
Setiap hari nya Rudi selalu menemani Devi dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. Ia selalu berusaha selalu ada untuk kekasih nya itu.
Yah Devi sudah mencoba menerima Rudi kembali dan Rudi tidak akan menyia nyiakan kesempatan itu.
Devi masih ingin sendiri tetapi Rudi selalu memaksa nya , jadi untuk saat ini ia membiarkan Rudi mendekati nya, dan ia berharap ia tidak akan kecewa lagi. Untuk ketiga kalinya.
Devi selalu memikirkan herman, karena nama itu akan selalu ia ingat sampai kapan pun. Ia tidak pernah lupa dengan mantan suami nya
karena mengingat betapa sulit nya perjuangan yang mereka alami.
"Dimana Herman sekarang" gumam nya.
__ADS_1
Tanpa sengaja ucapan itu terdengar oleh Rudi. Rudi kaget ternyata Devi Masi sangat menyayangi Herman. Padahal Devi sudah menerima nya kembali. Mamun benar tidak ada raut kebahagiaan di wajah Devi. Lalu mengapa Devi memberi nya kesempatan jika ia sama sekali tidak mencintai ku.
Aku sudah melakukan hal menyakitkan terhadap hubungan mereka berdua bagaimana jika Devi tau kalau aku yang sudah menculik ibu dan ayah nya. Apa dia akan benar-benar membenci ku. Apa dia bisa memaafkan ku? Rudi asik dengan lamunan nya.
Entah mengapa ada rasa bersalah yang dirasakan oleh Rudi. Ia merasa bersalah ketika ia melihat raut wajah sedih dari Devi.
Devi memang tidak semangat menjalani aktivitas nya jika ia teringat dengan mantan suami nya itu. Tetapi apalah daya Devi bahkan tidak tau dimana Herman sekarang.
"Dev, bagaimana jika akhir pekan kita berlibur?, seperti nya kau butuh refreshing" kata Rudi.
Lagi lagi Devi hanya tersenyum.
__ADS_1
"Tidak perlu, karena banyak sekali tugas yang harus ku selesai kan, aku tidak punya banyak waktu untuk berlibur, kau tau itu kan" ucap Devi
"Tapi kau butuh refreshing di sela-sela banyak nya tugas dan tanggung jawab mu, jika tidak lama-lama nanti kau bisa stress, ku harap kau mau berlibur dengan ku" rudi memohon.
"Maafkan aku, tapi aku tidak bisa pergi berlibur aku sibuk dengan tugas dan juga kuliah ku, aku akan berlibur jika aku mau nanti" kata devi.
"Ada apa dengan mu, mengapa kau tak seperti dulu lagi, mengapa semangat mu hilang, ada apa sebenarnya?, apa ini karena Herman meninggal kan mu tanpa alasan ? lalu tidak bangkit dari keterpurukan itu? Rudi sedikit berkeras agar Devi mau pergi berlibur. Karena Rudi tau Devi sangat membutuhkan itu. Namun lagi-lagi usaha nya ditolak oleh Devi dan membuat Rudi pasrah dan membiarkan Devi melanjutkan pekerjaan nya yang masih menumpuk.
Devi lalu mengabaikan Rudi di kantor nya sedikit pun ia tidak menggubris lagi ajak an dari Rudi. Ia berpura-pura sibuk dan tak lagi melirik Rudi.
Rudi pun pulang kerumah nya karena ia pun juga butuh istirahat, setelah ia pulang kerumah. ia tetap tidak bisa tenang, ia selalu memikirkan Devi. ia kasian terhadap Devi , melihat Devi sedih seperti tidak ada gairah hidup membuat perasaan bersalahnya muncul. Ia bingung tindakan apa yang harus ia ambil sekarang.
__ADS_1