
Sebulan sudah semenjak kejadian yang menyakitkan dialami oleh devi, bahkan itu sangat sakit bagi Devi hingga terasa membekas dihatinya, karena sahabatnya yang begitu ia sayangi selama ini sungguh dengan tega mengkhianatinya, Namun saat ini, Devi sedikit demi sedikit mulai bangkit dari keterpurukan nya dan berusaha melupakan kejadian tersebut dan tidak lagi mengingat-ingat kejadian itu lagi.
Devi mencoba menjalani aktivitas nya kembali seperti biasanya, ia kembali mengajar di sebuah sekolah dasar, dia mencoba bahagia didepan para siswa nya meskipun dalam hatinya Devi tetap tidak bisa melupakan sedikitpun sakit hati yang ia rasakan saat ini.
Selama delapan jam Devi mengajar, membuat Devi begitu lelah, sehingga saat pulang ia begitu kelelahay dan hampir saja pingsan di pinggir jalan dan untung lah ada Gio yang saat itu langsung menolongnya, Gio selalu saja datang disaat yang tepat.
Gio mengantar Devi untuk pulang namun saat diperjalanan Devi mengajak Gio ke kafe sebentar, Gio sudah tau bahwa Devi pasti ingin curhat padanya pun mengangguk. saat di kafe, Lagi-lagi Devi mencurahkan segala keluh kesahnya kepada Gio dan itu membuat hati Gio semakin nyeri melihat penderitaan gadis di depannya saat ini.
Devi terus menceritakan kenapa semua ini terjadi? terjadi tanpa diduga oleh Devi sedikitpun. Gio sangat bersimpati melihat keadaan Devi sekarang.
bahkan dari sekian banyak nya teman Devi yang ada, hanya Gio lah yang sangat perduli padanya, entah mengapa Gio bisa merasakan apa yang dirasakan oleh devi saat ini, hingga ia terus saja memberikan semangat pada Devi.
Gio Selalu Menyarankan Devi untuk sholat tahajud disepertiga malam, agar hatinya lebih tenang dan damai, serta minta kepada Allah agar ia diberikan calon pendamping lebih baik dari Rudi yang menyakitinya sekarang.
karena hal itulah yang membuat Gio lebih tenang dan tidak terlihat bersedih, karena yang selama ini Gio terapkan yaitu Gio tidak mencurahkan isi hatinya pada orang lain melainkan pada penciptanya.
__ADS_1
Terkadang memang suka heran dengan lelaki seperti Gio, ia bukan lelaki yang baperan pada percintaan yang bahkan belum halal, lagian menurut Gio, Meysha bukan perempuan yang baik baginya, bukan hanya sekali Meysha menyakiti perasaan Gio namun berulang kali dengan alasan yang tidak masuk akal, bahkan Meysha melakukan itu tanpa ada salah yang dilakukan Gio.
Semenjak kejadian itu Devi tidak pernah lagi bersapaan dengan Meysha mau pun Rudi. persahabatan yang dibangun sejak awal masuk perkuliahan kandas disebabkan pengkhianatan yang sangat-sangat tidak disangka oleh keduanya.
Bagi Meysha dirinya tidak salah, dirinya benar.
hanya saja Devi yang tidak bisa mengerti keadaannya saat itu, Bagi Meysha cinta tidak bisa disalahkan, dan memang manusia tidak bisa memilih untuk jatuh cinta dengan siapa, oleh sebab itu Meysha berpikir bahwa ia mencintai Rudi dan ia tidak bisa mengendalikan perasaannya sendiri, sampai rasa cintanya pada Rudi membutakan hatinya bahwa ada sahabat nya yang sangat terluka akibat perbuatannya itu.
mungkin tak mudah bagi Devi untuk memaafkan wanita itu setelah ini, bahkan untuk melihat wajahnya saja Devi begitu enggan.
Meski hingga sekarang Devi tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan mereka berdua, mengapa rasanya begitu menyakitkan sekali. tapi tak seorangpun paham dengan keadaan yang ia rasakan saat ini.
mengapa semua orang terkesan menyalahkan nya untuk seluruh kejadian ini.
Tanpa sengaja Devi membuka Unggahan dari Meysha. namun kagetnya ternyata Unggahan itu ditujukan untuk dirinya sendiri.
__ADS_1
ya benar! meysha menyindir Devi di Unggahan nya tersebut. dan bahkan dengan santainya Meysha mempermalukan dirinya sendiri depan Devi, Hal tersebut membuat Devi semakin muak melihat mantan sahabatnya itu.
"Gadis rubah seperti mu memang harus segera dimusnahkan, jika tidak maka dunia ini pasti akan hancur" kata Devi yang begitu kesal saat ini.
**jangan kau pilih dia, pilih lah aku yang sanggup mencintaimu lebih dari dia,
bukan maksudku merebutmu dari sahabatku namun kau tau cinta tak bisa, tak bisa kau salahkan** begitu lirik lagu dalam unggahan Meysha.
Lagi-lagi Devi tersiksa melihat sikap Meysha yang tidak tau diri seperti itu, Devi menangis dan mengurung diri dalam kamarnya, Kemudian mengobrak-abrik kamarnya yang saat ini sudah seperti kapal pecah.
Kali ini Devi hanya ingin memendam sendiri, apa yang ia rasakan saat ini, ia tidak ingin berbagi dengan orang-orang yang hanya bisa mendengarkan tetapi tidak bisa merasakan apa yang ia rasakan.
bahkan Devi juga tidak lagi menceritakan sakit ini kepada Gio yang padahal sudah ia anggap seperti Abang nya sendiri. karena rasanya sudah cukup selama ini ia menjadi wanita lemah.
Bahkan ia menyadari kelamahannya yang terlalu ia perlihatkan selama ini, sekarang saatnya ia bangkit dan melupakan masalalu yang begitu menyakitkan.
__ADS_1
Ia berusaha membuka hatinya untuk lelaki lain dan berusaha melupakan seseorang yang memang sudah tidak pantas untuk ia perjuangkan lagi. Selamat tinggal masa lalu!!!