Cinta Di Dimensi Lain

Cinta Di Dimensi Lain
chapter 21


__ADS_3

Kini semuanya sedang menonton tv. Ya..Ella,nio,Lia,Aditya,dan angkasa. Saat sedang asik menonton ava tiba-tiba saja datang bersama seorang pria.


"Hai."


"Siapa?" tanya Ella


"Oh..ini kenalin pacar gue boleh kan kita ikut main?"


"Boleh,ayok duduk." Ucap Lia lalu menunjuk tempat yang kosong.


"Makasih."


"Sama-sama."


"Yuk,Ki." Ucap Ava sembari menuntun pacarnya


"Hai..kenalin ini pacar gue namanya Rizky."


"Oh..hai gue Lia,ini angkasa,arsenio, Aditya,dan ini Ella." Ucap Lia


"Oh...hai dalam kenal."


Arsenio melihat Ella yang sedang melamun.


"Kamu kenapa?" Tanya arsenio pelan


"Oh.. enggak."


"Beneran?"


Apa gue harus cerita sama nio yah? tapi kalau gue gak cerita gimana gue bisa tahu cerita yang sebenarnya? semoga aja dengan gue cerita sama nio bisa membuat masalah ini cepat selesai batin Ella


"Aku kayak pernah lihat pacar ava,tapi gak tahu di mana."


"Ehm... padahal kamu belum pernah ketemu sama Rizky loh.."


"Makannya dari itu aku masih bingung gitu kenapa aku kayak pernah lihat Rizky."


"Ekhem!ekhem! bener yah kalau lagi kasmaran itu serasa dunia milik berdua yang lainnya cuman ngekost." Sindir Lia kepada Ella


"Ella kalau pacaran jangan so sweet banget deh..mau menyaingi gue sama Rizky." Ucap ava sembari tertawa pelan

__ADS_1


"Siapa yang pacaran." Ucap Ella dan Arsenio bersamaan.


"Alah! bilangnya gak pacaran dari tadi gue lihat lo bareng terus." Ucap angkasa


"Enak aja,kita cuman temenan." Ucap Ella dan Arsenio bersamaan lagi


"Hmm.. bilangnya gak pacaran tapi bicaranya kompak terus.."


"Mana selalu bareng-bareng lagi."


"Itu cuman kebetulan aja." Jelas Ella


"Yakin?"


"Yakin, kok!"


"Tadi nio ngomongnya gak ada yang bolehin deket Ella kan." Ucap Aditya ikut nimbrung dengan yang lainnya.


"Tuh!Tuh! Denger my honey aja bilang gitu."


"My honey?" Tanya angkasa


Lalu angkasa memperagakan seperti orang yang sedang muntah.


"Kalau iri bilang yah."


"Huh! siapa yang iri?"


"Elo!"


"Eh gue gak iri yah...lo kali yang iri sama gue."


"Bisa gak sih kalian gak ribut gitu sehari aja deh,gue pusing denger kalian ribut mulu." Ucap ava.


"Nah betul tuh yang diomongin sama ava kalian itu kan masih bisa lah untuk bicara dengan baik-baik."


"Yaudah gue minta maaf." Ucap angkasa


"Gue juga minta maaf."


"Nah gitu dong bagus."

__ADS_1


"Angkasa."


"Apaan?"


"Gue minta maaf selalu ngomel-ngomel terus sama lo."


*Cantik banget kalau kalem kayak gini..kok gue muji dia sih? tanya angkasa pada dirinya sendiri


angkasa dari tadi cuman bengong aja,apa di sini ada arwah yah? tanya Lia dalam hati*


"Gimana nih,dimaafin gak?" Tanya ava


Angkasa tersentak ia kembali pada dunia nyatanya


"Ini serius?" Tanya angkasa karena sedikit tak percaya dengan ucapan Lia


Lia mengangguk sambil tersenyum manis


Senyumnya manis banget batin angkasa


"Gimana nih?" Tanya Ella


"Oke,gue maafin lo. Gue juga minta maaf sama lo karena suka ngomel-ngomel gak jelas dan suka buat lo jadi naik darah." Ucap angkasa tulus.


"Iya,gue juga maafin lo kok!"


"Nah gitu dong yah va." Ucap Ella lalu menatap ava


"Iya..dari kemarin-kemarin harusnya kalian akur kayak gini bukannya ribut terus."


"Jadi sekarang kalian temenan kan?" Tanya Ella lalu menatap Lia dan angkasa secara bergantian


"Iya,kita temenan. Iya kan, angkasa."


"Iya,kita temenan..temen deket."


"Nah..gitu dong. Sekarang berarti gak usah ribut-ribut lagi yah.."


Lia mengangguk


Kenapa gue merasa gak rela yah? Batin angkasa

__ADS_1


__ADS_2