
Devia sangat kesal pada sang kakak dan juga sahabatnya itu, pasalnya Devano dan Aruni meninggal kan nya sendiri. Mereka bersenang-senang tanpa mengajak Devia.
Devia mendengus kesal, kemudian setelah makan malam ia kembali ke kamarnya dan mulai membaca buku kesukaan nya. Memang itulah aktivitas yang dilakukan oleh Devia.
Sedangkan para orang tua masih asyik bercerita dan kembali pada cerita lika-liku masalalu mereka.
"Gak salah juga ya Devi nitipin lu sama meysha, pasalnya meysha bagus banget ngedidik anak Lo dan anak Devi" kata Rudi tersenyum.
Meysha sendiri hanya diam saja tanpa ingin ikut campur, karena baginya hanya akan menyakitkan jika ia kembali mengingat kisah 17 tahun silam, dimana drama percintaan mereka yang berujung dengan kekecewaan.
Bahkan masih begitu teringat jelas bagi meysha, bagaimana perlakuan nya kepada Devi dulu, bahkan hingga kini, meysha selalu saja dibayangi oleh rasa bersalahnya.
__ADS_1
Bahkan ia merasa malu pada Devi yang sudah tenang di surga, karena setelah apa yang meysha lakukan, Devi justru tidak membalas perbuatan jahat meysha, Devi malah memberi kebahagiaan yang tidak pernah meysha duga sebelumnya.
Dimana seluruh teman-teman nya bergandengan dengan pasangan nya masing-masing saat menghadiri pesta pernikahan Della dan Gio. Sungguh ia merasa wanita yang tidak beruntung. Namun ternyata rencana Allah begitu indah, ia justru mendapat suami sahabatnya, yang memang sudah Allah titipkan untuk dia rawat dan Herman selalu menjaga meysha dan kedua anaknya.
"Devi bakal selalu ada di hati gue sampai kapan pun, dia adalah cinta pertama gue, dia adalah wanita yang tangguh dan wanita yang penyayang, aku merindukanmu ibu anak-anak" kata Herman sambil meneteskan air mata nya. Semuanya masih terasa menyakitkan bagi Herman
Pasalnya ia mendadak kehilang istri yang ia sayangi, dan kemudian Devi memberikan kebahagia dengan melahirkan bayi kembar yang hingga sekarang masih tidak mengetahui siapa ibu kandungnya.
"Gue tau, Devi memang wanita yang baik, gue salut sama Devi, hatinya tulus banget, semoga elu devia dan Devano, kelak akan bertemu disyurga nya Allah" kata Rudi.
Kemudian semakin deras airmata nya mengalir tanpa bisa ia tahan, lalu meysha mendekat pada suaminya dan mengelus pundak suaminya. Kemudian Herman menoleh pada meysha dan memeluk istrinya tersebut, "Tak henti-hentinya aku berterima kasih padamu Dev, kau sungguh wanita mulia, bahkan kau berhati malaikat" kata Herman bergumam dalam hatinya.
__ADS_1
Lama berbincang di sofa, muncul dari luar rumah yaitu Devano dan Aruni.
Mereka melihat para orang tua asik berbincang, bahkan tidak menyadari jika mereka berdua telah kembali.
"Ayah, Mama" kata Devano menyalami kedua orang tuanya dan juga kedua orang tua Aruni.
"Kalian kemana saja" kata Herman.
"Kami hanya ketaman saja ayah, kami rindu masa-masa sepuluh tahun silam" kata Devano.
Sedangkan Aruni hanya tersenyum saja, pipinya begitu merona malam ini. Dan ia begitu senang bisa kembali bertemu dengan Devano.
__ADS_1
Setelah Lelah berbincang akhirnya Rudi dan Nisa begitu juga dengan Aruni. Berpamitan kepada keluarga Herman. Mereka akan berkunjung lain kali, karena sekarang sudah larut malam meski sempat ditahan oleh Herman agar mereka sekeluarga menginap saja.
Tapi ditolak oleh Rudi dengan alasan, mereka tidak nyaman tidur dirumah orang lain, akhirnya mereka pun pulang kerumahnya yang letaknya cukup jauh dari rumah keluarga Herman.