
Devi sangat senang akhirnya ia kembali kepada Herman. Tetapi selain itu ia juga bingung bagaimana jika Herman tau bahwa ia sudah tidak Perawan lagi. Apakah Herman akan meninggalkan nya kembali seperti kemarin. Rasanya Devi tidak sanggup jika Herman meninggalkan nya maka Devi berusaha menutupi hal itu dan akan memberi tau Herman jika waktunya sudah tepat.
Devi menerima notifikasi whatsap,
ternyata itu dari Herman yang setelah beberapa bulan terakhir menghilang bagai ditelan bumi.
Ia sekarang ia kembali lagi kerumah nya karena untuk dua bulan yang lalu ia melakukan Penelitian akhir di desa yang lumayan terpencil dan terlebih lagi susah jaringan.
Jadi Gio tidak mengetahui jika pertunangan antara Herman dan Devi batal. Gio menanyakan bagaimana rasa nya menjadi tunangan orang?
Awalnya Devi terdiam dan akhirnya ia menjelaskan semua yang terjadi diantara mereka. Gio sangat marah dengan apa yang Rudi lakukan bisa-bisa nya ia ingin membatalkan pertunangan Herman dan Devi.
Sementara itu Gio meminta maaf karena ia tidak bisa hadir dan melindungi Devi saat kejadian itu berlangsung. Lagi-lagi Gio menjadi semangat untuk Devi. Devi senang dengan kepedulian yang Gio Berikan padanya. namun ia berusaha tidak menghiraukan kata-kata yang diucapkan oleh Gio.
Tak lama mereka saling berdiam diri. Akhirnya Devi lagi-lagi membuka bicara. Devi menceritakan apa yang dialaminya dengan meysha saat mereka bertemu tak lama ini.
__ADS_1
lagi-lagi Gio pun melihatkan jiwa tangguh nya agar Devi tidak khawatir terhadapnya.
Kadi bagaimana hubungan Mey dan Rudi sekarang? apa mereka masih bersama"tanya Gio.
"Aku tidak perduli akan hal itu, aku sudah melupakan nya, dan itu urusan mereka, ya walaupun meysha sempat menyuruh ku kembali kepada Rudi, tentu saja dengan keras ku menolaknya nya, memang nya dia pikir hatiku ini batu Apa, kadang ngomong suka gak dipikir dulu".
"Hey, kenapa kau begitu emosi? ada apa ini apa ada masalah baru lagi yang kau alami, apa kau menyembunyikan kan nya dariku,"
Devi hanya terdiam mendengar ocehan Gio.
Devi menangis dengan hebat nya, ia tak kuat untuk bercerita kepada Gio yang sudah ia Anggap sebagai abangnya itu, bagaimana mungkin ia akan bercerita bahwa keperawanan nya sudah diambil secara paksa oleh Rudi. Bagaimana pun itu adalah privasinya tidak mungkin ia akan menceritakan itu kepada Gio.
"Hey mengapa kau menangis? apa kau tau aku sangat khawatir kepadamu? ada apa ini?" jawab pertanyaan ku atau aku akan mencari tau sendiri, dan ketika aku tau aku tidak akan memaafkan mu yang sudah merahasiakan suatu hal kepadaku" kata Gio.
Devi dengan berat hati menceritakan segala hal yang terjadi antara Rudi. Gio langsung emosi dan ia akan menghajar Rudi yang sudah berani merusak masa depan Devi, tapi lagi-lagi Devi mencegahnya atau Rudi akan membuka semua hal privasi yang berkaitan dengan Devi.
__ADS_1
Gio meminta maaf kepada Devi karna Gio gagal melindungi devi, karena Abdul sibuk dengan Penelitian akhir, sehingga ia melupakan adik angkatnya itu, ia sangat menyesalkan kejadian yang dialami adiknya itu.
Jangan drop ya Devi, aku akan menjagamu. aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti mu lagi, maafkan Abang yang telat menjaga mu. Maafkan Abang.
Devi hanya tersenyum dan berusaha tegar dalam menghadapi cobaan yang terjadi padanya. Dia berharap dia tidak hamil sehingga dia tidak perlu meminta pertanggungjawaban dari lelaki brengsek itu.
"Antarin aku pulang yuk bang, aku capek sekali butuh istirahat" Devi bermanja ke Gio.
"Ayuk lah, sudah lama sekali Abang tidak bertemu dengan ayah dan ibu mu, apakah mereka sudah lupa dengan Gio yang Tampan nya MasyaAllah ini hehehehe".
Mereka pun pulang menuju rumah Devi.
Jangan lupa like nya guys❤️❤️❤️❤️
seagia motivasi dari kalian para pembaca
__ADS_1
Mohon kritik dan saran nya ya🙏