Cinta Dibalik Persahabatan

Cinta Dibalik Persahabatan
Pertunangan


__ADS_3

Della sangat bahagia karena Meysha kini sudah menjalin hubungan dengan Rudi yang tak lain merupakan Saudara nya sendiri, jadi Della tidak harus susah payah untuk menjauhkan meysha dengan Gio, akhirnya hati Meysha sendiri yang berpaling kepada orang lain.


Entah hal apa yang membuat Meysha begitu, hanya Meysha sendirilah yang mengetahui nya. Della sebenarnya tidak tega melihat penderitaan yang di alami Devi, namun apa boleh buat Della juga tidak bisa berbuat apa-apa, karena semuanya sudah menjadi keputusan sahabatnya itu. Ia hanya bisa berdoa yang terbaik saja untuk keduanya.


selain hal itu Della hanya ingin Devi tetap bersahabat dengan Meysha. namun sepertinya semua itu tidak akan pernah terjadi, karna sakit hati yang dialami oleh Devi tidak sebercanda itu. Mana mungkin Devi mau berbaikan dengan seorang pengkhianat seperti Meysha.


Sekarang yang bisa dilakukan Devi hanya lah berdoa dan berharap di beri yang terbaik oleh allah. hari-hari Devi ditemani oleh Herman dan Gio yang berusaha membuat Devi kembali tersenyum seperti sedia kala, namun hasil nya tetap sama.


Tujuh bulan berlalu sejak kejadian itu.


Devi sudah mulai melupakan Rudi, Devi menikmati hubungan nya dengan Herman, Devi berfikir mungkin Rudi memang bukan jodohnya, dan Devi sudah mengikhlaskan Rudi untuk Meysha meski sampai saat ini Meysha tetap tidak mengakui kesalahannya itu. ia berusaha mengubur dalam-dalam sakit hatinya dan bangkit kembali.


tidak lama lagi Devi dan Herman akan segera bertunangan, Devi berharap hubungannya bisa sampai ke jenjang pernikahan. Herman dan Devi sibuk mempersiapkan hari pertunangan mereka.


Senyuman terukir diwajah cantik Devi, ia begitu bahagia saat ini, karena lelaki yang bertahun-tahun berjuang untuknya, kini membuktikan bahwa lelaki itu pantas untuk Devi perjuangkan.


------ ditempat lain-------


Rudi begitu gelisah mendapat kabar jika Devi dan Herman akan segera bertunangan.


Kenapa aku sesakit ini? mendengar Devi akan segera bertunangan, padahal sudah tujuh bulan aku dan Devi memutuskan hubungan, tapi kenapa rasa itu kembali timbul. kenapa sesakit ini? lirih Rudi dalam hatinya menggertu kesal dan menahan marah.


Rudi mengabaikan Meysha mulai dari chat, SMS, telpon,bahkan vc dari meysha semuanya diabaikan begitu saja oleh Rudi

__ADS_1


yang ada dipikiran Rudi adalah Devi. Mantan kekasihnya yang saat ini akan segera bertunangan dengan orang lain.


Rudi baru menyadari bahwa selama ini ia hanya mencintai Devi, ia menjalin hubungan dengan meysha agar membuat Devi sakit hati dan merasakan cemburu yang amat luar biasa, seperti yang dirasakan oleh Rudi.


Namun saat ini? apa-apaan ini? kenapa Devi malah bertunaydwngan Herman.


Rudi berjalan ditaman untuk menyegarkan pikiran nya.


saat ia berjalan dengan lamunan nya yang jauh diatas langit, tanpa sadar ia menabrak seseorang, dan orang itu tak lain adalah Devi mantan kekasihnya.


Devi menyadari bahwa Rudi yang menabraknya langsung memalingkan muka dan pergi, namun Rudi menahannya,


"Dev, aku ingin berbicara dengan mu" kata Rudi sambil menggenggam tangan Devi.


" sebentar saja Devi" kata Rudi setengah memohon.


"Aku bilang tidak ya tidak" ucap Devi lalu berjalan begitu saja.


