
Devi berusaha menguatkan hatinya, setelah hubungannya dengan Rudi Berakhir, Bahkan disaat Devi bertemu dengan Meysha, Devi sama sekali tidak memperlihatkan kesedihan yang dialaminya, tetap saja ia terlihat bahagia dihadapan sahabatnya meski sungguh di hatinya terasa sesak sekali.
"Hey meysa, udah lama ya kita gak ketemu, kamu sih sibuk banget akhir-akhir ini" ucap Devi membuka pembicaraan kepada Meysha.
"hehe aku gak sibuk kok hanya saja aku sekarang sedang ingin menikmati kesendirian ku" jawab meysha tersenyum dengan begitu manis pada Devi.
"Kesendirian? Maksud kamu? Jangan bilang Hubungan kamu dan Bang Gio benar-benar berakhir?" tanya Devi sambil menatap Meysha dengan tidak percaya jika saat ini status Meysha dan gio benar benar sudah berakhir.
"Iya Aku dan Bang Gio sudah mengakhiri semuanya, sungguh Aku melihat kekecewaan di wajah Bang Gio saat itu, Tetapi mau bagaimana lagi, Semoga keputusan ku ini adalah yang terbaik untuk Diriku dan juga Bang Gio" kata meysha dengan raut wajah sedihnya, Bahkan ia sampai meneteskan air matanya meski sudah sekuat tenaga ia menahan agar airmatanya tersebut tidak terjatuh.
Devi yang saat itu ingin sekali menceritakan permasalahannya langsung mengurungkan niatnya, Karena Devi tidak mungkin menceritakan kesedihan yang dialaminya saat itu juga, sedangkan sahabat nya itu juga sedang mengalami hal yang sama dengannya bahkan lebih menyedihkan dari yang dialaminya, Devi hanya dapat memberi semangat kepada Meysha dan Menguatkan Sahabatnya itu.
______Dikantin Kampus________
Setelah Perkuliahan usai, Devi dan Meysha Menuju kantin dikampus.
mereka justru bertemu dengan Gio dan Rudi. Devi menyapa abdi dengan ramah
"Eh ada Abang disini" tanya Devi menatap Gio yang ternyata sudah berada di kantin kampus yang entah sejak kapan.
"iya Dev, sejak kapan disini,? " jawab Gio sambil menyantap makanan nya, dan sesekali menatap Meysha denga kerinduan yang tak bisa ia ungkapkan lagi.
__ADS_1
"baru saja kok" jawab Devi yang matanya masih terfokus kepada menu makan yang ada di kantin tersebut, karena ia merasa sudah sangat lapar sekali.
Sedangkan Meysha hanya terdiam melihat percakapan antara sahabat nya yaitu Devi dan Gio yang tak henti-hentinya berbicara meski itu sambil menyantap makanannya.
Meysha tak ingin membuat masalah baru, Sehingga meysha hanya diam saja mendengarkan percakapan mereka tanpa ingin ikut campur sedikit pun dengan percakapan kedua orang tersebut.
Di ruang lain kantin, ternyata ada Rudi yang mendengarkan Percakapan antara Devi dan Gio, Rudi sengaja menghindari Devi karena Rudi merasa tidak sanggup jika bertemu dengan Devi, tanpa sadar Rudi pun menatap meysha yang juga terdiam meliha keseruan Gio dan Devi bercerita.
Gio pun sesungguhnya sangat ingin menyapa meysha, Namun Gio teringat akan ancaman yang dilontarkan Della, Gio teringat akan resiko yang harus diterimanya, jika ia masih berani berhubungan dengan Meysha, Maka Della tidak akan tinggal diam, Della akan melakukan apapun demi menjauh kan meysha dan Gio, maka dari itu,, Gio hanya dapat menatap meysha dari kejauhan dan menitipkan doa disetiap sujudnya untuk meysha, agar dirinya dan juga Meysha selalu diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi yang sangat sulit bagi keduanya.
Setelah lelah bercerita dan Bergurau, Akhirnya Devi mengajak Meysha pulang, Meysha yang sedari tadi menjadi pendengar setia cerita Gio dan Devi pun menganggukkan kepalanya.
