
Sudah beberapa hari ini, semenjak kehadiran Nisa dari Amerika ke Indonesia, Rudi tak lagi menghubungi Devi, ia sudah mulai membuka hatinya untuk Nisa.
Sedangkan Devi bingung mengapa Rudi tidak ada kabar. Sehingga Devi menduga duga bahwa Rudi sedang sakit.
Devi pun berinisiatif untuk menjenguk Rudi ke apartemen nya.
Saat break jam makan siang, Devi pergi menuju apartemen Rudi.
Ia memesan ojek online dan mulai menuju apartemen Rudi, ia khawatir Rudi kenapa-kenapa sehingga ia memutuskan untuk menjenguk Rudi hari itu juga.
Sesampainya di apartemen Rudi, ia mulai mengetuk pintu, namun tidak ada respon sampai beberapa kali ia mengetuk pintu, tak lama pintu pun terbuka. Terlihat seorang wanita berkulit putih mulus yang sangat cantik.
"Permisi, apa ini apartemen nya Rudi?" tanya Devi
"Ya benar, silahkan masuk" Nisa mempersilahkan Devi untuk masuk.
"Baiklah" Devi pun memasuki apartemen Rudi
Sesampainya di dalam apartemen terlihat Rudi sedang sibuk dengan laptop nya.
__ADS_1
Nisa pun menyadarkan Rudi bahwa ada tamu di apartemen nya itu.
"Ada Devi nih, dia mau ketemu kamu" kata Nisa.
Rudi menoleh kearah suara dan menampakkan dua wanita. Yang pertama calon istrinya yang kedua adalah wanita uang dicintai nya.
"Eh Devi, silahkan duduk, ada apa Dev?" tanya Rudi.
"Beberapa hari ini aku mencarimu, mengapa kau tidak menghubungi ku bahkan kau tidak datang kerumah ku seperti biasanya, jadi aku pikir kau sakit, dan aku berinisiatif untuk menjenguk mu, tapi ternyata kau baik-baik saja, jadi syukur lah aku tidak cemas lagi" kata Devi sambil menyunggingkan senyum
"Sorry Dev, aku sangat sibuk akhir-akhir ini pekerjaan ku sangat menumpuk ,jadi aku tidak sempat mengabarimu, apalagi mengunjungimu" kata Rudi.
kalau untuk Nisa sendiri. Ia sudah sangat mengenal Devi, karena ia tau bahwa wanita tersebut lah yang di cintai oleh calon suami nya.
"Eh maaf, Devi kenalin ini Nisa, Nisa kenalin ini Devi" kata Rudi dengan lembut.
"Devi" kata Devi tersenyum sambil mengulurkan tangan.
"Aku Nisa, calon istri nya Rudi" kata Nisa sambil mengulurkan kan tangan.
__ADS_1
"Oh , jadi kau calon istri nya, kapan kalian akan menikah?" kata Devi.
"Mungkin beneran bulan lagi kami akan segera menikah, kami menikah karena perjodohan kedua orang tua kami, dan kami tidak dapat menolak" Nisa tersenyum kepada Devi.
Devi Yang awalnya sedikit kesal, sekarang mulai mengerti, bahkan menurut nya bagus jika Rudi bersama dengan Nisa.
Devi akan mendukung apapun keputusan Rudi, apalagi menurut nya , Nisa wanita yang baik, dan sopan. Apalagi yang bisa membuat Rudi menolak wanita seperfect ini.
Rudi hanya diam melihat kedua wanita itu, Karena ia benar-benar sibuk dengan pekerjaan nya.
Nisa dan Devi mengobrol sangat lama sehingga terlihat lah jam makan siang Devi lima belas menit lagi akan habis, sehingga membuat obrolan mereka terhenti. Terlintas wajah kecewa keduanya karena mereka baru saja kenal dan sekarang harus berpisah.
"Baiklah, kau hati-hati ya, kapan-kapan kita bisa shopping dan jalan-jalan bersama, kau mau kan?" kata nisa.
"Wah, boleh juga ide mu, baiklah kau bisa menghubungi ku besok, jika aku libur kerja kita akan pergi shopping dan lain-lain nya" kata Devi girang "Baiklah aku pergi dulu sampai jumpa, hei Rudi aku pergi dulu, kau sibuk sekali dari tadi " tambah Devi.
"Maafkan aku," teriak Rudi melihat Devi pergi.
sedangkan nisa hanya tersenyum melihat calon suami nya yang sibuk dengan kerjaan nya.
__ADS_1