
Malam pun tiba.
Herman dan meysha sudah mempersiapkan makanan untuk tamunya.
Kemudian terdengar suara klakson mobil dari depan rumah mereka. dan benar saja. Itu adalah Rudi Nisa dan putri satu-satunya nya yaitu adalah Aruni.
Devia,Devano. Ayo turun Tante Nisa dan om Rudi sudah datang nih.
"Iya mamah sebentar" kata devia.
"Kau ini selalu saja lambat dan lelet membuat ku kesal" kata devano mendahului Devia.
"Kakak tunggu aku" kata devia.
Mereka pun kemudian berkumpul di meja makan dan mulai makan tanpa ada yang bicara karena mereka memang tidak ingin makan sambil berbicara.
Setelah semuanya usai makan,mereka berkumpul diruang tamu dan mulai berbincang bincang.
"Jadi bagaimana bisnis mu sekarang? " tanya Herman pada Rudi.
"Alhamdulillah baik saja Rudi, yah sekarang lebih baik dari kemarin dan lebih maju bisnis ku sekarang" kata Herman.
Keduanya asik berbincang mengenai bisnis mereka. Sedangkan Nisa dan meysha sibuk dengan perhiasan model terbaru.
__ADS_1
Hingga akhirnya keduanya menoleh pada anak-anak mereka yang tengah asik bercanda.
"Andai Devi ada disini bersama kita, aku sangat merindukannya" kata Nisa.
"Aku juga begitu merindukan nya, semoga dia ditempatkan di tempat yang terbaik disisi Allah" kaya meysha.
Kemudian terlihat Devano dan Aruni sedang berlempar-lemparan bantal dan mulai kesal karena dari dulu mereka selalu saja bertengkar dan saling usil.
"Kalian ini udah besar tapi tetap aja tidak berubah" kata Nisa.
"Gimana dong Tante, ini nih Aruni gapernah mau ngalah sama Devano" kata devano melirik kesal Aruni.
"Kakak jangan marah gitu dong, Aruni kan rindu sama kakak, udah lama banget tau kita ga berantem kayak gini" katanya nyengir.
"Memang nya kenapa? atau jangan-jangan kamu ingin mengekori kakak ya" kata Devano menggoda nisa.
"Ah kan kakak mulai deh nyebelin nya, gak asik banget tau" kata Aruni merajuk pada devano.
" Tuh lihatlah , anak kecil selalu saja suka merajuk gajela dan sungguh menggemaskan, baiklah kakak minta maaf sekarang ayo kita jalan jalan keluar" kata devano mengajak Aruni keluar. Tentu saja gadis itu begitu girang.
Kemudian ketika hendak melangkah keluar rumah terdengar suara teriakan dari Devia.
" Kalian serius tidak mengajak ku? kalian ingin pergi berdua saja" kata devia memelas karena sedari tadi ia memang diabaikan oleh keduanya yang asik bercanda. Sedangkan Devia focus membaca buku nya.
__ADS_1
"Hari ini kamu tinggal aja ya, kakak mau pergi sama Aruni dulu" kata devano.
"Mamah, ayah liat lah kakak. Dia meninggalkan aku sendiri mah" kata devia.
Meysha hanya menggeleng kan kepala melihat sikap kedua anaknya yang kadang aku dan kadang bertengkar.
Aruni dan Devano pun pergi meninggalkan rumah keluarga Herman dan menuju jalan besar .
Halo guys.
Aku mau minta pendapat kalian nih.
apa ada yang setuju jika aku membuat part 2 novel dari " Cinta dibalik persahabatan"
Dan aku juga mohon untuk kritik dan saran dari kalian, karena sebagai manusia biasa tentunya aku tidak lepas dari kesalahan dan kesempurnaan hanya milik Allah semata.
Berikan solusi untuk ku dong, aku butuh banget solusi dari kalian...
Dan jangan lupa untuk membaca novel baruku ya "BUCIN MAKSIMAL"
Tolong bantu like dan vote nya ya.
terimakasih 🙏
__ADS_1