Cinta Dibalik Persahabatan

Cinta Dibalik Persahabatan
Della


__ADS_3

Aku sudah cukup lama mengenal gio, bahkan aku lebih dulu mengetahui latar belakang diri nya, semua itu jauh sebelum meysha masuk ke kampus, jadi banyak hal yang aku ketahui dari diri Gio meski sungguh itu sama sekali tak membuat Meysha benar-benar melupakan gio.


Sebelum terjadi konflik antara aku dan Gio, Dahulu aku pernah dekat dengan nya meski hanya sekedar teman saja.


Kami pernah bergabung menjadi satu kelompok dan bersenda gurau, Bahkan aku dan Gio sering kali bertengkar dan saling usil satu sama lain.


Tetapi itu semua tidak berlangsung lama, semenjak meysha masuk ke kampus, aku dan gio tak pernah bertemu lagi bahkan sekali pun bertemu gio sama sekali tidak menyapa ku.


Hingga suatu saat aku mengetahui hubungan mereka, Awal nya aku bahagia melihat mereka bahagia, namun entah mengapa timbul niat ku untuk. Mengetahui tentang Gio lebih dalam lagi.


Saat itu aku dan gio tengah masuk pada perkuliahan dosen Hukum, aku berbincang-bincang dengan gio.


"Gi, Pinjem hape lu dong, ada yang perlu nih, bentar doang". ucap ku pada gio dan bisa ku lihat wajah heran dari gio, sedangkan aku hanya tersenyum saja menanggapi nya.


Kemudian tanpa berpikir panjang gio pun meminjamkan handphone nya pada ku, setelah itu, ia pergi meninggalkan diri ku di kelas dengan alasan pergi ke kantin.


Aku mengangguk kan kepala ku tanda menyetujui nya.


Kemudian saat gio pergi, aku membongkar seluruh privasi gio, aku memang terkesan begitu lancang sekali, tapi aku melakukan nya demi meysha. jadi mau tidak mau aku harus melakukan nya.


Aku membuka chat via WhatsApp, memeriksa panggilan masuk dan panggilan keluar. semua nya aku lihat, tanpa ada yang terlewat kan.


Aku memang sudah tidak kaget lagi melihat segala isi nya yang banyak sekali chat dan pesan singkat dari para wanita. Bahkan salah satu wanita itu adalah sahabat ku sendiri.


Namun, aku tidak bisa membiarkan meysha masuk dalam perangkap Gio. Jadi aku memutuskan untuk memaksa Meysha memilih ku atau gio.


Aku melakukan semua ini demi meysha.


Memang Gio itu tampan wajar saja jika ia di sukai oleh banyak wanita, tapi tak bisa kah dia menjaga hati nya untuk satu wanita? lalu apa yang dilakukan diri nya saat ini, ia justru Melayani semua wanita yang ada di handphone nya itu. Benar benar brengsek.


Sungguh wajar aku marah kan, bagaimana tidak, aku pun ikut merasakan sakit yang di rasakan oleh Meysha.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


Aku Sungguh sangat menyayangi meysha aku tidak ingin diri nya tersakiti, aku tidak menyukai hubungan meysha dan gio yah bukan tanpa alasan,karena Gio merupakan laki-laki pecundang yang ku kenal bagaimana mungkin dia dekat dengan 5 perempuan sekaligus.


Aku bukan asal bicara tetapi aku melihat pesan nya dengan para wanita nya itu. Aku seketika emosi dan langsung memarahi meysha, dan aku menyuruh meysha untuk melupakan lelaki brengsek itu.


Meski awalnya meysha sangat tidak setuju dengan keputusan ku itu tetapi tetap saja aku memaksa nya karena yang ku lakukan juga untuk kebaikan nya. Meski aku tau sulit bagi Meysha melupakan gio lelaki yang sangat dicintainya itu.


Banyak sekali aku mendapat pesan singkat dari Gio supaya aku membiarkan nya menjalin hubungan dengan mey, tentu saja permintaan konyol nya itu ku tolak mentah-mentah. Dia pikir aku ini bodoh, mana mungkin aku membiarkan Mey terjatuh dalam cinta lelaki brengsek itu.


______flashback_______


seminggu yang lalu aku bertemu dengan gio, kebetulan kami masuk satu ruangan di kampus. Dia menatapku dengan sinis aku tak mau kalah aku juga menatapnya dengan sinis. Dia tersenyum pahit kepadaku


aku hanya menanggapi nya dengan pandangan yang begitu tajam, bagaimana mungkin tidak begitu dia berani menantang seorang Della putri Mahendra.


Awal nya aku sudah memprediksi kemarahan gio, aku yakin gio mengetahui aku yang melarang meysha berhubungan dengan nya, hingga itu jelas membuat gio marah padaku.