" Meysha Ayo pulang, aku sangat capek aku ingin istirahat" ajak Devi yang kelihatannya sudah begitu lelah karena bercerita panjang lebar dan diselingi dengan perdebatan konyol diantara keduanya.
*Flashback*
Disaat Gio dan Devi bertemu, Meysha hanya diam saja mendengarkan keluh kesah Devi kepada Gio, Devi menceritakan segala kejadian yang terjadi tentang hubungan nya dengan Rudi yang hancur begitu saja, Devi menangis dihadapan Gio, Devi menyesali apa yang sudah ia lakukan. tetapi sebagai Abang angkat Devi, Gio hanya bisa memberi semangat kepada Devi agar Devi tidak larut dalam kesedihan, Serta Gio memberikan motivasi agar Devi tidak sedih lagi meratapi kesedihan nya dah Devi harus bangkit dari keterpurukannya.
Sedangkan Meysha hanya mendengar kan saja ungkapan semangat dan juga saran dari Gio untuk Devi, karena Meysha sendiri tidak dapat berbuat apa-apa , Meysha sendiri bingung untuk mengatasi masalahnya saat ini, sehingga suka tidak suka, mau tidak mau, ia harus meninggalkan orang yang ia sayang, karena diberi 2 pilihan yang begitu sulit maka dengan bismillah meysha mengorbankan hubungannya demi persahabatannya dan Meysha berdoa semoga pilihan yang di pilih oleh Meysha tidak salah.
Rudi mendengar semua pembicaraan antara Gio dan Devi, hati Rudi tersentuh dengan ucapan kesedihan yang diutarakan oleh Devi, tetapi Rudi entah mengapa tetap saja rasanya tak bisa memaafkan kesalahan Devi begitu saja, apalagi Tantangan yang mereka hadapi saat ini begitu berat, karna orang tua Devi pun tidak merestui hubungan mereka Rudi dan devi, hingga akhirnya Rudi pun mengambil keputusan sepihak, dan jika dilanjutkan pun semua itu percuma saja.
__ADS_1
Sehingga itu membuat Rudi menyerah dan berhenti berjuang, serta membiarkan Devi bersama lelaki yang lebih baik darinya, Padahal itu semua tidak sepenuh nya salah Devi karna Devi dan Herman tidak memiliki hubungan apapun lagi hanya saja keadaan yang sedang tidak berpihak pada mereka
Terima kasih Pernah menjadi kebahagiaan selama setahun terakhir ini, Terimakasih sudah mengajarkan arti sabar yang sesungguhnya. Karena keegoisan mu itu membuat ku mengerti bagaimana menjadi orang yang sabar, Terimakasih atas waktunya dan terimakasih pernah menjadi bagian terpenting dalam hidupku.
Ku harap kau bahagia dengan lelaki yang menjadi pilihan mu dan kedua orang tuamu, percayalah. Apapun keputusan kedua orang tua mu itu adalah yang terbaik bagimu.
maka terimalah semua dengan ikhlas dan kembalilah kepada cinta pertama mu yang memang seharusnya kau pilih saat ini.
Begitulah kata hati Rudi yang ia curahkan saat ini di kertas putih, dan kemudian ia menangis meratapi kisah cinta nya yang Ternyata tidak berujung dengan kebahagiaan sesuai dengan harapannya.
Percuma juga dilanjutkan saat ini, karena disini yang berjuang adalah individu dan bukan kedua-duanya, jadi perjuangan kan lah orang yang juga memperjuangkan mu, bukan hanya orang yang menunggu mu memperjuangkannya tanpa dirinya sendiri tidak ingin berjuang.
*Semuanya butuh perjuangan, jika baru sekali berjuang saja kau sudah menyerah maka kau tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan yang sempurna.
\*\*\*Jangan lupa Like nya ya kakak kakak dan Abang Abang supaya author semakin semangat♥️
__ADS_1
terimakasih yang sudah membaca semoga terhibur dengan khayalan author,😁\*\*\*