
Hari ini Para wanita akan pergi ke mall untuk shopping,rasanya sudah lama mereka tidak melakukan nya.
Akhirnya mereka sibuk dengan memilih barang-barang yang ada di Mall tersebut hingga mereka tidak lagi sibuk bercengkrama dalam waktu 3 jam, meysha mendapatkan 5 pasang baju yang sudah ia pilih sedari tadi. sedangkan Nisa sudah mendapatkan 3 pasang baju,namun yang bermasalah sekarang ialah devi. Ia tidak menemukan pakaian yang pas ditubuhnya sehingga ia merasa kelelahan dan pusing sekali.
Meliha keadaan Devi membuat meysha dan juga nisa panik sehingga mereka membawa Devi kerumah sakit karena Devi seketika pingsan karena kelelahan.
Herman yang tau istrinya di bawa kerumah sakit pun langsung meninggal kan kantornya dan pergi menuju rumah sakit.
Sesampai nya disana Herman sangat marah pada meysha karena tidak bisa menjaga Devi dengan baik, entah mengapa seketika meysha mengusap air mata yang seketika jatuh di pipi mulusnya saat Herman memarahinya.
Nisa juga memberikan kekuatan kepada Meysha dan menyadarkan meysha bahwa meysha harus memahami keadaan Herman karena ia sekarang tengah risau dengan keadaan istrinya.
__ADS_1
Setelah menunggu 15 menit di depan ruangan UGD dokter pun keluar dan dokter menjelaskan kepada Herman bahwa sekarang fisik Devi sangat lemah. Apalagi ia kelelahan karena ia sedang mengandung dua bayi di dalam perutnya tentunya itu membuatnya mudah lelah. Dan dokter menyarankan agar Herman lebih menjaga Devi.
" Ini semua karena mu Mey, andai saja kau mendengar kan aku, Devi tidak akan seperti ini. Aku memberi mu kepercayaan untuk menjaga Devi tetapi apa? ku meruntuhkan kepercayaan ku" kata Herman
Meysha hanya diam saja melihat Herman memarahinya tetapi hatinya begitu sakit ketika Herman memarahinya seperti itu.
"Jangan begitu Herman, ini tidak semuanya salah meysha, lagi pula itu semua bermula ketika aku mengajak mereka ke mall, dan aku meminta meysha membujuk mu agar mengizinkan kami untuk pergi, aku minta maaf, aku tidak tau jika kejadian nya akan seperti ini, maaf kan aku" kata Nisa.
Herman hanya diam, ia memang tidak seharusnya marah kepada meyhsa, karena yang seharusnya menjaga meysha itu adalah Herman, karena Herman adalah suami Devi sekarang ia begitu merasa bersalah pada meysha.
Tidak lama kemudian Herman masuk untuk melihat Devi, dan ia lihat betapa meysha sangat menyayangi istrinya. Rasa bersalah nya semakin kuat. Hingga ia pun menarik meysa untuk keluar dari ruangan tersebut.
__ADS_1
Mereka pun pergi menuju taman rumah sakit, tak lama kemudian mereka duduk di kursi taman. Mereka sama sama diam hingga akhirnya Herman membuka suara.
"Maafkan aku Mey, tadi aku terlalu kasar padamu, aku tidak bermaksud begitu. Tetapi aku mengkhawatirkan istri dan kedua baby ku" kata Herman menatap wajah meysha.
Mesyha Masih diam,ia tidak bergeming dengan ucapan herman, akhirnya Herman pun memberanikan diri memegang tangan meysha dan mulai meminta maaf dengan cara yang begitu lembut.
Awalnya meysha kaget dengan perlakuan Herman dan ia tidak menyangka bahwa Herman aja seperti ini meminta maaf padanya.
Meysha pun memaafkan herman, waktu menunjukkan pukul sembilan malam, meysha merasakan perut nya lapar pun akhirnya mengajak Herman untuk makan diluar.
Mereka pun berbincang lama dan menyantap makanan mereka. Hanya ada tawa di bibir keduanya. Setelah makanan habis, mereka pun kembali ke ruang rawat devi.
__ADS_1
Sesampainya disana rupanya Devi sudah sadar dan sudah ada Nisa disana yang menjaga Devi.
Devi yang melihat suaminya bersama meysha hanya diam saja dan tidak menanyakan hal apapun karena ia tidak ingin berfikir negatif kepada sahabat dan juga suaminya. Dan seketika itu juga ia menyunggingkan senyum pada meysha dan meysha memeluk Devi dan meminta maaf karena sudah lalai dalam menjaga Devi.