Dan aku sangat begitu yakin, jika gio juga mengetahui aku yang sudah membaca pesan di handphone nya, tapi peduli apa aku tentang semua itu. yang aku peduli kan saat ini hanya lah meysha tidak ada yang lain.


Aku yang mendengar ucapan itu langsung emosi dan mendaratkan sebuah tamparan di Pipi nya. Lalu aku tertawa kecil melihat ekspresi nya seketika berubah karena tamparan ku.


" Ini belum seberapa dengan sakit yang meysha rasakan jika ia tetap saja memilih bersama lelaki brengsek seperti diri mu, aku akan memberi mu pelajaran lebih berharga lagi dari ini, Jika kamu masih berani mendekati Meysha lagi"


Kemudian ku pergi meninggalkan nya di depan direktorat dia menatap kepergian ku dengan kebencian.


Kemudian aku menemui Meysha sedang berbincang dengan Rudi pacar nya Devi seperti ada hal serius yang mereka bicarakan.


" Hey, kalian di sini? ngapain" ucapku membuka bicara pada Rudi dan meysha.


" hehe hanya bercerita biasa saja" jelas meysha. Namun sepertinya ada yang mereka sembunyikan dari ku.

__ADS_1


Namun pemikiran negatif ku terpotong oleh kedatangan Devi, seketika aku diam melihat mereka yang sedang berbicara.


"Eh ada kak Della juga yah, udah lama?" kata Devi dengan ekspresi datar.


Aku hanya tersenyum saja menanggapi nya


aku segera mengajak Meysha pergi dari sana karena aku tau pasti Devi dan Rudi ingin Berduaan, dan aku tak ingin menjadi pengganggu.


"Yuk Meysha kita pergi, masa kita disini nemenin orang pacaran, gak asik banget" tutur ku nyolot sambil menatap Devi dan Rudi bergantian.


"Ih kakak ngomongnya gitu banget, nyindir ya" ucap Devi dengan manja dan ekspresi sedikit sebal pada kak Della yang selalu saja seperti itu jika melihat Sahabat nya tengah berdua dengan kekasih sahabat nya itu.


" Hehe yaudah kami pergi dulu ya Dev" kata meysha menengahi perdebatan konyol antara aku dan kak Della.


" Iya hati-hati dijalan ya kak, Meyy kamu juga jangan melamun terus,ntar kesambet wkwkwk" kata ku sambil meledek meysha dan itu membuat ku mendapatkan tatapan sinis dari kak Della, Dia memang sungguh menyebalkan sekali.


"Apaan sih Dev, sok tau deh kamu" ucap Meysha dengan muka kalem nya itu, sedangkan aku hanya tertawa saja melihat meysha mulai gugup karena mendapat tatapan tajam dari kak della.


Dalam hati aku berkata, sikap kalem dan pendiam mu itu yang selalu membuat ku ingin menjaga mu dari lelaki brengsek itu, aku tidak akan membiarkan nya menyakiti hati mu, aku akan menjadi pelindung mu, Meysha menatapku dengan muka polos nya, entah mengapa aku selalu berusaha melindungi nya padahal diri nya saja tidak mau melindungi diri nya sendiri tetap saja menaruh harapan pada lelaki brengsek itu.


Aku sibuk dengan lamunan ku, sehingga Meysha menyapaku "Kenapa diam kak, apa ada masalah?" kata meysha membuka bicara pada ku.


"Hehe tidak, hanya teringat lelaki pecundang itu" ucap ku kesal tanpa menoleh pada nya, aku sengaja berbicara seperti itu supaya meysha sadar bahwa lelaki itu tak baik untuk nya.


"Kakak tidak boleh membenci nya begitu, kakak harus sabar menghadapi setiap tipikal orang yang berbeda, kakak gabisa memaksa mereka untuk sepemikiran dengan kakak, begitu juga sebaliknya kakak harus paham itu dong" ucap Meysha dengan Raut muka sedih.


Seperti nya aku tau maksud tersirat ucapannya, sehingga aku tidak ingin memperpanjang perdebatan itu akupun mengalihkan pembicaraan.


" Gimana kuliahnya tadi? lancar presentasi nya? ucap ku mengalihkan pembicaraan, karena aku tidak akan menang jika berdebat dengan meysha


"Alhamdulillah lancar" ucap Meysha

__ADS_1


Karena suasana sudah tidak kondusif untuk kami pergi jalan-jalan dan bersenang-senang entah itu ke mall atau pun sekedar memanjakan diri ke salon, hingga aku pun memutuskan untuk mengajaknya pulang kerumah dan bersantai dirumah Meysha.


Jangan lupa Like dan Vote nya guys❤️❤️❤️


__ADS_2