
Detelah menyumbang kan lagu di pesta pernikahan Rudi dan Nisa. Meysha berlarian pergi keluar gedung, ia tidak kuat melihat lelaki yang ia cintai bersanding dan berbahagia bersama sahabat nya sendiri.
Ia mencoba merelakan Rudi untuk Nisa. Namun hati tidak bisa di Bohongi.
Ia masih sangat mencintai Rudi.
Ia yang saat itu sedang kalut dan pikiran nya kacau, seketika ia melihat bar yang tidak jauh dari jalan,ia langsung memasuki bar itu. Dan ia pun meminum banyak alkohol dalam batas normal.
tidak lama kemudian ia bertemu dengan teman lama nya sewaktu SD. ia menyapa lelaki tersebut dengan sebutan Jojo.
lelaki itu seperti tidak mengenal nya dan ia pun berusaha mengingat kan Jojo bahwa ia adalah meysha.
"Wah jadi kau meysha, yang dulu gendut dan dekil itu kan" kata Jojo.
"Kau ini, selalu saja mengusili ku bahkan kita baru saja bertemu kau sudah mulai lagi" kata Mey kesal
Jojo menyadari bahwa mata Mey sembab dan ia mulai meledek nya lagi "Mata mu sembab, apa kau sedang patah hati"
"Kau ini selalu saja meledek ku, seharusnya kau tidak perlu bertanya, jika kau sudah tau Jo" jawab Mey manyun.
"Hey, saat manyun kau terlihat lebih jelek dari 10 tahun yang lalu" kata Jojo kembali meledek meysha.
__ADS_1
"Ah sudah lah Jo, kau jangan terus menganggu ku aku kesal apa kau tau? orang yang aku sayang menikah dengan sahabat ku sendiri" katanya menangis.
"jangan menangis Mey, kau membuatku tak tega ingin membully mu terus" sambil tertawa.
"jojoooooooooo, kau sunggu keterlaluan tidak punya hati nurani" Mey berteriak.
" baiklah baik, maafkan aku sudah membuat keadaan mu semakin memburuk, mari kita minum lagi" Jojo mengajak Mey.
namun Mey benar-benar tidak menolak nya.
kemudian mereka mengakhiri minum mereka setelah mereka merasa tubuh mereka panas. dan Mey mengajak Jojo pulang.
"Ayo sekarang kita pulang, besok kita lanjutkan lagi "
"Aku tidak mau, aku sudah tidak sanggup, kepalaku sungguh pusing sekali" kata Mey yang langsung tidak sadar kan diri.
seketika itu ia ingin membawa meysha pulang kerumah. namun kepala nya juga begitu pusing, hingga dia memutuskan untuk menginap dihotel bersama meysha. sesampainya di hotel ia membaringkan meysha,sedangkan ia sendiri memilih untuk tidur di sofa.
Kemudian mereka sama sama tertidur, hingga matahari terbit.
**______**
__ADS_1
Kedua mempelai telah memasuki kamar pengantin yang sudah dihiasi dengan mawar merah, betapa bahagia nya Nisa. akhirnya ia mendapat kan lelaki yang selama ini ia ingin kan. semua berkat kesabaran nya.
Di dalam kamar, Nisa tak henti-hentinya memandang wajah suaminya. Ia masih tidak percaya jika lelaki yang ada disampingnya ini sudah resmi menjadi suami nya.
Rudi pun menyadari jika sang istri melihatnya, ia seketika langsung memegang tangan sang istri dan mengecup kening istrinya dengan lembut.
Nisa yang mendapat kan perlakuan begitu, langsung saja menunduk menahan malu dan pipinya begitu merah merona mendapatkan perlakuan Rudi.
"Kau adalah istriku, tetap lah bersamaku dan jangan Bosan dengan sikap ku yang kadang berubah ubah" kata Rudi lembut sambil menatap wajah istrinya.
"Hey suamiku, bagaimana mungkin aku bisa bosen, kepada orang yang selama ini tidak bosan-bosannya aku tunggu, hingga akhirnya aku mendapat kan nya. Mana mungkin aku menyia-nyiakan penantian ku yang selama itu, jangan berfikir aneh-aneh aku hanya mencintai mu dan akan tetap mencintai mu" kata Nisa menatap suaminya.
"Baiklah, aku juga tidak akan pernah mengecewakan mu, baiklah my future kita harus tidur sekarang, atau nanti matamu akan seperti mata panda, atau kau mau melakukannya sekarang" kata Rudi menggoda Nisa.
Pipi Nisa bersemu merah mendengan ucapan Rudi. " Baiklah sekarang kita tidur"
akhirnya mereka tidur dengan saling memeluk satu sama lain, dan terlihat begitu tenang.
Sementara Nisa yang masih terjaga.
memegang wajah suaminya
__ADS_1
dan diam-diam mencium suaminya. Meski suaminya dalam keadaan sedang tidur.
ia pun berkata " AKU MENCINTAI MU HUSBAND DAN TETAP LAH BERSAMAKU HINGGA AKHIR HAYAT" dan sekali lagi ia mencium bibir suaminya yang sudah terlelap.