"Aku mohon" kata Rudi dengan mata berkaca-kaca, ingin sekali saat ini ia memeluk tubuh mungil mantan kekasihnya tersebut yang saat ini merupakan calon tunangan orang lain.


"Hmmmm baik lah" ucap Devi menghela nafas karena tidak tega melihat Rudi yang terus saja memelas padanya.


" Devi, maafkan kesalahan Abang dan Meysha yah, kami sudah sangat mengecewakanmu, jujur Devi, Abang berbuat begitu karna Abang sakit hati melihat kamu berbohong demi Herman, makanya Abang memutuskan memberi mu pelajaran agar kamu bisa mengubah sikap burukmu dan mengubah menjadi lebih baik lagi" kata Rudi berkata sambil menatap mantan kekasihnya.

__ADS_1


" Tidak perlu dibahas lagi bang. Bagi ku itu hanyalah masalalu yang sudah terlupakan, karna sekarang aku dan Herman akan bertunangan, Abang harus datang ya, doakan yang terbaik untuk hubungan ku dan Herman. dan jangan lupa untuk mengajak Meysha," kata Devi tersenyum pada Rudi yang saat ini terdiam membatu mendengar ucapan dari Devi.


" Devi Abang Masih mencintai kamu , Abang tidak ingin kehilangan kamu, Abang sadar selama ini Abang tidak benar-benar mencintai Meysha, Abang hanya egois karna sikap kamu yang mengecewakan kemarin, Abang mohon Devi, kembali lah sama Abang, dan kita mulai semuanya dari awal. " ucap Rudi hampir menitikkan air matanya.


" Apa-apaan kamu bang, cukup sudah kamu mengecewakan ku bang, tapi jangan rusak hubunganku dengan Herman, aku dan Herman sepakat untuk ke jenjang yang lebih serius, berhentilah menjadi duri dihubungan kami, dan jangan kamu kecewakan meysha dia sangat mencintaimu ,cukup aku yang kamu sakiti jangan sahabatku" ucap Devi menangis dan dengan tangan mengepal, ingin sekali ia memberikan pukulan pada wajah tampan Rudi yang saat ini sangat muak untuk Devi lihat.


" Tapi Devi, Abang tidak mencintai nya Abang hanya mencintai mu, Maaf jika kemarin Abang khilaf." kata Rudi memeluk Devi.


Devi langsung melepaskan pelukan Rudi dan menampar Rudi karna sudah bersikap kurang ajar padanya.


"Aku calon istri orang lain, sadarlah akan batasan mu" ucap Devi kesal pada Rudi, ia sudah tidak tahan lagi dengan situasi dimana Rudi terus saja memohon padanya.


"Maafkan aku Devi," raut wajah Rudi yang menyesal karena ia sama sekali tidak mendapatkan simpati gadis itu.


Lalu Devi meninggalkan Rudi, Devi segera kembali kerumah dan menenangkan hatinya yang baru saja mulai goyah melihat permohonan yang dilakukan Rudi.


Devi tetap saja berusaha menolak hal bodoh yang menggoyahkan hatinya tersebut. Devi berusaha menggunakan logikanya dari pada perasaannya yang saat ini tidak karuan akibat omongan-omongan yang dikatakan oleh Rudi.


Ia menghela nafas panjang dan mencoba membuang rasa yang pernah ada itu, rasa sakit maupun bahagia yang sudah menjadi masalalunya. Serta ia ingin mengubur dalam-dalam kenangan pahit yang pernah terjadi diantara Rudi dan Devi.


Devi hanya ingin Rudi tidak mengecewakan sahabatnya tersebut. meski saat ini Devi tetap saja belum bisa untuk memaafkan keduanya, karena sakit hati yang ia alami takkan semudah itu terobati hanya dengan kata maaf yang diucapkan oleh Rudi ataupun Meysha nantinya.


Saat ini yang Devi ketahui adalah egonya, ia meninggikan egonya, karena bukan kah selama ini ia mengalah? lantas bolehkah saat ini ia yang egois dan orang lain yang mengalah untuknya. Tapi itu sungguh mustahil melihat bagaimana orang disekitarnya yang hanya ingin mementingkan dirinya masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2