Cinta Dibalik Persahabatan

Cinta Dibalik Persahabatan
nama si kembar


__ADS_3

Devia Putri Suherman dan Devano Putra Suherman adalah nama yang akhirnya Herman berikan untuk kedua bayi kembarnya. Ia berharap anak-anak nya menjadi anak yang lebih tangguh meski harus menjalani tanpa seorang ibu.


Meysha selalu berkunjung untuk melihat si kembar. Ia tak lupa memberikan asi formula kepada si kembar. Meysha benar-benar melaksanakan amanah dari sahabatnya itu.


"Beristirahat lah dengan tenang sahabatku, kau tidak perlu khawatir, si kembar aman dalam penjaga an ku, aku akan menyayangi mereka seperti anak ku sendiri" kata meysha tengah menggendong baby Devia.


"Kamu sangat cantik sayang, seperti bundamu. Mama jadi semakin rindu dengan bunda mu nak" kata meysha bicara pada


Devia. Sedangkan bayi mungil itu hanya tersenyum seolah mengerti apa yang diucapkan oleh Meysha.


Herman sudah mulai beraktivitas kembali, ia menitipkan kedua anaknya pada meysha dan semua itu karena mereka sepakat akan mengurus si kembar berdua karena begitulah amanah dari Devi dahulu.

__ADS_1


Melihat meysha yang tulus kepada di kembar, membuat Herman sedikit kagum pada meysha, meski ia sendiri masih sangat mencintai almarhumah istrinya.


6 bulan sudah sejak meninggalnya Devi maka sudah 6 bulan juga usia si baby kembar.


Mereka sudah mulai aktif telungkup dan mulai ingin merangkak. Sehingga meysha kesulitan menjaga mereka dan kadang pun meysha sangat kesulitan dalam menjaga mereka karena meysha yang tidak tinggal satu rumah dengan Herman.


Mau tidak mau mereka pun mencari jalan


Herman tidak akan mengkhianati istrinya dia begitu menyayangi Devi dan sampai kapan pun Devi tidak akan terganti kan oleh siapapun.


Sedangkan meysha, ia sudah mulai menaruh hati pada Herman namun, ia tidak ingin melakukan kesalahan-kesalahan seperti yang pernah ia lakukan pada Devi. Ia hanya ingin melihat anak-anak dari sahabat nya itu tumbuh menjadi anak yang baik dan berprestasi. Karena dengan itu meysha dapat menghilangkan rasa bersalah pada Devi.

__ADS_1


Sudah sebulan sejak usulan dari pihak keluarga tetapi keduanya masih belum memberikan kan keputusan finalnya.


"Bagaimanapun Mey, kamu sudah diamanahkan oleh Devi untuk menjaga kedua anaknya, bahkan Devi sempat menyatukan kalian kan?, apa itu kurang cukup meyakinkan kalian bahwa Devi sudah mengamanahkan kepada kalian untuk menjaga si kembar dan tidak mungkin kalian selalu menjaga si kembar sedangkan kalian bukan sepasang suami istri, dari pada timbul fitnah yang tidak enak di dengar, sebaiknya kalian segera menikah" kata kedua orang tua Herman.


Herman dan meysha hanya diam saja. Mereka akan memberikan keputusannya besok. Mereka meminta waktu satu malam untuk memikirkan persoalan ini.


Meysha sedang bermain dengan kedua anaknya ia melihat Devia menangis ketika Devano merebut mainan dari Devia.


"Devano sayang, kembalikan mainan devia ya nak, besok mama belikan kalian mainan baru lagi, sekarang main bersama ya nak" kata meysha dengan lembut.


Herman dari jauh memperhatikan meysha yang mengurus anaknya dan Devi tanpa sengaja tersenyum dan mungkin ini bisa menjadi alasan agar Herman menerima meysha untuk menjadi ibu dari si kembar. Meskipun tetap saja hati Herman sepenuhnya masih untuk Devi. Istrinya yang merelakan nyawanya demi si kembar.

__ADS_1


__ADS_2