiba-tiba ada pemuda yang menyita perhatianku.


"Itu bukannya orang yang ada di foto yah?" Karena aku sungguh penasaran akhirnya aku hampiri dia dengan hati-hati agar tak disangka penguntit oleh orang-orang


Wajahnya benar-benar sama dengan di foto,ehm..aku harus bagaimana yah batinku


Karena sibuk melamun aku sampai tak sadar berdiri tepat di hadapannya saat dia berbalik belakang yah.. langsung saja aku terjungkal ke belakang.


Kali ini tak ada yang benar-benar menolong ku. Aku benar-benar terjatuh. Dan sungguh tak beruntungnya aku,banyak orang-orang yang kini melihat ku.


Sungguh memalukan!


Aku berdiri dengan muka yang sudah memerah.


"Lo ikutin gue?" Tanya pria itu


"Enggak! Siapa yang ngikutin lo!"


"Terus ngapain berdiri di dekat gue?"


"Gue...gue..mau ke Timezone."


"Kalau lo lupa Timezone di atas."


Aku langsung menepuk dahi ku. Sudah kepalang basah kalau kayak gini ceritanya

__ADS_1


"Gimana mau alesan apa lagi?"


"Eh..iya deh maaf-maaf."


"Jadi?"


"Jadi apa?" Tanyaku


"Jadi kenapa lo ikutin gue."


"Ehm..lo mirip sama..."


Kalau gue bilang foto misterius itu emangnya nih orang bakal percaya yah? Kalau gue jadi dia pasti gak percaya batinku


"Sama?"


"Sama artis." Ucapku lalu cengengesan tak jelas


"Dasar bocah prik."


"Eh..maaf ibu-ibu bapak-bapak saya kelepasan bicaranya dengan keras,sekali lagi maaf." Ucapku lalu membungkuk hormat


"Lain kali jangan gitu mbak nanti ganggu orang lain." Ucap seorang ibu-ibu yang ada di sana


"Iya ibu-ibu bapak-bapak sekali lagi saya minta maaf."


Akhirnya semua berjalan dengan tenang seperti biasa. Aku melihat kepada pria itu.


Pria menyebalkan lihat saja wajahnya seperti ingin tertawa dengan keras batinku


"Kalau mau ketawa,ketawa aja." Ucapku dengan muka cemberut


Pria itu benar-benar menuruti perkataan ku dia benar-benar tertawa dengan bebas.


Menyebalkan batinku

__ADS_1


Saat aku masih cemberut karena pria disampingku ini. Tiba-tiba ada yang menepuk pundak ku.


"Ella."


Aku pun menoleh


"Lia! Aku kira siapa."


Lia menarik tanganku dia memberi kode bahwa ada yang ingin dia sampai


"Pria disamping lo sama kayak yang di foto yah


"Iya."


"Ella! Itu kaki kamu kenapa kok bisa lebam gitu."


"Itu ulah gue..udah gue anterin dia ke rumah sakit sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kecelakaan yang dia alami."


"Oh....gitu. lo bukan orang jahat kan? Sini KTP lo cepetan."


Pria itu mengeluarkan KTP dengan cepat dan memberikannya pada Lia


"Gue foto KTP lo."


"Silahkan."


Lia benar-benar memfotonya dengan begitu serius.


"Nih,udah." Ucap Lia mengembalikan KTP kepada sang pemilik


"Oke,gue percaya lo."


"Jadi..."


"Jadi?jadi?jadi?oh jadi!jadi kalau lo mau anterin dia asal kondisinya bestie gue masih utuh awas aja kalau sahabat gue ada luka dikit pun gue akan adu jotos sama lo."

__ADS_1


__ADS_2