Cinta Dibalik Persahabatan

Cinta Dibalik Persahabatan
Hari H


__ADS_3

Akhirnya hari yang dinantikan oleh Herman dan Devi tiba. Devi yang tak bisa tidur tadi malam karena memikirkan acaranya hari ini, ia trauma terhadap kegagalan pertunangan nya kemarin sehingga wanita itu terlalu Parno dan menyebab kan ia tak bisa tidur.


Sedangkan diseberang sana, Herman tidur dengan lelap dan senyum menghiasi wajah tampan nya, ia tidur tetapi pikirannya tetap dengan tujuan nya mempersunting Devi, kekasih yang sangat ia cintai, ia tidak akan rela kehilangan Devi untuk yang kedua kalinya. Baginya Devi adalah segalanya. Devi tidak mengkhianati nya Devi hanya dipaksa oleh rudi (lelaki brengsek) dan ia tau cinta tidak melihat dari fisik termasuk keperawanan Devi yang sudah hilang.


Matahari telah terbit di bagian sebelah timur, Devi bergegas siap-siap mandi, dan di hias oleh MUA, hampir 3 jam sudah ia di meja hias, ia sudah sangat lelah dan kapan ini akan berakhir pikirnya.


Satu jam kemudian, Devi telah selesai berias, ia sangat cantik dibalut dengan kebaya bernuansakan putih, yang melambangkan kesucian. Tak lama kemudian keluarga mempelai pria telah datang, siapa lagi kalau bukan keluarga dari Herman.


Herman sangat tampan dibalik kemeja hitamnya,dan sepatu kulit berwarna hitam, khas lelaki yang menikah pada umumnya.


Tatapan mereka bertemu, Devi tersenyum manis melihat calon suaminya yang tampan itu, begitu juga dengan Herman yang melihat Devi sangat cantik dan menawan, ingin rasanya Rudi memeluk Devi, tapi tidak, tidak sekarang karena sekarang adalah waktunya ijab kabul.


Setelah mengucapkan ijab kabul SAH sudah mereka menjadi pasangan suami-istri, Devi langsung menangis dan memeluk sang ibu dan sang Ayah, Devi sadar ia sudah melepas masa lajang nya, dan berharap Ayah dan Ibu nya selalu memberi dukungan dan kekuatan bagi Devi dalam menjalani rumah tangga nya kelak. Sang Ayah tak kuat menahan air matanya ia terus memeluk anak gadis kesayangan nya itu ia tak menyangka bahwa anaknya sudah besar dan sekarang status anaknya sudah menjadi seorang istri.


Ayah dan Ibu berharap dan memberi ucapan kepada sang anak, agar sang anak bisa menajdi istri yang Sholehah bagus suaminya yang selalu menurut akan perintah dan larangan suaminya. Devi pun mengangguk kan kepala tanda ia mengerti atas ucapan dah harapan sang Ayah dan Ibunda nya.

__ADS_1


Devi beralih untuk bersalaman kepada kedua orang tua Herman yang sekarang adalah orang tuanya juga.


Orang tua Herman sangat bahagia punya menantu yang cerdas dan mandiri seperti Devi.


Herman dan Devi sangat bersyukur atas kelancaran pernikahan mereka, sebab mereka takut dan trauma akan kejadian yang sebelumnya mereka alami.


Setelah selesai menggelar resepsi. Kedua mempelai memasuki kamar yang sudah dihiasi dengan berbagai bentuk bunga.


Herman menutup pintu kamar nya rapat-rapat dan ia langsung memeluk Devi upst maksudnya istri tercintanya.


"Sayang, aku tidak menyangka kita sudah menjadi suami istri" Herman memeluk Devi.


"Aku sangat gugup tadi, tapi aku bangga padamu, karena kau mengucapkan nya dengan lancar, dan kebahagiaan itu tak bisa ku ungkapkan lewat kata-kata" Devi membalas pelukan suaminya.


Herman menciumi leher jenjang Devi, ia tak bisa menahan hasratnya, lagi pula ia sudah menahannya selama ini karena ia sangat menjaga kehormatan kekasihnya. Dan sekarang Devi adalah istrinya jadi tidak ada larangan lagi dan jika mereka melakukannya ya sah sah saja kan heheheh.

__ADS_1


Kemudian Herman ******* bibir devi, rasanya sangat manis sekali bagi Herman. Namun ketika mereka mulai dalam ketika berciuman.


Terdengar ketukan pintu dari luar kamar


Akhirnya mereka pun berhenti melakukan aksinya dan sama-sama tertawa dan ada rasa kesal disana.


Ah sialan mengapa menganggu saja" umpat Herman dan langsung membuka kan pintu.


Ternyata itu adalah adik Devi yang paling kecil yang usianya sekitar 10 tahun, ia meminta untuk tidur bersama mereka.


Devi tertawa geli melihat raut wajah suaminya dan akhirnya Herman mendengus kesal dan berkata.


"Huuuu gagal gagal" dan mereka berdua tertawa.


Sedangkan adik Devi sudah berada diatas Ranjang King Size dan bersiap-siap untuk tidur.

__ADS_1


terimakasih yang sudah membaca novel ini


jangan lupa like dan komentarnya ya


__ADS_2