
Malam pun tiba, Nisa dan Rudi datang kerumah Devi.
Devi sudah menghidangkan banyak makanan di meja makan yang sudah ia masak mulai dari sore tadi.
Kedua Pasangan tersebut saling bercengkrama di tengah makan malam nya.
Setelah beberapa lama para suami asik bermain game, hingga kedua istrinya tersebut malah asik ngobrol dan membicarakan hal-hal lucu dan malah ikut mengabaikan suaminya.
Makanan yang mereka ambil di kulkas dalam sekejap ludes habis tak tersisa.
Hingga akhirnya mereka kelelahan dengan sendirinya.
Namun disela-sela kelelahan tersebut.
Herman menanyakan pada sang istri
" Sayang, kau sudah lulus sekarang, apa yang akan kau lakukan setelah ini? apa kau akan melanjutkan studi S2 mu?" tanya Herman.
"Tidak sayang, aku rasa sudah cukup studi S1 saja, karena sekarang aku bersuami dan aku ingin fokus kepadamu"kata Devi.
"Apapun keputusan yang kau ambil, itu pasti yang terbaik untuk rumah tangga mu, aku terkadang iri dengan hubungan kalian yang selalu mesra dan romantis" ucap Nisa menyela.
"Hey, apa maksud mu kau iri pada mereka, memangnya aku tidak memanjakan mu " tegas Rudi.
__ADS_1
Herman dan Devi tertawa melihat sepasang suami-istri itu berdebat.
"Lihat kan Dev, dia selalu seperti itu. Ia tak sesabar suami mu, terkadang entahlah" kata Nisa dengan wajah di sedih-sedih kan.
Kemudian Rudi memeluk istrinya dan mengajaknya untuk pulang. Awalnya Devi dan Herman menawarkan agar mereka berdua menginap saja dirumah, tetapi kedua nya menolak.
Setelah kepulangan kedua sahabatnya , Herman dan Devi memasuki kamar mereka karena memang ini sudah menunjuk kan jam 23:00 adalah waktu untuk beristirahat.
Devi naik keranjang nya dan Herman sendiri pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Karena terlalu berkeringat di ruang tamu yang kebetulan AC nya sedang mati.
Saat keluar dari kamar ia melihat istrinya sedang tertidur di ranjang, kemudian ia mengikuti istrinya dan merebahkan tubuh nya disebelah sang istri dan memeluk tubuh istri nya dari belakang.
Devi yang merasa ada pergerakan disampingnya langsung menggeliat dan mengubah arah tidurnya ke arah Herman. Herman yang masih belum tidur hanya tersenyum dan diam-diam mencium wajah sang istri dan ia mengeratkan pelukan nya pada sang istri. Hingga mereka larut dalam mimpinya masing-masing.
Pagi hari Devi sudah sibuk dengan aktivitas nya yaitu membuat sarapan untuk suaminya
setelah masak ia bergegas mandi dan setelah itu barulah ia membangunkan suami nya untuk segera mandi dan sarapan.
Hari ini adalah hari yang sangat senggang untuk Devi, karena ia sudah lulus kuliah ia tak banyak aktivitas lagi. Ia pun meminta izin suaminya untuk berkunjung kerumah Nisa.
Setelah membereskan rumah, Devi pergi menuju rumah Nisa. Namun sampai disana Devi tidak menemukan sahabatnya tersebut.
Kata pembantunya ia sedang ada kelas dikampus. Seketika itu Devi Akhirnya menyusul Nisa.
__ADS_1
Devi segera menghubungi Nisa dan mengatakan bahwa saat ini dirinya sedang di kampus untuk menunggu Nisa menyelesaikan kelas nya hari ini.
Ia menunggu Nisa sambil menikmati Teh Thai Green yang ia pesan dikantin kampus, tak lama kemudian seseorang datang dan duduk disampingnya.
"Hay Dev, apa kabar? sudah lama kita tak bertemu" katanya.
"Alhamdulillah aku baik, bagaimana dengan mu kak?" jawab Devi ramah.
"Aku sangat baik Devi, aku kesini mau kasih undengan untuk mu, jangan sampai tidak datang ya, kehadiran mu sangat berarti untuk ku" kata Della.
"Wah diam-diam kau mau menikah saja, padahal aku tidak Pernah melihat mu dengan laki-laki kemanapun kau pergi" kata Devi
"Hahaha, kau saja yang terlalu sibuk hingga kau tak lagi peduli padaku" kata Della sambil tertawa.
"Eits, tapi tunggu dulu, memangnya siapa calon suami mu" kata Devi sambil membuka undangan nya. Namun Devi terdiam ketika melihat undangannya.
"Aku tidak salah lihat kan?" tanya Devi.
"Kau tidak salah lihat, aku benar-benar menikah dengan nya" kata Della.
***siapakah dia????
Jangan lupa untuk like and comment nya reader.***
__ADS_1