
Setelah Herman mengetahui hubungan antara Devi dan Rudi sudah putus, Herman mencari kesempatan untuk bisa kembali memperbaiki hubungannua dengan Devi. Herman juga berharap Devi tetap memberikan kesempatan kepada Herman untuk dapat memperbaiki hubungan mereka.
Herman pun pergi menuju rumah Devi, dan berharap semoga harapan Herman dapat terwujud.
Setibanya dirumah Devi, Herman mengetuk pintu rumah Devi beberapa kali, Hingga terdengar seseorang berjalan kearah pintu, kemudian pintu pun terbuka, dan ternyata yang membukakan pintu rumah adalah Devi sendiri.
"Eh, kamu ngapain kesini, kok tidak ngabarin dulu" kata Devi pada Herman.
" kebetulan aja lewat , makanya mas mampir" mukanya kok di tekuk aja sih? hilang entar cantiknya" gombal Herman pada Devi.
"Ah kamu bisa aja mas" Devi mulai menghilangkan kekesalanmya tersebut.
Herman pun berniat untuk mengajak Devi untuk jalan-jalan keluar, untuk sekedar menghilangkan kegundahan hati Devi, Sehingga akhirnya mereka pun pergi kesebuah taman yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah Devi, Sesungguhnya Devi sangat malas untuk pergi, Tetapi Devi juga tidak ingin selalu berdiam diri dirumah dan terus saja membuang air matanya dengan sia-sia, Lagi pula semua sudah terlambat, menangis pun hingga pagi tiba lagi, takkan membuat Rudi kembali pada dirinya.
Devi kembali ke kamarnya, sedangkan Herman tetap menunggu Devi diruang tamu, Devi bergegas mengganti pakaianmya tersebut dengan Dress dibawah lutut, kemudian Rambutnya di biarkan terurai begitu saja, Setelah selesai berdandan Devi kembali keruang tamu, Setelah itu Devi dan Herman pergi menuju taman, Tempat dimana dahulu mereka pernah menjalin hubungan disana.
Sesampainya di taman, mereka duduk sangat dekat sekali, sehingga timbul Niat dibenak Herman untuk kembali menyatakan perasaan Herman kepada Devi yang masih tetap ada hingga saat ini.
"Devi, Mas ingin bicara hal penting sama kamu,"ucap Herman membuka pembicaraan yang sedari tadi bungkam.
__ADS_1
"Yaudah bicara saja mas, Devi dengerin kok" ucap Devi dengan santai.
" Mas masih sangat sayang sama kamu, bahkan meski Hubungan kita sudah berakhir setahun yang lalu, mas tetap tidak bisa mencintai orang lain mas hanya bisa mencintai kamu, apa kamu Bersedia kembali lagi sama mas dan kemudian memulai hubungan kita yang baru, Serta melupakan semua kenangan yang pernah terjadi diantara kita, percaya lah hingga saat ini jiwa dan raga ini hanya untuk mu dan sampai kapan pun akan tetap untuk mu, beri mas kesempatan lagi untuk memperbaiki hubungan ini" ucap Herman memohon kepada Devi.
"Devi hanya diam membisu, tak terasa air matanya jatuh saat mendengar Herman melontarkan kata-kata Tersebut. Devi kemudian langsung memeluk Herman dengan begitu erat, Devi sadar kandasnya hubungan Herman dan Devi, disebabkan oleh kesalahan Devisendiri, sehingga Devi tak ingin larut dalam kesedihan nya saat ini. hingga ia mengambil keputusan untuk kembali memberikan kesempatan pada Herman, serta Devi yang juga ingin memperbaiki dirinya sendiri agar tidak lagi menjadi wanita bodoh yang harus diperbudak oleh cinta itu sendiri.
.
Devi pun akhirnya kembali memberi kesempatan kepada Herman yang saat ini tengah memandang nya dengan senyuman yang sudah ia tampilkan.
Herman sangat bahagia, karena cintanya tidak di tolak lagi oleh Devi. Mereka pun saling berpelukan dan ada rasa nyaman yang dirasakan Devi, Herman pun yang saat itu terlalu bahagia langsung mencium kening kekasihnya itu dengan refleks, berharap Devi tidak akan terlepas lagi dari genggamannya.
" tidak mas akan disini menemani kamu" ucap Herman tersenyum sambil memainkan rambut panjang Devi.
"Mas tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi, mas tidak mau kehilangan kamu lebih baik mas disini bersama kamu dan mencari pekerjaan disini yang penting ada kamu yang akan selalu menyemangati mas" ucapnya tersenyum pada Devi.
"Devi akan berusaha mengembalikan perasaan yang sempat memudar dan bahkan hampir bilang ini" kata Devi menundukksn pandangannya.
"Pokoknya Doa Terbaik untuk hubungan kita sayang". Herman memeluk Devi dari belakang serta memberikan sepucuk bunga mawar merah yang sedari tadi ia sembunyikan di dalam jas nya.
__ADS_1
Mereka asyik menikmati kebersamaan, sehingga sedikit demi sedikit Devi Mulai bisa melupakan masalahnya dengan Rudi, untuk sementara waktu ini.
Rudi berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan pernah mengecewakan devi lagix karena hanya Devi perempuan yang bisa membuatnya jatuh cinta, dan dia sangat mencintai Devi.
Begitu juga kedua orang tua Herman sangat merestui hubungan anaknya Herman dengan Devi, bahkan kedua orang tua Herman ingin melamarkan Devi untuk Herman, namun Devi dan Herman menolak nya, mereka sepakat bahws mereka akan menikah nanti ketika mereka sama-sama siap untuk ketahap yang lebih serius, karena mereka sadar pernikahan bukan lah sekedar mainan, tetapi sebuah ikatan suci dihadapan Allah yang tidak bisa di lakukan jika hanya sekedar mencoba saja.
Devi dan Herman kembali kerumah karena hari sudah hampir gelap dan tidak baik jika seseorang berduaan di waktu yang sudah menjelang magrib , Kemudian Herman dan Devi sampai dirumah Devi, setelah itu Herman pamit untuk pulang karena ada urusan yang harus ia selesaikan segera.
Devi kembali ke kamarnya, dan kemudian merebahkan tubuhnya di Ranjang, Devi mengingat semua kejadian Tadi, Devi tetap saja tidak bisa melupakan Rudi dengan begitu mudah, meskipun Devi sudah berusaha untuk kembali menerima Herman tetapi hatinya masih untuk Rudi dan memang Devi burun waktu untuk melupakan Rudi yang sudah menemaninya beberapa bulan terakhir.
Devi ingin sekali menghubungi Rudi tetapi sayang seluruh akun sosmed Devi telah diblokir oleh Rudi, Sehingga hak tersebut membuat Devi merasa frustasi, karna ia sama sekali tidak memiliki akses untuk menghubungi Herman.
Namun saat Devi hendak tidur dan terlelap, Devi menggenggam handphone nya yang sedari tadi sudah diabaikannya.karena ia sibuk dengan urusan perasaannya, Kemudian Devi kembali melihat layar Handphone nya,dan melihat WhatsApp yang sedari tadi di penuhi oleh pesan-pesan yang tidak penting bagi devi, Kemudian Devi menggeser Scroll kebawah dan terlihatlah disana Profil Whatsapp Rudi,dan ternyata Rudi memang sudah membuka blokir nya terhadap Devi, Devi yang senang langsung mengirimi pesan kepada Rudi dengan panjang lebar.
Namun seperti biasanya pesan itu hanya dibaca oleh Rudi tanpa ada balasan sedikit pun.
Berulang kali Devi mengirim pesan, namun pesan nya lagi-lagi hanya di baca saha oleh Rudi.
"Mungkin Rudi enggan membalas nya" gumam Devi dengan ekspresi sedihnya, karena tak mendapatkan balasan dari orang yang saat ini membuat hatinya gusar.
__ADS_1